Breaking News
Trending Tags

Menjelang Purna Tugas, Pj Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji Ungkap Tantangan Selama Menjabat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, akan segera mengakhiri masa jabatannya pada 20 Februari 2025. Setelah 17 bulan memimpin, ia mengungkap berbagai suka dan duka yang dialaminya selama bertugas di Kota Sukabumi.

Dilantik pada 20 September 2023, Kusmana menggantikan pasangan Walikota dan Wakil Walikota sebelumnya, Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami. Dalam wawancara eksklusif, pria yang akrab disapa Kang Tutus ini berbagi pengalaman mengenai tantangan besar yang dihadapinya sejak awal menjabat.

Tantangan Awal: Adaptasi dan Dua Matahari di Pemerintahan

Menurut Kusmana, tantangan terberat di awal kepemimpinannya adalah adaptasi dengan lingkungan pemerintahan yang baru. Bahkan, ia merasakan adanya situasi yang ia sebut sebagai “dua matahari” dalam sistem pemerintahan.

“Karena saya birokrat murni, menjadi kepala daerah itu ternyata gampang-gampang sulit. Yang saya pikirkan adalah bagaimana roda pemerintahan bisa tetap berjalan dengan baik. Tetapi, saat saya datang, ada kesan bahwa ada dua matahari dalam pemerintahan, dan itu yang paling sulit untuk saya hadapi,” ujarnya, Selasa (18/2/2025).

Namun, seiring waktu, ia berhasil melewati tantangan tersebut dan memastikan pemerintahan berjalan stabil. Salah satu pencapaiannya adalah menjaga kondusivitas Kota Sukabumi selama pelaksanaan Pemilu dan Pilkada.

Jaga Kondusivitas dan Stabilitas Pemerintahan

Kusmana menjelaskan bahwa dirinya memiliki kebiasaan untuk berkeliling dan bersilaturahmi di tempat tugas yang baru. Menurutnya, pendekatan ini sangat membantunya dalam menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan lebih baik.

“Tugas utama saya adalah mengawal pemilu dan pilkada agar berjalan kondusif. Saya juga memastikan roda pemerintahan tetap stabil di tengah tahun politik yang dinamis. Berkat komunikasi yang baik, alhamdulillah semuanya bisa berjalan aman dan damai,” jelasnya.

Selain itu, Kusmana juga menghadapi tantangan lain, yakni persepsi masyarakat yang masih menganggap bahwa kepemimpinan Kota Sukabumi masih dipegang oleh pemimpin sebelumnya. Ia mengaku tidak ingin mengganggu siapa pun, namun harus memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar.

Silaturahmi dengan Pemimpin Lama Jadi Tantangan

Menurut Kusmana, salah satu hal yang cukup berat adalah menjaga hubungan baik dengan kepala daerah sebelumnya, mengingat adanya persepsi bahwa mereka masih memegang kendali di Kota Sukabumi.

“Bagi saya, silaturahmi tetap harus dijaga, baik dengan pemimpin sebelumnya maupun dengan semua OPD. Namun, perubahan itu tidak mudah bagi semua orang. Bahkan, ada beberapa kejadian yang membuat hubungan saya dengan kepala daerah sebelumnya sedikit renggang,” ungkapnya.

Namun, ia memastikan bahwa setelah beberapa bulan bekerja, dirinya telah membuktikan hasil nyata. “Saya bukan bagian dari kepentingan politik mana pun. Saya di sini hanya menjalankan tugas yang diberikan oleh pimpinan,” tegasnya.

Hadapi Temuan BPK dan Isu Kepegawaian

Selain tantangan politik dan birokrasi, Kusmana juga menghadapi sejumlah persoalan administratif, salah satunya adalah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dengan pengelolaan keuangan daerah. Salah satu kasus yang cukup mencuat adalah temuan BPK di RSUD R Syamsudin SH pada tahun 2023.

“Ini yang berat, sebenarnya, terkait dengan temuan BPK. Tidak peduli itu terjadi di zaman siapa, yang penting adalah bagaimana kita bisa memperbaikinya. Termasuk juga dalam hal kepegawaian, saya ingin sistem merit bisa berjalan lebih baik dan fungsi Baperjakat bisa kembali digulirkan,” tutupnya. (Ardan/Wan/Mbi)

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sisir Daerah Terpencil, Bupati Sukabumi Minta Komunitas Offroad Bantu Vaksinasi

    Sisir Daerah Terpencil, Bupati Sukabumi Minta Komunitas Offroad Bantu Vaksinasi

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami melakukan kunjungan  ke daerah – daerah terpencil di wilayahnya selatan Kabupaten Sukabumi yaitu Kecamatan Ciemas dan Kecamatan ciracap, Senin (13/12/2021) Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu (11/12/2021) tersebut, merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemantauan percepatan pelaksanaan vaksinasi covid 19 di Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungan nya, Marwan […]

  • Inflasi Kota Sukabumi Masih di Bawah Provinsi Jabar dan Nasional

    Inflasi Kota Sukabumi Masih di Bawah Provinsi Jabar dan Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Secara , Kota Sukabumi Alami Inflasi Year on Year(y-on-y) sebesar 2,52 persen pada Mei 2024. Namun, hitungan secara month to month (m-to-m) nilai inflasinya mencapai -0,16 persen. “Berdasarkan data dari BPS, inflasi Kota Sukabumi secara y-on-y mencapai 2,52 persen,” jelas Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota […]

  • Rizal Khairul : Sktor Pendidikan Menjadi Kunci Penting Bagi Keberhasilan Visi Indonesia Emas 2045

    Rizal Khairul : Sktor Pendidikan Menjadi Kunci Penting Bagi Keberhasilan Visi Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., mengungkapkan, sektor pendidikan menjadi kunci penting bagi keberhasilan visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan juga bisa menjadi instrumen penggerak pemerintahan di samping hadirnya kepemimpinan berintegritas, kompetensi manajerial, dan etika. “Investasi cerdas yakni aliran anggaran pendidikan untuk masa depan Indonesia. Sebagai contoh yang […]

  • Tingginya IPM, Diharapkan Bisa Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Kota Sukabumi

    Tingginya IPM, Diharapkan Bisa Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tingginya angka skoring pada indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Sukabumi, berbanding lurus terhadap percepatan pengentasan angka kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil penilaian, IPM Kota Sukabumi berada diangka 74,60 dan berada diatas rata-rata IPM Provinsi Jawa Barat. Dengan raihan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi berharap, bisa segera menuntaskan angka […]

  • Kasus Baru HIV di Kota Sukabumi Menurun, Kabid P2P Kota Sukabumi: Jauhi Penyakitnya Bukan Penderitanya

    Kasus Baru HIV di Kota Sukabumi Menurun, Kabid P2P Kota Sukabumi: Jauhi Penyakitnya Bukan Penderitanya

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Perkembangan terbaru kasus baru HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Kota Sukabumi, sejak bulan Januari 2021 hingga bulan Oktober 2021 mengalami penurunan jika dibandingkan, bulan yang sama pada tahun sebelumnya, Senin (29/11/2021). Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Lulis Delawati […]

  • Seram! Kawanan Dinosaurus Serang Kota Bandung

    Seram! Kawanan Dinosaurus Serang Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Badannya besar, suaranya keras menggema, giginya tajam-tajam, langkahnya menghentak bumi. Dia muncul dari balik pepohonan dan semak-semak menghampiri anak-anak kecil. “Rrraaawwwrr!” aumannya membuat anak-anak di ruangan jadi berteriak kencang. Dia si Tyrannosaurus Rex atau yang biasa dikenal T-rex. Meski perawakannya menyeramkan, tapi kehadirannya sangat dinanti anak-anak ini sejak pagi. Tak hanya T-rex, […]

expand_less