Breaking News
Trending Tags

PAD Kota Sukabumi 2025 Melejit, Banggar DPRD: Dampak Opsen Pajak Kendaraan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Kenaikan tajam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi pada tahun anggaran 2025 menuai beragam tafsir di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, membeberkan sumber utama peningkatan pendapatan daerah yang dinilai kerap disalahartikan.

Menurut Danny, lonjakan PAD dari sektor pajak dan retribusi tidak mencerminkan peningkatan signifikan pada sektor pajak hotel dan restoran. Kenaikan tersebut, kata dia, lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan baru berupa opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang mulai diterapkan pada tahun 2025.

“Banyak yang mengira PAD naik drastis karena pajak hotel dan restoran meningkat. Padahal, faktor terbesarnya justru dari opsen pajak kendaraan bermotor dan balik nama kendaraan,” kata Danny Ramdhani.

Ia menjelaskan, sebelum 2025, penerimaan dari PKB dan BBN-KB sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, melalui kebijakan fiskal terbaru, pemerintah kabupaten dan kota kini memperoleh bagian penerimaan tersebut melalui mekanisme opsen pajak.

“Sejak 2025, pemerintah daerah termasuk Kota Sukabumi mendapatkan porsi penerimaan dari pajak kendaraan yang sebelumnya tidak masuk ke kas daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data keuangan daerah, total penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor dan balik nama kendaraan di Kota Sukabumi pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp44,7 miliar. Angka tersebut terdiri dari opsen PKB sebesar Rp30,68 miliar dan opsen BBN-KB sebesar Rp14,10 miliar.

Danny menilai, masuknya dana opsen inilah yang membuat realisasi PAD pajak dan retribusi terlihat melonjak tajam jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kalau hanya melihat angka total, memang terlihat melonjak hampir Rp48 miliar dibandingkan 2024. Tapi itu karena ada tambahan komponen pendapatan baru,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, realisasi PAD dari pajak dan retribusi pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp81,18 miliar. Sementara pada tahun 2025, realisasinya mencapai Rp128,96 miliar. Namun, setelah dikurangi penerimaan opsen PKB dan BBN-KB, realisasi murni PAD pajak dan retribusi hanya berada di kisaran Rp85,4 miliar.

“Artinya, kenaikan riil PAD pajak dan retribusi hanya sekitar Rp4 miliar lebih dibandingkan tahun 2024,” ungkap Danny.

Ia juga menyinggung capaian realisasi pajak daerah yang disampaikan Wali Kota Sukabumi. Per 19 Desember 2025, realisasi pajak daerah disebut telah mencapai Rp126,34 miliar atau sekitar 98 persen dari target.

“Kalau data tersebut dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan dikeluarkan unsur opsen, kenaikannya tidak sebesar yang dibayangkan, bahkan hanya sekitar Rp2 miliar,” katanya.

Danny kemudian mengingatkan bahwa tren peningkatan PAD yang lebih terasa justru terjadi pada periode sebelum kebijakan opsen diterapkan. Pada tahun 2023 ke 2024, PAD Kota Sukabumi meningkat dari sekitar Rp69 miliar menjadi Rp81 miliar atau naik sekitar Rp12 miliar.

“Itu peningkatan yang betul-betul berasal dari kinerja pemungutan pajak daerah,” ujarnya.

Melalui penjelasan ini, DPRD Kota Sukabumi berharap masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan proporsional mengenai kondisi keuangan daerah. Menurut Danny, pemahaman yang tepat sangat penting agar kebijakan fiskal daerah tidak disalahartikan.

“Perlu dipahami bersama, lonjakan PAD 2025 lebih disebabkan oleh perubahan skema pendapatan melalui opsen pajak kendaraan, bukan karena lonjakan besar pada sektor pajak daerah lainnya,” tutup Danny Ramdhani. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Secara M to M, Inflasi Kota Sukabumi sebesar 0,05 Persen Pada Oktober 2023

    Secara M to M, Inflasi Kota Sukabumi sebesar 0,05 Persen Pada Oktober 2023

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Secara hitungan month to month (m-to-m) Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,05 persen pada Oktober 2023. Sedangkan inflasi year on year (yoy) mencapai 2,27 persen, Rabu (13/11). Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, mengatatakan, untuk penyumbang inflasi m-to-m tersebut, yakni, komoditas bensin, […]

  • Dishub Kota Sukabumi Raih Piala WTN Terbaik dalam Penataan Transportasi Publik

    Dishub Kota Sukabumi Raih Piala WTN Terbaik dalam Penataan Transportasi Publik

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Dinas Perhubungan Kota Sukabumi terima Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Penataan Transportasi Publik Terbaik dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, ungkap Kepala Dishub Kota Sukabumi Abdul Rachman, Minggu (15/09/2019). “Tidak Sia-sia berkat semuanya, tadi siang Dishub Kota Sukabumi mendapat penghargaan dalam kriteria dalam memfasilitasi layanan transportasi yang baik bagi masyarakat,” ungkapnya saat dihubungi MBInews.id. Abdul […]

  • Camat Wajib Mengedukasi Masyarakat Tentang Pengelolaan Sampah

    Camat Wajib Mengedukasi Masyarakat Tentang Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pelaksana Harian Wali Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, saat ini seluruh jajaran di kewilayahan punya tugas khusus mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah. Hal ini merupakan salah satu upaya jangka panjang dalam penanganan masalah sampah di Kota Bandung.”para Camat sekarang harus optimal dan maksimal bekerja di wilayahnya dalam penanganan sampah,” .Kata Ema Sumarna […]

  • Pemkot Bandung Raih Penghargaan Kota peduli HAM

    Pemkot Bandung Raih Penghargaan Kota peduli HAM

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mendapatkan penghargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia Yasonna H. Laoly. Penghargaan diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Imam Suyudi kepada Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Kantor Kanwil Kemenkumham Jabar, Senin 14 Desember 2020. Sebelumnya, […]

  • Menghapus Tato Dengan Imbalan Hafal Al-Quran

    Menghapus Tato Dengan Imbalan Hafal Al-Quran

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Puluhan warga di Sukabumi mengikuti program hapus tato gratis yang dilakukan oleh Komunitas Sosial Sehati Gerak Bersama, Minggu (5/9/2021) pagi. Ketua Sehati Gerak Bersama Andri Kurniawan mengatakan, program ini merupakan lanjutan dari program rutin yang dilakukan oleh komunitasnya, sejak tahun 2019 silam. “Total peserta hapus tato, semenjak diadakan pada tahun 2019 lalu, […]

  • Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, PT Jamkrindo Salurkan TJSL di Serang

    Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, PT Jamkrindo Salurkan TJSL di Serang

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dalam rangka Ramadan dan sekaligus sebagai rangkaian peringatan HUT ke-55 pada 1 Juli 2025 mendatang, PT Jamkrindo melakukan kegiatan Safari Ramadan di beberapa daerah. Dalam kegiatan Safari Ramadan, berbagai kegiatan sosial dilakukan. Diantaranya, pembagian paket sembako gratis, santunan kepada anak yatim piatu, serta bantuan perlengkapan ibadah dan Musola. Direktur Utama, Jamkrindo Akhmad Purwakajaya […]

expand_less