Breaking News
Trending Tags

Pancasila Tidak Lagi Jadi Pedoman dalam Interaksi Kehidupan Berbangsa

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbunews — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, sedang disusunan oleh Panitia Khusus (Pansus) 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung.

Pasal-pasal yang akan di dibahas terkait finalisasinya dilaksanakan mengundang tim hukum dari Provinsi Jawa Barat, untuk memastikan Raperda sesuai dengan regulasi.

Ketua Pansus 2 DPRD Kota Bandung Aa Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag. mengatakan, dalam penyusunan Raperda di Kota Bandung terkait Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, melaksanakan beberapa studi tiru diantaranya ke MPR RI dan Kementerian Pertahanan RI.

“Dengan tujuan dibentuknya Pansus 2 ini karena adanya keresahan terkait terjadinya pergeseran pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila tentang kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Menurut Ketua Pansus 2, Pancasila tidak lagi menjadi pedoman dan acuan dalam interaksi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila tidak lagi diletakkan sebagai dasar dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Sehingga nilai-nilai Pancasila harus segera dikembalikan fungsinya dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya generasi muda sebagai penerus dan pilar bangsa Indonesia, diperlukan kehadiran negara melalui Pemerintah untuk meletakkan kembali prinsip-prinsip atau norma-norma hidup berbangsa dan bernegara, dan terjadinya kekosongan payung hukum yang mengatur tentang pendidikan atau memasyarakatkan Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan benegara bagi masyarakat dan penyelanggara Negara,” jelasnya.

DPRD Kota Bandung ingin memastikan bahwa rekomendasi dan kebijakan yang dihasilkan oleh Pansus 2, nantinya relevan, aplikatif, dan mampu menjawab tantangan di era globalisasi tanpa melupakan jati diri bangsa. Sehinggs melihat pentingnya mempelajari pengalaman dari institusi-institusi seperti MPR RI dan Kemenhan.

Dalam kunjungannya tersebut, Ketua Pansus 2 Aa Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag., didampingi oleh Wakil Ketua Pansus 2, Erick Darmadjaya, B.Sc. M.K.P., dan para Anggota Pansus 2 Elton Agus Marjan, S.E., Agus Hermawan, S.A.P., dan Iqbal Mohamad Usman, S.I.P., S.H. serta didampingi oleh H. Bambang Sukardi selaku Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung, Aswin S. Utama Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Abdul Aziz selaku Bagian Hukum dan Sekretariat DPRD Kota Bandung.

Di MPR RI, Pansus 2 DPRD Kota Bandung , diterima oleh Sekjen MPR RI Wachid Nugroho, SIP, M.I.P., Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi dan Dennis Taufik Rachman, SH, M.H., Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi.

Sedangkan di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) diterima oleh Direktur Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI G. Eko Sunarto.

Harapan atas adanya Panitia Khusus (Pansus) tentang Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan mencakup berbagai aspek, baik secara strategis maupun implementatif.

Untuk memperkuat wawasan kebangsaan di tengah ancaman disintegrasi, seperti intoleransi, radikalisme, dan separatisme.

“Dalam kebijakan Pendidikan harapannya ada langkah konkret untuk memasukkan wawasan kebangsaan secara lebih masif dalam sistem pendidikan nasional. Dalam mengatasi ancaman ideologi lain, dengan adanya Pansus diharapkan dapat diidentifikasi dan ditangani ancaman-ancaman ideologi transnasional yang bertentangan dengan Pancasila,” ungkap Abdul Rozak.

Sinergi antar lembaga Pansus dapat menjadi motor koordinasi antara lembaga negara, organisasi masyarakat, dan masyarakat luas dalam menjaga keutuhan ideologi Pancasila.

“Pansus diharapkan melibatkan masyarakat dalam diskusi tentang ideologi dan wawasan kebangsaan, sehingga hasilnya lebih inklusif dan relevan. Kampanye Nilai Pancasila harapannya Pansus dapat menginisiasi,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hentikan 11 Proyek Insfrastruktur Demi Obat Obatan, Gubernur Jabar Harus Perhatikan Bansos

    Hentikan 11 Proyek Insfrastruktur Demi Obat Obatan, Gubernur Jabar Harus Perhatikan Bansos

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – 11 proyek infrastruktur dengan anggaran Rp 140 miliar akan ditunda oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil demi memprioritaskan penanganan Covid-19. Jumlah tersebut akan dialihkan untuk subsidi gratis berupa obat-obatan pasien isolasi mandiri (Isoman) yang terkena Covid-19. Anggota DPRD Jabar Fraksi Gerindra Ihsanudin mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat tersebut, ia mengatakan Ridwan […]

  • Datang dari Bandung, Mantan PJ Wali Kota Sukabumi Turun Bertanding di PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi

    Datang dari Bandung, Mantan PJ Wali Kota Sukabumi Turun Bertanding di PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 898
    • 0Komentar

    SUKABUMI ,Mbinewa.id– Turnamen PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Wilayah Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji. Ia menilai ajang yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi tersebut menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi jumlah peserta maupun tingkat persaingan. Turnamen berlangsung di GOR Rengganis, Kelurahan Selabatu, Kecamatan […]

  • Akibat Terlambatnya Pasokan, Harga Bahan Pokok Di Pasar Cisalak Alami Kenaikan

    Akibat Terlambatnya Pasokan, Harga Bahan Pokok Di Pasar Cisalak Alami Kenaikan

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KAB. SUBANG, MBInews.id – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Cisalak, Kabupaten Subang, terpantau mengalami kenaikan. Naiknya harga tersebut disebabkan kurangnya pasokan sejumlah komoditas menjelang datangnya bulan suci ramadhan. Hal Tersebut di ungkapkan Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Sari Sundari usai meninjau langsung harga kebutuhan pokok di Pasar Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (14/04/2021). […]

  • Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023

    Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI,binews.id– Pemerintah Kota Sukabumi bersama DPRD setempat, menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, kepada Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, di Auditorium Dr Ir Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Jakarta. Rabu, […]

  • Aplikasi KIR Bandung Barat

    Aplikasi KIR Bandung Barat

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank bjb bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Perhubungan meluncurkan KIR Online dan Aplikasi KIR Bandung Barat (AKURAT). Hal tersebut merupakan salah satu wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan kemudahan bertransaksi bagi masyarakat. Acara peluncuran dilaksanakan pada Selasa, 14 September 2021 di Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor, Cikamuning, Padalarang, Bandung Barat. […]

  • Pemkot Sukabumi Siapkan Anggaran Rp 56 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

    Pemkot Sukabumi Siapkan Anggaran Rp 56 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota Sukabumi menyiapkan anggaran untuk penanganan covid-19 sebesar Rp56miliar. Anggaran tersebut dibagi ke tiga bidang. Yakni, kesehatan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan. “Hasil rekap sementara anggaran untuk penanganan covid-19 itu berkisar Rp56miliar,” terang Fahmi sat jumpa pers di pusat informasi Covid-19 Dinkes Kota Sukabumi. Jumat, (10/04/2020). Fahmi juga tidak memungkiri, anggaran tersebut […]

expand_less