Breaking News
Trending Tags

Pembangunan Pasar Pelita Makrak, Ketua GMNI : Pemkot Sukabumi Manfaatkan Momentum Covid-19 Untuk Alasan Mangkrak..!!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Berakhirnya masa adendum Pembanguna Pasar pelita Kota Sukabumi pada 16 April 2020 kemarin. Ternyata, mendapatkan sorotan dari Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi. Hal itu ditunjukan dengan dipasangnya sepanduk bertuliskan”Apa Kabar Pasar Pelita #pemkotlockdown”, di bagian tembok depan balaikota Sukabumi. Jumat, (17/04/2020).

Tulisan tersebut tentunya menandakan bahwa Pemkot Sukabumi tidak mampu menyelesaikan pembangunan Pasar Pelita yang mangkrak bertahun tahun.

Ketua GMNI daerah Sukabumi Abdullah Masyhudi menilai, dalam proses pembangunan pasar pelita yang begitu lika-liku perjalananya dan ternyata sampai hari ini masih belum rampung di bangun. Akan tetapi, lanjut Abdullah ketika di lihat progres pembangunannya sampai detik ini belum juga selesai.

“Sebelumnya Walikota optimis akan menyelesaikan pembangunan pasar pada bulan april ini . Nyatanya Pasar Pelita hari ini masih mangkrak dan belum terselesaikan,”tandasnya

Atas mangkraknya kembali pasca adendum oleh PT. Fortunindo Arta Perkasa (PT.FAP) selaku pengembang, GMNI Sukabumi mengajak seluruh masyarakat Kota Sukabumi melakukan aksi media sosial untuk mengingatkan dan mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan persoalan pembangunan pasar Pelita.

“Kita ketahui semua bahwa kita sedang dilanda bencana nasional pendemi covid 19, Pemkot Sukabumi jangan sampai berlindung dan seolah olah memanfaatkan momentum musibah ini untuk di jadikan alasan mangkraknya pembangunan pasar tersebut.

Untuk itu lanjut Abdul, GMNI mendesak Pemkot Sukabumi untuk segera menuntaskan pembangunan pasar Pelita, meskipun dalam situasi Covid-19.

“Pembangunan  harus segera di selesaikan jangan sampai akhir tahun 2020 masih juga belum selesai. itu  berdampak pada perekonomian masyarakat tentunya akan berimbas pada kemajuan Kota sukabumi,”pungkasnya.(ardan/dian)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WJIS 2020, bank bjb Iringi Langkah Pemprov Jabar Membangun Rebana Metropolitan

    WJIS 2020, bank bjb Iringi Langkah Pemprov Jabar Membangun Rebana Metropolitan

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – West Java Investment Summit (WIJS) 2020 resmi digelar pada 16-19 November 2020. Ajang yang mempertemukan para investor nasional dan global ini kembali diselenggarakan dengan fokus mempromosikan prospek investasi untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rebana Metropolitan yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon. […]

  • Seluruh Anggota DPRD Kota Bandung Kompak Bakal Ber-siskamling, Dukung “Warga Jaga Warga”

    Seluruh Anggota DPRD Kota Bandung Kompak Bakal Ber-siskamling, Dukung “Warga Jaga Warga”

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap program Siskamling “Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota” yang digagas Pemerintah Kota Bandung dan dilaksanakan serentak di 30 kecamatan. Program ini dinilai menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong, solidaritas, sekaligus membangun tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. Anggota Komisi […]

  • RSKIA Kota Bandung Diproyeksikan Jadi RSUD

    RSKIA Kota Bandung Diproyeksikan Jadi RSUD

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota Bandung tengah merampungkan bangunan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim No. 311, Kec. Bojongloa Kaler Kota Bandung. Saat ini, keseluruhan konstruksi bangunan sudah hampir selesai. Pemkot Bandung tinggal menginstalasi alat-alat kesehatan yang sudah tersedia di sana. “Kalau secara konstruksi sudah 99% lah, tinggal […]

  • Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Prasejahtera, Baznas Bandung Luncurkan Bass Chicken

    Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Prasejahtera, Baznas Bandung Luncurkan Bass Chicken

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejak pagi pukul 09.00 WIB, lima orang berseragam merah tengah sibuk di stan masing-masing. Mereka menyiapkan alat dan bahan untuk menggoreng ayam. Aroma semerbak khas ayam goreng pun mulai tercium di sekitar Aula Masjid Al Ukhuwwah Bandung. Acara masak memasak ini bukan sekedar kegiatan biasa. Acara ini merupakan peluncuran program pemberdayaan ekonomi […]

  • Program Saloka Fest agar Nasabah Dapat Tiket Konser

    Program Saloka Fest agar Nasabah Dapat Tiket Konser

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb menggelar program promosi bertajuk Saloka Fest, agar nasabah dan calon nasabah untuk mendapatkan tiket festival hanya dengan menabung. Program ini berlangsung dari 27 Mei hingga 21 Juni 2024 dan terbuka bagi nasabah baru maupun yang sudah lama. Saloka Fest, akan dimeriahkan berbagai artis papan atas, seperti Sheila On 7, Denny […]

  • Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Indek Kota Toleran

    Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Indek Kota Toleran

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi meraih penghargaan indeks Kota Toleran tahun 2020 dari Setara Institute. Penghargaan tersebut diberikan di Hotel Ashley Jakarta, Kamis, (25/2/2021).Dalam penilaian Setara Institute terdapat 10 Kota di Indonesia dengan skor toleransi tertinggi dan Kota Sukabumi mendapatkan skor tertinggi yakni 5,546. Penilaian tersebut dilakukan di 94 Kota dan Kabupaten se – Indonesia […]

expand_less