Breaking News
Trending Tags

Pemerintah Kota Bandung diminta Pastikan keamanan Pangan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Raperda ( Rancangan Peraturan Daerah ) tentang Pelayanan Bidang Pangan, Pertanian, dan Perikanan di Kota Bandung yang dibahas Pansus 3 DPRD Kota Bandung sudah masuk tahap finalisasi.Sehingga Pemeritah Kota Bandung diminta Pastikan Keamanan Pangan.

Anggota Pansus 3 DPRD Kota Bandung   Asep  Mulyadi mengatakan ,Rancangan Peraturan Daeran  tentang Pangan ini sedang dilakukan fasilitasi ke Gubernur Jawa Barat.

Dihapkan  dalam waktu dekat bisa selesai, kemudian bisa diparipurnakan dan disahkan . Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga Pemkot Bandung berkewajiban untuk melayani kebutuhan akan hal dasar ini  bagi masyarakat Kota Bandung.

Lebih jauh dikatakan , kebutuhan konsumen akan pangan di Kota Bandung , hampir 96,4 persen didatangkan dari luar Kota Bandung. Sehingga  harus ada kebijakan-kebijakan dari Pemerintah Kota Bandung ,supaya bisa melakukan tata kelola pelayanan pangan agar mencukupi atas kebutuhan masyarakat.

“Ada beberapa poin penting yang dibahas dalam Perda ini. Pertama, terkait tujuan dibahasnya perda ini yakni untuk memberikan pelayanan di bidang pangan, pertanian, dan perikanan,” ujar politisi PKS DPRD Kota Bandung.

Kebutuhan akan pangan harus tersedia dan terjangkau oleh masyarakat. Yang paling penting adalah keamanannya harus dipastikan oleh Pemkot Bandung.

Pangan yang tersedia, baik bidang pertanian maupun perikanan itu aman. Aman itu bisa berarti sehat dan halal, ” ujarnya.

Poin penting lainnya, kondisi Kota Bandung yang bukan termasuk  wilayah produksi. Maka lahan-lahan yang sekarang disediakan untuk lahan pertanian harus dioptimalkan supaya bisa menyediakan kebutuhan.

Namun tentunya lahan pertanian yang ada di Kota Bandung, tidak bisa memenuhi kebutuhan warganya. Maka sebagai langkah antisipasi harus menyediakan gudang-gudang cadangan pangan,” ujar Asep.

Pemkot Bandung harus bekerja sama dengan perusahaan perusahaan daerah untuk persediaan pangan.  Pemerintah  Kota Bandung harus mengantisipasi ketahanan dan penanganan kerawanan pangan. Karena bisa saja suatu saat Kota Bandung kesulitan suplai dari daerah lain.

Asep bersyukur Kota Bandung punya program bagus, yakni Urban Farming yang sekarang sudah mendunia . Tinggal bagaimana ini dioptimalkan supaya produk-produk-produk yang ditanam bisa memberikan hasil yang optimal.

Untuk hasil yang lebih optimal,  Urban Farming di setiap daerah bisa ditanami tanaman yang berbeda. Sehingga terus menerus tiap bulan ada panen secara bergiliran.

“Sehingga tidak sekadar mengisi tanah-tanah yang kosong, memanfaatkan ruang-ruang halaman, tetapi bagaimana memberikan produktivitas supaya mengantisipasi ketahanan dan kerawanan pangan,” ujarnya.

Menurut Anggota Pansus  3 DPRD Kota Bandung ,Adanya Perda tentang Pangan,  Pemkot Bandung didorong untuk melakukan kerja sama, bukan hanya sebatas dengan pihak swasta, perguruan tinggi, instansi-instansi lain, tapi juga dengan pemerintah kota/kabupaten lain yang menyuplai kebutuhan pangan.

“Ini sangat penting supaya kita sebagai konsumen dan kabupaten/kota lain sebagai produsen, itu bisa menjadikan Kota Bandung prioritas jika ada hal-hal tertentu dalam kerawanan pangan. Maka kita ada jaminan bahwa ketersediaan pangan di Kota Bandung terpenuhi,” ujarnya.

Diharapkan , ada pemberian insentif dan disinsentif untuk wilayah-wilayah tertentu yang selama ini dijadikan pertanian. Misalnya dengan pengurangan pembayaran PBB karena sudah memberikan kontribusi lahannya dijadikan lahan pertanian. Hal ini juga supaya lahan mereka tidak dialihfungsikan.

Menurut Asep terkait  pelayanan di bidang pertanian dan perikanan harus ada keseriusan dan kesungguhan dari pemerintah.

Lahan di pertanian yang ada di-support secara infrastruktur karena kalau lahan pertanian yang ada tidak dioptimalkan, tidak dimanfaatkan ya tidak akan menjadi sesuatu hal yang memberikan efektivitas untuk kebutuhan masyarakat Kota Bandung,”ucapnya. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Dan BSSN Teken Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

    Pemkot Bandung Dan BSSN Teken Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mengoptimalkan Layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui pemanfaatan tandatangan elektronik tersertifikasi untuk Tanda Tangan Elektronik di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kerja sama pemanfaatan sertifikat elektronik antara  Pemkot Bandung dan BSSN ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Sertifikat […]

  • Pemkot Bandung Pastikan Konsisten Dukung Pengembangan UMKM

    Pemkot Bandung Pastikan Konsisten Dukung Pengembangan UMKM

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berinovasi maupun berkreasi. Hal tersebut agar para pelaku UMKM bisa kembali menjalankan usahanya di tengah pandemi Covid-19 ini. “UMKM harus terus berinovasi dan berkreasi. Kita hadir memberikan dukungan dan stimulus, Memperkenalkan produk lewat pemasaran dan lain-lain,” kata Wakil […]

  • Wakil Walikota Sukabumi,  Indomaret Bisa Memfasilitasi Produk UMKM

    Wakil Walikota Sukabumi, Indomaret Bisa Memfasilitasi Produk UMKM

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami menginginkan, adanya seminar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digagas oleh Indomaret bisa muncul pelaku-pelaku usaha baru yang bisa berdaya saing. Sehingga, kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi juga bisa tercapai sesuai dengan visi yang dituju yakni terwujudnya Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman, dan Sejahtera (Renyah). “Saya atas […]

  • SDN 7 Kota Kulon Garut Terima Bantuan Fisik Sekolah dari Program BRI Peduli “Ini Sekolahku”

    SDN 7 Kota Kulon Garut Terima Bantuan Fisik Sekolah dari Program BRI Peduli “Ini Sekolahku”

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 157
    • 0Komentar

    GARUT, MBInews — Setelah sebelumnya diikutsertakan dalam kegiatan Agroedukasi dalam rangka Hari Anak Nasional tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BRI Region 9 Bandung bekerjasama dengan Klaster Usaha Ganitri, kini siswa-siswi SD Negeri 7 Kota Kulon Garut, menyambut kabar gembira, dimana sekolah mereka akan menerima bantuan menyeluruh dari program BRI Peduli “Ini Sekolahku”. Program ini merupakan […]

  • Komisi C Terima Aspirasi Soal Keluhan Dampak Pembangunan KCIC

    Komisi C Terima Aspirasi Soal Keluhan Dampak Pembangunan KCIC

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja membahas aspirasi dari warga terkait pemanfaatan lahan, penanganan banjir Cibaduyut, dan PSU di sekitar wilayah terdampak pembangunan KCIC, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu, (21/6/2023). Rapat tersebut digelar bersama Dinas SDA & BM, DPKP, Camat Bandung Kulon, Camat Bandung Kidul, Camat Bojongloa […]

  • Bapemperda PRD Kota Bandung Bentuk 4 Pansus untuk Bahas Enam Raperda

    Bapemperda PRD Kota Bandung Bentuk 4 Pansus untuk Bahas Enam Raperda

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengawali tugas sebagai anggota alat kelengkapan dewan. Pansus akan dibentuk pada November 2024 yang akan secara khusus membahas enam Rancangan Perturan Daerah (Raperda). “Rencananya, pada November mendatang DPRD Kota Bandung akan membentuk 4 Pansus untuk membahas enam Raperda,” […]

expand_less