Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemerintah Kota Bandung diminta Pastikan keamanan Pangan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews Raperda ( Rancangan Peraturan Daerah ) tentang Pelayanan Bidang Pangan, Pertanian, dan Perikanan di Kota Bandung yang dibahas Pansus 3 DPRD Kota Bandung sudah masuk tahap finalisasi.Sehingga Pemeritah Kota Bandung diminta Pastikan Keamanan Pangan.

Anggota Pansus 3 DPRD Kota Bandung   Asep  Mulyadi mengatakan ,Rancangan Peraturan Daeran  tentang Pangan ini sedang dilakukan fasilitasi ke Gubernur Jawa Barat.

Dihapkan  dalam waktu dekat bisa selesai, kemudian bisa diparipurnakan dan disahkan . Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga Pemkot Bandung berkewajiban untuk melayani kebutuhan akan hal dasar ini  bagi masyarakat Kota Bandung.

Lebih jauh dikatakan , kebutuhan konsumen akan pangan di Kota Bandung , hampir 96,4 persen didatangkan dari luar Kota Bandung. Sehingga  harus ada kebijakan-kebijakan dari Pemerintah Kota Bandung ,supaya bisa melakukan tata kelola pelayanan pangan agar mencukupi atas kebutuhan masyarakat.

“Ada beberapa poin penting yang dibahas dalam Perda ini. Pertama, terkait tujuan dibahasnya perda ini yakni untuk memberikan pelayanan di bidang pangan, pertanian, dan perikanan,” ujar politisi PKS DPRD Kota Bandung.

Kebutuhan akan pangan harus tersedia dan terjangkau oleh masyarakat. Yang paling penting adalah keamanannya harus dipastikan oleh Pemkot Bandung.

Pangan yang tersedia, baik bidang pertanian maupun perikanan itu aman. Aman itu bisa berarti sehat dan halal, ” ujarnya.

Poin penting lainnya, kondisi Kota Bandung yang bukan termasuk  wilayah produksi. Maka lahan-lahan yang sekarang disediakan untuk lahan pertanian harus dioptimalkan supaya bisa menyediakan kebutuhan.

Namun tentunya lahan pertanian yang ada di Kota Bandung, tidak bisa memenuhi kebutuhan warganya. Maka sebagai langkah antisipasi harus menyediakan gudang-gudang cadangan pangan,” ujar Asep.

Pemkot Bandung harus bekerja sama dengan perusahaan perusahaan daerah untuk persediaan pangan.  Pemerintah  Kota Bandung harus mengantisipasi ketahanan dan penanganan kerawanan pangan. Karena bisa saja suatu saat Kota Bandung kesulitan suplai dari daerah lain.

Asep bersyukur Kota Bandung punya program bagus, yakni Urban Farming yang sekarang sudah mendunia . Tinggal bagaimana ini dioptimalkan supaya produk-produk-produk yang ditanam bisa memberikan hasil yang optimal.

Untuk hasil yang lebih optimal,  Urban Farming di setiap daerah bisa ditanami tanaman yang berbeda. Sehingga terus menerus tiap bulan ada panen secara bergiliran.

“Sehingga tidak sekadar mengisi tanah-tanah yang kosong, memanfaatkan ruang-ruang halaman, tetapi bagaimana memberikan produktivitas supaya mengantisipasi ketahanan dan kerawanan pangan,” ujarnya.

Menurut Anggota Pansus  3 DPRD Kota Bandung ,Adanya Perda tentang Pangan,  Pemkot Bandung didorong untuk melakukan kerja sama, bukan hanya sebatas dengan pihak swasta, perguruan tinggi, instansi-instansi lain, tapi juga dengan pemerintah kota/kabupaten lain yang menyuplai kebutuhan pangan.

“Ini sangat penting supaya kita sebagai konsumen dan kabupaten/kota lain sebagai produsen, itu bisa menjadikan Kota Bandung prioritas jika ada hal-hal tertentu dalam kerawanan pangan. Maka kita ada jaminan bahwa ketersediaan pangan di Kota Bandung terpenuhi,” ujarnya.

Diharapkan , ada pemberian insentif dan disinsentif untuk wilayah-wilayah tertentu yang selama ini dijadikan pertanian. Misalnya dengan pengurangan pembayaran PBB karena sudah memberikan kontribusi lahannya dijadikan lahan pertanian. Hal ini juga supaya lahan mereka tidak dialihfungsikan.

Menurut Asep terkait  pelayanan di bidang pertanian dan perikanan harus ada keseriusan dan kesungguhan dari pemerintah.

Lahan di pertanian yang ada di-support secara infrastruktur karena kalau lahan pertanian yang ada tidak dioptimalkan, tidak dimanfaatkan ya tidak akan menjadi sesuatu hal yang memberikan efektivitas untuk kebutuhan masyarakat Kota Bandung,”ucapnya. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan: Musrenbang Wadah Aspirasi Masyarakat

    Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan: Musrenbang Wadah Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menghadiri kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan Gedebage, di Pendopo Kantor Kecamatan Gedebage, Kamis (10/2/2022). Dalam sambutannya, Tedy mengingatkan tentang pentingnya peningkatan kesadaran disiplin protokol kesehatan, serta upaya pencegahan penularan Covid-19 yang harus dilakukan secara kolektif melalui pola komunikasi dan kolaborasi. Terlebih, berdasarkan data terkait […]

  • Tingkatkan Semangat Infak dan Sedekah, Kelurahan Lebakgede Bersama Baznas Luncurkan Gemercik

    Tingkatkan Semangat Infak dan Sedekah, Kelurahan Lebakgede Bersama Baznas Luncurkan Gemercik

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-215 Kota Bandung (HJKB 215), Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung meluncurkan Gerakan Masyarakat Cinta Kencleng (Gemercik). Hal ini menjadi sebuah inisiatif untuk menghidupkan semangat infak dan sedekah masyarakat melalui pengelolaan celengan (kencleng) secara gotong royong di tingkat RW. Gerakan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kelurahan […]

  • Gebrakan Ketua DPD Partai Demokrat, Anton Bertekad Bawa Demokrat Jadi Juara Pemilu 2024

    Gebrakan Ketua DPD Partai Demokrat, Anton Bertekad Bawa Demokrat Jadi Juara Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto mengajak seluruh kader untuk merapatkan barisan menghadapi rangkaian Pemilu 2024 yang akan dimulai pada Juni 2022 ini. DPD Demokrat Jabar harus bisa merebut kembali suara yang hilang pada dua pemilu terakhir bila ingin menjadi pemenang di Jabar. “Jumlah suara yang diperebutkan di Jabar […]

  • PWI Jabar Kutuk Keras Pelaku Pengrusakan Kantor Biro Redaksi Jabarnews.com Di Cianjur

    PWI Jabar Kutuk Keras Pelaku Pengrusakan Kantor Biro Redaksi Jabarnews.com Di Cianjur

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar mengecam keras pelaku pengrusakan kantor Redaksi Jabarnews.com Biro Cianjur. Karena itu, PWI Jabar berharap pihak Kepolisian baik di Cianjur maupun di Polda Jabar segera mengusut tuntas tindak kekerasan dan pengrusakan tersebut. Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Jabar Agus Dinar, menyatakan tindakan kekerasan dan pengrusakan tersebut di negara […]

  • Sepekan Jelang Idul Fitri, Sejumlah Bapokting Di Kota Sukabumi Alami Kenaikan

    Sepekan Jelang Idul Fitri, Sejumlah Bapokting Di Kota Sukabumi Alami Kenaikan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sepekan menjelang lebaran, sejumlah bahan pokok penting (bapokting) dan barang strategis lainya alami penaikan harga. Seperti cabai merah lokal dari Rp32 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram, bawang merah menjadi Rp48 ribu per kilogram dan cabai rawit merah yang dibandrol dikisaran Rp30 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram. Disusul dengan daging ayam […]

  • Investasi di Kota Sukabumi Tumbuh Positif, Hingga Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terserap

    Investasi di Kota Sukabumi Tumbuh Positif, Hingga Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terserap

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Puluhan ribu tenaga kerja terserap di Kota Sukabumi, dampak dari tumbuhnya investasi dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) selama periode tahun 2022. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Setempat, jika laju investasi dan PMDN tersebut sebesar Rp3.322.374.962.365. Capaian tersebut, tentunya menunjukan pergerakan investasi di Kota Sukabumi tumbuh positif. […]

expand_less