Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Bangun 4 SMP Baru Demi Kurangi Blank Spot Zonasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sejak diberlakukan tahun 2019, sistem zonasi sekolah menjadi tantangan tersendiri untuk pemerintah kota (pemkot) dan kabupaten, tak terkecuali Pemkot Bandung.

Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, terdapat 18 lokasi blank spot (titik kosong) di Kota Bandung yang belum memiliki sekolah negeri. Dampaknya, banyak masyarakat yang sulit mencari sekolah negeri untuk anak-anak mereka karena tidak memenuhi radius untuk zonasi.

Untuk meminimalisasi kendala tersebut, Pemkot Bandung melalui Disdik Kota Bandung membangun empat unit sekolah baru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah blank spot.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memaparkan, pemetaan dilakukan terlebih dahulu untuk melihat wilayah mana saja yang butuh dibangunkan sekolah.

“Kami memetakan wilayah-wilayah blank spot di Kota Bandung. Untuk jenjang SD, tidak ada daerah yang blank spot sekolah negeri. Namun, saat kami petakan SMP, ternyata banyak sekali daerah yang blank spot,” jelas Yana dalam peresmian pembangunan sekolah, Jumat 4 Februari 2022.

Setelah terpetakan, terpilihlah empat titik blank spot yang menjadi tempat pembangunan sekolah negeri, di antaranya Jalan Cicabe, H. Tamim, Baturaden dan Riung Wargi.

Sekolah-sekolah yang dibangun di lokasi tersebut antara lain SMPN 59, 61, 65, dan 66 Bandung.

Beberapa pembangunan sudah berjalan sejak 2019-2020. Sisanya telah dibangun pada tahun 2021. Yana sangat mengapresiasi Disdik terkait program pembangunan unit sekolah baru SMP ini.

“Di tengah keterbatasan ini, saya apresiasi teman-teman di Disdik karena bisa memaksimalkan kinerja demi betul-betul mengurangi blank spot di tingkat SMP,” katanya

“Hari ini sudah terjawab, mudah-mudahan tidak ada lagi blank spot di tingkat SMP Kota Bandung. Harapan saya, jangan ada lagi anak usia sekolah di Kota Bandung, tapi dia tidak bersekolah,” imbuh Yana.

Dalam peresmian ini, hadir pula Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan. Tedy menyampaikan apresiasi atas aksesibiltas pendidikan yang telah disediakan oleh Pemkot Bandung.

“Ajuan-ajuan pendidikan dan kesehatan memang menjadi prioritas kami. Apalagi zonasi ini jadi konsen yang sangat luar biasa. Semoga dengan hadirnya sekolah ini, Pemkot Bandung bisa mengakomodasi pendidikan anak-anak di lingkungan sekitar,” ucap Tedy.

Menanggapi program ini, Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar menyampaikan, pembangunan unit sekolah baru, akan difokuskan pada sekolah-sekolah filial atau yang masih menginduk dengan sekolah lain.

“Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan, salah satu prioritasnya dengan pembangunan unit sekolah baru untuk sekolah filial. Pembentukan sekolah baru ini juga untuk menanggapi keluhan masyarakat terkait sistem zonasi,” ujar Hikmat.

Serupa dengan Hikmat, Plt Kepala SMPN 66 Bandung, Harlina mengutarakan, dengan adanya pembangunan unit sekolah baru tingkat SMP ini, masyarakat di wilayah blank spot bisa memiliki peluang untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri.

“Saya merasa program ini sangat luar biasa. Karena memang di daerah ini (Riung Wargi) merupakan salah satu daerah blank spot, sehingga warga sulit untuk bisa memasukkan anak-anaknya ke sekolah negeri,” tutur Harlina.

Saat ini, tambah Harlina, SMPN 66 Bandung masih menginduk pada SMPN 51 Bandung. Selain menjadi Plt Kepsek di SMPN 66 Bandung, Harlina juga menjadi Plt Kepsek SMPN 42 Bandung dan Kepsek definitif pada SMPN 51 Bandung.

“Apalagi sekolah-sekolah negeri terdekat di sekitar sini sudah dipenuhi dulu dari warga yang lebih dekat secara radius zonasi,” imbuhnya.

Penekanan tombol sirine oleh Plt Wali Kota Bandung menjadi simbol peresmian pembangunan empat unit SMP di Kota Bandung. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Bangun Infrastruktur Koperasi Merah Putih di Bandung, Dorong Ekonomi Desa Lebih Maju

    BRI Bangun Infrastruktur Koperasi Merah Putih di Bandung, Dorong Ekonomi Desa Lebih Maju

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews— Menyusul peluncuran nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Region 9 Bandung turut memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan koperasi desa di wilayah Jawa Barat. Peluncuran KDMP di wilayah supervisi BRI Region 9 Bandung dilangsungkan serentak secara daring pada Senin (21/7/2025), bertepatan […]

  • STQH: Metodologi Mencintai Dan Berinteraksi Dengan Al-Qur’an Dan Hadist

    STQH: Metodologi Mencintai Dan Berinteraksi Dengan Al-Qur’an Dan Hadist

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap para kafilah Kota Bandung pada Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XVII/2021 Jawa Barat, tetap berupaya tetap tidak boleh keluar dari dimensi kualitas. Hal itu diungkapkannya saat Penutupan Pembinaan dan Pelepasan Kafilah STQ Kota Bandung di Sari Ater Kamboti Hotel & Convention Kota Bandung, Rabu […]

  • Pakar Kebijakan Publik: Bantuan Pemkot itu Beneran Nyata, Bukan Gimik

    Pakar Kebijakan Publik: Bantuan Pemkot itu Beneran Nyata, Bukan Gimik

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pakar Kebijakan Publik, Yogi Suprayogi Sugandi mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang tak henti-henti memberikan pelayanan maksimal, khususnya selama masa pandemi. Hal itu Yogi ungkapkan saat menjadi pembicara pada Bandung Menjawab di Taman Radio Jalan Ir. H. Juanda, Selasa 4 Januari 2022. Ia mengenang ketika dirinya dan keluarga terpapar Covid-19 dan […]

  • Pencak Silat Jabar Targetkan Juara Umum Dengan 7 Medali Emas di PON XX Papua

    Pencak Silat Jabar Targetkan Juara Umum Dengan 7 Medali Emas di PON XX Papua

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kontingen  PON XX  Papua  2021  Pengda  IPSI  ,(Ikatan Pencak Silàt Seluruh Indonesia)Jawa Barat  memberangkatkan  27 orang yaitu  20  orang  atlit putra putri satu orang manager  DR. Mulyana MPd dan enam orang pelatih, Rabu (29 /9 /2021 )malam kemaren bertolak ke Papua,untuk bertanding  pada tanggal 6 oktober sampai tgl 12 oktober.2021 Pada pelepasan […]

  • IIAD Sumedang Konsultasi Rencana Kerja TA 2024 ke IKIAD Jabar

    IIAD Sumedang Konsultasi Rencana Kerja TA 2024 ke IKIAD Jabar

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews.id — Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Ikatan Istri Anggota Dewan (IIAD) Kabupaten Sumedang. Kunjungan kerja tersebut terkait konsultasi rencana kerja untuk tahun anggaran 2024. Kunjungan kerja IIAD Kabupaten Sumedang tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua IKIAD Jawa Barat Elis Oleh Soleh beserta pengurus Ikatan Keluarga Istri […]

  • Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

    Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

    • calendar_month Minggu, 8 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Miftah Amir mengkonfirmasi, berdasarkan data yang dihimpun hingga tahun 2023, potensi penerimaan zakat di Kota Sukabumi berjumlah 46 miliar Rupiah. Dirinya mengkonfirmasikan, angka tersebut didapatkan jikalau, seluruh pekerja dari berbagai profesi di Kota Sukabumi melakukan pembayaran zakat, Minggu (08/01). Secara rinci Miftah mengatakan, berdasarkan […]

expand_less