Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Gelar Seleksi PPPK Dan CASN 2021

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Aparatur Sipil Negara ,(CASN) tahun 2021 di Arcamanik Sport Jabar, Senin 27 September 2021.

Pada seleksi ini, ada 57 formasi untuk CASN, 488 formasi untuk PPPK non guru dan 2.978 formasi untuk PPPK Guru.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial langsung membuka kegiatan seleksi tersebut. Ia memberikan semangat agar para peserta untuk fokus mengikuti seleksi tersebut.

“Peserta yang mengikuti seleksi mempersiapkan diri dengan baik. Ikhlas punya mental yang bagus,” imbaunya.

Ia pun mengingatkan agar tetap ikhlas dalam menjalankan semua ini. Bagi yang diterima Oded mendoakan mampu mengemban amanah. Sedangkan yang belum diterima tidak perlu kecewa.

“Bagi mereka mendapatkan lolos, mudah-mudahan mampu mengemban amanah membantu Mang Oded dalam melaksanakan berbagai program di Kota Bandung. Kalau yang belum beruntung, mental harus kuat, itu dipersiapkan siap,” kata Oded.

Terkait reformasi ASN dalam 4.0 Oded kembali menyatakan komitmennya.

“Kita siap, itu terus dilakukan sebagai kewajiban. Apalagi kemarin dapat arahan dari Gubernur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bandung, Adi Junjunan mengungkapkan, jumlah peserta CASN 1.655 orang. Pendaftar semula berjumlah 2.041 orang. Namun setelah seleksi adminstrasi ada 386 orang tak lolos.

“Non guru itu formasinya 488. Dari pelamar 1.401, sebanyak 586 tidak lulus administrasi, sehingga 815 ikut seleksi,” jelasnya.

Sedangkan untuk PPPK guru formasinya berjumlah 2.987 orang yang melamar yaitu 4.356 peserta.

“PPPK Guru 2.978 formasi, yang melamar 4.356 orang. Ini sudah berjalan, koordinasi antara Kemendikbud dengan Dinas pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Kota Bandung,” kata Adi.

Adi memastikan, dalam pelaksanaan seleksi ini tidak ada joki ataupun kecurangan. Pasalnya, dengan persyaratan dan pendaftaran yang baik menggunakan sistem yang akuntabel.

“Jadi ketika registrasi akhir itu peserta wajib membuka masker. Ada kamera yang menangkap wajah. Ini sistem untuk mengambil foto wajah ketika sudah mengupload dalam dokumen pelamaran. Itu dicocokan wajahnya,” kata Adi.

Perlu diketahui, ada beberapa persyaratan yang menjadikan pelamar tidak lolos administrasi seperti PPPK syaratnya wajib pengalaman kerja 3 tahun. Sementara untuk CASN itu banyak yang tidak lolos dalam kualifikasi pendidikan.

“Salah satu syarat lulus administrasi PPPK itu pengalaman kerja 3 tahun. Ini kalau di instansi pemerintah pengalaman kerja diketahui dan ditandatangani oleh eselon ll. Kalau kerja di Dinkes, itu diketahui oleh kepala dinasnya. Rata-rata banyak yang tidak terpenuhi itu,” ujarnya.

“Untuk CPNS, kualifikasi pendidikan tidak sesuai,” ujarnya.

Ia mengingatkan, peserta jangan percaya jika oknum yang mengiming-imingi dapat lolos dengan membayar. Karena pelaksanaan ini tidak dipungut biaya serta transparan.

“Jangan percaya siapapun jika ada yang menjanjikan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Regional lll BKN Kota Bandung, Tauhid Jatmiko menyampaikan, seleksi ini dirancang untuk cepat dan akuntabel serta transparan.

“Ini dirancang cepat, akuntabel dan transparan,” ujarnya.

Tahun ini, lanjut Tauhid, terdapat 3 tambahan persyaratan yaitu menggunakan masker, menyertakan hasil swab PCR atau Antigen serta Pernyataan sehat dan vaksinasi minimal dosis pertama.

“Tahun ini berdasarkan rekomendasi Satgas Covid-19 itu, ada 3 syarat ditambahkan. Yaitu penyertaan keterangan sehat, antigen atau PCR dan harus memberikan bukti sudah divaksin minimal dosis pertama dan menggunakan pakai masker 2 lapis,” jelasnya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Gelontorkan Rp3,6 Miliar Untuk Insentif Tenaga Pendidik dan Marbot

    Pemkot Sukabumi Gelontorkan Rp3,6 Miliar Untuk Insentif Tenaga Pendidik dan Marbot

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 2000 tenaga pendidik keagamaan dan marbot masjid di Kota Sukabumi, mendapatkan insentif dari Pemerintah setempat. Insentif tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, di acara pembinaan di GOR Merdeka Kota Sukabumi. Selasa, (20/6/2023). “Pemberian insentif ini, bagian dari mendorong terwujudnya masyarakat religius dengan penguatan lembaga keagamaan,”kata Fahmi. Fahmi mengatakan, penguatan karakter […]

  • Miliki Ganja 116,4 Gram, DR Diciduk Polisi

    Miliki Ganja 116,4 Gram, DR Diciduk Polisi

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota menangkap DR (19) atas kepemilikan narkoba jenis daun ganja kering seberat 116,4 gram yang di elinya secara online. DR ditangkap di rumahnya di Kampung Bojongduren Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (30/01/2021) kemarin. Tidak hanya itu, Polisi juga menyita barang bukti dusbook telepon genggam, […]

  • Ngikan Yu, Raras : kalau Nggak Ngikan Ditenggelamkan!!

    Ngikan Yu, Raras : kalau Nggak Ngikan Ditenggelamkan!!

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – NGIKAN yu, itulah nama Kuliner yang satu ini di gagas oleh milenial indonesia, berdiri tahun 2019 yang pertama dibuka di Jakarta yaitu di Tebet. dengan sistem franchise terbentuk sebuah usaha kuliner yang berbahan dari ikan nila yang dikemas menjadi sebuah makanan cita rasa yang beda dari kuliner lainnya. NGIKAN YU makan ikan […]

  • DPRD Jabar Terima Konsultasi Upaya Peningkatan PAD dari DPRD Kabupaten Bogor

    DPRD Jabar Terima Konsultasi Upaya Peningkatan PAD dari DPRD Kabupaten Bogor

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat terima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Bogor dalam rangka konsultasi terkait upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kunjungan kerja dalam rangka konsultasi tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Sugianto Nanggolah. Sugianto Nanggolah menjelaskan, kunjungan kerja yang dilakukan Komisi II dan […]

  • Oded : Pastikan Kualitas Daging Kurban Yang Di Potong Di RPH Ciroyom Baik Dan Terjaga

    Oded : Pastikan Kualitas Daging Kurban Yang Di Potong Di RPH Ciroyom Baik Dan Terjaga

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memastikan kualitas daging kurban yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom terjaga dengan baik. Oded memastikannya setelah milihat langsung proses pemotongan dan pemeriksaan oleh dokter hewan di RPH Ciroyom. “Subhanallah tadi ‘reugreug’ melihat ada petugas Dispangtan menjaga kualitas sapi yang dipotong. Tadi ada ati sapi […]

  • Komisi II Usulkan Perbaikan Balai Pengembangan Bibit Unggas Jatiwangi

    Komisi II Usulkan Perbaikan Balai Pengembangan Bibit Unggas Jatiwangi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    KAB MAJALENGKA, Mbinews.id – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Faizal Hafan Farid mengungkapkan, kondisi Balai Pengembangan Bibit Unggas yang terdapat di Jatiwangi, Kabupaten Majalengka saat ini memerlukan perbaikan khususnya pada fasilitas kandang pembesaran. “Karena ini mungkin sudah lama maka beberapa fasilitas di balai ini sudah mengalami kerusakan, seperti kandang pembesaran, kemudian kendala dalam […]

expand_less