Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Terus Optimalkan Nilai Realisasi MCP KPK

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengakselerasi dan mengoptimalkan nilai pada realisasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait progres program pencegahan korupsi di Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna saat memimpin rapat Evaluasi MCP di Balai Kota Bandung, Rabu 3 Agustus 2022.

Ema mengatakan, Pemkot Bandung bisa memenuhi seluruh substansi yang menjadi penilaian oleh KPK.

“Kita optimis Pemkot Bandung bisa memberikan hasil yang maksimal. Kita terus memaksimalkan penyelesaian data-data atau evidence-evidence yang memang belum diunggah,” kata Ema.

“Bandung punya tradisi baik. Terakhir selalu berada di posisi pertama tingkat kota/kabupaten di Jawa barat,” imbuhnya.

Ema menjelaskan, ada beberapa substansi utama yang dilakukan evaluasi pada pembahasan tersebut.

Ema mengungkapkan, MCP memiliki 7 cakupan intervensi, yaitu perizinan, pengadaan barang dan jasa, perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selanjutnya pengawasan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), manajemen aset daerah, dan optimalisasi pajak daerah.

Saat ini nilai MCP Kota Bandung yang telah validasi oleh KPK berada pada nilai 28,79 persen.

Namun demikian, Ema mengaku akan terus mendorong optimalisasi koordinasi dengan seluruh perangkat daerah untuk mengakomodir seluruh evidence yang diperlukan.

“Saya minta semua dimasukan kepada penjadwalan target yang jelas, ini untuk mengakselerasi nilai MCP,” jelasnya.

“Hitungan kami, bulan ini presentase akan terjadi akselerasi yang cukup signifikan. Mudah-mudahan di akhir Agustus sudah 50 persen. Kita optimis mendekati 100 persen upload,” ujarnya.

Untuk diketahui, MCP merupakan sebuah aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk memantau capaian kinerja program pencegahan korupsi, melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. (rob-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Larangan Mudik Lebaran, Daddy Rohanady  “ Tidak Bisa Asal Larang” Ini Bukan Zaman Manusia Sakti Mandraguna

    Terkait Larangan Mudik Lebaran, Daddy Rohanady “ Tidak Bisa Asal Larang” Ini Bukan Zaman Manusia Sakti Mandraguna

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – “Tidak bisa asal larang,” jawab anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Komentar tersebut disampaikannya terkait soal larangan mudik ketika dihubungi  Mbinews.id via telefon genggamnya pada Senin (30/03/2020). Menurut Daddy, masyarakat memilih mudik pasti bukan tanpa alasan. Memang, pilihan yang diambil masing-masing pemudik akan berbeda. Pertanyaannya bukan patuh atau tidak patuh pada larangan. […]

  • Sertijab Kadis, Yana Pinta Akselerasi Target Pembangunan

    Sertijab Kadis, Yana Pinta Akselerasi Target Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta para Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang baru mengakselerasi target pembangunan. Adapun pejabat baru dilantik JPT di antaranya Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana. “Rotasi mutasi hal yang biasa satu organisasi. Mudah-mudahan dengan rotasi mutasi ini kita semua bisa semakin […]

  • Dalih Kemanusiaan, IMM Minta Pilkada Ditunda Sampai Pandemi Usai

    Dalih Kemanusiaan, IMM Minta Pilkada Ditunda Sampai Pandemi Usai

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Pengurus IMM Cabang Sukabumi Raya

  • Tiga Tahun Bersama, Ini Rahasia Keharmonisan Oded Dengan Yana

    Tiga Tahun Bersama, Ini Rahasia Keharmonisan Oded Dengan Yana

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Torehan sejarah untuk pertama kalinya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengawali perjalanan Oded M. Danial dan Yana Mulyana dalam memimpin Kota Bandung. Bahkan, prestasi yang diraih tersebut berhasil dipertahankan dalam tiga tahun berturut. Menapaki tiga tahun Oded dan Yana pada pekan ketiga September 2021 ini, sebanyak […]

  • Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

    Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Stunting atau gagal tumbuh anak karena kurangnya asupan gizi menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot Bandung). Dari data Dinas Kesehatan Kota Bandung, angka balita stunting mencapai 8,93 persen di tahun 2021. Untuk menekan angka ini, Pemkot Bandung merekrut 151 penggerak bangga kencana kelurahan (PBKK) untuk disebar ke 30 kecamatan di Kota Bandung. Pelaksana […]

  • Wajib Diingat ! Kota Bandung Tidak Memiliki TPA,  Sarimukti Hanya Sementara

    Wajib Diingat ! Kota Bandung Tidak Memiliki TPA, Sarimukti Hanya Sementara

    • calendar_month Minggu, 21 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Senin 21 Februari 2005 sekitar pukul 02.00 WIB, tiba-tiba terdengar ledakan keras di kawasan Leuwigajah Kota Cimahi. Ledakan keras itu diikuti menyertai longsor sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah. Longsoran sampah langsung menyapu dua pemukiman yakni Kampung Cilimus dan Kampung Pojok. Dua pemukiman yang jaraknya sekitar 1 km dari […]

expand_less