Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Stunting atau gagal tumbuh anak karena kurangnya asupan gizi menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot Bandung). Dari data Dinas Kesehatan Kota Bandung, angka balita stunting mencapai 8,93 persen di tahun 2021.

Untuk menekan angka ini, Pemkot Bandung merekrut 151 penggerak bangga kencana kelurahan (PBKK) untuk disebar ke 30 kecamatan di Kota Bandung. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, dengan adanya penambahan tenaga penyuluh di tiap kecamatan bisa menyelesaikan permasalahan stunting dari hulu.

“Program Bangga Kencana ini harus bisa membantu sampai ke lapisan RT dan RW. Alhamdulillah hari ini telah ada 151 bangga kencana yang dilantik. Satu penggerak yang berasal dari warga sekitar bisa ada di setiap kelurahan dari warga sekitar. Sehingga bisa lebih memahami masalah masyarakat di sekitarnya,” ujar Yana, Selasa, 29 Maret 2022.

Yana berharap, persentase stunting yang saat ini termasuk tinggi, bisa kembali menurun pascapandemi.

Di tahun 2021, angka stunting di Kota Bandung mencapai 8,93 persen. Padahal sebelumnya pernah sampai menyentuh 6 persen lebih.

“Namun, saat Covid-19 mulai melonjak, angka stunting kita naik lagi,” akunya.

Terpilihnya 151 orang untuk menjadi penyuluh bangga kencana melalui beberapa tahap yang cukup panjang. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung, Andri Darusman menjelaskan, proses perekrutan dimulai dari Januari-Februari 2022.

“Tahapan yang dilalui mulai dari pendaftaran. Ada 511 orang pelamar yang kita saring dulu dari administrasi, lalu ujian tulis online, wawancara, pendaftaran ulang. Hingga akhirnya terpilihlah 151 orang yang akan ditugaskan di masing-masing kecamatan,” papar Andri.

Para penyuluh ini memperoleh pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuannya demi percepatan penurunan stunting di Kota Bandung.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Wahidin menilai, dengan adanya tambahan tenaga penyuluh Kota Bandung bisa menekan angka stunting.

“Usaha yang dilakukan selama in lebih besar konsentrasi di hilir. Ketika ada yang lahir stunting, kita baru sibuk mengurusi. Maka, strategi saat ini kita lakukan dari hulu,” ucap Wahidin.

Ia menjelaskan, jika setiap calon pengantin harusnya dalam waktu minimal tiga bulan sebelum menikah, harus didampingi oleh para penyuluh.

Tim pendamping keluarga ini menyosialisasikan bagaimana pola hidup dengan gizi seimbang serta penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah stunting.

“Karena menurut hasil riset, ketika perempuan dalam kondisi anemia dan hamil, kemungkinan besar dia akan melahirkan bayi stunting. Jika kita bisa dampingi para calon pengantin ini dari awal, saya yakin angka stunting bisa kita tekan,” jelasnya.

Salah satu peserta PBKK, Aep Saepul Hayat mengaku memilih pekerjaan ini karena senang untuk terjun langsung ke lapangan membantu permasalahan masyarakat dari hulu.

“Di wilayah di Lengkong itu, satu kecamatan saya yang pegang semuanya. Dibantu dari beberapa pihak, alhamdulillah indikator penggunaan alat kontrasepsi di Lengkong mencapai 70,8 persen. Ini angka yang sudah cukup ideal,” tutur Aep.

Selama ini, Aep telah melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat sekitarnya untuk memahami kegunaan alat kontrasepsi dan bagaimana mengatur pola hidup agar lebih sehat. Dengan begitu, masyarakat bisa mencegah kehamilan yang berpotensi melahirkan anak stunting.

“Mudah-mudahan target ke depan setelah adanya perekrutan tambahan, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terkait alat kontrasepsi dan pola hidup lebih sehat,” tambahnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana: Wajib Vaksin Dosis III Jika Akan Ke Ruang Publik

    Yana: Wajib Vaksin Dosis III Jika Akan Ke Ruang Publik

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Peraturan Wali (Perwal) Kota Bandung Nomor 80 tahun 2022 tentang Pemberlakuan PPKM Level 1 Covid-19 di Kota Bandung akan segera direvisi per Rabu, 6 Juli 2022. Hal ini disampaikan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung. “Perubahannya ada pada pengetatan dan persyaratan bagi ruang-ruang publik yang sudah kami beri relaksasi. […]

  • PTMT Bertahap Di Kota Bandung Berjalan Lancar

    PTMT Bertahap Di Kota Bandung Berjalan Lancar

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Bertahap di Kota Bandung berjalan dengan lancar. Hingga kini tidak ada kendala berarti, apalagi temuan terjadinya transmisi Covid-19. Hal itu tak lain karena kehati-hatian Pemerintah (Pemkot) Bandung dalam menyeleksi sekolah yang mengajukan PTMT Bertahap. Utamanya, berkenaan dengan kesiapan sekolah terkait protokol kesehatan. Dari 4 ribuan lebih […]

  • Covid-19 Semakin Landai, Pemkot Bandung Tetap Gencar 5M, 3T Dan Vaksinasi

    Covid-19 Semakin Landai, Pemkot Bandung Tetap Gencar 5M, 3T Dan Vaksinasi

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekitar 80 persen kelurahan di Kota Bandung sudah berada di zona hijau. Kendati demikian, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan tetap melakukan penanganan Covid-19 dengan 5M, 3T, dan percepatan vaksinasi. Kepala Dinkes Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara mengungkapkan, kasus Covid-19 di Kota Bandung dinilai turun berdasarkan beberapa indikator. Di antaranya kasus positif […]

  • Pemkot Bandung Ingin Optimalisasi dan Intensif Pemeliharaan Air Cibadak

    Pemkot Bandung Ingin Optimalisasi dan Intensif Pemeliharaan Air Cibadak

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PemkotBandung, DPRD Kota Bandung, Disbudpar, PDAM Tirtawening, Dinas PU didampingi Camat Cidadap, Lurah Ledeng dan Tokoh masyarakat meninjau lokasi Gedong Cai Tjibadak hingga akses dari Budi Asih hingga Cipaku Indah. Rangkaian kerja bersama ini dilakukan sebagai bentuk menjawab suara aspirasi yang diharapkan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan kearifan lokal yang bisa […]

  • Jelang G20, Kota Bandung Siap Sumbangkan Ide Dan Gagasan

    Jelang G20, Kota Bandung Siap Sumbangkan Ide Dan Gagasan

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Menjelang perhelatan Presidensi G20 Indonesia 2022, Kota Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum Urban 20 (U20). Forum tersebut mencoba merumuskan gagasan dan solusi tiga isu prioritas Presidensi G20. Yakni peran penting pemuda kota dan desa dalam pemulihan pasca pandemi, akselerasi inovasi teknologi dan literasi digital, serta pemulihan ekonomi pasca pandemi dengan penguatan […]

  • Triwulan I 2022, Bank Bjb Catatkan Pertumbuhan Laba 28,6% Year On Year

    Triwulan I 2022, Bank Bjb Catatkan Pertumbuhan Laba 28,6% Year On Year

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) berhasil mencatatkan kinerja positif pada triwulan I tahun 2022 berkat kolaborasi serta inovasi digitalisasi. Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan bank bjb menunjukan performa positif dan tumbuh lebih tinggi pada triwulan pertama tahun ini. Kinerja cemerlang ini berkat kerja keras […]

expand_less