Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Terkait Larangan Mudik Lebaran, Daddy Rohanady “ Tidak Bisa Asal Larang” Ini Bukan Zaman Manusia Sakti Mandraguna

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – “Tidak bisa asal larang,” jawab anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Komentar tersebut disampaikannya terkait soal larangan mudik ketika dihubungi  Mbinews.id via telefon genggamnya pada Senin (30/03/2020).

Menurut Daddy, masyarakat memilih mudik pasti bukan tanpa alasan. Memang, pilihan yang diambil masing-masing pemudik akan berbeda. Pertanyaannya bukan patuh atau tidak patuh pada larangan.

“Setiap pilihan yang diambil pasti punya konsekwensi logis. Kalau seseorang bertahan (tidak mudik), bisa jadi karena dia sudah menghitung biaya hidup selama diberlakukannya karantina wilayah atau katakanlah /lockdown/ total.

Kalau bekal itu tidak dimiliki, masa iya sih kita akan memilih diam dan menunggu ajal menjemput? Mana tahan manusia puasa 14 hari? Ini bukan zamannya manusia sakti mandraguna seperti zaman dahulu kala,” lanjut Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra itu.

“Pilihan bertahan atau mudik,” lanjut Daddy, “sangat tergantung pada daya dukung yang dimiliki masing-masing orang. Jika dia merasa aman bertahan, tidak mudik, saya yakin dia akan bertahan. Jika tidak, mungkin dia merasa lebih /save/ tinggal di kampung halaman bersama keluarga besarnya sampai wabah Covid-19 mereda.”

Di sisi lain, pemerintah dan hampir semua kepala daerah sudah secara terbuka meminta agar menjelang lebaran tahun ini masyarakat tidak mudik. Hampir di semua daerah, mereka yang mudik akan diperlakukan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) setiba di kampung halaman. Bahkan, bisa jadi mereka akan langsung dikarantina selama 14 hari jika ada indikasi sedang/berat terpapar  wabah yang berasal dari Wuhan-China tersebut.

“Boleh-boleh saja kita melarang orang mudik. Langkah itu memang pasti akan mengurangi makin meluasnya penyebaran Covid-19.

Tapi jangan lupa, kalau itu mau diberlakukan, siapkan dulu sembako untuk perbekalan selama diberlakukannya karantina wilayah. Kita juga harus menyiapkan hal-hal lain untuk kebutuhan mereka yang pendapatannya langsung terpukul, padahal ‘napasnya’ harian. Siapkah kita menanggulangi hal itu?” tanya dewan asal dapil Cirebon-Indramayu tersebut.

“Jika hanya melarang mudik tetapi tidak siap menanggung konsekuensinya, kita harus bersiap-siap menghadapi gelombang protes. Silakan saja pemerintah pusat/daerah memberlakukan Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ini bisa jadi darurat sipil. Tapi ingat, negara harus mengurus kehidupan rakyatnya. Kita semua tahu bahwa, siapa pun rela mati demi keluarganya yang kelaparan,” pungkas Daddy. (mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang RJPD 2025-2045, Bupati Bandung Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

    Musrenbang RJPD 2025-2045, Bupati Bandung Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025 – 2045 tingkat kabupaten di Grand Sunshine Soreng, Selasa (14/5/2024). Bupati mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung yang telah menyusun dokumen RPJPD 2025-2045, bersama-sama dengan DPRD Kabupaten Bandung. Selain itu […]

  • Program UKW Gratis Besutan Ridwan Kamil  Gelombang Ketiga Digelar di Kota Depok

    Program UKW Gratis Besutan Ridwan Kamil  Gelombang Ketiga Digelar di Kota Depok

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KOTA DEPOK – Program Uji Kompetensi Wartawan ( UKW) gratis bagi 1.000 wartawan yang digulirkan Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil gelombang ketiga digelar di Kota Depok, tepatnya di Zam Zam Tower, Jl. Margonda, Kota Depok, Jumat (17/03). Sebanyak 100 wartawan media cetak dan online turut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar dua hari berturut-turut […]

  • Komisi A DPRD Kota Bandung Radea Respati: Pencegahan dan Pemberantasan Barang Ilegal Berdampak Baik bagi PAD Kota Bandung

    Komisi A DPRD Kota Bandung Radea Respati: Pencegahan dan Pemberantasan Barang Ilegal Berdampak Baik bagi PAD Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menghadiri undangan Satpol PP Kota Bandung, pada acara Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN), dan Barang Bukti Hasil Penindakan (BHP) berupa 3,2 juta batang rokok serta 2047 botol minuman mengandung etil alkohol ilegal, di Halaman Kantor Satpol PP Kota Bandung, […]

  • Oded Hadirkan Program Buruan SAE Untuk Ketahanan Pangan

    Oded Hadirkan Program Buruan SAE Untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda, Oded M. Danial menyatakan, salah satu gagasan yang dibawanya usai dilantik menjadi Wali Kota Bandung pada 2018 lalu adalah menumbuhkan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat Kota Bandung dalam membentuk ketahanan pangan. Mengingat, 96 persen pasokan pangan bagi Kota Bandung berasal dari luar daerah. Tak pelak, ketika terjadi inflasi […]

  • Hari Pertama, PSBB Kota Sukabumi Tergolong Masih Tinggi

    Hari Pertama, PSBB Kota Sukabumi Tergolong Masih Tinggi

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tingkat pergerakan masyarakat di hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  di Kota Sukabumi tergolong masih tinggi. Tak heran jika Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi bersama unsur Forkopimda akan melakukan rekayasa arus, khususnya di jalan A.Yani.”Kita akan kembali lakukan rekayasa arus di Jalan A.Yani,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi disela pemantauan PSSB yang dipusatkan […]

  • Jelang Hari Bhayangkara Awal Juli, Pemkot Bandung Dan Polrestabes Bagikan 1.600 Paket Sembako

    Jelang Hari Bhayangkara Awal Juli, Pemkot Bandung Dan Polrestabes Bagikan 1.600 Paket Sembako

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Jelang Hari Bhayangkara pada 1 Juli, Polrestabes dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkolaborasi membantu warga terdampak Covid-19. Kali ini sebanyak 1.600 paket sembako disalurkan oleh Bhabinkamtibnas, PC Pemuda Panca Marga dan Resimen Mahasiswa. Bantuan ini berasal dari Yayasan Pikiran Rakyat, Masyarakat Tionghoa Peduli, Istana Grup dan MME. Pendistribusian bantuan dilakukan ‘door […]

expand_less