Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Terkait Larangan Mudik Lebaran, Daddy Rohanady “ Tidak Bisa Asal Larang” Ini Bukan Zaman Manusia Sakti Mandraguna

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – “Tidak bisa asal larang,” jawab anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Komentar tersebut disampaikannya terkait soal larangan mudik ketika dihubungi  Mbinews.id via telefon genggamnya pada Senin (30/03/2020).

Menurut Daddy, masyarakat memilih mudik pasti bukan tanpa alasan. Memang, pilihan yang diambil masing-masing pemudik akan berbeda. Pertanyaannya bukan patuh atau tidak patuh pada larangan.

“Setiap pilihan yang diambil pasti punya konsekwensi logis. Kalau seseorang bertahan (tidak mudik), bisa jadi karena dia sudah menghitung biaya hidup selama diberlakukannya karantina wilayah atau katakanlah /lockdown/ total.

Kalau bekal itu tidak dimiliki, masa iya sih kita akan memilih diam dan menunggu ajal menjemput? Mana tahan manusia puasa 14 hari? Ini bukan zamannya manusia sakti mandraguna seperti zaman dahulu kala,” lanjut Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra itu.

“Pilihan bertahan atau mudik,” lanjut Daddy, “sangat tergantung pada daya dukung yang dimiliki masing-masing orang. Jika dia merasa aman bertahan, tidak mudik, saya yakin dia akan bertahan. Jika tidak, mungkin dia merasa lebih /save/ tinggal di kampung halaman bersama keluarga besarnya sampai wabah Covid-19 mereda.”

Di sisi lain, pemerintah dan hampir semua kepala daerah sudah secara terbuka meminta agar menjelang lebaran tahun ini masyarakat tidak mudik. Hampir di semua daerah, mereka yang mudik akan diperlakukan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) setiba di kampung halaman. Bahkan, bisa jadi mereka akan langsung dikarantina selama 14 hari jika ada indikasi sedang/berat terpapar  wabah yang berasal dari Wuhan-China tersebut.

“Boleh-boleh saja kita melarang orang mudik. Langkah itu memang pasti akan mengurangi makin meluasnya penyebaran Covid-19.

Tapi jangan lupa, kalau itu mau diberlakukan, siapkan dulu sembako untuk perbekalan selama diberlakukannya karantina wilayah. Kita juga harus menyiapkan hal-hal lain untuk kebutuhan mereka yang pendapatannya langsung terpukul, padahal ‘napasnya’ harian. Siapkah kita menanggulangi hal itu?” tanya dewan asal dapil Cirebon-Indramayu tersebut.

“Jika hanya melarang mudik tetapi tidak siap menanggung konsekuensinya, kita harus bersiap-siap menghadapi gelombang protes. Silakan saja pemerintah pusat/daerah memberlakukan Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ini bisa jadi darurat sipil. Tapi ingat, negara harus mengurus kehidupan rakyatnya. Kita semua tahu bahwa, siapa pun rela mati demi keluarganya yang kelaparan,” pungkas Daddy. (mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isu Wakaf dan TKPP Menggantung, DPRD Pertanyakan Komitmen Wali Kota Sukabumi

    Isu Wakaf dan TKPP Menggantung, DPRD Pertanyakan Komitmen Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap dan respons Wali Kota Sukabumi yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD. Sorotan tajam tersebut terutama diarahkan pada kebijakan wakaf dan keberadaan Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP) yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan arah kebijakan. Wawan menegaskan, […]

  • Pemkot Bandung Dan BIN Gelar Vaksinasi Covid-19 Usia 12 – 17 Tahun

    Pemkot Bandung Dan BIN Gelar Vaksinasi Covid-19 Usia 12 – 17 Tahun

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, kolaborasi Pemkot Bandung dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia. Sejumlah siswa SMP dan SMA di Kota Bandung mulai menerima vaksinasi untuk usia 12-17 tahun. Salah satunya yang dilaksanakan di di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatra, Bandung, Rabu, (14/7/2021). Selain di Kota Bandung, BIN juga melaksanakannya di 13 provinsi lain. Di antaranya, DKI Jakarta, […]

  • Belum Terserap, Usulan Perpustakaan Wilayah Kembali Masuk Pada Musrenbang Kelurahan Gunungpuyuh

    Belum Terserap, Usulan Perpustakaan Wilayah Kembali Masuk Pada Musrenbang Kelurahan Gunungpuyuh

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Belum terserap pada usulan tahun sebelumnya, usulan pembangunan perpustakaan kembali diajukan pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Gunungpuyuh. Lurah Gunungpuyuh, Maman A. Rachman mengatakan, pada kegiatan Musrenbang untuk program tahun 2025 ini, terdapat 10 usulan program masayarakat yang telah dijaring dari hasil rembuk warga beserta unsur terkait lainnya. “Total ada […]

  • 6 Raperda di Usulkan Dalam Perubahan Propemerda Jabar Tahun 2022

    6 Raperda di Usulkan Dalam Perubahan Propemerda Jabar Tahun 2022

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DKI JAKARTA, MBINews.id – Sebagai upaya tindaklanjut penambahan usulan Ranperda Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Provinsi Jawa Barat Tahun 2022 yang diusulkan Gubernur Jawa Barat, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Barat mendatangi Direktorat Produk Hukum Daerah Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR ). Ketua Bapemperda DPRD Provinsi […]

  • BPJS Jamsostek di Kota Sukabumi, Dorong Universal Coverage Jamsotek

    BPJS Jamsostek di Kota Sukabumi, Dorong Universal Coverage Jamsotek

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUM,Mbinews.id– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus berupaya memperluas cakupan perlindungan sosial tenaga kerja melalui Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kota Sukabumi. Hal ini, untuk memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal, mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan guna melindungi dari berbagai risiko ekonomi dan sosial. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Ryan gustaviana mengatakan, perlindungan sosial memiliki […]

  • Sukses Akselerasi Bisnis, bank bjb Raih Penghargaan Innovative Bank in Digital Acceleration

    Sukses Akselerasi Bisnis, bank bjb Raih Penghargaan Innovative Bank in Digital Acceleration

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Inovasi layanan perbankan yang mengedepankan digitalisasi dan pengembangan bisnis yang berfokus pada kemudahan nasabah yang dilakukan bank bjb kembali berbuah manis. Berkat terobosan dan ide kreatif yang dilakukan manajemen, bank bjb meraih dua penghargaan yaitu Innovative Bank in Digital Acceleration dan penghargaan Kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) Wilayah Jawa-Bali dalam acara Bisnis […]

expand_less