Breaking News
Trending Tags

Pemkot dan Kejaksaan Negeri Bandung Utamakan Restorative Justice dalam Hukum

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Untuk menerapkan sistem hukum tajam ke atas dan humanis ke bawah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan fasilitas ruang mediasi kepada Kejaksaan Negeri Kota Bandung di Jalan Tera No. 20 pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, ruang mediasi ini akan digunakan sebagai jembatan penerapan restorative justice bagi masyarakat yang mengalami masalah hukum baik secara perdata atau pidana

“Tapi tentunya dengan syarat-syarat tertentu,seperti nilai kerugiannya tidak lebih dari Rp2,5 juta dan aturan lainnya yang sudah ditentukan oleh pihak kejaksaan,” ujar Yana.

Ia berharap, dengan adanya fasilitas ini bisa menekan jumlah terpidana. Sebab, tidak semua masalah hukum itu harus berujung ke pengadilan. Sehingga, dua belah pihak dari korban dan pelaku bisa menyelesaikan masalah dengan kearifan lokal.

“Hukum berlandaskan kearifan lokal itu kalau di Kota Bandung, kita saling someah satu sama lain. Semua insyaallah bisa diselesaikan dengan silaturahmi lewat mediasi. Mudah-mudahan perkara yang terjadi bisa diselesaikan dengan mediasi,” harapnya.

Ia menambahkan, fasilitas ini akan digunakan sesuai dengan durasi yang dibutuhkan Kejaksaan Agung dalam menyelesaikan perkara hukum lewat jalur mediasi.

Menanggapi hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Rachmad Vidianto menjelaskan, dengan adanya fasilitas ruang mediasi, masyarakat bisa mengikuti serangkaian prosesnya dari awal sampai akhir.

“Kalau ada perkara yang kemudian tidak kita limpahkan ke pengadilan, semua bisa mengikuti di sini. Jadi bisa tahu apa sebabnya, sehingga masyarakat bisa mengikuti,” jelas Rachmad.

Ia memaparkan, ada beberapa persyaratan untuk menjalankan proses mediasi ini, seperti pelaku baru melakukan perbuatan kriminal pertama kali, bukan pengulangan. Lalu, kerugiannya tidak boleh lebih dari Rp2,5 juta. Poin yang terpenting, korbannya mau memaafkan.

“Biasanya setelah perkara disidik oleh polisi, kami akan baca berkas perkaranya, dari situ kita bisa menilai. Kalau perkaranya kecil, kita bisa tanyakan kepada korbannya, memang benar tega akan memenjarakan seperti ini,” paparnya.

Menurut Rachmad, sebenarnya para korban itu tidak tega untuk menghukum para pelaku dan hanya ingin memberikan efek jera. Jika seperti ini, maka pihak Kejaksaan Agung akan mempertemukan kedua belah pihak untuk mediasi.

Dari pengalaman selama ini, sudah ada 5 perkara yang selesai di meja mediasi. Bahkan, korban dan pelaku saling tangis menangis.

“Dengan demikian kita bisa peka. Kadang-kadang orang yang mencuri misalnya curi pisang goreng, itu belum tentu jahat, tapi bisa jadi karena dia lapar dan tidak ada uang untuk beli,” katanya.

“Itu kemudian yang akan kita komunikasikan dan kita beri lapangan pekerjaan untuk mereka,” imbuhnya. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serius Tingkatkan Kesejahteraan Guru Non PNS, Oded Serahkan Honor PTK Non PNS Senilai Rp153 Miliar

    Serius Tingkatkan Kesejahteraan Guru Non PNS, Oded Serahkan Honor PTK Non PNS Senilai Rp153 Miliar

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyerahkan honorarium peningkatan mutu kepada para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non-PNS senilai Rp153 miliar.  Dana tersebut telah dicairkan pada tahap pertama sebesar Rp25,4 miliar untuk 5.810 PTK yang telah divalidasi. Penyerahan dilakukan serangkaian dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara dalam jaringan.  Oded mengungkapkan, […]

  • Komisi IV DPRD Jabar : Daerah Irigasi Caringin Haris Segera Diselesaikan Pemprov Jabar

    Komisi IV DPRD Jabar : Daerah Irigasi Caringin Haris Segera Diselesaikan Pemprov Jabar

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KAB.SUKABUMI, MBInews.id –  Untuk membicarakan penuntasan Daerah Irigasi Caringin yang sudah sangat lama penyelesaian nya, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menemui langsung UPTD PSDA Wilayah Sungai Cisadea – Cibareno Sukabumi, Jawa Barat. Anggota Komisi IV DPRD Jabat Daddy Rohanady mengatakan, pertemuan ini merupakan kesempatan pihaknya juga untuk bertemu dengan kepala UPTD yang baru sekaligus […]

  • Sikapi Pernyataan Jokowi, PWI Jabar Himbau Wartawan Jaga Kesehatan Saat Meliput Kasus Virus Corona “Covid-19”

    Sikapi Pernyataan Jokowi, PWI Jabar Himbau Wartawan Jaga Kesehatan Saat Meliput Kasus Virus Corona “Covid-19”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat merespons pernyataan Presiden RI Joko Widodo tentang adanya dua warga negara RI positif tejangkit virus Covid-19. Hal ini perlu disikapi seluruh wartawan dan anggota PWI khususnya di Jabar dengan arif dan waspada. Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat mengatakan saat wartawan meliput dan bersentuhan dgn wilayah yang […]

  • Hari Kartini, Siti Sebut Kartini Sebagai Akaelerator Bagi Perempuan  Dan Masa Depan Generasi

    Hari Kartini, Siti Sebut Kartini Sebagai Akaelerator Bagi Perempuan Dan Masa Depan Generasi

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 yang masih menjangkit nyaris di seluruh penjuru Indonesia mengisahkan sebuah tantangan dan dinamika di dalam kehidupan, terutama berkeluarga. Tak terkecuali Kota Bandung yang memiliki dinamika berbeda. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di dalam keluarga bukan hanya berdampak pada sisi kesehatan dan ekonomi. Sebab kebijakan yang memaksa seluruh anggota keluarga […]

  • Wisuda USB YPKP Mewisuda 579 Orang

    Wisuda USB YPKP Mewisuda 579 Orang

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana YPKP (USB-YPKP) kembali mengukir sejarah pada Minggu, 24 November 2024, dengan menggelar Wisuda Angkatan ke-21 Gelombang II Tahun Akademik 2023/2024. Sebanyak 579 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan dilepas untuk menghadapi tantangan di era 5.0. Wisudawan dari lulusan Program Magister Manajemen (104 orang), Magister Teknik Sipil (16 orang), dan Magister […]

  • Manjakan Konsumen, MODENA Perkenalkan Dua Kulkas Unggulan

    Manjakan Konsumen, MODENA Perkenalkan Dua Kulkas Unggulan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– MODENA, salah satu market leader dalam industri peralatan elektronik rumah tangga, kembali memperkenalkan dua kulkas unggulannya, yaitu RF 4310 MABK dan RF 4670 SABK. Kedua kulkas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga modern dengan menggabungkan teknologi mutakhir dan desain elegan, memastikan fungsionalitas dan estetika dapur. Branch Manager West MODENA, Bambang Setiawan, menjelaskan, pihaknya […]

expand_less