Breaking News
Trending Tags

Pemkot Kaji Sejumlah Solusi Alternatif Honorarium Guru dan TAS Non PNS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, BEDAnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mengkaji sejumlah solusi  alternatif terkait honorarium bagi guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) non PNS.

Pemkot Bandung memastikan, solusi yang bakal dipilih tetap berpegang pada regulasi yang ada.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan pemberian honorarium bagi guru dan TAS non PNS bukan hanya berdasarkan pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 014 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pemberian Honorarium Peningkatan Mutu Bagi Guru dan Tenaga Administrasi Sekolah Non Pegawai Negeri Sipil.

Namun, juga merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan.

“Jadi semangatnya hari ini kita mencari solusi. Hari ini kita baru merangkum berbagai masukan. Tapi solusi ini tidak boleh juga melanggar hukum,” kata Yana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (13/5/2019).

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 32 Tahun 2018, terdapat standar teknis pelayanan minimal (SPM) yang secara terpadu berskala nasional harus diregistrasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Apabila sudah sesuai dengan kriteria, maka data guru dan TAS non PNS tersebut akan muncul dalam Dapodik.

Yana mengungkapkan, sesuai laporan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, saat ini terdata 8.868 orang guru dan TAS non PNS yang sudah sesuai kualifikasi dan terverifikasi dalam Dapodik. Sementara 2.418 orang lainnya terdata tidak lulus kualifikasi.

“Jadi di Permendikbud itu ada standar kompetensi. Setelah diverifikasi tanggal 10 Mei 2019, ada beberapa yang tidak memenuhi standar sesuai Permendikbud. Karena Permendikbud juga menerapkan ada sanksi,” bebernya.

Yana menuturkan, jika dipaksakan memberikan honorarium kepada 2.418 orang guru dan TAS non PNS, maka hal itu melanggar aturan. Namun, dia menyatakan Pemkot Bandung tetap ingin mencari jalan keluar agar tetap ada solusi untuk persoalan tersebut.

“Itu belum terjawab, makanya kita cari solusi. Teman-teman sudah bekerja, jadi harus ada honornya. Tetapi selama itu tidak melanggar aturan. Karena tadi itu, ada aturan yang mengikat, kalau melanggar ada sanksi buat pimpinan,” tambahnya.

Yana juga merespon aspirasi guru dan TAS non PNS yang sulit mengejar jam mengajar selama 24 jam sesuai dengan aturan. Dari pengamatan sementara, hal itu tidak terlepas dari jumlah guru dan TAS non PNS yang terlalu banyak.

“Mungkin karena merekrut terus akhirnya overload. Tidak terpetakan kebutuhan sebenarnya. Mungkin saja dari jumlah 11.000 ini sudah overload sehingga untuk kejar 24 jam kan sulit,” bebernya.

Yana mengaku sulit memonitor jumlah jumlah guru dan TAS non PNS. Karena perekrutannya oleh kepala sekolah. Padahal, sambung dia, aturannya pengangkatan guru dan TAS non PNS itu tidak diberikan kepada kepala sekolah.

“Lazimnya itu karena sekolah merekrut sendiri. Tetapi saya tanya ke BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) tidak pernah memberi kewenangan untuk sekolah merekrut. Sekolah negeri harus dari Disdik atau Wali Kota. Sedangkan sekolah swasta cukup ketua yayasan tapi tetap harus melaporkan kepada Disdik,” tutur Yana. (BD)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Target, Oded Intensifkan Koordinasi Pemuktahiran Data Vaksinasi Covid-19

    Kejar Target, Oded Intensifkan Koordinasi Pemuktahiran Data Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku terus berkoordinasi dengan berbagai penyelenggara vaksinasi Covid-19. Hal itu agar data vaksinasi di Kota Bandung bisa terintegrasi secara tepat. Hal ini Oded sampaikan saat menerima Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat dalam rangka pertemuan awal Pemeriksaan Kinerja Atas Upaya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Tahun Anggara […]

  • Kapolda Jabar Pimpin Sertijab Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo Ke Kapolres Baru AKBP Sumarni

    Kapolda Jabar Pimpin Sertijab Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo Ke Kapolres Baru AKBP Sumarni

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kapolres Sukabumi Kota akhirnya resmi dijabat oleh AKBP Sumarni menggantikan AKBP Wisnu Prabowo pasca dilaksanakannya serah terima jabatan terhadap sejumlah pimpinan di kesatuan Polda Jabar, Rabu (27/05/2020). Sertijab berlangsung di aula Muryono Polda Jaba dipimpin oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi serta dihadiri oleh pejabat utama Polda Jabar dan diikuti oleh […]

  • RLPPD Kota Sukabumi Tahun 2023, Berikut Capaian Sektor Pendidikan

    RLPPD Kota Sukabumi Tahun 2023, Berikut Capaian Sektor Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menyampaikan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) memuat capaian kinerja makro, ringkasan capaian kinerja urusan pelayanan dasar, hasil EPPD dan opini atas laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun sebelumnya, ringkasan realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran daerah, dan inovasi daerah. “Hal ini, sesuai ketentuan peraturan pemerintah RI nomor […]

  • Dana KUR Bagi Petani Dinilai Belum Maksimal, Hergun : Cukup Gunakan Smart Phone Beres..!

    Dana KUR Bagi Petani Dinilai Belum Maksimal, Hergun : Cukup Gunakan Smart Phone Beres..!

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemanfaatan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani sampai saat ini tergolong belum maksimal. Padahal, semenjak pemerintah menggelontorkan program KUR sejak tahun 2007 sampai saat ini kurang lebih sudah tersalurkan mencapai Rp625 triliun. Dan ditahun 2019 dinyatakan sebesarRp190 triliun, sementara di tahun 2020 ini tentu saja akan lebih tinggi. “Secara nasional, […]

  • Pansus LKPJ Berharap,  LRA Itu Bisa Dilengkapi Dengan Hasil Audit Dari BPK RI

    Pansus LKPJ Berharap, LRA Itu Bisa Dilengkapi Dengan Hasil Audit Dari BPK RI

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tuntasnya pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun Anggaran 2020, yang dilakukan oleh Panitia Khsuss (Pansu). Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi mendapatkan beberapa rekomendasi dari Pansus LKPJ. Diantaranya mengenai, Laporan Realisasi Anggaran (LRA) yang digunakan dalam LKPJ, dimana Pansus meminta LRA tersebut seharusnya di lengkapi dengan data yang sudah diaudit oleh […]

  • Usulan Penentuan Pimpinan Fraksi ,  Surat Gerindra Yang Belum

    Usulan Penentuan Pimpinan Fraksi , Surat Gerindra Yang Belum

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id- Wakil Pimpinan DPRD Kota Sukabumi Sementara Jona Arizona mengatakan, jika pembentukan fraksi-fraksi sebagian surat dari partai politik sudah masuk ke sekretariat DPRD. Termasuk surat usulan penentuan unsur pimpinan.”Surat dari parati politik untuk unsur pimpinan yakni Ketua dan dua wakil pimpinan sudah sebagian masuk, Yakni dari partrai Golkar dan PKS, sedangkan dari Partai Gerindra […]

expand_less