Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Kaji Sejumlah Solusi Alternatif Honorarium Guru dan TAS Non PNS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, BEDAnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mengkaji sejumlah solusi  alternatif terkait honorarium bagi guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) non PNS.

Pemkot Bandung memastikan, solusi yang bakal dipilih tetap berpegang pada regulasi yang ada.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan pemberian honorarium bagi guru dan TAS non PNS bukan hanya berdasarkan pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 014 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pemberian Honorarium Peningkatan Mutu Bagi Guru dan Tenaga Administrasi Sekolah Non Pegawai Negeri Sipil.

Namun, juga merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan.

“Jadi semangatnya hari ini kita mencari solusi. Hari ini kita baru merangkum berbagai masukan. Tapi solusi ini tidak boleh juga melanggar hukum,” kata Yana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (13/5/2019).

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 32 Tahun 2018, terdapat standar teknis pelayanan minimal (SPM) yang secara terpadu berskala nasional harus diregistrasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Apabila sudah sesuai dengan kriteria, maka data guru dan TAS non PNS tersebut akan muncul dalam Dapodik.

Yana mengungkapkan, sesuai laporan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, saat ini terdata 8.868 orang guru dan TAS non PNS yang sudah sesuai kualifikasi dan terverifikasi dalam Dapodik. Sementara 2.418 orang lainnya terdata tidak lulus kualifikasi.

“Jadi di Permendikbud itu ada standar kompetensi. Setelah diverifikasi tanggal 10 Mei 2019, ada beberapa yang tidak memenuhi standar sesuai Permendikbud. Karena Permendikbud juga menerapkan ada sanksi,” bebernya.

Yana menuturkan, jika dipaksakan memberikan honorarium kepada 2.418 orang guru dan TAS non PNS, maka hal itu melanggar aturan. Namun, dia menyatakan Pemkot Bandung tetap ingin mencari jalan keluar agar tetap ada solusi untuk persoalan tersebut.

“Itu belum terjawab, makanya kita cari solusi. Teman-teman sudah bekerja, jadi harus ada honornya. Tetapi selama itu tidak melanggar aturan. Karena tadi itu, ada aturan yang mengikat, kalau melanggar ada sanksi buat pimpinan,” tambahnya.

Yana juga merespon aspirasi guru dan TAS non PNS yang sulit mengejar jam mengajar selama 24 jam sesuai dengan aturan. Dari pengamatan sementara, hal itu tidak terlepas dari jumlah guru dan TAS non PNS yang terlalu banyak.

“Mungkin karena merekrut terus akhirnya overload. Tidak terpetakan kebutuhan sebenarnya. Mungkin saja dari jumlah 11.000 ini sudah overload sehingga untuk kejar 24 jam kan sulit,” bebernya.

Yana mengaku sulit memonitor jumlah jumlah guru dan TAS non PNS. Karena perekrutannya oleh kepala sekolah. Padahal, sambung dia, aturannya pengangkatan guru dan TAS non PNS itu tidak diberikan kepada kepala sekolah.

“Lazimnya itu karena sekolah merekrut sendiri. Tetapi saya tanya ke BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) tidak pernah memberi kewenangan untuk sekolah merekrut. Sekolah negeri harus dari Disdik atau Wali Kota. Sedangkan sekolah swasta cukup ketua yayasan tapi tetap harus melaporkan kepada Disdik,” tutur Yana. (BD)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aplikasi Lapor Kota Bandung, Sukses Raih Penghargaan Solusi Digital Dunia

    Aplikasi Lapor Kota Bandung, Sukses Raih Penghargaan Solusi Digital Dunia

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Aplikasi Lapor! yang digagas oleh Bandung Command Center (BCC) Pemerintah Kota Bandung sukses meraih penghargaan sebagai solusi digital dunia. Kota Bandung terpilih sebagai salah satu dari 3 kota di Indonesia sebagai Kota Pemberdayaan IEA untuk Masa Depan Net Zero yang dibangun berdasarkan hasil konsultasi. Ini melibatkan lebih dari 125 pakar dan […]

  • Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD  Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

    Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan,  perusahaan milik daerah harus mampu memberikan keuntungan bagi daerah, selain menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Penegasan itu disampaikan Ayep saat memberikan pengarahan kepada jajaran Perumda Tirta Bumi Wibawa dan PD Waluya di Balai Kota Sukabumi. Selasa, (10/3/2026). Dalam arahannya, Ayep meminta adanya perubahan pola pikir dalam pengelolaan Badan […]

  • Komisi B Tagih Sejumlah Program Kerja Disbudpar

    Komisi B Tagih Sejumlah Program Kerja Disbudpar

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi B DPRD Kota Bandung tagih program kerja Disbudpar Kota Bandung. Hal tersebut dibahas dalam rapat kerja membahas evaluasi Program Kerja sampai Triwulan II Tahun anggaran 2022 bersama Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung pada Jumat, (1/7/2022). Rapat ini dipimpin langsung Ketua Komisi […]

  • Wakil Walikota Bandung, Yana : Sangat  Menyesalkan Jika Ada Warga Yang Menolak Jenazah & Menjauhi Penderita Covid-19

    Wakil Walikota Bandung, Yana : Sangat Menyesalkan Jika Ada Warga Yang Menolak Jenazah & Menjauhi Penderita Covid-19

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai penyintas Coronavirus disease 2019 (Covid-19), Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana sangat paham rasanya berjuang melawan penyakit akibat virus yang menyerang organ pernafasan itu. Ia mengalami hari-hari berat harus menjalani pengobatan sendirian di rumah sakit. Maka, ia sangat menyayangkan ketika ada orang-orang yang secara sosial menjauhi orang yang menderita Covid-19. Bahkan […]

  • Ziarah Ke Makam Bupati Bandung, Oded Belajar Dari Para Terdahulu

    Ziarah Ke Makam Bupati Bandung, Oded Belajar Dari Para Terdahulu

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Menjelang Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB), Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berziarah ke makam para Bupati Bandung terdahulu, Kamis 23 September 2021. Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, Para Pimpinan Forkopimda, serta Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. Pada Pukul […]

  • Di inisiasi Bappeda, Ini Kata Wali Kota Sukabumi, Terkait Forum Konsultan Publik

    Di inisiasi Bappeda, Ini Kata Wali Kota Sukabumi, Terkait Forum Konsultan Publik

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI.Mbinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik, untuk menyusun rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi tahun 2024. Forum yang dilakukan tersebut,  untuk merencanakan program pembangunan sesuai dengan tema pembangunan tahun 2024 yakni meningkatkan kondusifitas kota untuk keberlangsungan pembangunan, dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, beserta jajaran aparatur dilingkungan […]

expand_less