Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Peneliti Komunikasi Lingkungan Unpad Bahas Persoalan Sampah dan Air di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Komisi C DPRD Kota Bandung mengundang Peneliti Pusat Studi Komunikasi Lingkungan Universitas Padjadjaran Dr. Herlina Agustin, untuk membahas solusi masalah sampah, di Ruang Komisi C, Kamis, 7 November 2024.

Pertemuan itu dipimpin Ketua Komisi C Agus Hermawan,dan
Wakil Ketua Komisi C, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., serta anggota K9misi C DPRD Lota Banding.

Dr Herlina Agustin dalam paparannya, Herlina mengelompokkan sejumlah faktor yang pemicu persoalan sampah di Kota Bandung. Hal yang memengaruhi persoalan sampah yakni pertumbuhan penduduk dan urbanisasi, pola konsumsi yang tinggi dan budaya konsumtif sekali pakai, hingga produksi sampah makanan yang begitu besar.
Persoalan sampah juga erat kaitannya dengan budaya dan kesadaran lingkungan yang masih rendah, keterbatasan alternatif pengelolaan sampah organik, serta dampak industri dan aktivitas komersial melalui kemasan-kemasan pemicu produksi sampah masif.
Pemilahan sampah itu sulit. Industri juga harus bertanggung jawab atas produk dan kemasan yang memicu pola konsumsi publik sehingga menimbulkan sampah. Masyarakat juga harus bertanggung jawab tetapi pola reward dan punishment nanti harus dibuat dalam sebuah sistem.

Lebih jauh dikatakan permasalahan keterbatasan dan pemilahan sampah di Kota Bamdung, diikuti dengan kurangnya infrastruktur daur ulang dan bank sampah, di tengah persoalan TPA Sarimukti yang sudah melebihi kapasitas.
Selain soal sampah, Herlina juga menyinggung tentang ancaman krisis air yang dihadapi Kota Bandung. Saat ini terjadi penurunan tanah di beberapa titik di Bandung yang berkisar 5-10 sentimeter, juga 15-20 sentimeter per tahun.

Di daerah Gedebage, penurunan tanah berkisar 8-10 sentimeter per tahun. Kondisi ini diperburuk dengan wilayah tangkapan air di Bandung utara yang beralih fungsi. Padahal, diperlukan setidaknya lima ribu hektare ruang terbuka hijau (RTH) untuk menjadi resapan air di Kota Bandung.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mengatakan, Kota Bandung tidak memiliki rencana induk sistem drainase. Dalam sisi kelembagaan di Pemerintah Kota Bandung, komunikasi antardaerah juga lemah. Urusan lingkungan, banjir, sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu dinas atau Kota dan Kabupaten. Ini harus kerja bersama. Jadi tidak boleh ada ego sektoral. Di kawasan utara sudah gundul parah. RTH kita sangat terbatas. Idealnya untuk Bandung perlu dipikirkan edukasinya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah mengatakan , permasalahan lingkungan dan mencari pola ideal dalam penanganan polemik seperti sampah, di Kota Bandung.
Perda Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah tetapi kita masih dalam kondisi darurat sampah. Zero waste. Kalaupun sekarang ada progress pembangunan TPST di beberapa titik, ditambah lagi komunitas-komunitas penggerak, tetapi belum signifikan .
Anggota Komisi C, Yoel Yosaphat berharap pertemuan ini bisa berlanjut menuju langkah-langkah terwujud agar setiap ancaman bencana ekologi bisa dihindari.

Anggota Komisi C, Sutaya menilai langkah-langkah optimistis patut dirawat sehingga muncul banyak alternatif dan jalan keluar dari masalah lingkungan.
Anggota Komisi C, Iqbal Mohamad Usman menjelaskan, bila ditinjau dari aspek tata kelola pemerintahan, penting untuk mengawali pembenahan dari hulu permasalahan. Produksi sampah, misalnya, masih harus ditekan dari perilaku masyarakat yang selama ini mudah tergiur menggunakan kemasan pemicu sampah baru.

Wakil Ketua Komisi C, Agus Andi Setyawan mengatakan, DPRD Kota Bandung tentu akan selalu siap mendukung dari sisi anggaran bila programnya terukur.
Ketua Komisi C, Agus Hermawan mengatakan, konsultasi bersama akademisi ini merupakan langkah serius DPRD Kota Bandung untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.
Setelah pertemuan ini kita punya gagasan, untuk mengawal kinerja dinas terkait. Nanti hasilnya akan kita pelajari, dan kami akan mengembangkan ide tersebut,” tutur Agus. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan Prabowo-Gibran Nyatakan Sikap Dukungannya

    Relawan Prabowo-Gibran Nyatakan Sikap Dukungannya

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Bandung, MBINews.id – Para seniman se Jawa Barat yang tergabung dalam komunitas Sawargi menyatakan sikap untuk mendukung dukungan keoada Paslon no. 2, Prabowo-Gibran. Hal itu terungkap dalam sebuah pertemuan yang dilaksanakan di RM Cibiuk kota Bandung, pada Senin, (22/1/2024). Ketua Relawan Sawargi Ridwan Ch.Mafris mengatakan pada pertemuan Senin, 22 Januari 2024 sore itu merupakan sebuah […]

  • Tingkatkan PAD, BPKPD Luncurkan Smart Elok dan Portal Origin

    Tingkatkan PAD, BPKPD Luncurkan Smart Elok dan Portal Origin

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalu Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, melaunching Smart Elok dan Portal Origin, dalam mengimplementasikan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Peluncuruan kedua aplikasi tersebut langsung dilakukan oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, dalam High Level Meeting, yang diadakan oleh Bank BJB mengenai implementasi mengenai Implementasi ETPD melalui strategi […]

  • Disbudpar Kota Bandung berikan Anugrah kepada 15 Budayawan

    Disbudpar Kota Bandung berikan Anugrah kepada 15 Budayawan

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 15 pelaku budaya di Kota Bandung bakal mendapatkan penghargaan dalam Anugerah Budaya Kota Bandung 2024 yang akan diselenggarakan di Hotel Grand Pasundan Kota Bandung, Sabtu, 2 November 2024 mendatang. Bukan hanya untuk perorangan, penghargaan Anugerah Budaya Kota Bandung juga diberikan kepada komunitas, kelompok, lembaga hingga pelaku usaha. Dari data yang didapat, […]

  • KPU Kab Bandung Gelar Rakor, Undang Stakeholder Pemangku Kepentingan

    KPU Kab Bandung Gelar Rakor, Undang Stakeholder Pemangku Kepentingan

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews.id –KPU Kab Bandung gelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Hotel Sunshine Soreang Kab Bandung (23/11/2023) dengan mengundang para PPK di kecamatan di wilayah Kab Bandung . Ketua KPU Kab Bandung, Syam Zamiat Nursyamsi mengatakan, kami pihak KPU Kab Bandung sedang melaksanakan  Rakor untuk penetapan titik lokasi kampanye, rapat umum buat pemasangan Alat Peraga […]

  • Akibat Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Bekas Menurun

    Akibat Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Bekas Menurun

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tingkat penjualan mobil bekas mengalmi penurunan tajam, sejak Juli hingga Oktober 2020. Penurunan tersebut salah satunya diakibatkan oleh pandemi Virus Covid-19. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pemilik showroom di Jalan Lingkar Selatan Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi A. Salimi, mengungkapkan, semenjak adanya virus tersebut, hanya mampu menjual satu unit saja per satu bulan, bahkan […]

  • DPRD Jabar, Elin Suharliah Dorong Bumdes di Jabar Agar memberikan solusi dan Peluang Usaha

    DPRD Jabar, Elin Suharliah Dorong Bumdes di Jabar Agar memberikan solusi dan Peluang Usaha

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    MBInews.is – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Hj Elin Suharliah mendorong Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Jabar agar dapat mengembangkan peluang usahanya diberbagai sektor. Terutama untuk BUMDes pada sektor strategis yang dapat meningkatkan perekonomian berbasis kemasyarakatan. Banyak bidang usaha yang bisa dijalankan dan terkelola dengan baik. Sehingga dapat […]

expand_less