Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pentas Seni Virtual Jadi Penutup HJKB Tahun Ini

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pagelaran pentas seni virtual bertajuk ‘Bandung Harmoni, Tuntaskan Pandemi’ menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB). Kegiatan tersebut juga berlangsung offline secara terbatas di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Acara tersebut dimeriahkan penampilan akustik, seni tari anak-anak disabilitas binaan RBM, Paduan Suara Mahasiswa UPI, Mario Kahitna, dan ditutup wayang golek.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, pentas seni virtual bukan hanya rangkaian HJKB saja, tetapi juga memberi ruang bagi seniman dalam mengembangkan kreativitas berkesenian, sekaligus memperkokoh jati diri warga Kota Bandung.

“Saya merasa bangga, warga Kota Bandung hampir tidak pernah kehilangan gagasan dalam mengembangkan seni budaya, yang sebagian di antaranya berkembang menjadi industri kreatif,” kata Oded.

Menurutnya, seni budaya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari peradaban manusia. Mengingat, kreativitas lahir dari pemikiran filsafat, kesusastraan, dan wacana ilmiah, sebagai hasil interaksi manusia dengan sesama, alam, serta sang maha pencipta.

“Seni budaya juga sering disebut sebagai pembentuk karakter, baik melalui pembiasaan maupun pendidikan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengisi setiap sudut rasa dan pikiran serta diwujudkan dalam perilaku,” tuturnya.

Oded menilai, pentas seni virtual bisa menjadi tontonan dan juga tuntutan. Tontonan karena sifatnya yang menghibur, sedangkan tuntutan karena sarat dengan ajakan yang bersifat mendidik, informatif, serta memberikan pilihan kehidupan.

“Tidaklah berlebihan jika pentas seni virtual bisa disebut sebagai media komunikasi, terutama untuk menyampaikan pesan-pesan yang perlu diketahui, dipahami, dan dilaksanakan masyarakat luas,” kata dia.

Melalui pentas seni virtual, terang Oded, para pengisi panggung bisa mengajak penonton atau audiens untuk berpartisipasi dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19, menyukseskan program vaksinasi, dan membantu memulihkan ekonomi.

“Begitu pula para penonton terhibur serta dapat memetik dan menerapkan nilai-nilai kehidupan yang disampaikan pengisi panggung di sela-sela acaranya,” ujarnya.

Oded berharap pentas seni virtual dapat memberikan nilai tambah peringatan HJKB dengan mengajak masyarakat terus membantu komponen pemerintahan mengatasi permasalahan-permasalahan aktual, khususnya terkait pandemi Covid-19.

“Pentas seni virtual malam ini menguatkan peran seniman dalam mengembangkan kreativitas berkesenian serta menjadi momentum penguatan peran serta masyarakat mewujudkan Kota Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis,” harapnya.

Pada kegiatan tersebut hadir pula Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna, Ketua RBM Kota Bandung, Siti Muntamah dan Wakil Ketua RBM Kota Bandung, Yunimar Mulyana.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari menjelaskan, hadirnya pentas seni virtual sebagai upaya Pemkot dalam memelihara seni budaya tradisional.

Sebab sudah hampir dua tahun ini para pegiat seni khususnya wayang, tidak bisa tampil di tengah-tengah masyarakat untuk mengekspresikan karyanya.

“Nah sekarang mereka dikasih kesempatan untuk tampil dan mudah-mudahan ini menjadi tanda bangkitnya kembali apresiasi dan karya-karya seni,” tuturnya.

“Ini juga untuk mengobati kerinduan warga dan para seniman untuk berekspresi menampilkan karya-karyanya,” imbuhnya.

Pagelaran ini menjadi awal tanda kebangkitan Kota Bandung dari pandemi Covid-19. Sehingga para seniman bisa kembali mengekspresikan karya-karyanya.

“Di Perwal terbaru kegiatan seni budaya sudah diperbolehkan, mudah-mudahan Bandung semakin baik,” harapnya.

“Tadi kita juga menampilkan seniman difabel itu sebagai bentuk perhatian bahwa kami ini sifatnya inklusif jadi tidak membeda-bedakan, siapapun berhak untuk menghasilkan dan mengekspresikan seni budayanya,” tutur Kenny. (tan)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca terjadinya Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi Prioritaskan Wisata Lokal

    Pasca terjadinya Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi Prioritaskan Wisata Lokal

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pemerintah Kota Sukabumi akan memprioritaskan wisata lokal, pasca terjadinya pandemi covid – 19. Hal itu diungkapkan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, saat membuka pelatihan tata kelola bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata yang diadakan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), disalah satu Hotel kawasan jalan Suryakencana. Rabu, (2/6/2021).”Kota Sukabumi memliki banyak potensibesar dalam wisata lokal. […]

  • Wakil Wali Kota Sukabumi, Ikuti CSS XX

    Wakil Wali Kota Sukabumi, Ikuti CSS XX

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews,id– Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami menghadiri Gala Dinner City Sanitation Summit (CSS) XX yang diselenggarakan selama tiga hari dari Selasa – Kamis, 6-8 September 2022, di Kabupaten Tangerang Selatan. City Sanitation Summit merupakan ajang pertemuan untuk bertukar pengalaman, pengetahuan terhadap kegiatan sanitasi dan selanjutnya membangun kemitraan serta mendorong upaya advokasi, promosi, dan […]

  • Sepanjang Triwulan Pertama, Pemkot Sukabumi Terima Puluhan Aduan Dari Masyarakat

    Sepanjang Triwulan Pertama, Pemkot Sukabumi Terima Puluhan Aduan Dari Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sepanjang triwulan pertama, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menerima aduan berupa masukan dan pemikiran yang disampaikan masyarakat lewat aplikasi Sukabumi Participated Responder (Super), dan e- Lapor sebanyak 40 pengaduan.”Pada periode Januari, Pebruari, dan Maret (Triwulan pertama), ada sekitar 40 aduan pemikiran yang masuk. Yakni, sebanyak 15 melalui e-Lapor, dan 25 lagi melalui aplikasi Super,”terang Kabid […]

  • Revisi Raperda Untuk Melindumgi dan Merawat keberadaan Cagar Budaya di Kota Bandung

    Revisi Raperda Untuk Melindumgi dan Merawat keberadaan Cagar Budaya di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung melalui Panitia (Pansus) 4 kini tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Cagar Budaya. Anggota Pansus 4 DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, A.Md menyampaikan, Raperda ini merupakan revisi dari Raperda sebelumnya, dan diharapkan bisa lebih melindungi keberadaan bangunan cagar budaya di Kota Bandung. […]

  • Langkah Akhir Menuju Perda PKL Baru di Kota Bandung

    Langkah Akhir Menuju Perda PKL Baru di Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) akan segera disahkan menjadi Perda. Ketua Pansus 6 DPRD Kota Bandung, Drs. Riana, mengungkapkan bahwa Raperda ini akan segera dibawa ke forum Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung. “Sebetulnya, pengusulan Perda tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL sudah ada di Bapemperda cukup lama. […]

  • Datang dari Bandung, Mantan PJ Wali Kota Sukabumi Turun Bertanding di PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi

    Datang dari Bandung, Mantan PJ Wali Kota Sukabumi Turun Bertanding di PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 710
    • 0Komentar

    SUKABUMI ,Mbinewa.id– Turnamen PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Wilayah Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji. Ia menilai ajang yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi tersebut menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi jumlah peserta maupun tingkat persaingan. Turnamen berlangsung di GOR Rengganis, Kelurahan Selabatu, Kecamatan […]

expand_less