Breaking News
Trending Tags

Perkembangan Koperasi secata Kuantitas Banyak tapi 50 persen Gagal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Upaya membangun koperasi yang mandiri dan berdaya saing, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jawa Barat menggelar Focus Group Discussion ( FGD ) dengan mengusung tema ‘Melalui Transformasi Inovasi Kita Wujudkan Kemandirian Koperasi’ di Gedung Senbik, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (22/8/2023).

FGD ini merupakan rangkaian kegiatan jelang puncak peringatan Hari Koperasi ke-76 Tahun 2023 tingkat Jawa Barat.

Moderator FGD, Ida Hindarsah, sekaligus selaku divisi Informasi dan Kejasama Dekopinwil Jabar menyampaikan, perkembangan koperasi di Indonesia secara kuantitas memang banyak, namun faktanya banyak yang gagal atau gugur, sebanyak hampir 50 persen , dibuktikan dengan data (jumlah) koperasi yang aktif,” ujarnya.

Atas dasar itulah, lanjut Ida, FGD ini digelar sesuai dengan tema yang diusung. Bagaimana caranya meningkatkan koperasi yang mandiri dan berdaya saing, salah satunya dengan melakukan inovasi.

“Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan keberadaan koperasi menjadi Soko guru ekonomi nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Inovasi dalam koperasi, menurutnya, doing new things, melakukan dan mendapatkan sesuatu yang baru. “Bisa dari proses nya, bisa dari produknya dan bisa dari menejerial nya,” kata Ida.

“Artinya, melalui transformasi (inovasi) ini koperasi bis lebih mandiri. Untuk itu kami mengundang dua narasumber dari unsur akademisi dan praktisi koperasi,” sambungnya.

Hadir sebagai narasumber FGD, Rektor IKOPIN University, Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, mengatakan, dunia sudah berubah maka cara untuk menyesuaikan diri dengan perubahan itu adalah inovasi.

“Tadi saya sampaikan, inovasi yang pertama itu adalah perlunya iklim kebijakan politik dan ekonomi suportif terhadap koperasi,” ungkapnya.

Dirinya melihat, koperasi itu bisa diartikan sebagai hak konstitusional dari warga negara Indonesia. Oleh karena itu, kata Prof Agus, bila perspektif ini kita kembangkan kita bisa mencontoh seperti negara Jerman.

“Di Jerman itu, satu dari dua orang angkatan kerja nya itu anggota koperasi. Satu dari empat orang penduduknya anggota koperasi, maju dia (negara),” ujarnya.

Selain di Jerman, dirinya juga mencontohkan keberhasilan koperasi di negara lain, seperti Kanada dan negara maju lainnya.

“Artinya apa, koperasi berkembang di negara maju. Kita punya undang undang dasar. Kalau ini kita kerjakan, kita pun akan bergerak seperti bangsa Jerman, bangsa Kanada, Korea, Jepang. Karena koperasi itu kuat di sana,” ucap Prof Agus.

Lalu, kenapa di negara kita koperasi belum kuat?. Alasan pertama, kata Prof Agus, dukungan politik harus menuju ke arah sana. Yang kedua harus banyak latihan.

“Kemampuan tidak akan berkembang bila tidak memiliki banyak kesempatan. Kemampuan akan berkembang kalau banyak latihan. Pengawasnya bagus, manajer nya bagus. Ujung-ujungnya ke mana, ke pendidikan,” ujarnya.

Untuk itulah, sebagai Rektor IKOPIN mengharapkan banyak dukungan kurikulum baru di universitasnya untuk mendukung apa yang dituntut oleh koperasi dan kemajuan koperasi.

Sementara, Akhmad Afandi selaku praktisi koperasi, melalui FGD ini ingin mensosialisasikan cara-cara berkoperasi yang benar dan baik. Karena pada umumnya, kata Akhmad, saat ini koperasi bergerak tidak sesuai jati diri koperasi itu sendiri.

“Ada koperasi yang orientasinya sih kelihatan bagus tapi tidak sesuai jati diri koperasi. Yang kedua, banyak koperasi yang gagal bayar, (konotasi) abal-abal dan penipuan karena berkedok koperasi. Dan yang ketiga, maaf ada koperasi yang sampai sekarang eksis puluhan tahun tapi tetap kecil aja (SHU). Jadi terkesan seperti peliharaannya si pendiri,” tuturnya.

Menurutnya, koperasi yang benar dan baik adalah lembaga yang berorientasi kepada benefit. “Jadi lembaga pemberdayaan yang berorientasi pad benefit. Yang harus diberdayakan adalah anggota sesuai dengan tujuan. Tujuannya memajukan kesejahteraan anggota,” tegasnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretaris DPRD Kota Bandung: Tunjangan Dewan Adalah Hak Normatif, Bukan Penghasilan Tambahan

    Sekretaris DPRD Kota Bandung: Tunjangan Dewan Adalah Hak Normatif, Bukan Penghasilan Tambahan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Sorotan publik terkait besarnya penghasilan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dijawab oleh Sekretaris DPRD Kota Bandung, H. Yasa Hanafiah, SE, MM. Menurutn Yasa, seluruh komponen penghasilan yang diterima anggota dewan, termasuk tunjangan perumahan, bukanlah tambahan semata melainkan bentuk pemenuhan hak normatif yang diatur oleh peraturan perundang-undangan. Yasa menjelaskan, […]

  • HUT Persit Chandra Kirana Makodim 0624 di Isi Dengan Donor Darah

    HUT Persit Chandra Kirana Makodim 0624 di Isi Dengan Donor Darah

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Kegiatan Donor Darah dalam rangka hari ulang Persit Kartika Chandra Kirana Ke – 78 ,tahun 2024 di gedung Toha Makodim 0624 Kab Bandung. (22/2/2024) Ketua Persit Chandra Kirana cabang XLVI Kodim 0624/Kab Bandung, dr. Neng Sari Hamzah Budi Susanto mengatakan, dalam kegiatan HUT Persit Chandra Kirana, kami bekerja sama dengan yayasan […]

  • Pemkot Bandung Apresiasi Gerindra  Bantu Warga Terdampak Pademi

    Pemkot Bandung Apresiasi Gerindra Bantu Warga Terdampak Pademi

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi pihak-pihak yang masih peduli terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan DPC Partai Gerindra Kota Bandung dengan memberikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak di Kota Bandung. Gerindra melaksanakan itu dalam rangkaian ulang tahun ke-13. “Sangat banyak yang terkenda dampak sosial dan ekonomi. Alhamdulillah dalam […]

  • Relawan ‘Kita Waras’ Siap Menangkan Mas Waras Dengan Ribuan Anggotanya

    Relawan ‘Kita Waras’ Siap Menangkan Mas Waras Dengan Ribuan Anggotanya

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BEKASI, Mbinews.id – Ratusan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga masyarakat Kabupaten Bekasi berkumpul di Desa Suka Indah Kecamatan Suka Karya Kabupaten Bekasi. Ratusan Tokoh yang terdiri dari 6 kecamatan, yaitu Kecamatan Suka Karya, Kedung Waringin, Muara Gembong, Suka Tani, Pebayuran dan Tambun Utara berbondong-bondong mengikuti acara ngopi bareng bersama Caleg Anggota DPRRI PDI Perjuangan […]

  • Komisi I Temui Perlakuan Penanganan Aset Yang Tidak Tepat Pasca Bencana Banjir Bandang Garut

    Komisi I Temui Perlakuan Penanganan Aset Yang Tidak Tepat Pasca Bencana Banjir Bandang Garut

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    GARUT, MBINews.id – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau kondisi Desa Sukaratu Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Rabu (20/7/2022). Desa Sukaratu sendiri merupakan satu dari sekian daerah yang terdampak banjir bandang, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari lalu di Kabupaten Garut. Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sadar Muslihat mengungkapkan, […]

  • Komisi B DPRD Kota Bandung, Siti Nurjanah Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Arcamanik

    Komisi B DPRD Kota Bandung, Siti Nurjanah Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Arcamanik

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Hj. Siti Nurjanah, SS. menghadiri kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Tahun 2022 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2023, di Kantor Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (3/2/2022). Dalam kesempatan tersebut, Siti Nurjanah mengatakan, pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun berdampak pada seluruh sendi kehidupan di masyarakat. Maka, […]

expand_less