Breaking News
Trending Tags

Perkembangan Koperasi secata Kuantitas Banyak tapi 50 persen Gagal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Upaya membangun koperasi yang mandiri dan berdaya saing, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jawa Barat menggelar Focus Group Discussion ( FGD ) dengan mengusung tema ‘Melalui Transformasi Inovasi Kita Wujudkan Kemandirian Koperasi’ di Gedung Senbik, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (22/8/2023).

FGD ini merupakan rangkaian kegiatan jelang puncak peringatan Hari Koperasi ke-76 Tahun 2023 tingkat Jawa Barat.

Moderator FGD, Ida Hindarsah, sekaligus selaku divisi Informasi dan Kejasama Dekopinwil Jabar menyampaikan, perkembangan koperasi di Indonesia secara kuantitas memang banyak, namun faktanya banyak yang gagal atau gugur, sebanyak hampir 50 persen , dibuktikan dengan data (jumlah) koperasi yang aktif,” ujarnya.

Atas dasar itulah, lanjut Ida, FGD ini digelar sesuai dengan tema yang diusung. Bagaimana caranya meningkatkan koperasi yang mandiri dan berdaya saing, salah satunya dengan melakukan inovasi.

“Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan keberadaan koperasi menjadi Soko guru ekonomi nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Inovasi dalam koperasi, menurutnya, doing new things, melakukan dan mendapatkan sesuatu yang baru. “Bisa dari proses nya, bisa dari produknya dan bisa dari menejerial nya,” kata Ida.

“Artinya, melalui transformasi (inovasi) ini koperasi bis lebih mandiri. Untuk itu kami mengundang dua narasumber dari unsur akademisi dan praktisi koperasi,” sambungnya.

Hadir sebagai narasumber FGD, Rektor IKOPIN University, Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, mengatakan, dunia sudah berubah maka cara untuk menyesuaikan diri dengan perubahan itu adalah inovasi.

“Tadi saya sampaikan, inovasi yang pertama itu adalah perlunya iklim kebijakan politik dan ekonomi suportif terhadap koperasi,” ungkapnya.

Dirinya melihat, koperasi itu bisa diartikan sebagai hak konstitusional dari warga negara Indonesia. Oleh karena itu, kata Prof Agus, bila perspektif ini kita kembangkan kita bisa mencontoh seperti negara Jerman.

“Di Jerman itu, satu dari dua orang angkatan kerja nya itu anggota koperasi. Satu dari empat orang penduduknya anggota koperasi, maju dia (negara),” ujarnya.

Selain di Jerman, dirinya juga mencontohkan keberhasilan koperasi di negara lain, seperti Kanada dan negara maju lainnya.

“Artinya apa, koperasi berkembang di negara maju. Kita punya undang undang dasar. Kalau ini kita kerjakan, kita pun akan bergerak seperti bangsa Jerman, bangsa Kanada, Korea, Jepang. Karena koperasi itu kuat di sana,” ucap Prof Agus.

Lalu, kenapa di negara kita koperasi belum kuat?. Alasan pertama, kata Prof Agus, dukungan politik harus menuju ke arah sana. Yang kedua harus banyak latihan.

“Kemampuan tidak akan berkembang bila tidak memiliki banyak kesempatan. Kemampuan akan berkembang kalau banyak latihan. Pengawasnya bagus, manajer nya bagus. Ujung-ujungnya ke mana, ke pendidikan,” ujarnya.

Untuk itulah, sebagai Rektor IKOPIN mengharapkan banyak dukungan kurikulum baru di universitasnya untuk mendukung apa yang dituntut oleh koperasi dan kemajuan koperasi.

Sementara, Akhmad Afandi selaku praktisi koperasi, melalui FGD ini ingin mensosialisasikan cara-cara berkoperasi yang benar dan baik. Karena pada umumnya, kata Akhmad, saat ini koperasi bergerak tidak sesuai jati diri koperasi itu sendiri.

“Ada koperasi yang orientasinya sih kelihatan bagus tapi tidak sesuai jati diri koperasi. Yang kedua, banyak koperasi yang gagal bayar, (konotasi) abal-abal dan penipuan karena berkedok koperasi. Dan yang ketiga, maaf ada koperasi yang sampai sekarang eksis puluhan tahun tapi tetap kecil aja (SHU). Jadi terkesan seperti peliharaannya si pendiri,” tuturnya.

Menurutnya, koperasi yang benar dan baik adalah lembaga yang berorientasi kepada benefit. “Jadi lembaga pemberdayaan yang berorientasi pad benefit. Yang harus diberdayakan adalah anggota sesuai dengan tujuan. Tujuannya memajukan kesejahteraan anggota,” tegasnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Minta Kepala Sekolah Tingkatkan Kompetensi Dan Ikuti Zaman

    Wali Kota Minta Kepala Sekolah Tingkatkan Kompetensi Dan Ikuti Zaman

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meyakini, pendidikan dan pembelajaran pasti berubah guna menyelaraskan dengan perkembangan zaman. Oleh karenanya, cara pandang pembelajaran menjadi hal terpenting dalam memberikan pendidikan. “Pendidikan ini dinamis, kurikulum berkembang. Saya harap bapak ibu (para kepala sekolah) terus berinovasi dan berkreasi menciptakan kurikulum yang menarik,” pinta Yana pada kegiatan Peningkatan […]

  • CTI Sukabumi Melepas Rindu dengan Prokes yang Ketat

    CTI Sukabumi Melepas Rindu dengan Prokes yang Ketat

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Setelah beberapa lama ditunda akibat masa pandemi Covid-19, dan juga mengikuti peraturan pemerintah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna mencegah penularan wabah Covid-19, komunitas otomotif Corola Twincam Indonesia (CTI) chapter Sukabumi, akhirnya bisa melepas rindu dengan mengadakan kegiatan camping di wilayah terbuka, Minggu (5/9/2021). Dalam kegiatan yang diadakan di lokasi wisata […]

  • bank bjb Jaga Layanan Perbankan Selama Ramadan, Hadirkan Weekend Banking di Sejumlah Kota

    bank bjb Jaga Layanan Perbankan Selama Ramadan, Hadirkan Weekend Banking di Sejumlah Kota

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, bank bjb memastikan layanan perbankan tetap berjalan dengan membuka operasional terbatas dan weekend banking di sejumlah cabang. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan nasabah yang meningkat selama Ramadan, termasuk untuk keperluan mudik, belanja lebaran, hingga transaksi usaha. Dalam periode cuti bersama dan libur nasional, layanan perbankan […]

  • Tempat Hiburan Nekat Buka Ditengah Wabah, Satpol PP Kota Bandung  Segel  Retro Karaoke

    Tempat Hiburan Nekat Buka Ditengah Wabah, Satpol PP Kota Bandung Segel Retro Karaoke

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung menyegel sebuah tempat karaoke di Jalan Gatot Subroto, Selasa (14/4/2020). Tindakan tegas terpaksa diambil karena tempat hiburan tersebut tetap beroperasi di tengah wabah Covid-19. Padahal Wali Kota Bandung sudah memperpanjang surat edarannya dalam rangka penanganan penyebaran virus corona. Serta diperkuat dengan […]

  • Gandeng Kaum Emak-emak Bekasi, Mas Waras Optimis Dominasi Suara Pada Pemilu 2024

    Gandeng Kaum Emak-emak Bekasi, Mas Waras Optimis Dominasi Suara Pada Pemilu 2024

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BEKASI, Mbinews.id – Optimis raih seratus ribu suara di Kabupaten Bekasi dalam pemilu legislatih tahun 2024 mendatang, WWaras Wasisto, calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Demkorasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggandeng emak-emak untuk menambah lumbung suaranya di tanggal 14 Febuari 2024 nanti. Sebagai calon anggota legislatif DPR RI untuk Daerah Pemilihan Jabar 7 (Kabupaten Bekasi, […]

  • Terbitkan 16 Klarifikasi Hoaks di Triwulan I 2026, Diskominfo Kota Sukabumi Himbau  Warga  Lebih Waspada

    Terbitkan 16 Klarifikasi Hoaks di Triwulan I 2026, Diskominfo Kota Sukabumi Himbau Warga Lebih Waspada

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 428
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi mengkalim, sudah melakukan klarifikasi terhadap 16 konten karab hoaks selama triwulan pertama di tahun 2026. Upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran informasi palsu sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat. Berdasarkan data Diskominfo, pada Januari 2026 diterbitkan tujuh konten klarifikasi, disusul lima konten pada Februari, dan empat konten pada […]

expand_less