Breaking News
Trending Tags

Permasalahan SARA Belum Selesai Kini Dibahas Pansus 9 DPRD Kota Bamdung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Pansus 9 DPRD Kota Bandung, tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keberagaman Kehidupan Bermasyarakat.

Raperda yang tengah dibahas pansus 9 DPRD Kota Bandung ini dibuat karena ada permasalahan SARA yang tidak kunjung selesai.

Pembentukan Raperda ini akibat keresahan terhadap permasalahan SARA yang tidak kunjung selesai dengan berbagai kemasannya,” kata Wakil Ketua Pansus 9 DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P.,

Lebih jauh Erick Darmadjaja mengatakan ,karena Bandung sebagai kota Pariwisata banyak dikunjungi wisatawan baik lokal dan internasional.

“Itu harus diatur, bagaimana perilaku warga ke wisatawan lokal dan internasional.

Karena itulah peraturan ini perlu dibentuk, mengingat dulu pernah ada kejadian pelecehan terhadap wisatawan asing. Belum lagi pungli atau pengenaan tarif seenaknya pada wisatawan lokal.

Ini kan tidak boleh terjadi. Sehingga perlu pengaturan agar warga tidak melakukan tindakan yang melanggar dan merugikan orang lain .

Wakil Ketua Pànsus 9 DPRD Kota Bamdung, memgatakan baru dua kali menggelar rapat. Pertama mendengarkan pandangan dari bagian hukum, dan ternyata mereka menyatakan di Perda tersebut tidak boleh mencantumkan adanya sanksi dan membahas tentang agama.

Itu pandangan dari bagian hukum dan naskah akademik. Jadi kita masih berdebat soal itu. Teman-teman menyatakan buat apa bikin perda yang biayanya mahal, tapi enggak usah bahas agama atau SARA dan juga sanksi. Kalau begitu ya buat saja surat edaran .

Diharapkan para ahli melihat lagi aturan soal pembuatan Perda.

“Perda kan harus ada sanksi sebagai unsur paksa agar warga mematuhi aturan. Kalau enggak ada sanksi buat apa. Sanksi kan untuk membuat jera,” ujarnya.

Persoalan SARA ini belum beres-beres dan menjadi bom waktu. Bila dibiarkan warga akan semena-mena memprotes kegiatan suatu agama tanpa ada aturan yang jelas. Karena itulah lewat Raperda ini diharapkan adanya aturan yang jelas.

“Lewat perda ini diharapkan bisa diakomodir soal keberagaman, dan masyarakat jelas soal aturannya dan tidak sumir.

Sampai saat ini, pembahasan belum sampai pada intinya.

“Baru dua kali rapat, pertama ekpose dari bagian hukum dan kedua diskusi soal sanksi dalam perda. Ini baru tahap awal,” jelasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Cetak Tenaga Kerja Bersertifikat dan Siap Bersaing di Pasar Global

    Pemkot Bandung Cetak Tenaga Kerja Bersertifikat dan Siap Bersaing di Pasar Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Pemerintah Kota Bandung tidak hanya mengandalkan program padat karya untuk menekan angka pengangguran. Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Bandung juga memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan berbasis kompetensi yang dirancang sesuai kebutuhan dunia industri dan pasar kerja global. Program tersebut menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Kota Bandung dalam menciptakan tenaga […]

  • Wakil Wali Kota Bandung: Tak Ada Ruang Kompromi dengan Minuman Beralkohol Ilegal

    Wakil Wali Kota Bandung: Tak Ada Ruang Kompromi dengan Minuman Beralkohol Ilegal

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol di seluruh wilayah Kota Bandung. Pesan ini disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd. saat memberikan arahan dalam Rapat Tim Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol yang berlangsung di Hotel Oakwood Merdeka, Jl. Jawa Bandung, pada […]

  • Camat Purabaya Lantik PJs Desa Purabaya

    Camat Purabaya Lantik PJs Desa Purabaya

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Camat Purabaya Nunung Nurhayati melantik Kepala Desa Purabaya Ramdani. Pelantikan yang menerapkan protokol kesehetan tersebut dilakukan di Aula Desa setempat. Rabu,(6/01/2021). Acara pelantikan juga dihadiri oleh para tokoh dan masyarakat setempat. Diantaranya, H. Dasuki dan Asep Budi kepala sekolah SMK purabayaUsai melantik Nunung beraharap kepada Kepala Desa bisa melakukan pekerjaannya sesuai tugas dan fungsinya. […]

  • HJKB Ke -211, LDII Gelar Khitanan Massal

    HJKB Ke -211, LDII Gelar Khitanan Massal

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Beragam cara dilakukan masyarakat Kota Bandung untuk memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-211, salah satunya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bandung yang menggelar khitanan massal di Pondok Pesantren Mahasiswa Minhajul Haq, Jalan Bijaksana, Kota Bandung, Minggu, 26 September 2021. Khitanan massal tersebut diikuti oleh 45 anak […]

  • Soal Arteria Dahlan Minta Kajati Dipecat Karena Berbahasa Sunda, Yana: Itu Bahasa Ibu

    Soal Arteria Dahlan Minta Kajati Dipecat Karena Berbahasa Sunda, Yana: Itu Bahasa Ibu

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyayangkan adanya wakil rakyat yang mempermasalahkan penggunaan bahasa Sunda ketika pelaksanaan rapat. Menurut Yana, hal yang wajar jika ada pejabat di Kota Bandung atau Jawa Barat yang menggunakan bahasa Sunda saat bekerja. “Wajarlah, kita kampung di Bandung itu menggunakan bahasa ibu kita, bahasa Sunda,” […]

  • Kisah Ariel NOAH Setelah Di Suntik Vaksin Covid-19

    Kisah Ariel NOAH Setelah Di Suntik Vaksin Covid-19

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dua minggu usai penyuntikan vaksin yang pertama, Vokalis band Noah, Ariel tak merasakan efek samping apapun. Kini Ariel kembali ikut penyuntikan vaksin kedua di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, Kamis, 28 Januari 2021. Ariel sempat kaget ketika bangun tidur usai penyuntikan pertama merasakan sesuatu yang tidak biasa. Setelah […]

expand_less