Breaking News
Trending Tags

Polemik Rumah Deret Tamansari, Ketua KNPI : Kutuk Keras Pihak Yang Memanfaatkannya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.ID – DPD KNPI Jawa Barat akhirnya angkat bicara soal polemik rumah deret Tamansari Bandung. Sepenuhnya KNPI mendukung pemerintah kota Bandung merealisasikan pembangunan rumah deret tersebut.

Ketua KNPI DPD Jabar, Rio F Wilantala mengatakan, pihaknya mengutuk keras pihak – pihak yang memanfaatkan polemik ini.

“Kita harus memberikan kesempatan pada pemerintah kota Bandung yang sedang berupaya menyelesaikan rumah deret ini. Jangan terus diganggu, ” kata Rio pada media , minggu ( 02/02/2020).

Lanjut Rio, pada dasarnya soal rumah deret ini sudah selesai dan didukung mayoritas warga Tamansari.

” Warga asli disana juga sudah jelas mendukung. 95 persen warganya mendukung, sekarang apalagi yang dipermasalahkan, ” ujar Rio.

Lanjut Rio, pihaknya mendukung pembangunan rumah deret tersebut.

” Sepanjang itu sesuai aturan. Kami yakin, Pemerintah Kota Bandung sudah sangat faham dengan itu. Jangan lupa, warga butuh rumah layak huni dan sehat, itu kan sinergis dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Tamansari, ” tegas Rio

Sebelumnya, sebanyak 185 Kepala Keluarga (KK) di RW 11 Kelurahan Tamansari yang setuju dengan program rumah deret mulai gerah lantaran pembangunan hunian baru belum kunjung dimulai. Untuk itu, mereka menggelar deklarasi di bekas reruntuhan rumahnya guna menuntut agar pembangunan rumah deret Tamansari segera dimulai.

Puluhan warga yang mewakili dari 185 KK warga RW 11 ini berkumpul di bekas reruntuhan pada Selasa (21/1) lalu .

Dalam deklarasinya, warga RW 11 Tamansari menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung agar bisa segera merealisasikan pembangunan rumah deret. Warga juga meminta aparat keamanan untuk berani mengambil tindakan terhadap pihak di luar warga RW 11 Tamansari. Warga tersebut disinyalir ikut menghambat pembangunan rumah deret.

“Kami mendesak Pemkot Bandung untuk segera membangun rumah deret. Karena jelas sebelumnya kami menempati tempat tinggal yang menurut kami juga tidak layak, seperti ada satu rumah tinggal 4 sampai 7 KK. Belum lagi masalah sanitasi, drainase dan sebagainya. Pokoknya kita ingin menata kehidupan lebih baik lagi,” ucap Yoyo Suharyo, perwakilan Warga RW 11 Tamansari, saat itu (MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PosIND Dipercaya Kirim 53 Ribu Koper Jamaah Haji Indonesia

    PosIND Dipercaya Kirim 53 Ribu Koper Jamaah Haji Indonesia

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG ,Mbinews – Musim Haji 2025 PT Pos Indonesia (Persero) dipercaya mengirimkan koper, tas kabin, dan kursi roda Jemaah Haji asal Indonesia. Pengiriman ini dilakukan dari berbagai Kantor Cabang Utama maupun Kantor Cabang Pos Indonesia di seluruh Indonesia. Pengiriman dilakukan dari berbagai Lokasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) menuju bandara keberangkatan maupun asrama haji masing-masing […]

  • Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58, Lapas Sukabumi Lakukan Tabur Bunga

    Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58, Lapas Sukabumi Lakukan Tabur Bunga

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi dan Lapas Kelas IIB Warungkiara, melaksanakan ziarah dan upacara tabur bunga dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke 58. Kegiatan yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Surya Kencana, Kota Sukabumi tersebut dilakukan sejak pagi hari, Selasa (20/4/2022). Kalapas Kelas IIB Sukabumi Christo Victor Nixon Toar mengatakan, upacara […]

  • Layanan Publik Terancam, DPRD Bandung Desak Anggaran Prioritas Dipulihkan

    Layanan Publik Terancam, DPRD Bandung Desak Anggaran Prioritas Dipulihkan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 832
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Komisi III DPRD Kota Bandung menyoroti dampak pemotongan anggaran terhadap sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai berpotensi mengganggu pelayanan publik pada Tahun Anggaran 2027. Isu tersebut menjadi fokus dalam rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Matan), serta Dinas Perhubungan (Dishub) di […]

  • Bansos Tunai 2021 Mulai Dibayarkan,  Seluruh Karyawan Pos Indonesia Sudah Di Vaksin Covid-19

    Bansos Tunai 2021 Mulai Dibayarkan, Seluruh Karyawan Pos Indonesia Sudah Di Vaksin Covid-19

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI kembali menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk bulan Mei dan Juni yang akan diterima pada bulan Juli 2021. Nilai yang diberikan Rp 300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan. Penerima akan langsung mendapatkan jatah 2 bulan yaitu Rp 600.000. Untuk memperlancar pemberian bantuan tersebut, PT […]

  • Bank BJB “Melamar” Provinsi D.I.Y

    Bank BJB “Melamar” Provinsi D.I.Y

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PROVINSI D.I.Y, Mbinews.id – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat mendampingi Bank BJB yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bermaksud ingin membuka cabang pertamanya di Provinsi D.I.Y. Melihat potensi Yogyakarta sebagai kota pariwisata dan pendidikan yang dapat dibantu perkembangannya oleh Bank BJB Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, yang juga koordinator Komisi III DPRD […]

  • Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

    Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Angka kawasan kumuh di Kota Sukabumi saat ini hanya meyisakan sekitar 5,01 hektare, dari sebelumnya mencapai 139,02 hektare. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) SUkabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, terus berupaya bahkan ditargetkan bisa berada di zero kumuh. Baca Juga:Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi “Dari 139,02 hektare […]

expand_less