Breaking News
Trending Tags

PosIND Dukung Bea Cukai dan Polri Ungkap Kiriman Narkotika dan Obat Terlarang Masuk Indonesia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mbinews – PosIND mendukung langkah Bea Cukai dan Bareskrim Polri mengungkap kiriman narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) masuk ke Indonesia. Kolaborasi antar pihak tersebut berhasil mengungkap kurang lebih 20.000 pil ekstasi dari jaringan internasional.

Keberhasilan mengungkap jaringan Internasional dilakukan Bea Cukai dan Bareskrim Polri di Jakarta, Rabu 8 Mei 2024. Turut hadir I Gusti Ketut Wijaya, VP Operation Control, mewakili Direktur Operasi dan Digital Service Pos Indonesia Hariadi.

Pada kesempatan tersebut, Bareskrim Polri dan Bea Cukai mengapresiasi kerjasama PosIND dalam menjaga negara dari masuknya narkoba ke Indonesia.

PosIND mendukung upaya Pemerintah dalam mencegah penyebaran narkotika dan barang terlarang yang dikirim melalui Pos Indonesia,” kata Hariadi.

Pos Indonesia akan terus berkolaborasi dengan Polri dan Bea Cukai dalam menjaga masuknya barang haram masuk ke Indonesia. Apalagi, narkoba adalah salah satu barang yang dilarang dalam layanan ekspedisi.

Sementara itu, joint operation Bea Cukai Pasar Baru dengan Dittipid Narkoba Bareskrim Polri berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika jenis ekstasi melalui barang kiriman. Sebanyak 20 ribu lebih pil ekstasi serta 6 orang tersangka sindikat internasional berhasil diamankan dalam joint operation ini.

Penindakan pertama dilakukan terhadap paket kiriman asal Belgia yang tiba di Kantor Pos Pasar Baru pada tanggal 5 April 2024. Paket diberitahukan sebagai car parts set special for Honda, namun setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan paket tersebut berisikan 6 bungkus plastik bening yang berisikan ribuan butir pil ekstasi.

“Pelaku berupaya menyelundupkan pil ekstasi dengan modus false declaration. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan dan kami mengamankan 18.259 butir ekstasi seberat 9,6 kg,” ujar Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta, Rusman Hadi pada konferensi pers yang digelar pada Rabu (08/05).

Selanjutnya, di penindakan kedua tim joint operation melakukan penindakan atas paket kiriman asal Belanda yang tiba di Kantor Pos Pasar Baru pada tanggal 22 April 2024. “Modusnya sama yaitu false declaration. Pelaku memberitahukan barang tersebut magazine namun saat dilakukan pemeriksaan ditemukan 2 bungkus plastik bening berisikan 2.013 butir ekstasi dengan berat 1,06 kg,” ungkap Rusman.

Dari hasil mapping dan analisis, Bea Cukai Pasar Baru, Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai dan Dittipid Narkoba Bareskrim Polri melakukan controlled delivery atas temuan dua paket yang berisikan pil ekstasi tersebut. Saat dilakukan controlled delivery untuk paket dari Belgia tujuan Bandung, petugas berhasil mengamankan seorang penerima paket berinisial EK sebagai saksi. Dari pengamanan tersebut, paket diteruskan ke wilayah Pasuruan, dan petugas berhasil mengamankan 4 orang tersangka lainnya dan 1 orang DPO inisial RA yang merupakan WNA berkebangsaan Iran yang diketahui merupakan sindikat jaringan internasional.

Pada kesempatan yang berbeda, saat dilakukan Controlled Delivery untuk paket dari Belanda tujuan Jakarta Utara, petugas berhasil mengamankan 2 orang tersangka berinisial IH dan IR sebagai penerima paket, dan 1 orang DPO inisial B yang juga merupakan sindikat jaringan internasional.

“Total 20.272 butir pil ekstasi sebagai barang bukti serta 6 orang tersangka diamankan ke Bareskrim Polri. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup,” jelas Rusman lebih lanjut.

Rusman juga menegaskan komitmen Bea Cukai dalam pemberantasan narkotika. “Bea Cukai akan terus menjalankan fungsinya sebagai community protector dengan menekan peredaran gelap narkotika bersama Polri. Joint Operations ini menjadi bukti komitmen kami dalam melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman narkotika,” pungkas Rusman.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan HUT Ke-130, RCEO BRI Region 9: Berkomitmen Terus Memberikan Dampak Positif Bagi Masyarakat dan Lingkungan

    Perayaan HUT Ke-130, RCEO BRI Region 9: Berkomitmen Terus Memberikan Dampak Positif Bagi Masyarakat dan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id, — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) ke-130 yang diselenggarakan BRI Region 9 pada Sabtu, 20 Desember 2025 berlangsung dengan berbagai aktivitas sosial dan penuh makna. Bertempat di area Menara BRI Region 9 Bandung, rangkaian kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen BRI dalam memperkuat kepedulian sosial, […]

  • Walikota Bandung Resmikan Kebun Sauyunan, Mang Oded : Bangun Ketahanan Pangan Lewat urbanfarming Terintegrasi

    Walikota Bandung Resmikan Kebun Sauyunan, Mang Oded : Bangun Ketahanan Pangan Lewat urbanfarming Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial meresmikan Kebun Sauyunan di RW 03 Kelurahan Sarijadi, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Rabu (24/6/2020). Kebun Sauyunan ini digerakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kebun Sauyunan. Kelompok ini telah berdiri sejak tahun 2016. Ini menjadi urban farming terintegrasi karena memiliki berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang dipelihara sebagai […]

  • Tingkatkan PAD, BPKPD Luncurkan Smart Elok dan Portal Origin

    Tingkatkan PAD, BPKPD Luncurkan Smart Elok dan Portal Origin

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalu Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, melaunching Smart Elok dan Portal Origin, dalam mengimplementasikan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Peluncuruan kedua aplikasi tersebut langsung dilakukan oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, dalam High Level Meeting, yang diadakan oleh Bank BJB mengenai implementasi mengenai Implementasi ETPD melalui strategi […]

  • Pemkot  Bogor Nobatkan Endang Sutisna  keluarga  Berprestasi.

    Pemkot Bogor Nobatkan Endang Sutisna keluarga Berprestasi.

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BOGOR, MBI.news.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya  usai memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI tingkat Kota Bogor di Plaza Balai Kota,  melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi keluarga berprestasi, Senin (01/07/2019). Didampingi Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Fahrudin, Camat Bogor Barat Pupung W. Purnama dan Lurah Curug […]

  • Hadiri Sosialisasi Pasar Pelita, Fahmi Tekankan Pengembang  Urus SLF

    Hadiri Sosialisasi Pasar Pelita, Fahmi Tekankan Pengembang Urus SLF

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, melakukan peninjauan progres pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, Sabtu (11/9/2021). Berdasarkan progres pembangunan ini, saat ini pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi sudah selesai. Hanya tinggal menunggu Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan, setelah itu Pasar Pelita Kota Sukabumi akan […]

  • OPTIMALKAH PPKM DARURAT?

    OPTIMALKAH PPKM DARURAT?

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    olehDaddy RohanadyAnggota DPRD Provinsi Jabar ANTARA PERUT DAN MAUT hampir semua pedagang kini meradangmereka merasa bernasib samaotak mereka diperasagar tabungan dan isi rumah tidak terkurasrepotnya yang tak punya tabunganbantuan yang ada pasti tak cukupapalagi kalau larangan diperpanjangbagaimana menyambung hidup kalau dagang dilarang? memang tidak boleh putus asaJika tak ada jalan keluar? solusi seakan buntudilarang berkerumun […]

expand_less