Breaking News
Trending Tags

Sambangi PWI Jabar, Kajati: Wartawan Bukan untuk Ditakuti! Ajaklah Berdiskusi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Masih banyaknya pihak yang merasa ketakutan atau terintimidasi saat di kunjungi wartawan, Namun sejatinya apabila memang tujuan kedatangan wartawan itu bener maka pihak yang didatangi tidak perlu takut kalau tidak punya kesalahan.

“Kalau ada wartawan datang ke kantor kita dan bertanya sesuatu yang memang tupoksi kita, hadapi. Jelaskan apa adanya. Wartawan bukan untuk ditakuti atau dijauhi tapi ajaklah berdiskus,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dr Asep Nana Mulyana SH, MHum, saat bersilaturahim dengan jajaran pengurus PWI Jabar di Kantor PWI Jabar, Kota Bandung, Senin (22/11/2021)

Kajati hadir dengan didampingi sejumlah pejabat utama Wakajati Sungarpin, Asintel Sugeng Hariadi, Asdatun Wahyudi, Asbin Benny Darmawan, Kajari Kota Bandung M Iwa Suwia Pribawa, Kajari Kabupaten Bandung Sunarko, serta Kasi Penkum Dodi Gazali Emil. Rombongan diterima Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat dan para pengurus harian.

Asep menuturkan, apabila ada wartawan yang datang ke kantor kejaksaan untuk bertanya perkembangan kasus, setiap kajari harus terbuka untuk menjelaskannya.

“Jelaskan saja perkembangan kasus yang sedang diselidiki dan berikan pengertian bahwa kasus A masih berjalan. Apabila memang ada hal-hal yang harus ditunda sementara publikasinya karena untuk mencegah pelaku kabur atau menghilangkan barang bukti, sampaikan. Saya yakin, dengan keterbukaan itu teman-teman wartawan akan sangat mengerti karena itu terkait proses penyidikan. Kalau tidak dijelaskan, malah nanti ada pemikiran yang tidak-tidak dari media atau publik,” ujar pria asal Tasikmalaya ini.

Oleh karena itu, Asep tidak mau mendengar ada berita seorang kajari di Jabar yang kabur dari pintu belakang untuk menghindari pertanyaan para wartawan.

“Kalauada kajari saya yang sulit diakses dan tertutup, laporkan ke saya atau Asintel saya. Kami sangat terbuka,” kata Guru Besar Luar Biasa di Undip dan Unpad tersebut.

Lebih lanjut Asep menuturkan, saat ini, profesi wartawan sangat rentan untuk dikriminalisasi. Hal itu tak lepas dari banyaknya sejumlah aturan yang bisa menjerat para wartawan atas berita yang dimuatnya apabila tak mengikuti kaidah yang tepat.

Atas hal itu, Asep mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dengan media, salah satunya PWI Jabar, apabila ada anggota PWI Jabar yang terjerat hukum. “Tentunya, dengan tetap saling menjaga profesionalitas masing-masing,” katanya.

Kolaborasi lainnya adalah saling pengayaan terkait aturan-aturan yang ada serta tupoksi masing-masing pihak. “Banyak aturan yang bisa mengancam seorang wartawan terjerat kasus hukum. Di sinilah kami akan sharing. Termasuk tentang penggunaan istilah-istilah hukum yang tepat sehingga berita yang dibuat semakin press klaar,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat mengapresiasi kehadiran Kajati Jabar dan para pejabat utamanya ke Kantor PWI Jabar. Pada kesempatan itu, Hilman juga memaparkan tentang aktivitas jurnalisme yang saat ini sangat rentan untuk dijerat hukum. Sejumlah aturan menjadikan seorang jurnalis mesti hati-hati sebelum membuat sebuah berita. Namun, tidak semua jurnalis memahami hal tersebut.

Oleh karena itu, pengayaan dari aparat penegak hukum, khususnya terkait hal-hal yang bisa menjerat jurnalis ke dalam hal pidana, menjadi sebuah keniscayaan. “Kolaborasi ini akan sangat bermanfaat bagi kami di PWI Jabar serta seluruh anggota kami. Keterbukaan dan transparansi yang menjadi semangat Kajati, tentunya akan sangat membantu para wartawan di daerah-daerah, untuk mengakses informasi di setiap kejari,” ujarnya.

Hilman pun membeberkan, di tengah ledakan disrupsi digital saat ini, ribuan situs berita online pun muncul di Jabar. Namun, tidak semuanya telah terverifikasi oleh Dewan Pers. Wartawan pun sangat banyak namun tak semuanya tersertifikasi oleh PWI atau pun organisasi pers lainnya.

“Untuk PWI Jabar, anggota kami yang sudah tersertifikasi saat ini mencapai 600 lebih. Insyaallah anggota kami tidak melenceng dari aturan-aturan jurnalisme dalam menjalankan tugasnya. Namun, apabila ada wartawan yang mengaku anggota PWI Jabar dan bermasalah dengan hukum karena sebuah pemberitaan, kami siap dikonfirmasi oleh rekan-rekan di kejaksaan,” katanya.

Konfirmasi diperlukan untuk memastikan apakah dia memang anggota PWI Jabar atau bukan. Sekaligus memastikan apakah jeratan pidana itu terkait dugaan tindak pidana di bidang pers atau bukan. “Kalau memang terkait delik pers, kami harus memastikan pula agar proses penyidikannya berpedoman pada Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Jika tidak, maka bisa dikenai pidana umum,” pungkasnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Stop Jamkesda Tahun 2020?

    Pemkot Sukabumi Stop Jamkesda Tahun 2020?

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi berencana akan menghapus Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tahun depan. Dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat yang tidak tercover layanan Jaminan Kesehatan Nasional atau Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak akan mendapatkan pelayanan dari Jamkesda. “Rencananya sih awal Januari tahun 2020 akan diterapkan penyetopan Jamkesda tersebut,”ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) […]

  • Gerakan ASN Peduli Digencarkan, Sekda Kota Sukabumi Ajak ASN Lindungi Pekerja Informal

    Gerakan ASN Peduli Digencarkan, Sekda Kota Sukabumi Ajak ASN Lindungi Pekerja Informal

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 998
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, terus memperkuat perlindungan bagi pekerja sektor informal melalui Program ASN Peduli. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi, didorong menjadi orang tua asuh bagi pekerja rentan dengan mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Andang Tjahjadi, saat membacakan sambutan Wali […]

  • Erwin: Mahasiswa Tidak Cukup hanya Cerdas Akademik, Harus Miliki Akhlak Mulia dan Peduli Sesama.

    Erwin: Mahasiswa Tidak Cukup hanya Cerdas Akademik, Harus Miliki Akhlak Mulia dan Peduli Sesama.

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Universitas Pasundan (Unpas) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Mahasiswa Manajemen Bisnis 2025 dengan tema “Generation of Virtue” di Pusdikif – Pussenif Bandung, pada Sabtu, 20 September 2025. Tema ini diangkat sebagai respons atas kondisi zaman yang semakin kompleks. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin yang menjadi salah satu pembicara menuturkan, generasi muda saat ini […]

  • Typer Modern Serif Typeface

    Typer Modern Serif Typeface

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Polda Jabar Berikan 1200 Paket Sembako Untuk Para Guru Ngaji

    Polda Jabar Berikan 1200 Paket Sembako Untuk Para Guru Ngaji

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kapolda Jabar yang di wakili Kasubdit 1 Dit Intelkam Polda Jabar AKBP Drs. Abdussalam, MM melakukan kegiatan bakti sosial dengan membagikan bantuan 1200 paket sembako untuk para guru ngaji Kali ini bantuan diberikan untuk guru ngaji, yang bernaung tiga wadah yakni di Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Forum Komunikasi Pendidikan Alqur’an (FKPQ) […]

  • Sebanyak 810 Kyai Dan 1,211 Santri Ikut Vaksinasi Covid-19

    Sebanyak 810 Kyai Dan 1,211 Santri Ikut Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebanyak 800 kyai dan 1.211 santri mengikuti vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren Nurul Iman Al Islami Jalan Cibaduyut Kota Bandung, 31 Agustus hingga 1 September 2021. Vaksinasi ini merupakan program “Kita Jaga Kyai” yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional dan Kementerian Agama. Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin mengungkapkan, kegiatan vaksinasi […]

expand_less