Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ketua DPRD Dorong Pemberlakuan Ganjil-Genap di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,  MBINews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menghadiri program talk show Obrolan Plus Solusi ‘Opsi’ di Radio PRFM Bandung dengan tema ‘Bersama Atasi Kemacetan di Kota Bandung’, Rabu, (20/7/2022). Selain Tedy, talkshow ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Dadang Darmawan dan Wakasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Andriyanto.

Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan mendesak Pemerintah Kota Bandung dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk kembali menerapkan kebijakan ganjil-genap di Kota Bandung. Hal ini seiring dengan kemacetan di Kota Bandung yang meningkat setelah pelonggaran kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat serta aktivitas anak-anak masuk dan pulang sekolah. Kebijakan ganjil-genap dinilai bisa mengurangi kemacetan.

“Saya mendorong Dinas Perhubungan Kota Bandung untuk berani menerapkan ganjil-genap. Apalagi sekarang kondisinya sudah normal kembali. Contohnya saat tanggal 18 Juli 2022 saat anak-anak masuk sekolah. Bila ini tidak diantisipasi tentu kemacetan yang lebih parah akan ada di depan mata kita,” ujarnya.

Tedy mengatakan, alasan program ganjil-genap harus dijalankan karena kondisi kemacetan terpantau ada di 17 titik ruas jalan bahkan lebih, di waktu tertentu. Sementara itu, dari data yang ia terima, ada 1,7 juta unit kendaraan roda dua dan 500.000 unit kendaraan roda yang terdata di Kota Bandung. Jumlah ini, menurutnya belum termasuk jumlah pengendara dari luar Kota Bandung yang beraktivitas di Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu.

“Sekarang jumlah dan mobilitas kendaraan di Kota Bandung sangat tinggi. Baik itu warga Kota Bandung itu sendiri ada sekira 2,2 juta kendaraan belum lagi dari wilayah lain. Saya catat ada sekira 17 titik kemacetan di Kota Bandung bahkan lebih bila sudah masuk waktu tertentu. Ini pun ditambah dengan tidak adanya penambahan ruas jalan yang signifikan,” ujar Tedy.

Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Bandung untuk mengujicobakan kebijakan ganjil-genap dimulai dari kendaraan pribadi roda empat. Namun, untuk kendaraan pribadi roda dua, taksi online, ojek online serta transportasi umum lainnya kebijakan ini tidak diberlakukan terlebih dahulu.

“Kita dorong Pemkot Bandung untuk berani melakukan penerapan ganjil-genap. Diawali dengan uji coba untuk mobil pribadi dulu. Sementara untuk sepeda motor pribadi, ojek online, taksi online dan transportasi publik lainnya tidak diberlakukan dulu. Semoga hal ini jadi ikhtiar kita dalam rangka mengurangi mobilitas kendaraan di Kota Bandung,” tutur Tedy.

Selain itu, Tedy pun mendorong agar Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polrestabes Bandung segera melakukan kajian mendalam terkait titik mana saja yang nanti akan menerapkan ganjil-genap.

“Tentunya beberapa ruas jalan di Kota Bandung pasti harus dikaji dulu oleh Pemkot Bandung dan Polrestabes. Kalau saya lihat memang kepadatan arus kendaraan itu berasal dari timur dan wilayah selatan Bandung. Jadi nanti berdasarkan kajian apakah titik-titik tersebut akan diterapkan sistem ganjil-genap atau tidak,” kata Tedy.

Selain mengurangi kemacetan di Kota Bandung, Tedy pun berharap budaya menggunakan transportasi publik serta sepeda di Kota Bandung kian diminati. Apalagi dengan menggunakan angkot akan menghidupkan kembali kehidupan ekonomi para sopir angkot serta menghemat BBM. Namun, ia pun berharap ada pembenahan dari sisi keamanan serta kenyamanan untuk para pengguna jasa angkot.

“Diharapkan masyarakat mulai beralih ke transporasi publik dan mulai menggunakan sepeda dalam beraktiftas. Apalagi kalau bicara soal transporasi publik seperti angkot. Tentunya akan ada dampak positif terhadap ekonomi para sopir angkot dan kita bisa menghemat konsumsi BBM kendaraan pribadi kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung menerapkan kebijakan ganjil-genap seiring tingginya kasus Covid-19 di Kota Bandung dengan status pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 pada awal tahun 2022. Pada saat itu, penerapan ganjil-genap berlaku di 5 gerbang tol yakni GT Pasteur, GT Pasir Koja, GT Kopo, GT Buahbatu dan GT Moh. Toha. Sementara 5 ruas arteri ada di titik perbatasan yakni jalan Cibeureum, Bundaran Cibiru, Jalan Setiabudi (Terminal Ledeng), Dago, dan Jalan Sapan.* (Sidiq)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Radikalisme Dan Anarkisme, Pemkot Bandung Gencarkan Operasi Yustisi

    Cegah Radikalisme Dan Anarkisme, Pemkot Bandung Gencarkan Operasi Yustisi

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) terus menggalakan operasi yustisi. Tak hanya bertujuan tertib adminstrasi, tetapi juga bagian dari upaya pencegahan radikalisme dan anarkisme. Pada operasi yustisi tersebut, Disdukcapil bekerja sama dengan aparat kewilayahan. Hal ini untuk menyisir warga yang belum memiliki identitas kependudukan, khususnya warga pendatang. “Jangan sampai warga ini tidak terdata. Terutama […]

  • Lewat Talkshow Radio, Bansos Kemensos Di Sosialisasikan

    Lewat Talkshow Radio, Bansos Kemensos Di Sosialisasikan

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Bagi penerima manfaat bantuan sosial(bansos) yang diluncurkan oleh Kementrian Sosial (kemensos) Republik Indonesia, benar-benar bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan. Hal itu diungkapkan oleh Kasi Data dan Informasi Kemiskinan Dinsos Kabupaten Sukabumi, Roni Ramdansyah, saat menjadi narasumber di acara sosialisasi Bantuan Sosial Tunai (BST),yang dikemas melalui Talk Show di Radio Megaswara 96.0 FM […]

  • Hingga September 2022, Realisasai Pajak Daerah Kota Sukabumi Mencapai 51 Miliar Lebih

    Hingga September 2022, Realisasai Pajak Daerah Kota Sukabumi Mencapai 51 Miliar Lebih

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Periode Januari hingga September 2022, realisasi pajak daerah Kota Sukabumi berada diangka 99,85 persen, atau sementara ini baru mencapai sekitar Rp51 miliar lebih. “Alhamdulillah, 9 pajak daerah yakni, pajak restoran, hotel, hiburan,reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah, PBB, dan BPHTB , progresnya hingga september ini mencapai 99,85 persen,”ucap Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak pada […]

  • Perda P4GN Sudah Berjalan 3 Tahun tapi Belum Optimal Karena Belum ada Perwal nya

    Perda P4GN Sudah Berjalan 3 Tahun tapi Belum Optimal Karena Belum ada Perwal nya

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews  — Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika ( P4GN) telah disahkan. Tapi berjalan optimal karena belum ada Perwal (Peraturan Wali Kota) nya. Ketua Pansus P4GN DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mengatakan kepada wartawan, kendati sudah berjalan 3 tahun […]

  • Mahasiswa Harus peka Melirik Realita di Masyarakat

    Mahasiswa Harus peka Melirik Realita di Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., mengatakan mahasiswa harus kian peka melirik realita yang ada di tengah masyarakat. Mengingat masyarakat di Indonesia yang heterogen dan memiliki berbagai latar belakang yang berbeda. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara utama pada acara Pelantikan Dewan Amanat Unisba dan Badan Eksekutif Mahasiswa Unisba […]

  • Gema Petani & Popmasepi Gelar Dialog Tani Milenial

    Gema Petani & Popmasepi Gelar Dialog Tani Milenial

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Gerakan Mahasiswa Pemuda Tani Indonesia (GEMA PETANI) dan Dewan Pimpinan Wilayah II Perhimpunan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia (DPW II POPMASEPI) menggelar Dialog Tani Milenial dengan tema “Inovasi dan Investasi bidang pertanian di era pertanian 4.0” di universitas  Muhammadiyah Sukabumi, Jawa barat, Selasa (6/9/19) Kegiatan ini di hadiri oleh ratusan […]

expand_less