Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Siswa Di Kota Bandung Semangat dan Antusias Jalani PTM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sejumlah Sekolah di Kota Bandung mulai jalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Salah satunya SMP Negeri 43 Bandung.

Humas Bandung memantau jalannya Pembelajaran Tatap Muka di SMP Negeri 43 Bandung. Sejak pukul 06.30 WIB, para siswa mulai datang satu per satu ke sekolah.

Sebanyak 886 siswa nampak semangat menjalani PTM hari pertama di semester 2.

Kendati sebelumnya mereka pernah mengikuti Pembelajaran Tatap Muka, tetapi untuk PTM kali ini terasa spesial. Pasalnya, untuk pertama kalinya mereka bertemu teman-teman sekolah secara menyeluruh.

Muhammad Ragil, siswa kelas 8A misalnya. Ia mengaku semangat menjalani hari pertama masuk sekolah,

“Pernah sih (PTM) tapi berapa kali ya waktu semester ganjil. Sekarang sih senang, ketemu teman-teman lagi,” ungkapnya.

Dua tahun didominasi kegiatan belajar secara daring membuat sebagian besar siswa-siswi merasa bosan. Mereka ingin segera masuk ke sekolah dan berinteraksi lagi dengan teman-temannya.

“Kalau harus milih PJJ atau PTM, jelas aku milih PTM karena bertemu teman-teman,” ungkap Nadin Yanuar Eka Putri, siswi kelas 8I.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 43 Bandung, Khaerawati menjelaskan, PTM di SMPN 43 Bandung berjalan sesuai aturan. Ia memastikan angka vaksinasi siswa sudah mencapai 90 persen.

“Total vaksinasi sudah 90 persen. Sisa 10 persen itu karena siswa yang bersangkutan belum bisa mendapatkan vaksinasi karena alasan kesehatan,” ujar Khaerawati.

Secara teknis, alur siswa dari masuk sekolah hingga bubaran sudah diatur sedemikian rupa. Terdapat 3 sesi untuk mengatur siswa masuk sekolah guna menghindari kerumunan.

Siswa kelas 9 dijadwalkan masuk pukul 07.00 WIB, siswa kelas 8 masuk pukul 07.40 WIB. Terakhir, siswa kelas 9 masuk pukul 08.20 WIB.

Saat tiba di sekolah, para siswa diarahkan untuk mengikuti semacam alur registrasi. Para siswa diminta data kelas, lalu dicek suhu. Pengecekan suhu ini juga dilakukan saat siswa pulang sekolah nantinya.

“Pengecekan suhu saat masuk dan keluar untuk memastikan siswa-siswi dalam kondisi kesehatan yang stabil,” terang Khaerawati.

Sebagai tindakan antisipasi, SMPN 43 Bandung menyiapkan satu ruang UKS yang diperuntukkan bagi siswa kurang sehat. Khaerawati menjelaskan, siswa yang kondisi fisiknya kurang baik akan diistirahatkan di UKS.

“Apabila dalam 30 menit belum menunjukkan perbaikan kondisi, kita akan minta orang tua untuk menjemput anaknya,” beber Khaerawati.

Para guru SMPN 43 Bandung juga dipastikan dalam kondisi siap dan prima memberikan pelajaran untuk siswa-siswi. Mereka dipastikan hadir di kelas agar pembelajaran berlangsung dengan lancar.

“Selesai pembelajaran pukul 13.00 WIB. Selama 6 jam dan tanpa jam istirahat. Sudah sesuai arahan,” ungkapnya.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hari pertama di SMPN 43 Bandung juga ditinjau oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar.

Ia menegaskan Kota Bandung sudah sangat siap menyongsong PTM. Hikmat juga menyebut pentingnya PTM bagi pelajar.

Menurutnya, transfer ilmu dari guru kepada murid akan lebih maksimal bila dilakukan secara luring.

“Anak-anak ini butuh contoh. Suri tauladan yakni guru, yang bisa mereka lihat secara langsung di kelas,” ujarnya.

Hikmat juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bandung. Tak lupa juga ia mengingatkan kepada seluruh pihak penyelenggara untuk sama-sama mengawal protokol kesehatan yang ketat selama PTM demi keamanan dan keselamatan bersama.

“Tahun 2045 kita sambut bonus demografi. Dukung kegiatan PTM dan jangan biarkan anak-anak terkungkung di rumah,” katanya. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Depan Bandung Raya  Lakukan PSBB, Oded : Inyaallah Kita Sangat Siap

    Pekan Depan Bandung Raya Lakukan PSBB, Oded : Inyaallah Kita Sangat Siap

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kota Bandung bersama dengan kota/kabupaten tetangga bakal melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu, 22 April mendatang. Wilayah di Bandung Raya juga sepakat untuk mengajukan permohonan PSBB ke Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jawa Barat, pada Rabu (15/4/2020) besok. Hal itu terungkap saat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menggelar telekonferensi dengan […]

  • MUI Kab Bogor Meminta Semua Pihak Tidak Terpancing Provokasi Negatif

    MUI Kab Bogor Meminta Semua Pihak Tidak Terpancing Provokasi Negatif

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KAB.BOGOR, MBInews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor meminta semua pihak, terutama umat Islam untuk tenang dan tak terpancing provokasi negatif dari pihak manapun. Ketua MUI Kabupaten Bogor Ahmad Mukri Adjie mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penyelesaian masalah SM, perempuan bawa anjing dan marah-marah di Masjid Al Munawaroh, Sentul City, kepada Polres Bogor. Bahkan untuk […]

  • Kejar Tingkatkan PAD Kota Bandung,  BPPD Data Ulang Indekos

    Kejar Tingkatkan PAD Kota Bandung, BPPD Data Ulang Indekos

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota Bandung tengah mendata ulang keberadaan kamar sewa atau indekos. Hal ini terkait dengan potensi pajak indekos yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Darah (PAD) Kota Bandung. “Kita tengah mendatang ulang. Saat ini baru tercatat sekitar 60 persen dari sekitar 1.900 indekos yang ada di Kota Bandung,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan […]

  • PPKM Level 4 Masih Berlangsung, Relaksasi Di Kota Bandung Ditambah Secara Bertahap Dengan Pengawasan Ketat

    PPKM Level 4 Masih Berlangsung, Relaksasi Di Kota Bandung Ditambah Secara Bertahap Dengan Pengawasan Ketat

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Relaksasi sejumlah sektor di Kota Bandung akan bertambah. Namun, mengingat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 masih berlangsung di Kota Bandung, maka relaksasi diberikan secara bertahap serta dengan pengawasan ketat. Ketua Komite Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 […]

  • Siap-Siap, 80 Posyandu Remaja Akan Hadir Di Kota Bandung Tahun Ini

    Siap-Siap, 80 Posyandu Remaja Akan Hadir Di Kota Bandung Tahun Ini

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Kesehatan Kota Bandung bekerja sama dengan Karang Taruna di wilayah kerjanya masing-masing berkomitmen membentuk 80 Posyandu Remaja di Kota Bandung sepanjang tahun 2022. Hal ini dicanangkan melalui pertemuan Inisiasi Pembentukan Posyandu Remaja Kota Bandung di Hotel Horison, Senin (11/04/2022). Hasil Survey Kesehatan Berbasis Sekolah di Indonesia tahun 2015 pada usia 12-18 […]

  • Pemkot Sukabumi Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial

    Pemkot Sukabumi Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam melindungi pekerja rentan semakin konkret. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkot kini tengah memfasilitasi program jaminan sosial ketenagakerjaan yang didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025. Langkah ini menjadi bentuk kehadiran negara di tengah kelompok pekerja yang selama ini belum tersentuh jaminan […]

expand_less