Breaking News
Trending Tags

Tamansari, Kawasan Integrasi Wisata Halal Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – “Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan yang bersamaku ketika sunyi”.

Sebuah quote dari Pidi Baiq membawa rasa nyaman saat mengunjungi tempat bernama Bandung. Untuk menambah rasa nyaman dan aman terutama bagi para wisatawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melanjutkan inisiasi zona kuliner halal bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Dengan program ini, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, perekonomian dan pariwisata Kota Bandung akan semakin pulih dengan cepat.

“Pascacovid-19 ini kita bisa memulihkan perekonomian dengan cepat. Salah satunya dengan zona halal. Bisa dimulai dari kuliner halal dulu,” harap Yana.

Yana menjelaskan, zona wisata halal bukanlah perkara baru jika berkaca pada negara-negara lain. Sudah banyak negara menyediakan fasilitas seperti ini bagi wisatawan yang mencari makanan halal.

Makna halal di sini, jelas Yana, bukan berarti hanya untuk wisatawan muslim, tapi juga bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Jangan sampai stigmanya itu Bandung cuma buat muslim nih? Bukan, halal itu bukan hanya untuk muslim saja, siapapun boleh datang ke zona wisata halal ini. Kita bisa coba di beberapa titik sentra pedagang kali lima (PKL) kuliner binaan kami,” ucapnya.

Tentu, untuk meyakinkan wisatawan dengan zona halal ini, perlu adanya bukti dari mulai sebelum proses pembuatan sampai setelah makanan diolah.

“Ada orang yang juga bertanya-tanya ini makanannya halal, tapi cara pengolahan atau sembelihnya halal juga enggak? Nah, kita harus pastikan itu juga ke wisatawan. Misal, sop kaki kambing, kita harus tunjukkan kalau penyembelihannya juga halal, bisa melalui RPH atau tempat yang memang tersertifikasi halal,” ungkap Yana.

Untuk lokasinya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, kawasan Tamansari tepatnya area Gelap Nyawang akan menjadi zona wisata halal yang terintegrasi.

“Gelap Nyawang jadi vocal point karena di sekitarnya banyak sekali potensi wisata yang bisa jadi jalur wisata. Selain itu, dekat juga dengan Masjid Salman ITB, dan beberapa tempat belanja lainnya,” tutur Kenny.

Sebab, beberapa kriteria yang menjadikan sebuah lokasi bisa dipilih sebagai zona wisata halal jika dekat dengan tempat ibadah, wisata, tempat pendidikan, area belanja, dan rumah sakit. Semua poin ini terdapat di Tamansari.

Kenny menyampaikan, konsep wisata halal Kota Bandung sudah mendapatkan persetujuan dan MoU bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf) pada tahun 2019.

“Tim penyusunan mengenai konsep wisata halal Kota Bandung ini sudah ada Surat Keputusannya(SK), didukung oleh Kemenparkraf. Bahkan, pada 2019 kemarin, kami juga telah menandatangani MoU wisata halal bersama Kemenparkraf,” imbuhnya.

Menanggapi inisiasi ini, Direktur KNEKS, Putu Rahwidhiyasa sepakat untuk membangun citra wisata halal yang ramah dan bisa memenuhi kebutuhan wisatawan.

“Kita juga berharap, zona ini bukan jadi yang eksklusif kesannya. Tapi, ingin agar halal life style itu memang menjadi kebutuhan bersama, bukan hanya muslim,” kata Putu.

Putu juga memaparkan, zona kuliner halal dan sehat sudah terimplementasi di beberapa titik, seperti Jalan Rasuna, Jakarta.

“Selain itu, lokasi yang saat ini sedang dalam tahap implementasi wisata halal ada di Pantai Losari di Lego-Lego, Sulawesi Selatan. Semoga di Bandung juga bisa terimplementasi dengan baik sesuai dengan arahan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah,” ujarnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSBB Kota Bandung, Satgas Covid-19 Segel 4 Mini Market

    PSBB Kota Bandung, Satgas Covid-19 Segel 4 Mini Market

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Hari ke-3 pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandung menyisir mini market. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memimpin langsung penyisiran kali ini. Hasilnya, sejumlah mini market diduga melanggar aturan waktu operasional. Sejumlah mini market kedapatan membuka usahanya sebelum pukul 10.00 WIB. Satgas Penanganan Covid-19 […]

  • Sosialisasi Wakaf dan Penyaluran Program Qardhul Hasan di Kecamatan Baros

    Sosialisasi Wakaf dan Penyaluran Program Qardhul Hasan di Kecamatan Baros

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tim Sosialisasi Wakaf Kota Sukabumi menggelar kegiatan Sosialisasi Wakaf sekaligus penyaluran manfaat wakaf melalui Program Qardhul Hasan. Acara berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jumat (22/08/2025), dan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat serta para penggerak wakaf. Turut hadir KH. Aceng Najmudin Nawawi, Achmad Sutisna, Sudar Fauzi, serta Tus Wahid selaku […]

  • Panglima TNI Pimpin Sertijab  Pangkogabwilhan I-II kepada Pangkohanudas

    Panglima TNI Pimpin Sertijab Pangkogabwilhan I-II kepada Pangkohanudas

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara serah terima jabatan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) kepada Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M., dan Pangkogabwilhan II Marsda TNI Imran Baidarus, S.E. serta Panglima Komando Pertahanan Nasional (Pangkohanudnas) dari Marsda TNI Imran Baidarus, S.E. kepada […]

  • Penolakan Relokasi Paguyuban PKL Dalem Kaum akan Dievaluasi

    Penolakan Relokasi Paguyuban PKL Dalem Kaum akan Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi B DPRD Kota Bandung menerima Audiensi Paguyuban PKL Dalem Kaum, di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (8/6/2023). Audiensi tersebut terkait penolakan para PKL untuk direlokasi ke basement Alun-Alun Bandung. Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd. menerima audiensi, bersama Anggota Komisi B, Christian Julianto Budiman, Folmer Siswanto M. Silalahi, […]

  • Ngikan Yu, Raras : kalau Nggak Ngikan Ditenggelamkan!!

    Ngikan Yu, Raras : kalau Nggak Ngikan Ditenggelamkan!!

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – NGIKAN yu, itulah nama Kuliner yang satu ini di gagas oleh milenial indonesia, berdiri tahun 2019 yang pertama dibuka di Jakarta yaitu di Tebet. dengan sistem franchise terbentuk sebuah usaha kuliner yang berbahan dari ikan nila yang dikemas menjadi sebuah makanan cita rasa yang beda dari kuliner lainnya. NGIKAN YU makan ikan […]

  • IKM di Kota Sukabumi Nantikan Program Recovery Ekonomi

    IKM di Kota Sukabumi Nantikan Program Recovery Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak terhadap berbagai sektor. Salah satunya dunia usaha. Terutama kalangan industri kecil menengah (IKM). Tak sedikit mereka (IKM) yang mengadukan usahanya menurun drastis.”Banyak yang mengeluh usahanya turun, bahkan ada yang terjun bebas,”ujar Kabid Perindutrian pada Dinas Koperasi,UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Yadi Erlangga. Kamis, (15/10/2020). Yadi mengungkapkan, dari data […]

expand_less