Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Terintegrasi Di Aplikasi ZX (Zakat Ekspres) Kini Pesan 1.500 Ambulans Semudah Akses Ojek Online

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Masih melekat jelas dalam ingatan, betapa sulitnya mengakses oksigen, ambulans dan fasilitas kesehatan (faskes) lainnya kala pandemi melonjak pertengahan tahun lalu. Terlambatnya penanganan kala itu mengakibatkan ratusan nyawa melayang.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat menginisiasi aplikasi bernama ZX (Zakat Ekspres). Melalui aplikasi ini, semua faskes yang ada di masing-masing kota bisa terintegrasi.

Dalam sekali klik, masyarakat bisa mengakses ambulans dan faskes lainnya semudah memesan ojek online.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memandang, dengan lahirnya aplikasi ini bisa menjadi solusi seluruh orang yang ada di Kota Bandung.

“Kota Bandung jadi kota pertama yang terintegrasi melalui aplikasi ZX (Zakat Ekspres) ini. Berbagai layanan faskes seperti ambulans, oksigen, kamar RS yang kosong juga akan kita masukan datanya. Sehingga siapapun orang yang datang ke Kota Bandung bisa mengakses semuanya dengan mudah,” ujar Yana di Aula Pendopo, Senin, 4 April 2022.

Tak hanya itu, aplikasi ZX (Zakat Ekspres) ini juga memiliki fitur-fitur lainnya, seperti Layanan Cinta, ZIS, Wakaf, e-commerce, dan Social Banking. Dari data Baznas Kota Bandung, potensi zakat di Kota Bandung bisa mencapai Rp1,6 triliun.

Untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat ini, Yana menambahkan, ZX (Zakat Ekspres) bisa menjadi salah satu solusinya dengan beberapa catatan.

“Yang harus dibangun oleh aplikasi ini adalah sosialisasi ke masyarakat. Sebab kita juga perlu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mau membayar zakat melalui aplikasi ini,” ungkapnya.

Maka, Yana mengimbau, bagi para pimpinan kecamatan dan dinas untuk bisa menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) lewat aplikasi ZX (Zakat Ekspres).

“Kita mulai dari para ASN dulu. Setelah itu, teman-teman kecamatan bisa bantu sosialisasi ziswaf melalui aplikasi yang sudah terbangun ini. Semoga bisa berkembang maksimal sesuai apa yang kita harapkan,” imbuh Yana.

Menanggapi hal ini, Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin menyampaikan, aplikasi ZX ini bisa menjadi pengungkit potensi zakat di Kota Bandung.

“Per hari ini, kita baru menghimpun Rp22-23 miliar zakat di Kota Bandung. Masih jauh dari potensi yang bisa kita peroleh yakni Rp1,6 triliun. Dengan hadirnya aplikasi ZX (Zakat Ekspres) bisa menjadi daya ungkit yang lebih efektif menghimpun zakat di Kota Bandung,” ucap Akhmad.

Akhmad berharap, selain menjadi media infak, ZX (Zakat Ekspres) juga mampu memudahkan warga Kota Bandung untuk memesan terkait kebutuhan dasar kesehatan.

“Dan kedepannya, semoga Kota Bandung bukan hanya menjadi penghimpun dana ZIS terbesar di Jabar, tapi juga pelayan umat Islam terbaik,” tuturnya.

Selain faskes dan ziswaf, salah satu fasilitas menarik yang ditawarkan ZX (Zakat Ekspres) adalah Layanan Cinta.

Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat, Rachmat Ari Kusumanto menjelaskan, layanan ini dihadirkan setelah melihat angka perceraian yang meningkat sejak pandemi.

“Sejak pandemi covid, perceraian itu makin tinggi karena dampak penurunan ekonomi akibat Covid-19. Maka, kami akan hadirkan Layanan Cinta juga. Isinya konsultasi dan kajian-kajian pada asatidz (para ustadz),” jelas Rachmat.

Dalam aplikasi ini, imbuh Rachmat, terdapat 1.500 ambulans yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia semudah memesan ojek online.

“Aplikasi seperti ini baru pertama di dunia. Ada 1.500 ambulans dan faskes lainnya yang mudah dipesan masyarakat semudah memesan ojek online. Pembayaran PLN juga bisa lewat sini. Biaya admin Rp2.500 dikonversi jadi sedekah yg dikembalikan lagi pada masyarakat Kota Bandung,” paparnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Sukabumi Segera Bahas Dua Raperda

    DPRD Kota Sukabumi Segera Bahas Dua Raperda

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah dan Raperda Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin, menjadi prioritas pembahasan oleh DPRP setempat. “Kita dukung penuh kedua raperda tersebut, bahkan menjadi prioritas pembahasan saat ini,”ujar Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, usai Rapat Paripurna Penjelasan Wali Kota Sukabumi, terhadap dua raperda tersebut, […]

  • Bersama Intansi Lainya, Bappeda Kota Sukabumi Bahas SR

    Bersama Intansi Lainya, Bappeda Kota Sukabumi Bahas SR

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sukabumi,Mbinews.id– Pemerintah Kota Sukabumi, masih menyusun pembuatan Sekolah Rakyat (SR) yang digulirkan oleh Pemeirntah Pusat memalui Kementrian Sosial (Kemensos) RI. Keseriusan dalam mewujudkan SR tersebut, pemda langsung melakukan rakor dengan intnasi terkait, yang di inisiasi oleh Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat. “Belum lama ini, kita sudah melakukan pembahasan dengan beberapa perangkat daerah terkait, untuk […]

  • Petani Muda Perlu Edukasi Bertani Pada Era Digital

    Petani Muda Perlu Edukasi Bertani Pada Era Digital

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA, Mbinews.id – Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pada sektor pertanian pada era digital saat ini, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat H. Oleh Soleh memberikan langsung pembekalan pada petani muda dalam acara “Penguatan Ekonomi Berbasis Pertanian Berkelanjutan di Era Digital” di Kota Tasikmalaya. Pada kesempatan tersebut, Oleh mengapresiasi kepada pihak Pemerintah Provinsi Jawa […]

  • Bisa Kembali Beroperasi, Yana : Minta Hotel Dan Tempat Wisata Tegakan Protokol Kesehatan

    Bisa Kembali Beroperasi, Yana : Minta Hotel Dan Tempat Wisata Tegakan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id -Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menemukan sejumlah catatan yang harus dipenuhi oleh hotel dan pengelola tempat wisata untuk bisa kembali beroperasi. Para pengelola hotel dan tempat wisata harus memenuhinya sebelum bisa kembali beroperasi. Hal itu diperoleh Yana usai memantau sejumlah hotel dan tempat wisata di Kota Bandung, Kamis (11/6/2020). Sejumlah hotel yang […]

  • Dari Sukabumi hingga Cianjur, PWI Tunjukkan Kekuatan dan Persatuan Tanpa Batas

    Dari Sukabumi hingga Cianjur, PWI Tunjukkan Kekuatan dan Persatuan Tanpa Batas

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar insan pers dan insan olahraga, Trofeo Mini Soccer PWI Korwil II Jawa Barat sukses digelar di Boy Mini Soccer (BMC), Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu, 21 Juni 2025. Kegiatan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur selaku tuan rumah ini mendapat […]

  • Bank bjb Tetap Eksis Program.        “PESAT” Tetap Hadir Bantu UMKM Selama Pademi Covid-19

    Bank bjb Tetap Eksis Program. “PESAT” Tetap Hadir Bantu UMKM Selama Pademi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Telah menjadi rahasia umum bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Catatan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), jumlah UMKM mencapai 99% dari total populasi unit usaha Indonesia dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 97%.Signifikansi peran UMKM bagi perekonomian masyarakat ini harus terus didorong […]

expand_less