Breaking News
Trending Tags

Wacana Penundaan Pemilu: Permufakatan Jahat Mengkhianati Amanat Reformasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mbinews.id – Berkembangnya lagi wacana penundaan pemilu menjelang Pemilu 2024, menjadi alarm bagi masyarakat bahwa amanat reformasi 1998 terancam dikhianati oleh permufakatan jahat sekelompok elite yang ingin menghancurkan reputasi Presiden Joko Widodo.

Dr. Wijayanto, pengamat politik dari Undip, Semarang, mengungkapkan, “Sejak tahun 2019 saya sudah ditanya tentang wacana perpanjangan masa jabatan Presiden, dan sampai tahun 2022 ini kita masih bertemu lagi dengan wacana penundaan pemilu, yang mencerminkan hawa nafsu inkonstitusional yang tidak padam juga. Ini menjadi alarm tanda bahaya. Kalau pemilu sampai ditunda atau masa pemerintahan diperpanjang, walaupun dicarikan pembenaran melalui amandemen konstitusi, Indonesia tidak bisa lagi disebut sebagai negara demokrasi. Masyarakat hendaknya tidak lagi memilih parpol-parpol yang mengkhianati semangat reformasi pada Pemilu 2024 nanti.”

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan tegas menolak wacana penundaan pemilu. “Kalau alasannya aspirasi rakyat, rakyat yang mana? Jangan main-main dengan suara rakyat. Kok ringan-ringan saja menabrak konstitusi? Kita berkeliling ke 34 provinsi dan ratusan kabupaten kota, yang ada masyarakat justru mengeluh atas kondisi hari ini yang tidak kunjung membaik. Prioritas pun tidak ada,” tegas AHY. (27/2)

Menanggapi hal ini, Wasekjen DPP Partai Demokrat Jovan Latuconsina menegaskan, “Kami, Partai Demokrat, tidak takut menyuarakan kebenaran. Di sana sini sedang banyak masalah. Kita tahu memang tidak mudah. Tetapi hak konstitusi rakyat jangan dipotong. Kami terus berikhtiar untuk selalu tunduk pada konstitusi.”

Lulusan Nanjing Tiongkok ini melanjutkan, “Sudah jelas Presiden Joko Widodo menegaskan Tidak ada perpanjangan jabatan Presiden. Tunda Pemilu sama dengan perpanjangan jabatan Presiden. Kata Presiden, ini sama dengan menampar muka beliau. Memalukan orang-orang yang ingin memalukan nama Presiden ini. Saya setuju dengan pernyataan Pak Wasisto Raharjo Jati, peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional, bahwa Parpol yang mendukung ide penundaan Pemilu dan Perpanjangan masa jabatan Presiden telah mengkhianati amanat reformasi. Padahal salah satu amanat reformasi adalah pembatasan masa jabatan Presiden yang dituangkan dalam UUD 1945.”

Lebih lanjut Jovan mengatakan, “Kalau Presiden di ganggu terus dengan ide-ide gila ini, kasihan beliau. Presiden harus segera bersuara dan menghentikan wacana tunda Pemilu ini. Karena saya meyakini, ini bukan kehendak beliau, hanya orang yang mau cari muka saja sama beliau. Kalau Presiden diam, nanti orang pikir anggap benar. Sekali lagi kasihan nama Presiden dirusak oleh orang-orang bermental Orde Baru.”

Wacana penundaan pemilu ini mula-mula digaungkan bulan Januari 2022 oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Wacana ini surut setelah ditolak oleh berbagai pihak. Namun isu ini kembali memanas setelah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menggaungkan isu ini lagi pada Februari 2022 dengan alasan pandemi. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto lalu menerima aspirasi dari sejumlah petani yang menginginkan penundaan pemilu. Presiden Jokowi didesak untuk menegaskan sikapnya atas wacana yang meresahkan ini. (pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Hari Jelang Idul Fitri 1441 H, Bapokting Kota Sukabumi Alami Kenaikan Harga

    Dua Hari Jelang Idul Fitri 1441 H, Bapokting Kota Sukabumi Alami Kenaikan Harga

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id -Dua hari menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H, perkembangan Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Kota Sukabumi alami penaikan harga. Seperti komoditi daging ayam saat ini di bandrol Rp40 ribu per kg, daging sapi berada dikisaran 130-140 ribu per kg, kemudian disusul dengan kentang yang terus merangkak naik. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, […]

  • Tak Mau Ada Proyek Bermasalah, Wali Kota Sukabumi Siap Blacklist Kontraktor lalai

    Tak Mau Ada Proyek Bermasalah, Wali Kota Sukabumi Siap Blacklist Kontraktor lalai

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 942
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melontarkan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi. Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun pekerjaan yang berujung menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), baik akibat kekurangan volume maupun penyimpangan pelaksanaan proyek. Ultimatum tersebut disampaikan Ayep saat meninjau proyek betonisasi Jalan […]

  • DPRD Kota Bandung Dan Pemkot Bandung Resmi Sepakati Nota Kebijakan KUA-PPASP 2019

    DPRD Kota Bandung Dan Pemkot Bandung Resmi Sepakati Nota Kebijakan KUA-PPASP 2019

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – DPRD Kota Bandung bersama pemerintah kota (Pemkot), resmi menyepakati nota Kebijakan Umum Anggaran- Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUA-PPASP) 2019. Kesepakatan tersebut terlaksana setelah Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Ketua DPRD Kota Bandung, Isa Subagja membubuhkan tanda tangan Nota Kesepakatan antara Pemkot Bandung dengan DPRD Kota Bandung tentang Prioritas dan […]

  • Cegah Penyebaran Covid-19, Himbau Masyarakat Gunakan Masker Minimal Bahan Kain

    Cegah Penyebaran Covid-19, Himbau Masyarakat Gunakan Masker Minimal Bahan Kain

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Berdasarkan Data Pantauan COVID-19 Bandung di laman covid19.bandung.go.id jumlah temuannya tiap hari makin bertambah, pada update 6 April 2020 pukul 13.50 WIB, kasus positif mencapai 66 orang, 22 di antaranya meninggal. Karena hal tersebut, masyarakat diimbau untuk waspada pada virus corona dengan memakai masker, cuci tangan, dan pembatasan sosial, serta menghindari kontak fisik. Kepala […]

  • Harapan Ban – Ang DPRD, Pemkot Sukabumi Bisa Menyerahkan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2020

    Harapan Ban – Ang DPRD, Pemkot Sukabumi Bisa Menyerahkan KUA-PPAS Perubahan Tahun 2020

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI , MBInews.id – Badan Anggaran (Ban-Ang) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Kota Sukabumi berharap, Pemkot Sukabumi bisa menyerahkan Kebijakan Umum APBD dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan tahun 2020 di bulan Juli depan. Sehingga pembahasnya bisa lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan. “Idealnya sih bulan depan itu KUA-PPAS tersebut sudah masuk, setelah […]

  • PWI Peduli Kota Bandung,  Bagikan Ratusan  Hidangan Nasi Padang & Soft Drink Berbuka Puasa

    PWI Peduli Kota Bandung, Bagikan Ratusan Hidangan Nasi Padang & Soft Drink Berbuka Puasa

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ditengah pandemi virus Corona (Covid-19) dan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung tetap menjalankan agenda rutinnya di Bulan Ramadan melalui kegiatan PWI Berbagi. Untuk ketiga kalinya di bulan suci Ramadhan ini, pengurus dan anggota PWI Kota Bandung, kembali turun ke jalan berbagi hidangan untuk berbuka puasa […]

expand_less