Breaking News
Trending Tags

Wali Kota Kejar PAD Rp650 Miliar pada 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp650 miliar dari Rp535 miliar pada 2026, dengan membentuk Tim 10 Optimalisasi Pajak Daerah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

“Tim 10 ini berisi seluruh kepala perangkat daerah untuk menormalkan kepatuhan pajak sesuai aturan dan tidak keluar dari koridor hukum,”ujar Ayep usai memimpin Rapat Evaluasi Optimalisasi PAD, di Balai Kota Sukabumi. Rabu, (7/1/2026).

Langkah ini ditempuh untuk memperkuat fiskal daerah, mengantisipasi potensi penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Ayep menekankan, peningkatan PAD bukan sekadar target angka, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah.

“Kenapa saya fokus di PAD? Pertama untuk menguatkan fiskal daerah, dan kedua karena ada kekhawatiran transfer keuangan dari pusat akan menurun,”ucapnya.

Pemkot menaruh perhatian pada sektor hotel, rumah makan, dan wajib pajak besar, terutama Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Menurut Ayep, PBJT adalah titipan masyarakat yang wajib disetorkan ke pemerintah.

“PBJT itu bukan uang pengusaha. Misalnya saya makan Rp5 juta, maka 10 persennya harus diserahkan ke pemerintah,” tegasnya.

Untuk menjamin kepatuhan, Pemkot bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Kota Sukabumi, serta menjalin koordinasi dengan Kejaksaan bila ditemukan wajib pajak yang tidak kooperatif.

“Kita konsolidasi dulu. Mudah-mudahan semua tertib. Kalau masih tidak kooperatif, akan saya laporkan ke kejaksaan,” ujar Ayep.

Tim 10 yang mulai turun ke lapangan awal pekan ini akan bekerja berkelanjutan selama masa jabatan wali kota. Selain pengawasan, tim juga membina wajib pajak, termasuk mendorong peningkatan omzet usaha.

“Dalam dua hari turun ke lapangan, banyak temuan. Artinya, potensi pajak kita cukup besar,” kata Ayep.

Ayep optimistis target PAD dapat tercapai, sambil menegaskan bahwa peningkatan PAD terkait dengan kesejahteraan warga. Saat ini, sekitar 65 ribu warga Sukabumi berada di kategori Desil 1–2, dan 165 ribu warga di Desil 1–5.

“Mereka adalah keluarga besar kita yang hak hidupnya harus diperhatikan,”ungkapnya.

Ke depan, Pemkot akan menggabungkan edukasi pajak dengan event besar, peningkatan kunjungan, serta perbaikan infrastruktur pendukung usaha, seperti trotoar dan fasilitas publik.

“Ini uang rakyat. Kita hanya menjalankan amanah. Kalau kita bersatu dan berdaulat, akan melahirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran,” pungkas Ayep.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19, Kecamatan Siapkan Tempat Isoman

    Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19, Kecamatan Siapkan Tempat Isoman

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya dengan menyiapkan kembali tempat isolasi mandiri (isoman) di seluruh kecamatan. Perlu diketahui, kasus Covid-19 aktif di Kota Bandung pada beberapa hari ini mengalami kenaikan. Hingga Selasa 25 Januari 2022, terdapat 183 kasus. Padahal sebelumnya sempat berada di angka 100 […]

  • Omicron Belum Ditemukan, Vaksin pertama 100 Persen  di Kota Bandung, Warga Di Himbau Disiplin Prokes

    Omicron Belum Ditemukan, Vaksin pertama 100 Persen di Kota Bandung, Warga Di Himbau Disiplin Prokes

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    MBInews.id  – Dosis pertama vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai 100 persen. Bahkan, terhitung tanggal 19 Desember 2021, penyuntikan dosis pertama telah melebihi target. Guna menciptakan kekebalan kelompok di Kota Bandung minimal harus bisa memberikan vaksin kepada 1.952.358 orang. Angka tersebut yakni standar minimal cakupan sebesar 70 persen dari jumlah penduduk di Kota Bandung. Dari […]

  • Soal Arteria Dahlan Minta Kajati Dipecat Karena Berbahasa Sunda, Yana: Itu Bahasa Ibu

    Soal Arteria Dahlan Minta Kajati Dipecat Karena Berbahasa Sunda, Yana: Itu Bahasa Ibu

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyayangkan adanya wakil rakyat yang mempermasalahkan penggunaan bahasa Sunda ketika pelaksanaan rapat. Menurut Yana, hal yang wajar jika ada pejabat di Kota Bandung atau Jawa Barat yang menggunakan bahasa Sunda saat bekerja. “Wajarlah, kita kampung di Bandung itu menggunakan bahasa ibu kita, bahasa Sunda,” […]

  • Bank Bjb Wujudkan Hunian Hijau Lewat Bjb KPR Green

    Bank Bjb Wujudkan Hunian Hijau Lewat Bjb KPR Green

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Di tengah isu pemanasan global yang tengah melanda bumi, penghijauan lingkungan menjadi hal penting untuk dilakukan. Lahan hijau dapat membantu menjaga keseimbangan lingkungan serta memelihara fungsi ekologis di suatu wilayah. Oleh karenanya, bank bjb berkomitmen untuk menghadirkan layanan penyediaan akses rumah tinggal dengan opsi penghijauan di setiap unitnya. Hal tersebut diwujudkan melalui […]

  • Indramayu

    FKMIB Tolak APBD Untuk Penyertaan Modal BPR KR Indramayu

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INDRAMAYU – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Bersatu (FKMIB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Indramayu, Senin (03/04/2023). Dalam orasinya mereka menolak penggunaan dana APBD untuk penyertaan modal Bank Perkreditan Rakyat Karya Remaja (BPR KR) Indramayu, usut tuntas pihak yang terlibat. Serta mendesak Kejati Jabar dan Kejari Indramayu untuk […]

  • Mengenal Lebih Dekat Desa Cikaso, Salah Satu Desa BRILian Binaan Bank BRI

    Mengenal Lebih Dekat Desa Cikaso, Salah Satu Desa BRILian Binaan Bank BRI

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Kuningan || MBInews.id – Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat adalah salah satu Desa BRILian binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Terus menguatkan posisinya sebagai Destinasi Ekowisata Unggulan dengan menghadirkan Dua Daya Tarik Utama: Sawah Lope dan Bumi Perkemahan (Buper) Bukit Panagaran. Dua Proyek Wisata ini dikembangkan melalui sinergi Pemerintah Desa, Masyarakat dan […]

expand_less