Breaking News
Trending Tags

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Tanggapi Aksi GMNI Soal TKPP dan Tuduhan Nepotisme

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, angkat bicara menanggapi aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya di Balai Kota Sukabumi, Kamis (21/08/2025). Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti sejumlah kebijakan Pemkot yang mereka nilai bermasalah, termasuk soal keberadaan Tim Kerja Percepatan Pembangunan (TKPP) dan dugaan praktik nepotisme.

GMNI Sukabumi Raya melayangkan enam tuntutan utama, di antaranya: pencabutan SK TKPP yang dianggap tidak sah secara hukum, penghentian praktik nepotisme, pembatalan pengangkatan kerabat wali kota sebagai Direktur PD Waluya, penolakan rangkap jabatan kerabat kepala daerah, hingga reformasi birokrasi berbasis merit system.

TKPP Dinilai Sah Secara Hukum

Menjawab tuntutan tersebut, Ayep Zaki menegaskan bahwa pembentukan TKPP tidak menyalahi aturan. Menurutnya, hal itu sesuai asas principle of legality dalam hukum pemerintahan, yakni setiap tindakan pejabat publik yang tidak dilarang undang-undang boleh dilakukan.

“Tidak ada satu pun peraturan yang melarang kepala daerah membentuk tim pendukung. Bahkan praktik serupa sudah lazim di berbagai kementerian, provinsi, maupun kabupaten/kota, termasuk pada periode pemerintahan sebelumnya di Kota Sukabumi,” kata Ayep Zaki.

Ia menyebut TKPP berfungsi mempercepat pembangunan dengan menghadirkan tenaga ahli non-PNS di bidang tertentu. Selain itu, pembentukan tim ini juga sudah dikonsultasikan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat dan dinyatakan sah sepanjang sesuai kemampuan anggaran.

“Praktik ketatanegaraan ini sudah sejak lama dilakukan. Misalnya pada pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2018–2023 dengan membentuk Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) maupun saat masa transisi Pj. Wali Kota dengan Tim Strategic Transformation Unit (STU). Maka tuntutan pembubaran TKPP menjadi tidak relevan,” tegasnya.

Penunjukan di PD Waluya Masih Plt

Menanggapi sorotan mahasiswa terkait pengangkatan kerabatnya di PD Waluya, Ayep Zaki menyampaikan bahwa saat ini baru sebatas penunjukan Pelaksana Tugas (Plt), bukan pejabat definitif.

“Nantinya pada pemilihan pejabat definitif, mekanisme seleksi terbuka akan dijalankan. Tidak hanya pada jabatan pimpinan tinggi pratama seperti kepala dinas atau direktur rumah sakit, tetapi juga berlaku di BUMD,” jelasnya.

Merit System dan Penilaian BKN

Soal tuduhan nepotisme dan pelanggaran merit system, Ayep Zaki menegaskan bahwa Pemkot Sukabumi telah mendapat penilaian baik dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) selama tiga tahun terakhir. Tahun 2022, skor yang diperoleh sebesar 262,5; tahun 2023 meningkat menjadi 291; dan tahun 2024 kembali naik menjadi 310,5.

“Ini menunjukkan bahwa penerapan merit system di Pemkot Sukabumi konsisten dan sejalan dengan standar nasional. Apa yang kami lakukan saat ini sama dengan praktik di tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan, Idul Fitri 1441 H “bank bjb Siapkan Rp 13,3 Triliun”

    Ramadan, Idul Fitri 1441 H “bank bjb Siapkan Rp 13,3 Triliun”

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Selama Ramadan dan menjelang hari raya lebaran Idulfitri 1441 Hijriah, bank bjb memproyeksikan kebutuhan uang tunai sebesar Rp13,3 triliun, dimana akan dialokasikan sebesar Rp9,7 triliun untuk pemenuhan kebutuhan operasional dan ketersediaan dana di ATM sebesar Rp3,6 triliun diseluruh jaringan kantor bank bjb yang tersebar di 14 Provinsi di Indonesia. Persiapan uang pada […]

  • Zona Kuning, Pemkot Bandung Belum Izinkan tempat Hiburan Beroperasi

    Zona Kuning, Pemkot Bandung Belum Izinkan tempat Hiburan Beroperasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum mengizinkan tempat hiburan untuk kembali beroperasi. Pasalnya Kota Bandung masih berada dalam zona kuning dan tengah melaksanakan Pembatasan Sosial Besar (PSBB) proporsional.  “Belum (diizinkan). Kita masih zona kuning. Kita sudah berikan gambaran. Kalau mau buka itu pertama label harus ke zona biru. Untuk menuju zona biru itu […]

  • Hasil Monitoring, Bapokting Disejumlah Pasar Kota Sukabumi  Tergolong Stabil

    Hasil Monitoring, Bapokting Disejumlah Pasar Kota Sukabumi Tergolong Stabil

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Minggu terakhir di bulan Oktober 2019, perkembangan harga Bahan Pokok Penting (bapokting) dan barang strategis lainya di Sejumlah Pasar yang terdapat di Kota Sukabumi terpantau stabil. Berdasarkan hasil monitoring  yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, rata-rata semua bapokting tergolong normal. “Hasil monitor ke Pasar Pelita dan […]

  • Wali Kota Bandung Minta Warga yang Tinggal di Pinggir Sungai Pindah

    Wali Kota Bandung Minta Warga yang Tinggal di Pinggir Sungai Pindah

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengingatkan lagi , warga yang tinggal di bantaran sungai agar segera pindah ke tempat yang lebih aman. Hal ini disampaikan saat meninjau berbagai titik bencana longsor dan banjir di Kota Bandung, Sabtu 24 Mei 2025. Sejumlah wilayah yang ditinjau antara lain: 1. Wilayah Kelurahan Lingkar Selatan, Lengkong; […]

  • BPBD Kota Sukabumi Catat, Selama Semester Satu Terjadi 104 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

    BPBD Kota Sukabumi Catat, Selama Semester Satu Terjadi 104 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Sepanjang periode Januari hingga Juni 2021 (semseter satu), Badan penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat, jumlah bencana di Kota Sukabumi mencapai 104 kejadian, yang menyebar di tujuh kecamatan. “Berdasarkan catatatan kami, sebanyak 104 kejadian menimpa Kota Suakbumi sepanjang Januari hingga Juni 2021,”ujar Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnaen Barhami, melalui […]

  • Keseriusan Pengelolaan Sampah Harus Ada Sanksi Tegas

    Keseriusan Pengelolaan Sampah Harus Ada Sanksi Tegas

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menjadi narasumber dalam acara Ngobrol Bareng bertema Pengelolaan Sampah di Mulai Dari Rumah, di Aula Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu, (21/06/2023). Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung mengatakan, sampah jadi persoalan besar yang harus bisa diselesaikan secara tuntas , sehingga mewujudkan […]

expand_less