Breaking News
Trending Tags

Walikota Sukabumi Sambut Kepulangan 278 Jemaah Haji dari Tanah Suci

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id — Sebanyak 278 jemaah haji asal Kota Sukabumi tiba di  halaman Mesjid Agung Kota Sukabumi,  Rabu (28/08/2018).

Para jemaah tersebut datang sekitar pukul 08.20 wib  menggunakan 7 Bus dan 1 Bus barang. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi bersama jajaranya.

Walikota mengungkapkan jumlah jamaah haji yang pulang ke Kota Sukabumi sesuai dengan jumlah yang diberangkatkan.  Hanya saja, kata Fahmi dari jumlah 278 jemaah , terdapat 2 orang yang dalam keadaan sakit.

“Secara keseluruhan semua jemaah haji dalam keadaan baik dan semuanya melaksanakan rangkaian ibadah Haji,” tuturnya.

Berdasarkan laporan, tambah Fahmi, tidak ditemukan permasalahan di tanah suci. disana mereka dilayani dengan baik. Petugas kesehatan pun sangat responsif dengan keadaan semua jemaah.” Alhamdulillah dalam pelaksanaan tidak ada kendala,” paparnya.

Fahmi juga mengungkapkan, jika pemindahan lokasi penyambutan dan pemulangan jemaah haji semula di Gedung Juang dan beralih ke Mesjid Agung , selain keamanan. Juga banyaknya ususlan dari masyarakat. Bahkan tambah Fahmi asumsi kedatangan jemaah haji yang dijadwalkan akan tiba tepat dengan waktu sholat subuh.”Tapi ternyatakan tadi ada delay,” kata dia.

Sementara itu, Plt Kabag Kesra Setda Kota Sukabumi, Aang Zaenudin, mengakui jika titik pemulangan jamaah Haji berubah dari rencana awal yang akan ditempatkan di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Perubahan  titik pemulangan tersebut dilakukan dengan alasan keamanan.

“Ini kami lakukan untuk keamanan. Selanjutnya para jemaah akan diterima secara resmi olah pak Walikota Sukabumi,” jelas Aang, saat menunggu kedatangan Jamaah Haji, dihalama Mesjid Agung Kota Sukabumi.

Selain pergeseran tempat pemulangan, tambah Aang, dilakukan juga penambahan  personil petugas keamanan. Dengan jumlah total 60 orang personel.

“Petugas kemanan ditambah, gabungan dari Polres Sukabumi Kota, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan partisan pemuda (ormas),” pungkasnya. (Ardan)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar

    DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi atas surat edaran yang diinisiasi oleh KPID Jabar. Pasalnya, didalam surat edaran tersebut merupakan informasi yang harus diketahui masyarakat Jawa Barat, khususnya bagi lembaga penyiaran bagaimana dalam menayangkan sebuah siaran keagamaan yang tidak memiliki unsur negatif. Seperti ujaran kebencian yang belakangan kerap menjadi konsumsi masyarakat dalam sebuah […]

  • Jelang Nataru Lapas Nyomplong Perketat Pengamanan

    Jelang Nataru Lapas Nyomplong Perketat Pengamanan

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menghadapi perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi (Nyomplong), melakukan Bimbingan Narapidana Anak Didik dan perawatan rolling gembok kamar hunian narapidana serta disiplin menggunakan Sidik Jari Portir pada Aplikasi Sistem Databa Pemasyarakatan (SDP), pada Selasa (14/12). Kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan bentuk pencegahan yang dilakukan, guna menyikapi […]

  • Oded Minta OPD Tingkatkan Kualitas Layanan Pada Masyarakat

    Oded Minta OPD Tingkatkan Kualitas Layanan Pada Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Sekalipun, pada 2020 lalu Kota Bandung sudah mendapat kategori penilaian tertinggi dengan skor Indeks Pelayanan Publik (IPP) 4,54 atau Pelayanan Prima. Penilaian IPP ini berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

  • Tingkatkan PAD, Pemkot Sukabumi Kenakan Pajak 5 Persen Bagi Konsumen Kedai Kopi

    Tingkatkan PAD, Pemkot Sukabumi Kenakan Pajak 5 Persen Bagi Konsumen Kedai Kopi

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi akan segera menerapkan kebijakan baru berupa Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau yang dikenal dengan Pajak PB 1 kepada para konsumen yang menikmati minuman di kedai kopi. Besaran pajak yang akan diterapkan mulai dari 5 persen dan berlaku secara bertahap dalam waktu dekat. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menjelaskan […]

  • Kurangi Tumpukan Sampah Lebaran, Yuk Terapkan Kang Pisman

    Kurangi Tumpukan Sampah Lebaran, Yuk Terapkan Kang Pisman

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Produksi sampah saat hari Raya Idulfitri diprediksi akan meningkat. Untuk itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dudy Prayudi mengajak masyarakat untuk menerapkan Kang Pisman (Kurangi Pisahkan Manfaatkan sampah). Dudy menyampaikan terlebih pada hari H lebaran, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti ditutup. Sehingga sampah akan menumpuk bila tidak diolah dengan baik. “Kami […]

  • Kurikulum Prototipe, Merdekakan Kreativitas Siswa Kota Bandung

    Kurikulum Prototipe, Merdekakan Kreativitas Siswa Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada sektor ekonomi dan kesehatan, tapi juga dunia pendidikan. Demi menjaga ritme dan efektivitas pembelajaran, kurikulum baru pun mulai diaplikasikan oleh beberapa sekolah penggerak. Di Kota Bandung, terdapat 23 sekolah dari tingkat PAUD-SMP yang mencoba kurikulum baru bernama kurikulum prototipe (merdeka). Meski harus meraba-raba sekitar tiga bulan, […]

expand_less