Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

3 Tahun Oded-Yana, Pakar: Tiga Pilar Bahu Membahu

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pakar Hukum Tata Negara Universitas Khatolik Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf menilai tiga tahun kepemimpinan Oded M. Danial dan Yana Mulyana di Kota Bandung berjalan cukup baik. Sekalipun sejumlah program tersendat karena pandemi Covid-19, namun pasangan ini tetap menjaga solidaritas.

Menurut Asep, kekompakan antar pemimpin ini menjadi kunci penting. Karena apabila terjadi gesekan antara wali kota dengan wakilnya maka akan berpotensi mandeknya program pembangunan.

“Mereka terpuji. Saya ikuti berbagai langkah kiprah mereka sangat solid satu sama lain sangat menguatkan,” ucap Asep, Jumat, 17 September 2021.

Asep mengakui, kinerja kepemimpinan Oded-Yana secara politis dalam tiga tahun terakhir ini juga sulit terukur. Karena misi dan program yang dijanjikan hanya baru dijalankan lebih dari satu tahun.

“Selebihnya ada refocusing anggaran sehingga ada program yang ditunda. Mereka mendayagunakan semua perangkat untuk menangani Covid-19. Secara umum ada yang dijalankan dan ada yang tertunda problemnya lagi-lagi ada di persoalan Covid-19” ujarnya.

Selain faktor pandemi yang juga menjadi problem bagi semua level pemerintahan, secara internal Asep menilai dalam tiga tahun terakhir ini pasangan Oded-Yana lebih berkarakter ‘silent worker’. Sehingga sangat wajar apabila akseptabilitas masyarakat masih ada yang belum mengetahui pergerakan Oded-Yana.

Padahal, sambung Asep, kinerja Oded-Yana nyatanya membuahkan banyak apresiasi, seperti hadirnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali secara beruntun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kemudian 265 penghargaan lainnya yang datang sebagai apresiasi baik dari skala regional, nasional maupun internasional.

“Nah ini Mang Oded dan Kang Yana yang tidak terlalu bombastis dalam publikasi keberhasilan. Tapi yang mengukur ada orang yang memberikan penghargaan. Itu artinya ada orang, instansi atau organisasi yang menghargainya,” jelasnya.

Masih menurut Asep, Pemerintah Kota (Pemkot) di bawah komando Oded-Yana juga piawai menjaga koordinasi dengan level pemerintahan yang lebih tinggi. Baik itu bersama provinsi ataupun pemerintah pusat.

Hal itu dinilai Asep juga didukung kekompakan di internal Pemkot Bandung. Oded-Yana bisa mengelola setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara maksimal menjalankan fungsi teknis.

“Saya belum pernah dengar itu di Pemkot Bandung, atau ada orang yang jadi oposisi terhadap pemerintahan itu tidak terdengar,” terangnya.

Asep mengungkapkan, kekompakan Oded-Yana ini terlihat sangat dilandaasi oleh kepercayaan yang besar antara satusama lain. Sehingga pembagian porsi moril dan materil antara Oded dan Yana bisa diterima dengan penuh rasa adil.

“Masing-masing percaya bahwa mereka tidak berkhianat pada niat awal. Ini penting karena kalau tidak percaya itu akan menimbulkan saling curiga, dan ujungnya saling ‘ngewa’ dan akhirnya saling menjatuhkan,” Asep menegaskan.

“Kedua itu, karena partai tidak mengganggu, alhamdulillah baik PKS atau Gerindra terlihat tidak seperti itu karakter politiknya. Mengalir saja, ini penting menjaga kekompakan karena bisa jadi orang agak pecah karena ambisi politik di luar ini mempengaruhi,” tambahnya.

Asep lantas membeberkan kunci pentingnya stabilitas Pemkot Bandung juga dipegang oleh Oded-Yana yang sangat memahami potensi dan karakter Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. Sehingga psikologis dan kompetensi Ema dapat terkelola secara tepat.

“Mereka pegang betul. Bukan berarti menjinakan harus nurut tapi Pak Ema diberikan kesempatan berkreasi. Dan Pak Ema juga percaya tidak dizolimi pimpinan,” cetusnya.

Masih menurut Asep, kecermatan Oded-Yana dalam memberikan porsi kepada Sekda inilah yang membuat Ema nyaman menjalankan perannya. Walhasil birokrasi Pemkot Bandung berjalan optimal sesuai dengan arahan Oded-Yana dan tetap mengakomodir gagasan Ema.

“Ini membuat nyaman Pak Ema sehingga lurus menjalankan birokraksi. Karena sepanjang Pak Ema bagus, mereka (Oded-Yana) sangat mendorong. Tapi kalau ada apa-apa mereka (Oded-Yana) selalu menunjukan Sekda dihargai martabatnya. Pak Ema bisa ‘ngigelan’ dan ‘ngigelkeun’ pimpinan,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren! Buruan Sae Jadi Sorotan Mata Internasional

    Keren! Buruan Sae Jadi Sorotan Mata Internasional

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Program Buruan Sae dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bandung mendapat sorotan mata internasional. Hal ini tercetus dalam acara Urban 20 (U20) yang mengusung tema “Meningkatkan Ketahanan Pangan Kota dan Menciptakan Future work Melalui Urban Farming Yang Berbasis Budaya dan Teknologi”. Acara ini bakal berlangsung 3-4 Agustus 2022 dengan melibatkan beberapa […]

  • Dishub Kota Bandung  Peringati Hari Lalin Jalan Sedunia

    Dishub Kota Bandung Peringati Hari Lalin Jalan Sedunia

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Peringatan hari korban lalu lintas jalan sedunia atau world day of remembrance tahun 2019 digelar Dinas Perhubungan Kota Bandung. Seperti biasa peringatan tersebut diperingati pada Minggu ketiga bulan Nopember. oleh seluruh negara termasuk Indonesia di pemerintah kota Bandung. Demikian Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, E.M. Ricky Gustiadi, ATD, SE, MT ketika membuka seminar Publik […]

  • Ketua  DPRD Kota Bandung dan Komisi B Cek Ketersediaan Stok  Bahan Pokok di Gudang Bulog

    Ketua DPRD Kota Bandung dan Komisi B Cek Ketersediaan Stok Bahan Pokok di Gudang Bulog

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Anggota Komisi B Agus Salim, mengecek ketersediaan bahan pokok, di Bulog Kota Bandung, Senin (4/4/2022). Kunjungan perwakilan DPRD Kota Bandung diterima langsung Kepala Bulog Cabang Kota Bandung Yuliani Alzam. Tedy mengatakan, kunjungan wakil DPRD Kota Bandung ke Bulog Kota Bandung dalam upaya […]

  • Kebakaran RSUD Bandung Kiwari, Sekda: Evakuasi Berjalan Lancar Dan Tak Ada Korban Jiwa

    Kebakaran RSUD Bandung Kiwari, Sekda: Evakuasi Berjalan Lancar Dan Tak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Proses evakuasi pasien di RSUD Bandung Kiwari yang mengalami kebakaran, Selasa 5 April 2022 berlangsung lancar. Peristiwa kebakaran tersebut juga dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna saat meninjau langsung ke RSUD Bandung Kiwari. Sebelumnya, rumah sakit ini dikabarkan mengalami kebakaran. Dugaan sementara kebakaran disebabkan […]

  • Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady: Petani Harus Merdeka dan Sejahtera

    Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady: Petani Harus Merdeka dan Sejahtera

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, MbiNews.id, — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady, menyuarakan pentingnya upaya serius dan sistematis untuk memerdekakan dan menyejahterakan petani di Jawa Barat. Anggota Fraksi Gerindra  dari daerah pemilihan Cirebon-Indramayu itu menegaskan, petani harus merdeka dalam menjalankan usahanya dan sejahtera dalam menikmati hasil kerja keras mereka. “Seluruh petani di Jawa Barat harus […]

  • Pemkot Bandung Larang Tempat Hiburan Beroperasi Saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad

    Pemkot Bandung Larang Tempat Hiburan Beroperasi Saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengimbau kepada seluruh pelaku usaha pariwisata untuk menutup sementara kegiatan usahanya dalam rangka memperingati Hari Besar Keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Hal itu menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Bandung Nomor: 123-Disbudpar/2025. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, larangan ini berlaku […]

expand_less