Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

3 Tahun Oded-Yana, Pakar: Tiga Pilar Bahu Membahu

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pakar Hukum Tata Negara Universitas Khatolik Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf menilai tiga tahun kepemimpinan Oded M. Danial dan Yana Mulyana di Kota Bandung berjalan cukup baik. Sekalipun sejumlah program tersendat karena pandemi Covid-19, namun pasangan ini tetap menjaga solidaritas.

Menurut Asep, kekompakan antar pemimpin ini menjadi kunci penting. Karena apabila terjadi gesekan antara wali kota dengan wakilnya maka akan berpotensi mandeknya program pembangunan.

“Mereka terpuji. Saya ikuti berbagai langkah kiprah mereka sangat solid satu sama lain sangat menguatkan,” ucap Asep, Jumat, 17 September 2021.

Asep mengakui, kinerja kepemimpinan Oded-Yana secara politis dalam tiga tahun terakhir ini juga sulit terukur. Karena misi dan program yang dijanjikan hanya baru dijalankan lebih dari satu tahun.

“Selebihnya ada refocusing anggaran sehingga ada program yang ditunda. Mereka mendayagunakan semua perangkat untuk menangani Covid-19. Secara umum ada yang dijalankan dan ada yang tertunda problemnya lagi-lagi ada di persoalan Covid-19” ujarnya.

Selain faktor pandemi yang juga menjadi problem bagi semua level pemerintahan, secara internal Asep menilai dalam tiga tahun terakhir ini pasangan Oded-Yana lebih berkarakter ‘silent worker’. Sehingga sangat wajar apabila akseptabilitas masyarakat masih ada yang belum mengetahui pergerakan Oded-Yana.

Padahal, sambung Asep, kinerja Oded-Yana nyatanya membuahkan banyak apresiasi, seperti hadirnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali secara beruntun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kemudian 265 penghargaan lainnya yang datang sebagai apresiasi baik dari skala regional, nasional maupun internasional.

“Nah ini Mang Oded dan Kang Yana yang tidak terlalu bombastis dalam publikasi keberhasilan. Tapi yang mengukur ada orang yang memberikan penghargaan. Itu artinya ada orang, instansi atau organisasi yang menghargainya,” jelasnya.

Masih menurut Asep, Pemerintah Kota (Pemkot) di bawah komando Oded-Yana juga piawai menjaga koordinasi dengan level pemerintahan yang lebih tinggi. Baik itu bersama provinsi ataupun pemerintah pusat.

Hal itu dinilai Asep juga didukung kekompakan di internal Pemkot Bandung. Oded-Yana bisa mengelola setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara maksimal menjalankan fungsi teknis.

“Saya belum pernah dengar itu di Pemkot Bandung, atau ada orang yang jadi oposisi terhadap pemerintahan itu tidak terdengar,” terangnya.

Asep mengungkapkan, kekompakan Oded-Yana ini terlihat sangat dilandaasi oleh kepercayaan yang besar antara satusama lain. Sehingga pembagian porsi moril dan materil antara Oded dan Yana bisa diterima dengan penuh rasa adil.

“Masing-masing percaya bahwa mereka tidak berkhianat pada niat awal. Ini penting karena kalau tidak percaya itu akan menimbulkan saling curiga, dan ujungnya saling ‘ngewa’ dan akhirnya saling menjatuhkan,” Asep menegaskan.

“Kedua itu, karena partai tidak mengganggu, alhamdulillah baik PKS atau Gerindra terlihat tidak seperti itu karakter politiknya. Mengalir saja, ini penting menjaga kekompakan karena bisa jadi orang agak pecah karena ambisi politik di luar ini mempengaruhi,” tambahnya.

Asep lantas membeberkan kunci pentingnya stabilitas Pemkot Bandung juga dipegang oleh Oded-Yana yang sangat memahami potensi dan karakter Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. Sehingga psikologis dan kompetensi Ema dapat terkelola secara tepat.

“Mereka pegang betul. Bukan berarti menjinakan harus nurut tapi Pak Ema diberikan kesempatan berkreasi. Dan Pak Ema juga percaya tidak dizolimi pimpinan,” cetusnya.

Masih menurut Asep, kecermatan Oded-Yana dalam memberikan porsi kepada Sekda inilah yang membuat Ema nyaman menjalankan perannya. Walhasil birokrasi Pemkot Bandung berjalan optimal sesuai dengan arahan Oded-Yana dan tetap mengakomodir gagasan Ema.

“Ini membuat nyaman Pak Ema sehingga lurus menjalankan birokraksi. Karena sepanjang Pak Ema bagus, mereka (Oded-Yana) sangat mendorong. Tapi kalau ada apa-apa mereka (Oded-Yana) selalu menunjukan Sekda dihargai martabatnya. Pak Ema bisa ‘ngigelan’ dan ‘ngigelkeun’ pimpinan,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnaker Kota Sukabumi  Belum Bisa menyerap Tenaga Kerja Disabilitas

    Disnaker Kota Sukabumi Belum Bisa menyerap Tenaga Kerja Disabilitas

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Ketenaga Kerjaan Pemkot Sukabumi belum bisa banyak serap tenaga kerja dari penyandang disabilitas/difabel, dalam rangka memenuhi amanat UU no 8 Tahun 2016 terkait dengan bidang ketenagakerjaan. “Kalau untuk jumlah data persentasenya kita tidak tahu persisinya berapa. Hanya yang tahu di Great Aparrel ada dan Kalau tidak salah setiap perusahaan kewajibannya dua […]

  • Siap Tertibkan PKL, Kuasa Hukum Pengelola Pasar Tipar Gede: Kami Akan Lakukan Sesuai Perjanjian Kerjasama

    Siap Tertibkan PKL, Kuasa Hukum Pengelola Pasar Tipar Gede: Kami Akan Lakukan Sesuai Perjanjian Kerjasama

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Koperasi Konsumen Pasar Gudang Sukabumi selaku pengelola Pasar Tipar Gede, berencana melakukan penertiban mandiri para pedagang eks Pasar Tipar Gede yang saat ini berjualan di bahu jalan. Hal tersebut diutarakan langsung oleh kuasa hukum Koperasi Konsumen Pasar Gudang Sukabumi, Padlilah. Saat dikonfirmasi, dirinya membenarkan adanya rencana penertiban mandiri yang akan dilakukan pada […]

  • GRIB Jaya Bandung Boxing Camp 2026, Wadah Prestasi dan Pembinaan Generasi Muda

    GRIB Jaya Bandung Boxing Camp 2026, Wadah Prestasi dan Pembinaan Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews  – Ormas GRIB Jaya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bandung akan menggelar kejuaraan tinju amatir bertajuk “GRIB Jaya Bandung Boxing Camp 2026” pada 8-12 Juli 2026. Acara yang digagas sebagai ajang pencarian bakat dan pembinaan ini akan memperebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026 dan menjadi bukti komitmen ormas tersebut dalam mengembangkan olahraga dan memberdayakan […]

  • Cashback

    Cashback

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Oleh : Mirza Zulhadi Sekadar judul? Bukan! Tapi itulah awal penyebab kemelut, kericuhan, atau sebut saja pemecah tubuh organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia. Jadi, jangan menengok kemana-mana dulu. Memperluas masalah. Cukup memperhatikan fakta yang tersaji. Sesederhana itu awal kisah cashback bermula. ”Tak ada asap kalau tak ada api”. Ada uang yang ditarik dari […]

  • Hadiri Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan, Ini Tanggapan Pj Walikota Sukabumi

    Hadiri Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan, Ini Tanggapan Pj Walikota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menghadiri langsung kegiatan Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian di Jawa Barat. Dalam kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut, dipimpin langsung oleh Pj Guberbur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, Kamis (18/04/2024). Dalam sambutannya Bey menekankan, pentingnya data yang tepat mengenai luas lahan pertanian […]

  • Operasi Patuh Lodaya 2021 di Kota Sukabumi: Razia Kendaraan Dimulai 20 September

    Operasi Patuh Lodaya 2021 di Kota Sukabumi: Razia Kendaraan Dimulai 20 September

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Polres Sukabumi Kota gelar Operasi Patuh lodaya 2021 mulai dari 20 September hingga 3 Oktober 2021. Operasi yang digelar selama 14 hari tersebut, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran Lalu Lintas (kamseltibcarlantas), serta memutus penyebaran Covid-19. “Sasaran dan target Operasi Patuh adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tata […]

expand_less