Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

9.000 Orang Pedagang Pasar Tradisional Bakal Jadi Target Vaksinasi.

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Animo pedagang pasar tradisional mengikuti vaksinasi terus meningkat. Perumda Pasar Juara Kota Bandung mencatat sebanyak 9.000 pedagang pasar tradisional bakal menjadi target vaksinasi.

Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Herry Hermawan mengungkapkan, jumlah pedagang di 37 pasar tradisional tercatat sekitar 17.000 orang. Namun hanya 9.000 orang saja yang layak dan ditargetkan mendapat penyuntikan vaksin.

Menurut Herry, ada sejumlah pedagang yang memiliki catatan kesehatan yang tidak direkomendasikan untuk menerima vaksin. Selain itu, ada juga pedagang yang tidak beridentitas (KTP) Kota Bandung.

Herry mengatakan, saat penyuntikan vaksin pertama bagi pedagang pasar tradisional di Pasar Sederhana pada 27 Februari silam respon dari para pedagang masih minim.

Guna mengatasi hal itu, Herry bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan relawan masyarakat untuk sosialisasi serta edukasi mengenai program vaksinasi. Hasilnya, kini responnya berbalik menjadi sangat antusias untuk bisa mendapatkan vaksin.

“Akhirnya malah banyak yang mulai menyadari. Dan pada vaksinasi kedua di Baltos animonya terus meningkat,” katanya di sela-sela gebyar vaksinasi di ITC Kebon Kalapa, Kamis, 25/3/2021).

“Sampai pada hari ini tidak semua pedagang yang terdaftar bisa dilaksanakan. Itu karena keterbatasan kuota. Akhirnya kita pilih siapa yang mendaftar lebih dahulu,” imbuh Herry.

Pada gebyar vaksinasi di ITC Kebon Kalapa, selain pedagang di ITC Kebon Kalapa, di lokasi ini juga turut mengakomodir pelaku usaha dari Pasar Cikapundung.

Penyuntikan kali ini disediakan sebanyak 150 dosis vaksin. “Secara keseluruhan yang sudah divaksin dengan di ITC ini mencapai 900 pedagang,” ungkapnya.

Menurut Herry saat ini pihaknya baru mendapatkan tambahan jatah kuota untuk pedagang pasar tradisional. Rencananya, 1.000 dosis akan diberikan kepada pedagang pada pekan depan.

“Kemarin kita dapat informasi dari Dinkes Kota Bandung. Kuota yang diberikan untuk tahap pertama sekitar 1.700 orang. Kemarin kami rapat dengan pihak Dinkes dan menyampaikan bahwa untuk pasar berikutnya dilakukan Senin (30 maret), kita kejar 1.000 pedagang,” jelasnya.

Herry menuturkan untuk lokasi penyuntikan bakal dilaksanakan di Pasar Balubur (Baltos). Karena ada satu lantai yang bisa digunakan secara penuh untuk peyuntikan. Sehingga tetap dapat diterapkan protokol kesehatan untuk menampung seribu pedagang dalam satu hari.

“Nanti gabungan dari Pasar Dago Simpang, Cihapit, dan Kebon Sirih. Baltosnya masih ada dan beberapa pasar di sekitar situ yang terdata,” terangnya.

Herry berharap, penyuntikan vaksin bagi para pedagang sudah bisa terlaksana sebelum memasuki bulan Ramadan. Bahkan, sebiasa mungkin telah menuntaskan hingga dosis kedua.

Sebab, Herry menyatakan saat Ramadan hingga Idulfitri, aktivitas di pasar tradisional meningkat. Sehingga, momentum pemulihan ekonomi ini harus didukung dengan penanganan kesehatan.

“Dengan vaksinasi, pedagang terlindungi dari sebaran Covid-19. Transaksi di dalam pasar tradisional akan lebih baik. Karena para pembeli juga yakin pedagang telah terproteksi dengan vaksinasi,” katanya.

“Ini adalah upaya penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Karena menjelang lebaran nanti, kegiatannya luar biasa,” katanya. (asp)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded: Taat Prokes Wujud Bela Negara

    Oded: Taat Prokes Wujud Bela Negara

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menilai setiap warga negara harus memiliki rasa cinta pada tanah air. Termasuk memiliki sikap bela negara yakni rela berkorban demi bangsa dan negara. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan sikap bela negara. Sebab wujud bela negara selalu mengalami penyesuaian dari masa ke masa tetapi […]

  • Wakil Wali Kota Sukabumi: Pembangunan Berkelanjutan Kian Mendesak di Tengah Laju Urbanisasi

    Wakil Wali Kota Sukabumi: Pembangunan Berkelanjutan Kian Mendesak di Tengah Laju Urbanisasi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan, kebutuhan pembangunan berkelanjutan di Kota Sukabumi kini semakin mendesak. Kota yang tengah bertumbuh cepat dan menghadapi tekanan urbanisasi itu, menurutnya, harus mengelola pembangunan secara lebih terukur dan inklusif. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang digelar Bappeda Kota Sukabumi, Rabu (3/12/2025). Bobby menekankan bahwa […]

  • Wali Kota Bandung: Pasokan Oksigen Rumah Sakit Di Kota Bandung Aman

    Wali Kota Bandung: Pasokan Oksigen Rumah Sakit Di Kota Bandung Aman

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pasokan oksigen untuk rumah sakit di Kota Bandung aman. Kepastian itu Wali Kota Bandung, Oded M. Danial peroleh usai mendatangi langsung salah satu penyuplai gas Samator Grup di Kota Bandung, PT. Aneka Gas Industri. Oded sangat bersyukur budaya gotong royong di Kota Bandung juga dipraktekan oleh para penyuplai oksigen. Karena pada saat […]

  • Ini Kata Pansus Terkait LKPJ Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi

    Ini Kata Pansus Terkait LKPJ Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Salah satu anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Yunus Suhandi, meminta agar Pemda diminta utuk meningkatan kinerja. Terutama berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya, hingga saat ini, Pememrintah Kota (Pemkot) Sukabumi masih ketergantungan ke Pemerintah pusat, termasuk mengandalkan bantuan dari Provinsi. Makanya, untuk itu […]

  • Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

    Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Miris melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, yang membuat omset penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merosot jauh, salah satu pusat perbelanjaan di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, lakukan inovasi untuk membantu para pelaku UMKM saat masa pandemi Covid-19. “Niat kami adalah membantu para pelaku […]

  • Ini Kata Wali Kota Saat FPD BPKPD Kota Sukabumi

    Ini Kata Wali Kota Saat FPD BPKPD Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, meminta, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menghadirkan inovasi dalam pengelolan pendapatan daerah. Seperti halnya, digitalisasi pembayaran, memetakan, mengembangkan, dan pengendalian penerimaan. “Jadi, ketika digitalisasi diterapkan, terjadi kenaikan signifikan,”ujar Fahmi, usai menghadiri Forum Perangkat Daerah (FPD) BPKPD Kota Sukabumi, disalah satu Hotel di Kota Sukabumi. Selasa, (14/2/2022). Baca […]

expand_less