Breaking News
Trending Tags

Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Miris melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, yang membuat omset penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merosot jauh, salah satu pusat perbelanjaan di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, lakukan inovasi untuk membantu para pelaku UMKM saat masa pandemi Covid-19.

“Niat kami adalah membantu para pelaku UMKM, yang selama pandemi Covid-19 saat ini menjadi salah satu sektor yang amat sangat terdampak. Oleh sebab itu, kami berharap bisa sebanyak-banyaknya membuka gerai Jajanan Kue Sibih ini sebanyak-banyaknya, untuk membantu pelaku UMKM,” tutur Cepi Mutaqin owner Toserba Selamat Sukabumi, Sabtu (30/10/2021).

Lanjutnya, stan jajanan kue subuh yang sudah berjalan selama satu tahun ini, memang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM, untuk membantu pemasaran produk mereka. Dengan konsep bagi hasil, para pelaku UMKM yang menitipkan produknya, tak perlu repot-repot memikirikan biaya sewa tempat, tim pemasaran, hingga meja display produk.

“Persyaratan awalnya, kita hanya meminta tes food dahulu, sebelum produk tersebut di pasarkan. Tanpa mereka dibebankan berbagai biaya sewa tempat, nantinya sistimnya bagi hasil dengan kami, sebesar 20 persen. Jadi penjual tidak perlu memikirkan biaya di awal, karena bagi hasil 20 perseb tersebut, hanya bagi produk yang telah terjual,” ungkapnya.

Masih menurut Cepi, pihaknya bukan semata-mata menjualkan produk saja. Namun terkadang sering juga produk yang masuk ke jajanan kue subuh, menjadi terupgrade.

“Kadang kita juga sering memberi saran kepada mereka, untuk menaikkan nilai jual produk mereka. Kan di kita ada tees food dahulu, setelah kita coba rasa produk tersebut, ternyata dengan nilai jual sekian, kita rasa agak rendah, akhirnya kita sarankan untuk menaikkan nilai jual produk tersebut. Alhamdulilalah jadi membantu menaikkan omset penjualan para pelaku UMKM yang selama ini terdampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Cepi menambahkan, sejak masa pandemi Covid-19 yang melanda pada tahun 2020 silam, banyak dari pelaku UMKM, khususnya di Kota Sukabumi, yang omset penjualan usahanya terdampak. Bahkan menurutnya, tak sedikit pula warga yang dulunya menjadi pekerja, namun karena terkena pemutusan hubungan kerja akhirnya membuat mereka putar arah menjadi pelaku UMKM, untuk bisa menghidupi kebutuhan hidupnya.

“Kita disini berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi para pelaku UMKM, agar bisa memasarkan produk mereka, sehinga bisa membantu kebutuhan hidup mereka. Dan alhamdulilah, dukungan dari Pemerintah Kota Sukabumi sangat tinggi. Pak Wali Kota Sukabumi, juga sering berkunjung ke gerai jajanan kue subuh, serta turut serta memposting produk-produk UMKM yang ada di jajanan kue subuh ini,” ungkapnya.

Ratusan produk UMKM dari berbagai pelaku UMKM yang dipasarkan di Toserba Selamat Sukabumi pada kegiatan “Jajanan Kue Subuh”.

Sejak awal diadakan pada tahun 2020 kemarin, setiap harinya tak kurang dari ratusan pelaku UMKM, yang menitipkan produknya untuk dipasarkan di jajanan kue subuh Toserba Selamat Sukabumi.

“Turn over pelaku UMKM yang menitipkan produknya setiap hari itu sangat tinggi. Lebih dari 100 pelu UMKM yang menitipkan produk-produknya, dan rata-rata setiap pelaku UMKM, menitipkan lebih dari 1 produk,” paparnya.

Terkait pembagian hasil keuntungan yang diterapkan pada jajanan kue subuh Toserba Selamat Sukabumi, Cepi mengatakan bahwa para pelaku UMKM bisa mengambil hasil penjualan produknya kapan saja.

“Uang penjualan produk, sudah kami pisahkan yang 80 persennya. Jadi mereka yang ingin mengambil pada setiap hari, atau tiga hari sekalai, silahkan. Karena uang mereka sudah dipisahkan,” bebernya.

Dengan adanya inovasi ini, Cepi berharap bisa membantu para pelaku UMKM, maupun warga yang memenag terdampak pandemi Covid-19, untuk melanjutkan usaha kembali.

“Kami ingin dengan adanya jajanan kue subuh ini, bisa memabntu mereka yang putus kerja, ataupun pedagang yang omsetnya menurun drastis saat pandemi. Karena respon warga terhadap jajanan kue subuh ini sangat tinggi. Alhamdulilah, banyak produ yang habis terjual di jajanan kue subuh ini. Sekalipun pada stan jajanan kue subuh masih belum habis terjual, produk tersebut, kami display kembali di dalam supermarket kami,” tandasnya. M. Satiri/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Tuli dari Yayasan Jendela Tuli Indonesia Kunjungi DPRD Kota Bandung

    Komunitas Tuli dari Yayasan Jendela Tuli Indonesia Kunjungi DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., menerima kunjungan Komunitas Tuli dari Yayasan Jendela Tuli Indonesia, di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin, 20 Januari 2025. Dalam kegiatan tersebut, dr. Agung pun berkesempatan untuk mempelajari komunikasi dan aksesibilitas melalui bahasa isyarat dari salah seorang aktivis dari Yayasan Jendela […]

  • Kebut Target Vaksin, Polres Sukabumi Kota Gelar Vakisnasi di Wilayah

    Kebut Target Vaksin, Polres Sukabumi Kota Gelar Vakisnasi di Wilayah

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Polres Sukabumi Kota terus kebut target vaksinasi bagi warga masyarakat, termasuk bagi kalangan warga lanjut usia (lansia).kali ini, Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, melakuakn peninjauan kegiatan vaksinasi masal, yang dilakukan di halaman Mako Polsek Gunungguruh. “Hari ini, kami dari unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi termasuk unsur Forkopimcam Gunungguruh melaksanakan kegiatan […]

  • Tedy Rusmawan Ajak Program Bebersih dan Berbagi Jadi Kultur Bandung

    Tedy Rusmawan Ajak Program Bebersih dan Berbagi Jadi Kultur Bandung

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri acara Bandung Berbagi sebagai rangkaian Hari Jadi Ke-212 Kota Bandung, di Pendopo Kota Bandung, Jumat (23/9/2022). Tedy begitu mengapresiasi Pemerintah Kota Bandung yang berkolaborasi bersama banyak pihak untuk menggelar kegiatan Bandung Berbagi. Program ini menyasar ribuan penerima bantuan serentak di seluruh kecamatan. Program […]

  • Akibat Hujan Deras, 37 Makam TPU Cikutra Kota Bandung Tergerus Longsor

    Akibat Hujan Deras, 37 Makam TPU Cikutra Kota Bandung Tergerus Longsor

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 37 makam di TPU Wilayah III Cikutra tergerus longsor akibat hujan lebat Jumat(1/5/2020) malam. Petugas telah mengevakuasi sebagian besar makam pada Sabtu (2/5/2020) pagi. Camat Cibeunying Kaler Suardi menjelaskan, makam yang longsor terjadi di tiga wilayah, yakni blok E, blok F, dan di tanah wakaf seberang blok F. Ketiga lokasi tersebut […]

  • Wow, Inovasi Baru Warga Gunakan Dana P2RW Untuk Pengadaan CCTV

    Wow, Inovasi Baru Warga Gunakan Dana P2RW Untuk Pengadaan CCTV

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Warga Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi memanfaatkan dana hibah stimulan dari Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) untuk pembelian kamera pengawas keamanan (CCTV). Hal tersebut dikatakan langsung oleh Camat Cikole Fitrya Kusnaningsih, saat ditemui di Kantor Kecamatan Cikole. Senin (08/08). Dirinya mengatakan, memang sebelumnya ia sempat terkejut saaat melihat hasil rembuk warga […]

  • Dua Raperda  Pemkot Sukabumi di Pending, Usulan DPRD Belum di Bahas

    Dua Raperda Pemkot Sukabumi di Pending, Usulan DPRD Belum di Bahas

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dari sepuluh program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Sukabumi, dua diantaranya dipastikan tidak akan dibahas. Kedua Propemperda tersebut, yakni, Propemperda tentang penyelenggaraan Perpajakan Daerah dan pengarustamaan gender dalam pembangunan daerah. “Tahun ini rencanaya ada sepuluh Propemperda atau Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan dibahas. Namun didalam perjalanan ternyata ada dua raperda yang akan dipending […]

expand_less