Breaking News
Trending Tags

Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Miris melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, yang membuat omset penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merosot jauh, salah satu pusat perbelanjaan di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, lakukan inovasi untuk membantu para pelaku UMKM saat masa pandemi Covid-19.

“Niat kami adalah membantu para pelaku UMKM, yang selama pandemi Covid-19 saat ini menjadi salah satu sektor yang amat sangat terdampak. Oleh sebab itu, kami berharap bisa sebanyak-banyaknya membuka gerai Jajanan Kue Sibih ini sebanyak-banyaknya, untuk membantu pelaku UMKM,” tutur Cepi Mutaqin owner Toserba Selamat Sukabumi, Sabtu (30/10/2021).

Lanjutnya, stan jajanan kue subuh yang sudah berjalan selama satu tahun ini, memang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM, untuk membantu pemasaran produk mereka. Dengan konsep bagi hasil, para pelaku UMKM yang menitipkan produknya, tak perlu repot-repot memikirikan biaya sewa tempat, tim pemasaran, hingga meja display produk.

“Persyaratan awalnya, kita hanya meminta tes food dahulu, sebelum produk tersebut di pasarkan. Tanpa mereka dibebankan berbagai biaya sewa tempat, nantinya sistimnya bagi hasil dengan kami, sebesar 20 persen. Jadi penjual tidak perlu memikirkan biaya di awal, karena bagi hasil 20 perseb tersebut, hanya bagi produk yang telah terjual,” ungkapnya.

Masih menurut Cepi, pihaknya bukan semata-mata menjualkan produk saja. Namun terkadang sering juga produk yang masuk ke jajanan kue subuh, menjadi terupgrade.

“Kadang kita juga sering memberi saran kepada mereka, untuk menaikkan nilai jual produk mereka. Kan di kita ada tees food dahulu, setelah kita coba rasa produk tersebut, ternyata dengan nilai jual sekian, kita rasa agak rendah, akhirnya kita sarankan untuk menaikkan nilai jual produk tersebut. Alhamdulilalah jadi membantu menaikkan omset penjualan para pelaku UMKM yang selama ini terdampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Cepi menambahkan, sejak masa pandemi Covid-19 yang melanda pada tahun 2020 silam, banyak dari pelaku UMKM, khususnya di Kota Sukabumi, yang omset penjualan usahanya terdampak. Bahkan menurutnya, tak sedikit pula warga yang dulunya menjadi pekerja, namun karena terkena pemutusan hubungan kerja akhirnya membuat mereka putar arah menjadi pelaku UMKM, untuk bisa menghidupi kebutuhan hidupnya.

“Kita disini berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi para pelaku UMKM, agar bisa memasarkan produk mereka, sehinga bisa membantu kebutuhan hidup mereka. Dan alhamdulilah, dukungan dari Pemerintah Kota Sukabumi sangat tinggi. Pak Wali Kota Sukabumi, juga sering berkunjung ke gerai jajanan kue subuh, serta turut serta memposting produk-produk UMKM yang ada di jajanan kue subuh ini,” ungkapnya.

Ratusan produk UMKM dari berbagai pelaku UMKM yang dipasarkan di Toserba Selamat Sukabumi pada kegiatan “Jajanan Kue Subuh”.

Sejak awal diadakan pada tahun 2020 kemarin, setiap harinya tak kurang dari ratusan pelaku UMKM, yang menitipkan produknya untuk dipasarkan di jajanan kue subuh Toserba Selamat Sukabumi.

“Turn over pelaku UMKM yang menitipkan produknya setiap hari itu sangat tinggi. Lebih dari 100 pelu UMKM yang menitipkan produk-produknya, dan rata-rata setiap pelaku UMKM, menitipkan lebih dari 1 produk,” paparnya.

Terkait pembagian hasil keuntungan yang diterapkan pada jajanan kue subuh Toserba Selamat Sukabumi, Cepi mengatakan bahwa para pelaku UMKM bisa mengambil hasil penjualan produknya kapan saja.

“Uang penjualan produk, sudah kami pisahkan yang 80 persennya. Jadi mereka yang ingin mengambil pada setiap hari, atau tiga hari sekalai, silahkan. Karena uang mereka sudah dipisahkan,” bebernya.

Dengan adanya inovasi ini, Cepi berharap bisa membantu para pelaku UMKM, maupun warga yang memenag terdampak pandemi Covid-19, untuk melanjutkan usaha kembali.

“Kami ingin dengan adanya jajanan kue subuh ini, bisa memabntu mereka yang putus kerja, ataupun pedagang yang omsetnya menurun drastis saat pandemi. Karena respon warga terhadap jajanan kue subuh ini sangat tinggi. Alhamdulilah, banyak produ yang habis terjual di jajanan kue subuh ini. Sekalipun pada stan jajanan kue subuh masih belum habis terjual, produk tersebut, kami display kembali di dalam supermarket kami,” tandasnya. M. Satiri/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Rapat Paripurna, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Berpamitan

    Hadiri Rapat Paripurna, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Berpamitan

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Wakil Walikota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami menghadiri penetapan persetujuan perubahan APBD 2023 dan peraturan daerah (perda) tentang pajak daerah dan retribusi daerah, Selasa (19/09). Dalam momen ini juga, sekaligus untuk berpamitan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Sukabumi beserta peserta paripurna, karena akan purna tugas sebagai kepala […]

  • Puluhan Tahun Membuat Anyaman Bambu, Sarah Luput Dari Perhatian Dinas Terkait Kota Sukabumi

    Puluhan Tahun Membuat Anyaman Bambu, Sarah Luput Dari Perhatian Dinas Terkait Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bantu suami untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, Sarah (50) warga Jalan Bhayangkara, Gg. Alhuda, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, rela banting tulang membuat anyaman bambu untuk kemasan kueh mochi. Usaha tersebut, telah dilakukannya sejak tahun 1995 silam, Senin (11/12). Dalam keterangannya Sarah menyebutkan, dari usaha yang telah digelutinya selama puluhan tahun tersebut, dinilai […]

  • Bazar Buku Big Bad Wolf Hadir untuk Pertama Kalinya di Balikpapan

    Bazar Buku Big Bad Wolf Hadir untuk Pertama Kalinya di Balikpapan

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, MBInews.id  – Setelah Sukses diselenggarakan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Surabaya Bazar Buku Big Bad Wolf, kini telah hadir untuk pertama kalinya di kota Balikpapan merupakan kota keenam di Indonesia yang dikunjungi. Bazar Buku ini akan diselenggarakan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) dari tanggal 1-10 November dengan gratis biaya masuk gedung dari […]

  • Pemkot Bandung Bersama polri Dan Fakultas Kedokteran Unpad Gelar Vaksinasi  Covid-19

    Pemkot Bandung Bersama polri Dan Fakultas Kedokteran Unpad Gelar Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Polri dan Fakultas Kedokteran Unpad menggelar vaksinasi berbasis keluarga di Sport Jabar Arcamanik, Kamis (24/6/2021). Ada sekitar 2.100 orang yang mengikuti vaksinasi selama satu hari tersebut. Vaksinasi berbasis keluarga merupakan pemberian vaksin kepada setiap anggota keluarga dengan syarat sesuai aturan yang berlaku. “Alhamdulillah kami […]

  • Wali Kota Sukabumi Sidak Mega Proyek Lapang Merdeka, Ini Temuannya

    Wali Kota Sukabumi Sidak Mega Proyek Lapang Merdeka, Ini Temuannya

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, meninjau langsung progres pembangunan mega proyek Lapang Merdeka dan Alun-Alun Kota Sukabumi, yang tak lama lagi akan berakhir masa kontrak pengerjaannya, Jumat (12/11/2021). Fahmi yang di dampingi pihak pengembang dan juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, melihat progres pengerjaan yang sedang berjalan saat ini, serta […]

  • Reses Anggota DPRD Kabupaten Bandung Partai Golkar: Warga Tenjolaya Sampaikan Aspirasi

    Reses Anggota DPRD Kabupaten Bandung Partai Golkar: Warga Tenjolaya Sampaikan Aspirasi

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Kab.Bandung, Mbinews.id – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bandung Chandra Kumala S.Sos melaksanakan masa reses sidang ke III Tahun 2025. Pada Kamis 21 Agustus 2025 di Aula Kantor Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung. Acara ini menjadi momen penting bagi warga setempat untuk menyampaikan aspirasi mereka. Kepala Desa Tenjolaya, Ismawanto Soemantri, SH.SIp, menyatakan […]

expand_less