Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bantu UMKM Saat Pandemi, Toserba di Sukabumi Gratiskan Biaya Sewa Tempat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Miris melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, yang membuat omset penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merosot jauh, salah satu pusat perbelanjaan di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi, lakukan inovasi untuk membantu para pelaku UMKM saat masa pandemi Covid-19.

“Niat kami adalah membantu para pelaku UMKM, yang selama pandemi Covid-19 saat ini menjadi salah satu sektor yang amat sangat terdampak. Oleh sebab itu, kami berharap bisa sebanyak-banyaknya membuka gerai Jajanan Kue Sibih ini sebanyak-banyaknya, untuk membantu pelaku UMKM,” tutur Cepi Mutaqin owner Toserba Selamat Sukabumi, Sabtu (30/10/2021).

Lanjutnya, stan jajanan kue subuh yang sudah berjalan selama satu tahun ini, memang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM, untuk membantu pemasaran produk mereka. Dengan konsep bagi hasil, para pelaku UMKM yang menitipkan produknya, tak perlu repot-repot memikirikan biaya sewa tempat, tim pemasaran, hingga meja display produk.

“Persyaratan awalnya, kita hanya meminta tes food dahulu, sebelum produk tersebut di pasarkan. Tanpa mereka dibebankan berbagai biaya sewa tempat, nantinya sistimnya bagi hasil dengan kami, sebesar 20 persen. Jadi penjual tidak perlu memikirkan biaya di awal, karena bagi hasil 20 perseb tersebut, hanya bagi produk yang telah terjual,” ungkapnya.

Masih menurut Cepi, pihaknya bukan semata-mata menjualkan produk saja. Namun terkadang sering juga produk yang masuk ke jajanan kue subuh, menjadi terupgrade.

“Kadang kita juga sering memberi saran kepada mereka, untuk menaikkan nilai jual produk mereka. Kan di kita ada tees food dahulu, setelah kita coba rasa produk tersebut, ternyata dengan nilai jual sekian, kita rasa agak rendah, akhirnya kita sarankan untuk menaikkan nilai jual produk tersebut. Alhamdulilalah jadi membantu menaikkan omset penjualan para pelaku UMKM yang selama ini terdampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Cepi menambahkan, sejak masa pandemi Covid-19 yang melanda pada tahun 2020 silam, banyak dari pelaku UMKM, khususnya di Kota Sukabumi, yang omset penjualan usahanya terdampak. Bahkan menurutnya, tak sedikit pula warga yang dulunya menjadi pekerja, namun karena terkena pemutusan hubungan kerja akhirnya membuat mereka putar arah menjadi pelaku UMKM, untuk bisa menghidupi kebutuhan hidupnya.

“Kita disini berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi para pelaku UMKM, agar bisa memasarkan produk mereka, sehinga bisa membantu kebutuhan hidup mereka. Dan alhamdulilah, dukungan dari Pemerintah Kota Sukabumi sangat tinggi. Pak Wali Kota Sukabumi, juga sering berkunjung ke gerai jajanan kue subuh, serta turut serta memposting produk-produk UMKM yang ada di jajanan kue subuh ini,” ungkapnya.

Ratusan produk UMKM dari berbagai pelaku UMKM yang dipasarkan di Toserba Selamat Sukabumi pada kegiatan “Jajanan Kue Subuh”.

Sejak awal diadakan pada tahun 2020 kemarin, setiap harinya tak kurang dari ratusan pelaku UMKM, yang menitipkan produknya untuk dipasarkan di jajanan kue subuh Toserba Selamat Sukabumi.

“Turn over pelaku UMKM yang menitipkan produknya setiap hari itu sangat tinggi. Lebih dari 100 pelu UMKM yang menitipkan produk-produknya, dan rata-rata setiap pelaku UMKM, menitipkan lebih dari 1 produk,” paparnya.

Terkait pembagian hasil keuntungan yang diterapkan pada jajanan kue subuh Toserba Selamat Sukabumi, Cepi mengatakan bahwa para pelaku UMKM bisa mengambil hasil penjualan produknya kapan saja.

“Uang penjualan produk, sudah kami pisahkan yang 80 persennya. Jadi mereka yang ingin mengambil pada setiap hari, atau tiga hari sekalai, silahkan. Karena uang mereka sudah dipisahkan,” bebernya.

Dengan adanya inovasi ini, Cepi berharap bisa membantu para pelaku UMKM, maupun warga yang memenag terdampak pandemi Covid-19, untuk melanjutkan usaha kembali.

“Kami ingin dengan adanya jajanan kue subuh ini, bisa memabntu mereka yang putus kerja, ataupun pedagang yang omsetnya menurun drastis saat pandemi. Karena respon warga terhadap jajanan kue subuh ini sangat tinggi. Alhamdulilah, banyak produ yang habis terjual di jajanan kue subuh ini. Sekalipun pada stan jajanan kue subuh masih belum habis terjual, produk tersebut, kami display kembali di dalam supermarket kami,” tandasnya. M. Satiri/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung kondisi Stabil, Satgas Covid-19  Ingatkan Agar Warga Tak Abai

    Kota Bandung kondisi Stabil, Satgas Covid-19 Ingatkan Agar Warga Tak Abai

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengingatkan agar semua pihak tidak merasa abai terkait pandemi Covid-19. Meski pun, saat ini Kota Bandung dalan kondisi yang stabil. “Kita punya 27 Rumah Sakit milik Pemerintah dan swasta. Katakanlah sebagai faskes (Fasilitas Kesehatan), di Kota Bandung ini sekarang sudah terisi 769 Tempat […]

  • Oded Ajak Warga Aktifkan Jumsih

    Oded Ajak Warga Aktifkan Jumsih

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Nilai-nilai kebersihan seyogianya tertanam dalam setiap diri manusia, sebab seluruh kegiatan ibadah pada prinsipnya bertujuan untuk membersihkan, baik diri, hati, maupun harta. Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai salat Subuh berjamaah di Pendopo Kota Bandung bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salat Subuh itu mengawali rangkaian kegiatan […]

  • Usai Libur Idulfitri, ASN Pemkot Bandung Wajib Kembali Bekerja Di Kantor

    Usai Libur Idulfitri, ASN Pemkot Bandung Wajib Kembali Bekerja Di Kantor

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Para pegawai Pemerintah Kota Bandung wajib hadir dan bekerja seperti biasa pada Senin 9 Mei 2022 atau hari pertama masuk kerja setelah libur cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah. Hal itu juga sejalan dengan perintah Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Ia mewajibkan seluruh ASN (PNS dan P3K) di jajaran Pemkot Bandung […]

  • DPKP3 Kota Bandung Target Pembangunan Tahap I Rumah Deret Tamansari Tuntas Tahun Ini

    DPKP3 Kota Bandung Target Pembangunan Tahap I Rumah Deret Tamansari Tuntas Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 5 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung tengah berupaya rumah deret Tamansari bisa dihuni pada 2021 ini.Saat ini, pembangunan tahap 1 sudah mencapai 56,6 persen. Kepala Bidang Perumahan DPKP3, Nunun Yanuati menyatakan di tahap 1 ini fokus pada pengerjaan konstruksi bangunan. Mulai dari untuk hunian, termasuk ruang usaha dan […]

  • Peringati Harganas, Pencegahan Stunting Jadi Perhatian

    Peringati Harganas, Pencegahan Stunting Jadi Perhatian

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Keluarga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Pasalnya, jika sistem keluarga tidak cukup kokoh maka memungkinkan terjadinya pergeseran nilai dari kolektif menjadi individualistik. Hal itu dilontarkan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Kota Bandung, di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu 23 Juli 2022. “Misalnya […]

  • Pembentukan Fraksi DPRD Kota Sukabumi Sisakan Satu Parpol

    Pembentukan Fraksi DPRD Kota Sukabumi Sisakan Satu Parpol

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Perkembangan pembentukan Fraksi di DPRD Kota Sukabumi, masih menyisakan satu Parpol yang belum menyerahkan ke sekretariat DPRD. Dari 8 frkasi yang ada, 7 sudah masuk, dan sisanya belum menyerahkan yakni dari partai Gerindra.”Berdasarkan data yang ada, partai Gerindra yang belum menyerahkan susunan fraksi. Termasuk nama Pimpinan definitif,”ujar Ketua DPRD kota Sukabumi sementara Momi Soraya. […]

expand_less