Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Gubernur jabar Mengajak Pendukung Jokowi Dan Prabowo Dijabar Kembali Bersatu Bangun Bangsa Dan Negara

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – Menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang diajukan kubu Prabowo-Sandi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta para pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di Jabar segera menggelar rekonsiliasi (perdamaian).

Permintaan tersebut disampaikan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, Emil berharap, dengan adanya rekonsiliasi, seluruh warga Jabar khususnya dapat kembali bersatu dan kembali fokus bekerja untuk membangun bangsa dan negara. Menurut Emil, putusan MK merupakan babak akhir dari kontestasi demokrasi.

“MK sudah memutuskan dengan dalil-dalilnya, tidak ada upaya lain karena ini sudah final. Pak Jokowi menerima, Pak Prabowo menghormati, tinggal di bawahnya sama, mengikuti penghormatan keputusan MK,” ungkap Emil di Rumah Dinas Gubernur Jabar, Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jumat (28/6/2019).

Menurut Emil, wajar jika pendukung Jokowi bahagia dan pendukung Prabowo kecewa. Meski begitu, kata Emil, perasaan itu jangan berlangsung lama. Emil menegaskan, masyarakat penting untuk menyadari bahwa pilpres merupakan ajang pesta demokrasi yang diselenggarakan lima tahun sekali.

Oleh karena itu, kata Emil, setelah MK memberikan putusannya, istilah negatif yang ditujukan masing-masing kubu pun harus dihilangkan. “Tidak ada lagi 01 dan 02 dalam diskusi kita, cebong kampret di medsos, lupakan, harus move on. Kalau berlama-lama, negeri ini nggak akan maju, kita sudah punya syarat menjadi calon negara adidaya. Kuncinya tidak akan berhasil kalau tidak kompak,” papar Emil.

Meski begitu, Emil menambahkan, rekonsililiasi antara Jokowi dan Prabowo juga sangat penting karena bisa menjadi momentum yang baik dan berpengaruh hingga daerah-daerah.

“Saya kira tidak sesederhana itu (rekonsiliasi) karena rekonsiliasi harus ada dari pusat. Bawahnya nggak ada apa-apa. Setiap silaturahmi penting. Jadi, saya doakan kita benar-benar tidak bahas pilpres pascakeputusan MK,” pungkasnya (**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Kota Sukabumi alami deflasi di bulan Agustus sebesar 0,22 persen. Deflasi juga terjadi di bulan sebelumnya (Juli) dengan nilai 0,06 persen. Melihat kondisi tersebut, membuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat mewaspadai. Sebab, adanya deflasi bisa saja akan menyebabkan terjadinya resesi ekonomi.”Ya, kita tetap mewaspadai, adanya deflasi di dua bulan secara berturut-turut,”ungkap Sekretaris TPID […]

  • Komisi A DPRD Kota Bandung, Radea Respati: Satpol PP Perlu Dorong Kesadaran Masyarakat Terhadap Hukum

    Komisi A DPRD Kota Bandung, Radea Respati: Satpol PP Perlu Dorong Kesadaran Masyarakat Terhadap Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menjadi narasumber pada acara Focus Group Discussion, dalam rangka Harmonisasi Satpol PP dengan instansi terkait, di Hotel Savoy Homann Bandung, Selasa, (10/12/2024). Radea mendorong peran dan tugas Satpol PP Kota Bandung untuk menjadi penegak peraturan daerah yang harus dilakukan […]

  • Walikota Sukabumi Tidak Akan Melakukan Lockdown, Fahmi : Himbau Masyarakat Jangan Panik Sikapi Wabah Covid-19

    Walikota Sukabumi Tidak Akan Melakukan Lockdown, Fahmi : Himbau Masyarakat Jangan Panik Sikapi Wabah Covid-19

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menghimbau agar masyarakat jangan panik dalam menyikapi wabah COVID-19. Apalagi melakukan rush buying dengan dengan jumlah banyak sehingga terjadi penimbunan.”Tidak perlu untuk melakukan hal itu,”tutur Fahmi usai melakukan video conference dengan Sekolah se Kota Sukabumi. DI Balaikota Sukabumi. Rabu, (18/03/2020) Bahkan Fahmi juga menegaskan, jika sampai saat ini […]

  • Lewat MH Soccer Academy, Dedikasi Markus Horison untuk Sepakbola Indonesia

    Lewat MH Soccer Academy, Dedikasi Markus Horison untuk Sepakbola Indonesia

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Sebagai bentuk kecintaan pada sepakbola dan ingin menciptakan pesepakbola handal, Markus Horison membentuk MH Soccer Academy di Kota Bandung. Kali ini eks kiper Timnas Indoneiaa dan Persib Bandung itu membuka penerimaan siswa baru Boarding School bagi kelompok usia kelahiran 2007-2013. Menurut Markus Horoson , MH Soccer Academy Boarding School memiliki berbagai fasilitas […]

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Vaksin booster 2 atau dosis keempat sudah bisa digunakan untuk masyarakat umum. Meski begitu, minat masyarakat untuk melakukan vaksin booster 2 tergolong rendah. Hal tersebut diakui Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Menurutnya, masyarakat sudah cenderung merasa aman dengan kondisi saat ini, sehingga tak perlu melakukan vaksin. “Kelihatannya orang saat ini sudah agak […]

  • Mahkamah Agung Tolak Kasasi  IRM, KPK  Segera Eksekusi  Terhadap Bupati Cianjur Non Aktif Ke Penjara

    Mahkamah Agung Tolak Kasasi IRM, KPK Segera Eksekusi Terhadap Bupati Cianjur Non Aktif Ke Penjara

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBInews.id  – Komisi Pemberantasan Korupsi berencana segera mengeksesusi Bupati Cianjur nonaktif Irvan Rivano Muchtar ke penjara setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan Irvan dan KPK. Irvan merupakan terdakwa dalam kasus pemotongan penerimaan dana alokasi khusus bidang pendidikan SMP di Cianjur. “Dengan demikian, keempat perkara atas nama Terdakwa Irvan Rivano Muchtar DKK tersebut […]

expand_less