Breaking News
Trending Tags

Hasil Evaluasi FLLJ , Rekayasa Arus Lalu Lintas Kawasan Cipaganti – Sukajadi – Cihampelas Dipermanenkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Perubahan arus lalu lintas di kawasan Cipaganti, Sukajadi, Setiabudi, dan Cihampelas ditetapkan permanen. Hal itu berdasarkan evaluasi dan kesepakatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Bandung, di Grandia Hotel, Kamis (18/7/2019).

“Dari hasil rapat forum LLAJ ini ada kesepakatan insyaallah kebijakan rekayasa lalu lintas di Jalan Cipaganti dan sekitarnya akan kita permanenkan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, E.M. Ricky Gustiadi.

Kesepakatan itu dituangkan ke dalam berita acara sebagai dasar pembuatan keputusan wali kota untuk penetapan regulasi kebijakan ini.

“Kita akan membuat draft final keputusan wali kota tentang penetapan manajemen rekayasa lalu lintas Jalan Sukajadi dan sekitarnya,” lanjutnya.

Dampak kebijakan itu, Dishub juga perlu menetapkan rute-rute angkutan umum yang baru. Beberapa angkutan umum yang terdampak antara lain angkutan kota, angkutan antar kota dalam provinsi, dan bus Damri.

“Selanjutnya, kami akan menyusun perubahan draft keputusan wali kota tentang titik-titik lokasi parkir yang dihilangkan. Ini akan dibicarakan secara detil teknis,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga perlu melengkapi kebutuhan dan fasilitasi teknis di lapangan. Beberapa warga mengusulkan pemasangan pedestrian light controlled crossing” (pelican cross) untuk membantu menyeberang jalan.

“Kami akan lengkapi nanti dengan zebra cross, dan traffic light dengan push button seperti di balai kota, atau pelican cross, sehingga bagi warga yang mau menyebrang tidak menunggu waktu lama untuk menyebrang di Jalan Sukajadi, Cipaganti, Setiabudi maupun Cihampelas,” jelas Ricky

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Bandung, AKBP Agung Reza Pratidina menambahkan, evaluasi rekayasa lalu lintas ini membuahkan hasil yang positif. Tren arus lalu lintas yang semula padat menjadi jauh lebih lancar. Hasil kajian Vissim menunjukkan bahwa kenaikan kecepatan kendaraan mencapai 70%.

“Awalnya sangat padat, crowded. Saat ini sudah lancar, bahkan ada perubahan budaya. Bahkan sekarang meminta adanya hazard kuning, push button untuk menyeberang, bahkan JPO (Jembatan Penyeberangan Orang),” jelasnya.

Hal itu terjadi karena ada peningkatan kecepatan kendaraan yang cukup signifikan. Semula, kecepatan rata-rata kendaraan hanya 10 km/jam. Kini, kecepatan meningkat menjadi 30-40 km/jam.

“Karena kecepatan tinggi. Tadinya paling hanya 10 km/jam. Sekarang 30-40 km perjam,” pungkasnya (Zack).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus III DPRD Jawa Barat Konsultasikan 2 Ranperda ke Dirjen Otda Kemendagri RI

    Pansus III DPRD Jawa Barat Konsultasikan 2 Ranperda ke Dirjen Otda Kemendagri RI

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DKI Jakarta – Pimpinan dan Anggota Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Jakarta, Rabu (3/5/2023). Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka  pembahasan 2 Rancangan Perda (Ranperda) tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 21 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan […]

  • Dua Tahun Menanti, Pemkot Bandung Resmi Kelola Gedung Eks Matahari

    Dua Tahun Menanti, Pemkot Bandung Resmi Kelola Gedung Eks Matahari

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Setelah dua tahun lebih, akhirnya proses kerja sama bekas atau eks gedung Matahari Banceuy mencapai titik terang. Kamis, 31 Maret 2022 Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi mengelola aset tanah dan bangunan tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, dalam waktu yang cukup lama ini, banyak langkah yang diambil demi […]

  • Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

    Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Maraknya pendirian minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terutama jika berdampak pada keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal. Ayep Zaki mengungkapkan, lonjakan jumlah minimarket modern […]

  • Empat Pemda Hijaukan KBU, Sektor 22 Citarum Harum : Tanam 2600 Bibit Pohon Gunakan  Pola Tumpangsari

    Empat Pemda Hijaukan KBU, Sektor 22 Citarum Harum : Tanam 2600 Bibit Pohon Gunakan Pola Tumpangsari

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi dan Kota Bandung serta Sektor 22 Citarum Harum, di bawah komando Kodam 3 Siliwangi hijaukan kawasan Bandung Utara, tepatnya di Dago Resort Desa Mekar Saluyu, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung, Selasa (25/2/2020). Penanaman berbagai jenis bibit pohon tersebut dipimpin langsung Aster Kolonel Arh G. T […]

  • Yuk Ikuti Video Kompetisi ”We Save Indonesia”, Berhadiah Belasan Juta Rupiah

    Yuk Ikuti Video Kompetisi ”We Save Indonesia”, Berhadiah Belasan Juta Rupiah

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sudah hampir dua tahun Indonesia dilanda wabah Covid-19. Sejak mewabah di Indonesia pada Maret 2020 lalu virus ini telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, dan menuntut masyarakat untuk menjalankan kehidupan kebiasaan baru atau new normal. Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung mengajak masyarakat untuk menjalani kebiasaan baru dengan penuh semangat, dan tidak menjadikan virus […]

  • Kepala Bappeda Kota Sukabumi :  Rembuk Stunting Salah Satu Upaya Tekan Angka Prevalensi  Stunting

    Kepala Bappeda Kota Sukabumi : Rembuk Stunting Salah Satu Upaya Tekan Angka Prevalensi  Stunting

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Upaya menekan angka prevalensi  stunting terus digaungkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Apalagi, saat ini jumlah angka stunting mencapai 26,9 persen. Salah satu upaya tersebut, salah satunya dengan menggelar Rembuk Stunting dengan aksi melakukan penandatangan kmomitmen Bersama dalam menekan angka stunting di Kota Sukabumi, yang di inisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) setempat. […]

expand_less