Breaking News
Trending Tags

PPP BERGABUNG, KEMANA SENJATA GERINDRA DIARAHKAN?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, — Secara mengejutkan terjadi perubahan konstelasi politik di tingkat elite. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarpa dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum merapat ke Prabowo Subianto. Turut pula hadir Bupati Bogor yang merupakan Ketua DPW PPP Jabar Ade Yasin.

Untuk kepentingan apa para petinggi PPP merapat ke Gerindra? Banyak spekulasi berkembang setelah adanya pertemuan itu.

Daddy Rohanady, salah satu anggota DPRD dari Partai Gerindra yang terpilih kembali untuk periode 2019-2024 menyatakan, “Ade Yasin jelas karena dia menjadi Bupati Bogor. Artinya, ia penguasa wilayah di mana Hambalang tempat kediaman Prabowo berada di wilayah Kabupaten Bogor yang dipimpinnya. Selain itu, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan pun merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerinda Kabupaten Bogor.”

Dalam konteks Ade Yasin, tampaknya kedatangannya ke rumah Prabowo relatif lebih mudah dipahami. Demikian pula kehadiran Ketua Umum PPP Suharso Monoarpa. Ia jelas mengantar Ade Yasin.

Lantas bagaimana dengan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum? Ini yang menarik.

Ada yang menafsirkan pertemuan itu bagi Uu merupakan  “balik kanan”.

Ketika menjadi pasangan calon kepala daerah Jabar, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berada di kubu yang berbeda dengan Gerindra.

PPP pada pemilihan gubernur Jabar 2018 menjadi salah satu pengusung pasangan Emil-Uu, sedangkan Gerindra dan PKS mengusung Sudrajat-Syaikhu.

Mungkinkah Uu merasa tak diberdayakan secara proporsional oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil? Benarkah ia merasa benar-benar hanya menjadi ban serep? Kalau ya, ini pasti mermbuat seorang Uu yang mantan Bupati Tasikmalaya itu tidak nyaman. Sebagai mantan orang nomor satu yang biasa memainkan segala peran di daerahnya, bisa jadi kini ia merasa kurang optimal mengaktualisasikan konsep pembangunannya.

Maka, jalan yang ditempuhnya adalah merapat ke Gerindra yang menjadi pemenang dalam pileg tingkat provinsi di Jawa Barat.

Untuk apa?

Daddy yang juga merupakan Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar menjelaskan bahwa, “Dengan 25 dewan yang dimiliki, Gerindra menjadi kekuatan politik yang tak bisa disepelekan. Mengapa demikian? Jika Gerindra bergabung dengan PKS, total sudah 46 kursi DPRD yang dikuasai. Ketika PPP bergabung, jumlahnya menjadi 48. Artinya, hanya butuh 13 suara lagi seandainya pengambilan keputusan di DPRD sampai ditentukan melalui voting,” katanya.

Padahal, koalisi yang terbangun pada saat pilgub, Gerindra dan PKS bergabung dengan PAN. Jadi, koalisi ini sudah menganyongi 55 suara dari total 120. Hanya butuh tambahan 6 suara.

Di sisi lain, andai ditinggalkan PPP, Ridwan Kamil hanya tinggal diusung PKB, Nasdem, dan Perindo yang totalnya 17 suara saja. Hal ini karena tak satu kursi pun diraih Hanura di DPRD Provinsi Jabar.

Andai saja PDI Perjuangan apalagi jika ditambah dengan Golkar bergabung, maka suara mayoritas berada di kubu yang tidak mendukung Ridwan Kamil.

Daddy melanjutkan, “Saya kira, PPP dan Uu sadar betul akan hal itu. Maka, diputuskanlah PPP merapat ke Gerindra,” lanjutnya.

Lantas ke mana moncong senjata Gerindra diarahkan?

“Kami masih menunggu arahan DPP,” pungkas Daddy yang mantan Wakil Ketua Komisi IV itu. (Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Gelontorkan Rp3,6 Miliar Untuk Insentif Tenaga Pendidik dan Marbot

    Pemkot Sukabumi Gelontorkan Rp3,6 Miliar Untuk Insentif Tenaga Pendidik dan Marbot

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 2000 tenaga pendidik keagamaan dan marbot masjid di Kota Sukabumi, mendapatkan insentif dari Pemerintah setempat. Insentif tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, di acara pembinaan di GOR Merdeka Kota Sukabumi. Selasa, (20/6/2023). “Pemberian insentif ini, bagian dari mendorong terwujudnya masyarakat religius dengan penguatan lembaga keagamaan,”kata Fahmi. Fahmi mengatakan, penguatan karakter […]

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi Sebar Ratusan Paket Sembako Ke Pedagang

    Anggota DPRD Kota Sukabumi Sebar Ratusan Paket Sembako Ke Pedagang

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi dari Partai Golkar Ivan Rusvansyah, bagikan ratusan paket sembako kepada pedagang yang berjualan disekitar pusat Kota Sukabumi. Pembagian paket sembako dimasa pandemi Covid 19, terutama disaat kebijakan pemerintah memberlakukan PPKM Darurat, tentu saja sangat berdampak kepada masyarakat, terutama pedagang dan pekerja harian. Dengan menggunakan sepeda motor dan ditemani […]

  • DKP3 Kota Sukabumi Lakukan Pengendalian OPT

    DKP3 Kota Sukabumi Lakukan Pengendalian OPT

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dalam rangak menjaga produktifitas tanaman padi. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, melakukan gerakan pengendalian serangan Organisme Penggangu Tumbuhan (OPT). OPT utama pada padi antara lain tikus, penggerek batang, WBC, Tungro, BLB, dan keong mas. Di Kota Sukabumi sendiri, meskipun keberadaan keong mas belum terlalu mengkhawatirkan, namun bisa mempengaruhi hasil panen.”Kami bersama […]

  • Bapokting Disejumlah Pasar Kota Sukabumi Tergolong Stabil

    Bapokting Disejumlah Pasar Kota Sukabumi Tergolong Stabil

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Perkembangan harga Bahan Pokok Penting (bapokting) dan barang strategis lainya di Sejumlah Pasar yang terdapat di Kota Sukabumi tergolong stabil. Meskipun pekan ini telur ayam negeri alami penaikan harga sekitar Rp1000 atau semula Rp22 ribu menjadi Rp23 ribu per kilogramnya. “Ya, minggu ini harga telur ayam negeri terpantau naik, tapi ada juga […]

  • Optimal  Melayani Nasabah dan Tingkatkan Pelayanan kepada Shareholder, bank bjb Bangun Ekosistem Digital Lebih Masif

    Optimal Melayani Nasabah dan Tingkatkan Pelayanan kepada Shareholder, bank bjb Bangun Ekosistem Digital Lebih Masif

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (BJBR) atau bank bjb memiliki berbagai keunggulan di sektor infrastruktur teknologi informasi (TI). Saat ini bank bjb terus mengembangkan produk-produk digital yang dapat memanjakan nasabah melalui layanan-layanan “fintech like”, sehingga nasabah dapat mengaksesnya tanpa harus datang ke bank, dimana saja, kapan saja dapat […]

  • Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Soroti Kelangkaan dan Kelonjakan Harga Beras di Indonesia Khususnya di Jawa Barat

    Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Soroti Kelangkaan dan Kelonjakan Harga Beras di Indonesia Khususnya di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIANJUR, Mbinews.id — Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti kelangkaan dan kelonjakan harga beras di Indonesia khususnya di Jawa Barat. Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati menyebutkan, kelangkaan beras di pasaran menjadi persoalan yang tidak dapat dianggap sepele. Sebab, beras merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. “Justru […]

expand_less