Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Dan Pemkot Bandung Komitmen Sejahterakan Lansia Dan Kembangkan Ekraf

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung menetapkan dua Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda tersebut, yakni Kota Bandung Ramah Lanjut Usia (Lansia) dan Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Bandung.

Penetapan kedua Perda tersebut, ditandai dengan penandatanganan pengambilan keputusan dan persetujuan oleh pimpinan DPRD Kota Bandung dan Wali Kota Bandung.

Dalam rapat paripurna tersebut, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Ade Supriadi mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, dalam melakukan aktivitas sehari-hari di tengah wabah Covid-19.

“Masyarakat diharapkan untuk selalu menerapkan 3M, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menghindari berkerumun,” ungkapnya pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Senin (28/12/2020).

Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, sehingga dapat terhindar dari banjir. Mengingat saat ini, tengah memasuki musim penghujan.

“Kita terus menjaga kebersihan lingkungan, sehingga terhindar dari bencana banjir di musim penghujan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan bela sungkawa sebesar-besarnya atas kepergian Mantan Anggota DPRD Kota Bandung, J. Johnson Panjaitan dan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kota Bandung, Jaja Nurjaman.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengungkapkan, kedua Perda tersebut adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyejahterakan lansia, serta untuk membangkitkan perekonomian di Kota Bandung.

Terkait disahkannya Perda tentang ekonomi kreatif, Oded mengatakan, Kota Bandung memiliki potensi sektor perekonomian berbasis kreatifitas yang cukup tinggi. Apabila tergali secara optimal dapat menjadi pusat percontohan kota kreatif.

“Saya yakin Bandung ini sudah dikenal punya potensi kota kreatif, maka dibutuhkan Perda ini,” tutur Oded usai menghadiri Rapat Paripurna.

Lahirnya Perda Tentang Ekonomi Kreatif, bisa menjadi pedoman dalam menata dan mengembangkan ekonomi kreatif. Serta diharapkan bisa menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan sektor tersebut, meski saat ini situasi masih di tengah pandemi Covid-19.

“Karena rancangan ini sudah dibahas sejak tahun 2019. Namun karena terkendala Covid-19, akhirnya dibahas di akhir. Harapan mang Oded, bisa memotivasi bahwa kami Pemkot Bandung punya konsen untuk meningkatkan Ekraf,” imbuhnya.

Oded memastikan, akan mendorong dinas-dinas terkait untuk lebih mengembangkan Ekraf di Kota Bandung. Selain itu, koordinasi antar instansi juga menjadi kunci Ekraf berjalan baik.

“Untuk jangka pendek, saya akan mendorong dinas-dinas terkait. Mulai UMKM, Dinas Perdagangan, Disbudpar, karena ketika ini sudah kuat, maka ke depannya akan berjalan dengan enak,” tuturnya.

“Kata kunci sebetulnya berada pada kolaborasi dan koordinasi antar dinas terkait. Oleh karena itu, saya sangat konsen agar skema koordinasi ini terus kita tata dengan baik,” imbuhnya.

Sedangkan terkait Perda Lansia, Oded mengungkapkan, lansia merupakan bagian dari masyarakat Kota Bandung yang memiliki hak dan kewajiban yang sama serta memiliki peran penting dalam pembangunan daerah kota.

Sehingga perlu mendapatkan pelayanan dan pengembangan potensi diri dalam semua aspek kehidupan.

“Diharapkan akan mendorong terciptanya peningkatan kualitas hidup lansia dalam memenuhi kebutuhan material, spiritual, dan sosial agar dapat hidup layak menuju lansia yang bertaqwa, sejahtera, mandiri, dan produktif,” pungkasnya

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayep Zaki Sebut Dana Wakaf Milik Masyarakat, Bukan Yayasan atau Pemerintah

    Ayep Zaki Sebut Dana Wakaf Milik Masyarakat, Bukan Yayasan atau Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pengelolaan dana wakaf di Kota Sukabumi sepenuhnya mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, dana wakaf bersifat abadi dan tidak memiliki kaitan dengan masa jabatan kepala daerah yang sedang menjabat. Pernyataan itu disampaikan Ayep Zaki dalam wawancara eksklusif di rumah dinasnya, Sabtu (18/10/2025). “Wakaf itu kan diatur […]

  • KPU Kota Sukabumi Lakukan Sosialisasi Bagi Awak Media, Ini Kata Narsum Dari PWI Kota Sukabumi

    KPU Kota Sukabumi Lakukan Sosialisasi Bagi Awak Media, Ini Kata Narsum Dari PWI Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih segmen awak media, di Epicentrum Pondok Halimun Sukabumi. Kamis, (14/11/2024). Sosialisasi ini dihadiri oleh awak media cetak, online, radio, dan televisi di Sukabumi. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosparmas) KPU Kota Sukabumi, Seni Soniasih menjelaskan, kegiatan ini diinisiasi sebagai […]

  • Grand Opening Pawon Bu Sri, Serap Tenaga Kerja Serta Tingkatkan UMKM

    Grand Opening Pawon Bu Sri, Serap Tenaga Kerja Serta Tingkatkan UMKM

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Grand Opening Rumah Makan Bu Sri Jalan Terusan Tol Seroja Gading Tutuka Kab Bandung yang menyediakan berbagai makanan Khas Sunda dengan tujuan merekrut tenaga dan mengangkat UMKM. Bertempat terusan jalan tol Seroja (29/02/24) Hal itu diakui Tantan Kordinator Rumah Makan Pawon Bu Sri, grand opening atau dibukanya rumah makan Bu haji […]

  • Yuk, Daftar Jadi Calon Anggota Dewan Pendidikan Untuk Bangun Generasi Emas

    Yuk, Daftar Jadi Calon Anggota Dewan Pendidikan Untuk Bangun Generasi Emas

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung mengajak warga menjadi bagian dari pembangunan pendidikan. Caranya dengan mendaftarkan diri menjadi Calon Anggota Dewan Pendidikan Kota Bandung Periode 2022-2027. Untuk diketahui, Dewan Pendidikan adalah lembaga mandiri yang beranggotakan berbagai unsur masyarakat yang peduli pendidikan. Dewan Pendidikan mempunyai fungsi dalam peningkatan pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan […]

  • Safari Organisasi, Kesbangpol Sambangi PWI Kota Bandung

    Safari Organisasi, Kesbangpol Sambangi PWI Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua PWI Kota Bandung, Hardiyansyah, SH menyambut baik kunjungan safari sekaligus silaturahmi Badan Kesatuan politik (Kesbangpol) Kota Bandung yang dipimpin Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama dan Kemasyarakatan dari Kesbangpol Kota Bandung, Apep Insan Farid beserta staf, Kamis 18 Agustus 2022. Andy sapaan akrab Ketua PWI Kota Bandung mengungkapkan bahwa pihaknya […]

  • Pasca Idul Fitri 1441 H, Bapokting Di Kota Sukabumi Alami Penurunan Harga

    Pasca Idul Fitri 1441 H, Bapokting Di Kota Sukabumi Alami Penurunan Harga

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI-, MBInews.id – Pasca Idul Fitri 1441 H, beberapa kebutuhan bahan pokok penting (bapokting) di Kota Sukabumi alami penurunan harga. Seperti daging sapi harganya kembali normal diangka Rp110 ribu/kg, kemudian cabai merah Tw dari Rp44 ribu menjadi Rp32 ribu/kg, begitu juga dengan cabai rawit merah dari Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu atau turun sekitar Rp10 […]

expand_less