Breaking News
Trending Tags

PPP BERGABUNG, KEMANA SENJATA GERINDRA DIARAHKAN?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, — Secara mengejutkan terjadi perubahan konstelasi politik di tingkat elite. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarpa dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum merapat ke Prabowo Subianto. Turut pula hadir Bupati Bogor yang merupakan Ketua DPW PPP Jabar Ade Yasin.

Untuk kepentingan apa para petinggi PPP merapat ke Gerindra? Banyak spekulasi berkembang setelah adanya pertemuan itu.

Daddy Rohanady, salah satu anggota DPRD dari Partai Gerindra yang terpilih kembali untuk periode 2019-2024 menyatakan, “Ade Yasin jelas karena dia menjadi Bupati Bogor. Artinya, ia penguasa wilayah di mana Hambalang tempat kediaman Prabowo berada di wilayah Kabupaten Bogor yang dipimpinnya. Selain itu, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan pun merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerinda Kabupaten Bogor.”

Dalam konteks Ade Yasin, tampaknya kedatangannya ke rumah Prabowo relatif lebih mudah dipahami. Demikian pula kehadiran Ketua Umum PPP Suharso Monoarpa. Ia jelas mengantar Ade Yasin.

Lantas bagaimana dengan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum? Ini yang menarik.

Ada yang menafsirkan pertemuan itu bagi Uu merupakan  “balik kanan”.

Ketika menjadi pasangan calon kepala daerah Jabar, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berada di kubu yang berbeda dengan Gerindra.

PPP pada pemilihan gubernur Jabar 2018 menjadi salah satu pengusung pasangan Emil-Uu, sedangkan Gerindra dan PKS mengusung Sudrajat-Syaikhu.

Mungkinkah Uu merasa tak diberdayakan secara proporsional oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil? Benarkah ia merasa benar-benar hanya menjadi ban serep? Kalau ya, ini pasti mermbuat seorang Uu yang mantan Bupati Tasikmalaya itu tidak nyaman. Sebagai mantan orang nomor satu yang biasa memainkan segala peran di daerahnya, bisa jadi kini ia merasa kurang optimal mengaktualisasikan konsep pembangunannya.

Maka, jalan yang ditempuhnya adalah merapat ke Gerindra yang menjadi pemenang dalam pileg tingkat provinsi di Jawa Barat.

Untuk apa?

Daddy yang juga merupakan Wakil Ketua DPD Gerindra Jabar menjelaskan bahwa, “Dengan 25 dewan yang dimiliki, Gerindra menjadi kekuatan politik yang tak bisa disepelekan. Mengapa demikian? Jika Gerindra bergabung dengan PKS, total sudah 46 kursi DPRD yang dikuasai. Ketika PPP bergabung, jumlahnya menjadi 48. Artinya, hanya butuh 13 suara lagi seandainya pengambilan keputusan di DPRD sampai ditentukan melalui voting,” katanya.

Padahal, koalisi yang terbangun pada saat pilgub, Gerindra dan PKS bergabung dengan PAN. Jadi, koalisi ini sudah menganyongi 55 suara dari total 120. Hanya butuh tambahan 6 suara.

Di sisi lain, andai ditinggalkan PPP, Ridwan Kamil hanya tinggal diusung PKB, Nasdem, dan Perindo yang totalnya 17 suara saja. Hal ini karena tak satu kursi pun diraih Hanura di DPRD Provinsi Jabar.

Andai saja PDI Perjuangan apalagi jika ditambah dengan Golkar bergabung, maka suara mayoritas berada di kubu yang tidak mendukung Ridwan Kamil.

Daddy melanjutkan, “Saya kira, PPP dan Uu sadar betul akan hal itu. Maka, diputuskanlah PPP merapat ke Gerindra,” lanjutnya.

Lantas ke mana moncong senjata Gerindra diarahkan?

“Kami masih menunggu arahan DPP,” pungkas Daddy yang mantan Wakil Ketua Komisi IV itu. (Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Minta Para Pengusaha Kelas Kakap Bantu UMKM

    Pemkot Bandung Minta Para Pengusaha Kelas Kakap Bantu UMKM

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung berharap seluruh stakeholder membantu pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 ini. Pasalnya, Pemkot Bandung tidak mungkin dapat mendongkrak ekonomi warga tanpa dukungan dari seluruh pihak. Salah satu pihak yang perlu mendukung yaitu Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Bandung yang beranggotakan para pengusaha di bidang perekonomian. “Peran Kadin yang sangat strategis untuk […]

  • Komisi A Bahas Pemeliharaan dan Aset Pemerintah Kota Bandung

    Komisi A Bahas Pemeliharaan dan Aset Pemerintah Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KET: Komisi A melaksanakan rapat kerja membahas Evaluasi Kinerja 2022 dan Rencana Kinerja 2023 bersama Bagian Umum, Bagian Organisasi, Bagian Prokopim dan Bagian Perencanaan, Keuangan dan Kepegawaian Setda Kota Bandung, di Gedung DPRD, Kamis (12/1/2023). Tofan/Humpro DPRD Kota Bandung. BANDUNG, — Komisi A DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja membahas Evaluasi Kinerja 2022 dan Rencana […]

  • Terjerat Kasus Hukum, Staf Ahli Walikota Sukabumi Jadi Tersangka

    Terjerat Kasus Hukum, Staf Ahli Walikota Sukabumi Jadi Tersangka

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Staf Ahli Walikota Sukabumi, AS (57) terpaksa diamankan petugas Polres Sukabumi Kota atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan uang senilai 137 juta Rupiah. Dalam keterangan rilis yang dilakukan, Kapolres Sukabumi Kota melalui Kasat Reskrimnya, AKP Bagus Panuntun mengatakan, dasar tindakan hukum yang dilakukan kepada tersangka, atas dasar Laporan Polisi nomor […]

  • Beroperasi Januari 2020, RSKIA Kota Bandung  Pembangunan 95 Persen

    Beroperasi Januari 2020, RSKIA Kota Bandung Pembangunan 95 Persen

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Proses pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung telah mencapai 95 persen. Rencananya, Desember mendatang tuntas dan pada Januari 2020 sudah beroperasi. “Perkembangan pembangunan RSKIA Jalan Wahid Hasyim Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung, sudah mencapai 95%. Sisa 5% tinggal tahap finishing seperti pemasangan meubel, asesoris ruangan, alat kesehatan dan sebagainya,” […]

  • Puluhan Pedagang Citi Mall Sukabumi Geruduk DPDR

    Puluhan Pedagang Citi Mall Sukabumi Geruduk DPDR

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Puluhan pedagang citi mall Kota Sukabumi lakukan hearing dengan jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi. Rabu, (4/8/2021). Kedatangan mereka untuk mengadukan nasib usahanya agar tetap bisa berjualan ditengah masa PPKM Darurat diberlakukan. Pasalnya, semenjak PPKM mulai diberlakukan pada 3 Juli 2021 lalu, Citimall Sukabumi mulai ditutup untuk umum. Penutupan terus berlangsung sampai hari ini, […]

  • Distaru Kota Bandung: Tidak Ada Jenazah Pasien Covid 19 yang ditelantarkan di TPU Cikadut Kota Bandung

    Distaru Kota Bandung: Tidak Ada Jenazah Pasien Covid 19 yang ditelantarkan di TPU Cikadut Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBNews.id – Penanganan jenazah Covid 19 di TPU Cikadut sudah sesuai prosedur, dan Pemerintah Kota Bandung telah memiliki regulasi yang sesuai terkait penanganan pemulasaraan jenazah Covid 19 di TPU khusus Covid di TPU Cikadut. Demikian disampaikan Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bandung, menanggapi pemberitaan di media terkait adanya fee untuk pengangkutan jenazah dari ambulance […]

expand_less