Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Proyek Penimbunan Lahan Kereta Cepat, Belasan Warga Darangdan Purwakarta Tuntut Ganti Rugi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id, Purwakarta– Warga sesalkan adanya kegiatan penimbunan lahan mega proyek kereta cepat Jakarta Bandung yang dilakukan oleh PT WIKA dan PT Buana dengan melakukan pembuangan secara sepihak hasil dari pengerukan ke lahan masyarakat di RT 01 Desa Depok Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta.

lahan pertanian warga di RT 01 Desa Depok Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta yang terdampak penimbunan hasil pengerukan proyek kereta cepat Jakarta Bandung

Lebih dari 10 Ha lahan pertanian milik warga terkena dampak dari penimbunan  yang dilakukan perusahan tersebut. Hal ini mengakibatkan gagal panen, kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan dan hilangnya mata pencaharian masyarakat.

Salah seorang warga, Iwan (60) yang terkena dampak menyebutkan penimbunan yang di lakukan PT WIKA, belum memiliki izin, pasalnya pihak perusahan tidak melakukan sosialisasi dan permohonan izin kepada para pemilik lahan.

“Tanpa meminta izin kepada warga, pihak perusahan langsung melakukan penimbunan dan menutup saluran air. Malahan kami telah melaporkan kegiatan tersebut kepihak kantor Desa dan pihak Desa juga tidak mengetahuinya sebelumnya karena belum ada surat pemberitahuan terkait penimbunan tersebut,”ujar salah seorang warga yang menanggung biaya 5 jiwa, Sabtu (14/11).

Lanjut nya mengatakan warga yang rata-rata memiliki lahan kurang lebih 4000 meter  sampai 15.000 meter yang ditanami padi produktif dan pohon kelapa, pohon pisang dan lainnya, kini hilang karena terdampak dari penimbunan tersebut.

“Biasanya penghasilan panen mencapai 2 ton jika dirupiahkan sekitar 12 juta sekali panen (per empat bulan.red). Namun setelah adanya penimbunan tersebut penghasilan kami hilang,”ungkapnya.

Menurutnya setelah dilakukan penutupan kegiatan oleh warga, pihak perusahan melakukan musyawarah di kantor desa. Meski demikian hasil musyawarah tersebut belum mencapai titik temu, dimana pihak perusahaan sanggup mengganti rugi hanya sebesar Rp5.000 sampai Rp60.000 per meter sementara warga menuntut ganti rugi dengan nilai Rp600.000 per meter dengan asumsi pendapatan hasil panen di lahan tersebut.

Menurut warga lainya Usman (60) membenarkan hal tersebut dilakukan tanpa ada izin dari pemilik lahan. “Betul, penimbunan yang dilakukan sejak Agustus 2019, tetapi perusahaan baru menyampaikan surat izin setelah penimbunan dilakukan. Kini saya dan warga lainnya kehilangan mata pencaharian, padahal saya harus membiayai keluarga,”keluhnya.

Dilain pihak Ketua Komunitas Pohon Indonesia (KPI) Jawa Barat Agus Soemanagara mengatakan dengan adanya laporan dari warga terkait permasalahan atas penimbunan ke lahan pertanian milik warga yang dilakukan oleh perusahaan di mega proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Pihaknya merasa prihatin, berinisiasi melakukan pendampingan dengan investigasi atau mengkaji di lapangan lebih lanjut  serta menghadapi perusahaan yang melakukan kegiatan tersebut. Hal ini terindikasi adanya pelanggaran karena belum adanya izin dari warga terdampak.

“Kami menilai ada 3 aspek yaitu pertama rendahnya adab kemanusiaan, yang kedua aspek hukum, kami akan tempuh dengan menempuh jalur hukum bilamana musyawarah dan mufakat tidak tercapai, dan yang ketiga kami akan ‘gigit’ dengan cara KPI itu sendiri,”tegasnya.

Secara simultan kami akan lakukan investigasi dan mengeksekusi pihak-pihak yang bersalah. Target nya menyelesaikan yang salah serta bagaimana solusi dan recovery lingkungan.

Lanjut Agus mengatakan masyarakat sangat rindu akan pelindung masyarakat, karena selama ini tidak ada respon dari para pemangku kepentingan terhadap mayarakat yang lemah. “Kami akan melakukan pelaporan kepada kepolisian yang notabenenya selaku pengayom masyarakat,”pungkasnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edwin Senjaya Isi Kajian Islam Majelis Taklim Bilqis

    Edwin Senjaya Isi Kajian Islam Majelis Taklim Bilqis

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Dr. Edwin Senjaya S.E., MM., mengisi kajian islam Majelis Taklim Bilqis, di Masjid TSM, Jl. Gatot Subroto Bandung. Dalam tausiyahnya, Edwin membahas dan mengajak jamaah untuk merenungkan kembali arti kita diberi hidup oleh Sang Pencipta, mengingat kembali kehidupan di dunia yang sementara untuk membawa bekal baik untuk […]

  • Baznas Jabar Luncurkan Inovasi Ekonomi Berbasis Zakat, Z-Coffee Siap Angkat Kesejahteraan Mustahik

    Baznas Jabar Luncurkan Inovasi Ekonomi Berbasis Zakat, Z-Coffee Siap Angkat Kesejahteraan Mustahik

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG ,Mbinews – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat meluncurkan program inovatif berbasis pemberdayaan ekonomi Z Coffee, dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Barat. Program ini dirancang untuk menciptakan peluang usaha produktif bagi para mustahik (penerima zakat) melalui sektor usaha kopi, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan […]

  • Walkout Serentak Saat Pleno, Ini Klarifikasi PPK Citamiang

    Walkout Serentak Saat Pleno, Ini Klarifikasi PPK Citamiang

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca viralnya pemberitaan walkout (pergi keluar) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Citamiang pada rapat pleno KPU Kota Sukabumi kemarin (04/03), Ketua PPK Citamiang, Budi Setiawan meminta maaf. Hal tersebut disampaikan langsung saat hendak dimulai rapat pleno hari ketiga, untuk kategori pemilihan DPR RI di Kota Sukabumi, Selasa (05/03). Dalam keterangannya Budi mengklarifikasi terkait, […]

  • Wakil Wali Kota Bandung Resmikan Pos Kesehatan Pesantren, Garda Terdepan Kesehatan Santri

    Wakil Wali Kota Bandung Resmikan Pos Kesehatan Pesantren, Garda Terdepan Kesehatan Santri

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di Pondok Pesantren Nurul Iman, pada Rabu, 10 September 2025. Kehadiran Poskestren ini menjadi bagian dari gerakan Aksi Bergizi sekaligus peluncuran model Pesantren Sehat yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesehatan santri. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut, kesehatan adalah […]

  • Dukung Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, BRI Peduli Salurkan Bantuan Program “Yok Kita GAS” di Kota Bandung

    Dukung Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, BRI Peduli Salurkan Bantuan Program “Yok Kita GAS” di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id —  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia yang berkomitmen pada pembangunan ekonomi sekaligus sosial dan lingkungan melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk BRI Peduli. Kali ini CSR BRI Peduli kembali merealisasikan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui program “Yok Kita GAS (Gerakan […]

  • BOR Kota Bandung Capai 80 Persen, Dr. Irvan Afriandi Himbau Masyarakat Agar Tidak Panik Namun Tetap Waspada

    BOR Kota Bandung Capai 80 Persen, Dr. Irvan Afriandi Himbau Masyarakat Agar Tidak Panik Namun Tetap Waspada

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pakar Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. IrvaBOR Kota Bandung Capai 80 Persen, Dr. Irvan Afriandi Himbau Masyarakat Agar Tidak Panik Namun Tetap Waspadan Afriandi mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik oleh informasi mengenai tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) rumah sakit di Kota Bandung yang mendekati angka 80 persen. Ia mengungkapkan, […]

expand_less