Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Proyek Penimbunan Lahan Kereta Cepat, Belasan Warga Darangdan Purwakarta Tuntut Ganti Rugi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id, Purwakarta– Warga sesalkan adanya kegiatan penimbunan lahan mega proyek kereta cepat Jakarta Bandung yang dilakukan oleh PT WIKA dan PT Buana dengan melakukan pembuangan secara sepihak hasil dari pengerukan ke lahan masyarakat di RT 01 Desa Depok Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta.

lahan pertanian warga di RT 01 Desa Depok Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta yang terdampak penimbunan hasil pengerukan proyek kereta cepat Jakarta Bandung

Lebih dari 10 Ha lahan pertanian milik warga terkena dampak dari penimbunan  yang dilakukan perusahan tersebut. Hal ini mengakibatkan gagal panen, kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan dan hilangnya mata pencaharian masyarakat.

Salah seorang warga, Iwan (60) yang terkena dampak menyebutkan penimbunan yang di lakukan PT WIKA, belum memiliki izin, pasalnya pihak perusahan tidak melakukan sosialisasi dan permohonan izin kepada para pemilik lahan.

“Tanpa meminta izin kepada warga, pihak perusahan langsung melakukan penimbunan dan menutup saluran air. Malahan kami telah melaporkan kegiatan tersebut kepihak kantor Desa dan pihak Desa juga tidak mengetahuinya sebelumnya karena belum ada surat pemberitahuan terkait penimbunan tersebut,”ujar salah seorang warga yang menanggung biaya 5 jiwa, Sabtu (14/11).

Lanjut nya mengatakan warga yang rata-rata memiliki lahan kurang lebih 4000 meter  sampai 15.000 meter yang ditanami padi produktif dan pohon kelapa, pohon pisang dan lainnya, kini hilang karena terdampak dari penimbunan tersebut.

“Biasanya penghasilan panen mencapai 2 ton jika dirupiahkan sekitar 12 juta sekali panen (per empat bulan.red). Namun setelah adanya penimbunan tersebut penghasilan kami hilang,”ungkapnya.

Menurutnya setelah dilakukan penutupan kegiatan oleh warga, pihak perusahan melakukan musyawarah di kantor desa. Meski demikian hasil musyawarah tersebut belum mencapai titik temu, dimana pihak perusahaan sanggup mengganti rugi hanya sebesar Rp5.000 sampai Rp60.000 per meter sementara warga menuntut ganti rugi dengan nilai Rp600.000 per meter dengan asumsi pendapatan hasil panen di lahan tersebut.

Menurut warga lainya Usman (60) membenarkan hal tersebut dilakukan tanpa ada izin dari pemilik lahan. “Betul, penimbunan yang dilakukan sejak Agustus 2019, tetapi perusahaan baru menyampaikan surat izin setelah penimbunan dilakukan. Kini saya dan warga lainnya kehilangan mata pencaharian, padahal saya harus membiayai keluarga,”keluhnya.

Dilain pihak Ketua Komunitas Pohon Indonesia (KPI) Jawa Barat Agus Soemanagara mengatakan dengan adanya laporan dari warga terkait permasalahan atas penimbunan ke lahan pertanian milik warga yang dilakukan oleh perusahaan di mega proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Pihaknya merasa prihatin, berinisiasi melakukan pendampingan dengan investigasi atau mengkaji di lapangan lebih lanjut  serta menghadapi perusahaan yang melakukan kegiatan tersebut. Hal ini terindikasi adanya pelanggaran karena belum adanya izin dari warga terdampak.

“Kami menilai ada 3 aspek yaitu pertama rendahnya adab kemanusiaan, yang kedua aspek hukum, kami akan tempuh dengan menempuh jalur hukum bilamana musyawarah dan mufakat tidak tercapai, dan yang ketiga kami akan ‘gigit’ dengan cara KPI itu sendiri,”tegasnya.

Secara simultan kami akan lakukan investigasi dan mengeksekusi pihak-pihak yang bersalah. Target nya menyelesaikan yang salah serta bagaimana solusi dan recovery lingkungan.

Lanjut Agus mengatakan masyarakat sangat rindu akan pelindung masyarakat, karena selama ini tidak ada respon dari para pemangku kepentingan terhadap mayarakat yang lemah. “Kami akan melakukan pelaporan kepada kepolisian yang notabenenya selaku pengayom masyarakat,”pungkasnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timothy Ivan Triyono Jadi Stafsus di Lingkaran Istana, KPK: Pengembalian Uang Hasil Suap Tidak Otomatis Menghapus Pidana

    Timothy Ivan Triyono Jadi Stafsus di Lingkaran Istana, KPK: Pengembalian Uang Hasil Suap Tidak Otomatis Menghapus Pidana

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta || MBInews.id – Ditunjuknya Timothy Ivan Triyono sebagai Staf Khusus di Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menuai sorotan tajam. Publik mempertanyakan integritas pemerintah setelah namanya terseret dalam kasus suap kepada Hakim Agung Sudrajad Dimyati. Timothy diketahui pernah mengembalikan uang sebesar Rp200 juta ke rekening penampungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Uang tersebut disebut berkaitan dengan kasus […]

  • Kunjungi Maleer, Ingin Pastikan Uang Kerahiman Diterima Warga

    Kunjungi Maleer, Ingin Pastikan Uang Kerahiman Diterima Warga

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., meninjau warga terdampak Program Citarum Harum, di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (5/9/2023). Hal ini ingin memastikan semua warga yang terdampak Citarum Harum di sepanjang Sungai Cikapundung Kolot Kota Bandung , sudah menerima uang kerahiman yang di implementasi dari […]

  • Yana: Bandung Kota Indah Karena Kreativitasnya

    Yana: Bandung Kota Indah Karena Kreativitasnya

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut, Kota Bandung sebagai kota yang menarik karena kreativitasnya. Hal itu disampaikan Yana dalam acara Gala Dinner Penerimaan Keluarga Asuh Perwira Siswa (Pasis) negara-negara Sahabat Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, Sesko TNI AD, dan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri Tahun Pendidikan 2022. Kata Yana, meski […]

  • Emil Mengaku Prihatin, KPK Tetapkan Sekda Prov Jabar Sebagai Tersangka Kasus Suap Meikarta

    Emil Mengaku Prihatin, KPK Tetapkan Sekda Prov Jabar Sebagai Tersangka Kasus Suap Meikarta

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa sebagai tersangka penerima suap kasus Meikarta. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan pernyataan lengkapnya.Gubernur yang akrab disapa Emil itu mengaku prihatin atas kasus hukum yang menjerat bawahannya itu. Meski begitu, Emil memastikan, roda pemerintahan di Pemprov Jabar tidak akan terganggu pascapenetapan tersangka […]

  • Melalui BPKPD, Pemkot Sukabumi Sebar SPPT Tahun 2022

    Melalui BPKPD, Pemkot Sukabumi Sebar SPPT Tahun 2022

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Pemkot Sukabumi melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, mulai menyebarkan 100.600 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 tahun 2022 kepada para Wajib Pajak (WP) di Wilayah Kota Sukabumi.Penyebaran SPPT tersebut, langsung dilakukan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di Aula Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Senin, (7/3/2022). “Hari ini, kita […]

  • Pemkot Bandung Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat dengan Pemerataan  Pembangunan

    Pemkot Bandung Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat dengan Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus terus fokus meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur yang baik. “Lakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah. Di sini pembuktian kemampuan leadership dan entrepreneurship (kewirausahaan) untuk menangkap […]

expand_less