Breaking News
Trending Tags

Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jan 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung memberikan kado istimewa kepada warganya jelang pergantian tahun. Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) baru yang terletak di Jalan K.H. Wahid Hasyim (Jalan Kopo) No. 311 Kota Bandung resmi dibuka oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Selasa (31/12/2019).

“Alhamdulillah di penghujung tahun 2019 menuju tahun 2020 merupakan hari yang sangat istimewa. Kita meresmikan gedung RSKIA Kota Bandung yang dibangun sejak 3,5 tahun lalu. Akhirnya bisa terwujud hari ini,” ujar Oded usai peresmian.

Rumah sakit yang membelanjakan dana APBD sebesar Rp750-800 miliar ini digadang-gadang memiliki fasilitas tercanggih. Mulai dari pelayanan pendaftaran, rawat inap, hingga kamar operasi. Kapasitasnya mencapai 500 tempat tidur yang 40% atau 200 tempat tidurnya khusus melayani ibu dan anak.

“Peralatannya canggih alhamdulillah bagus dan berkualitas, dari mulai tempat tidurnya sampai ruang operasinya luar biasa,” puji Oded.

Rumah sakit yang diproyeksikan menjadi RSUD ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Beberapa peralatannya tercanggih di Indonesia, misalnya Air Handling Unit (AHU) yang mampu mensterilisasi udara ruangan.

Ada pula pintu interlock untuk menjaga kualitas udara ruangan agar tidak tercampur dengan udara dari luar. Dengan begitu, ruangan operasi menjadi bebas bakteri sehingga pasien tidak akan mudah terinfeksi pascaoperasi.

Fasilitas laboratorium, farmasi, dan administrasi juga telah terkoneksi dengan teknologi komunikasi yang canggih. Bahkan beberapa peralatan laboratorium memiliki teknologi robotik.

Gedung 15 lantai itu akan bisa mulai beroperasi pada pertengahan Januari 2020. Setelah peresmian ini, RSKIA dan Pemerintah Kota Bandung secara bertahap akan mulai memindahkan aktivitas layanan di tempat yang baru. Oded mengaku perlu persiapan SDM yang mumpuni untuk mengoperasikan fasilitas terbaru itu.

“Sekarang RSKIA sudah mulai mengadakan seleksi untuk mempersiapkan ke depan bagaimana agar SDM-nya dilengkapi secara mumpuni,” tutur Oded.

Sementara itu, Direktur RSKIA Kota Bandung, Taat Tagore menyatakan, saat ini pihaknya memiliki 350 pegawai, termasuk di dalamnya 40 orang dokter. Namun untuk mengoperasikan seluruh fasilitas rumah sakit secara optimal, ia perlu 750 personil.

“SDM akan menyesuaikan dengan perkembangan berikutnya. Kita memang rencana buka di tahun 2020 bisa menampung 200 tempat tidur untuk poli penyakit dalam, bedah, THT, mata, dan syaraf,” beber Taat.

Oleh karena itu, ia akan memberlakukan layanan secara bertahap menyesuaikan dengan kebutuhan pasien. Fokusnya saat ini adalah memindahkan layanan pasien rawat jalan ke tempat yang baru.

“Kalau secara langsung SDMnya untuk dokter kita sudah memenuhi, tapi untuk perawatnya kita pengennya apa yang kita punya di rumah sakit lama kita pindahin dulu, operasional, setelah waiting list cepet-cepet kita tambah SDM-nya untuk menambah cakupan dan jumlah tempat tidurnya. Kalau SDM nambah, layanan tempat tidurnya kan naik,” tuturnya.

Kendati memiliki fasilitas canggih dan modern, Taat memastikan, rumah sakit ini tetap menaruh keberpihakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Ia juga membuka fasilitas kelas 1, VIP, dan VVIP.

“Ini kan rumah sakit pemerintah jadi memang dibangun untuk melayani pasien menengah ke bawah, tapi tidak menutup kemungkinan untuk melayani kelas 1 ke atas,” tegasnya.(mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Study Tour Sekolah di Kota Bandung Tidak boleh dipaksa

    Study Tour Sekolah di Kota Bandung Tidak boleh dipaksa

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menanggapi rencana SMP Negeri 2 Kota Bandung yang akan melaksanakan kegiatan study tour ke pulau Bali. Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Andri Gunawan menegaskan bahwa pihak sekolah tidak boleh memaksakan kehendak kepada siswa yang menolak mengikuti kegiatan study tour yang sifatnya “tidak wajib”. Gak boleh maksa, soal study tour itu gak […]

  • Epidemolog : Kota Bandung Belum Siap ” New Normal “

    Epidemolog : Kota Bandung Belum Siap ” New Normal “

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. Hal itu karena berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung masih berada di zona kuning, atau cukup berat.  Pemkot Bandung pun masih mengkaji tentang kesiapan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau yang sering disebut New Normal. […]

  • Bappeda Sukabumi Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja untuk Tekan Pengangguran

    Bappeda Sukabumi Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja untuk Tekan Pengangguran

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), memperkuat upaya penanganan pengangguran dengan menyusun program kerja yang lebih terarah dan kolaboratif, melalui Kelompok Kerja (Pokja) 5 Perlindungan Sosial Tenaga Kerja. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan Tim Penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Sukabumi. Kegiatan yang digelar Bappeda Kota Sukabumi itu […]

  • Oded Ajak Kaum Milenial  Dan Warga Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila

    Oded Ajak Kaum Milenial Dan Warga Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta warga Kota Bandung khususnya kaum milenial lebih mengenal dan memahami Pancasila. Tak hanya itu, ia juga meminta agar warga Kota Bandung mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. “Mari kita pelajari kembali nilai-nilai Pancasila dengan menelaah lagi butir-butir yang terdapat di dalamnya. Setelah mengetahuinya, mari kita implementasikan,” ujar Oded […]

  • Pemkot Bandung Akan Terus Pantau Mal Dan Pusat Perbelanjaan Protokol Kesehatan Covid-19 Secara Ketat

    Pemkot Bandung Akan Terus Pantau Mal Dan Pusat Perbelanjaan Protokol Kesehatan Covid-19 Secara Ketat

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hari pertama pembukaan, mal dan pusat perbelanjaan telah melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Kendati demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus mengawasi mal dan pusat perbelanjaan. Agar berjalan disiplin, Pemkot Bandung bahkan akan menurunkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengawasinya. “ASN sudah disebar untuk membantu pengawasannya,” tegas Wali Kota Bandung, Oded […]

  • Melalui bjb University, Pemkab Sumedang Sepakat Jalin Pengembangan Kompetensi ASN

    Melalui bjb University, Pemkab Sumedang Sepakat Jalin Pengembangan Kompetensi ASN

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMEDANG, Mbinews.id – Bank bjb dan Pemerintah Kabupaten Sumedang sepakat bekerja sama mengembangkan kompetensi Aparata Sipil Negara (ASN) melalui bjb University. Pelaksanaan kerja sama ini ditandai dengan penandatangan Kesepakatan Bersama (MoU) antara Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M dengan Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi di Gedung Negara Sumedang, Selasa 14 September […]

expand_less