Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Terkait Larangan Mudik Lebaran, Daddy Rohanady “ Tidak Bisa Asal Larang” Ini Bukan Zaman Manusia Sakti Mandraguna

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – “Tidak bisa asal larang,” jawab anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Komentar tersebut disampaikannya terkait soal larangan mudik ketika dihubungi  Mbinews.id via telefon genggamnya pada Senin (30/03/2020).

Menurut Daddy, masyarakat memilih mudik pasti bukan tanpa alasan. Memang, pilihan yang diambil masing-masing pemudik akan berbeda. Pertanyaannya bukan patuh atau tidak patuh pada larangan.

“Setiap pilihan yang diambil pasti punya konsekwensi logis. Kalau seseorang bertahan (tidak mudik), bisa jadi karena dia sudah menghitung biaya hidup selama diberlakukannya karantina wilayah atau katakanlah /lockdown/ total.

Kalau bekal itu tidak dimiliki, masa iya sih kita akan memilih diam dan menunggu ajal menjemput? Mana tahan manusia puasa 14 hari? Ini bukan zamannya manusia sakti mandraguna seperti zaman dahulu kala,” lanjut Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra itu.

“Pilihan bertahan atau mudik,” lanjut Daddy, “sangat tergantung pada daya dukung yang dimiliki masing-masing orang. Jika dia merasa aman bertahan, tidak mudik, saya yakin dia akan bertahan. Jika tidak, mungkin dia merasa lebih /save/ tinggal di kampung halaman bersama keluarga besarnya sampai wabah Covid-19 mereda.”

Di sisi lain, pemerintah dan hampir semua kepala daerah sudah secara terbuka meminta agar menjelang lebaran tahun ini masyarakat tidak mudik. Hampir di semua daerah, mereka yang mudik akan diperlakukan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) setiba di kampung halaman. Bahkan, bisa jadi mereka akan langsung dikarantina selama 14 hari jika ada indikasi sedang/berat terpapar  wabah yang berasal dari Wuhan-China tersebut.

“Boleh-boleh saja kita melarang orang mudik. Langkah itu memang pasti akan mengurangi makin meluasnya penyebaran Covid-19.

Tapi jangan lupa, kalau itu mau diberlakukan, siapkan dulu sembako untuk perbekalan selama diberlakukannya karantina wilayah. Kita juga harus menyiapkan hal-hal lain untuk kebutuhan mereka yang pendapatannya langsung terpukul, padahal ‘napasnya’ harian. Siapkah kita menanggulangi hal itu?” tanya dewan asal dapil Cirebon-Indramayu tersebut.

“Jika hanya melarang mudik tetapi tidak siap menanggung konsekuensinya, kita harus bersiap-siap menghadapi gelombang protes. Silakan saja pemerintah pusat/daerah memberlakukan Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ini bisa jadi darurat sipil. Tapi ingat, negara harus mengurus kehidupan rakyatnya. Kita semua tahu bahwa, siapa pun rela mati demi keluarganya yang kelaparan,” pungkas Daddy. (mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir di HUT Apeksi ke 23, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    Hadir di HUT Apeksi ke 23, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menghadiri Seminar ‘Transformasi Ekonomi Hijau Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan’ dalam rangkaian HUT ke-23 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Hotel Aryaduta Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/6/2023). Hadir mendampingi dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Dida Sembada, Kepala SKPD / Kepala Badan terkait di lingkungan Pemkot Sukabumi. Kegiatan […]

  • GMNI; KNPI Kabupaten Sukabumi Harus Mampu Hadapi Bonus Demografi

    GMNI; KNPI Kabupaten Sukabumi Harus Mampu Hadapi Bonus Demografi

    • calendar_month Sabtu, 29 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sekertaris Jendral Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi raya Rizki Rabiul Tsani mampu melahirkan pemuda yang bisa menghadapi era bonus demografi mendatang di bawah kepemimpinan Reggy Afriansyah. “Sekarang saatnya membuka kembali wawasan bagaimana peran pemuda dalam pembangunan serta kontribusi yang nyata bagi Kabupaten Sukabumi,” ucapnya. Kedepannya bangsa Indonesia akan menyongsong era bonus […]

  • Bisa Kembali Beroperasi, Yana : Minta Hotel Dan Tempat Wisata Tegakan Protokol Kesehatan

    Bisa Kembali Beroperasi, Yana : Minta Hotel Dan Tempat Wisata Tegakan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id -Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menemukan sejumlah catatan yang harus dipenuhi oleh hotel dan pengelola tempat wisata untuk bisa kembali beroperasi. Para pengelola hotel dan tempat wisata harus memenuhinya sebelum bisa kembali beroperasi. Hal itu diperoleh Yana usai memantau sejumlah hotel dan tempat wisata di Kota Bandung, Kamis (11/6/2020). Sejumlah hotel yang […]

  • Tekan Lonjakan Kasus Covid-19 Yang Meningkat, Pemkot Cimahi Tetapkan PPKM Darurat

    Tekan Lonjakan Kasus Covid-19 Yang Meningkat, Pemkot Cimahi Tetapkan PPKM Darurat

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    CIMAHI,  Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memutuskan  segera menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana usai memimpin rapat pelaksanaan PPKM Darurat dengan Forkopimda di Aula Gedung A dan juga sebelumnya memimpin Rapat Dinas Pelaksanaan PPKM Darurat Kota Cimahi dengan seluruh jajarannya […]

  • Pospay Cup 2024: Sinergi Olahraga dan Inovasi Bersama Indra Sjafri

    Pospay Cup 2024: Sinergi Olahraga dan Inovasi Bersama Indra Sjafri

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND menggelar turnamen futsal bertajuk ‘Pospay Cup 2024’. turnamen futsal bergengsi yang digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-278 Pos Indonesia. Pospay Cup 2024 dilaksanakan di Gedung Olahraga Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) Bandung, Jawa Barat pada 14-17 Oktober 2024. turnamen dihadiri tamu pelatih […]

  • Kota Bandung butuh BPBD yang kini tugasnya dilaksanakan oleh DiskarPB

    Kota Bandung butuh BPBD yang kini tugasnya dilaksanakan oleh DiskarPB

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pansus Raperda 4 DPRD Kota Bandung meninjau dua lokasi rencana Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, di Jalan Serang dan Jalan Banten, Bandung, Kamis, 23 Januari 2025. Peninjauan itu dihadiri Wakil Ketua Pansus 4 DPRD Kota Bandung, Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H; serta para anggota Pansus 4 DPRD […]

expand_less