Breaking News
Trending Tags

Terkait Larangan Mudik Lebaran, Daddy Rohanady “ Tidak Bisa Asal Larang” Ini Bukan Zaman Manusia Sakti Mandraguna

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – “Tidak bisa asal larang,” jawab anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Komentar tersebut disampaikannya terkait soal larangan mudik ketika dihubungi  Mbinews.id via telefon genggamnya pada Senin (30/03/2020).

Menurut Daddy, masyarakat memilih mudik pasti bukan tanpa alasan. Memang, pilihan yang diambil masing-masing pemudik akan berbeda. Pertanyaannya bukan patuh atau tidak patuh pada larangan.

“Setiap pilihan yang diambil pasti punya konsekwensi logis. Kalau seseorang bertahan (tidak mudik), bisa jadi karena dia sudah menghitung biaya hidup selama diberlakukannya karantina wilayah atau katakanlah /lockdown/ total.

Kalau bekal itu tidak dimiliki, masa iya sih kita akan memilih diam dan menunggu ajal menjemput? Mana tahan manusia puasa 14 hari? Ini bukan zamannya manusia sakti mandraguna seperti zaman dahulu kala,” lanjut Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra itu.

“Pilihan bertahan atau mudik,” lanjut Daddy, “sangat tergantung pada daya dukung yang dimiliki masing-masing orang. Jika dia merasa aman bertahan, tidak mudik, saya yakin dia akan bertahan. Jika tidak, mungkin dia merasa lebih /save/ tinggal di kampung halaman bersama keluarga besarnya sampai wabah Covid-19 mereda.”

Di sisi lain, pemerintah dan hampir semua kepala daerah sudah secara terbuka meminta agar menjelang lebaran tahun ini masyarakat tidak mudik. Hampir di semua daerah, mereka yang mudik akan diperlakukan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) setiba di kampung halaman. Bahkan, bisa jadi mereka akan langsung dikarantina selama 14 hari jika ada indikasi sedang/berat terpapar  wabah yang berasal dari Wuhan-China tersebut.

“Boleh-boleh saja kita melarang orang mudik. Langkah itu memang pasti akan mengurangi makin meluasnya penyebaran Covid-19.

Tapi jangan lupa, kalau itu mau diberlakukan, siapkan dulu sembako untuk perbekalan selama diberlakukannya karantina wilayah. Kita juga harus menyiapkan hal-hal lain untuk kebutuhan mereka yang pendapatannya langsung terpukul, padahal ‘napasnya’ harian. Siapkah kita menanggulangi hal itu?” tanya dewan asal dapil Cirebon-Indramayu tersebut.

“Jika hanya melarang mudik tetapi tidak siap menanggung konsekuensinya, kita harus bersiap-siap menghadapi gelombang protes. Silakan saja pemerintah pusat/daerah memberlakukan Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ini bisa jadi darurat sipil. Tapi ingat, negara harus mengurus kehidupan rakyatnya. Kita semua tahu bahwa, siapa pun rela mati demi keluarganya yang kelaparan,” pungkas Daddy. (mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koalisi Pejuang Rakyat Sukabumi, Habib Rizieq Biang Rusuh

    Koalisi Pejuang Rakyat Sukabumi, Habib Rizieq Biang Rusuh

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInws.id – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Perjuangan Rakyat Sukabumi bentangkan sepanduk “Rizieq pembawa Kerusuhan”. Koordinator aksi Abdi Zulfikar, mengatakan kedatangan Rizieq Shihab Ke Indonesia telah membuat kekacauan nasional, memprovokasi dan mengadu domba rakyat untuk membuat kekacauan di negeri Indonesia. “Rizieq Shihab (RS) adalah pengkhianat negeri yang akan merubah NKRI yang berdasar Pancasila […]

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi Bersama DKP3 Serahkan Hibah Ketahanan Pangan Berbasis Keluarga

    Anggota DPRD Kota Sukabumi Bersama DKP3 Serahkan Hibah Ketahanan Pangan Berbasis Keluarga

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBINews.id – Anggota DPRD Kota Sukabumi Fraksi PKS Dini Bayu Subagio menyerahkan bantuan berupa Bantuan Sosial (Bansos) aspirasi kepada kelompok tani KWT Bunga Tanjung 1 Kelurahan Baros Kecamatan Baros Kota Sukabumi. Selasa (22/6/2021). Bansos yang diserahkan diantaranya, 50 buah ember, pakan, bibit, media tanam dan uang pembinaan sebesar Rp.3,5 Juta untuk pemeliharaan budidaya ikan […]

  • Paripurna Umumkan Calon Pimpinan DPRD dari PDIP serta 6 Usulan Raperda

    Paripurna Umumkan Calon Pimpinan DPRD dari PDIP serta 6 Usulan Raperda

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna, di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat, 1 November 2024. Agenda rapat mengumumkan Penggantian Calon Pimpinan DPRD Kota Bandung Masa Jabatan 2024-2029 dari PDI Perjuangan. Penyampaian Penjelasan Wali Kota perihal 5 Raperda usul Wali Kota Bandung dari Propemperda Tahun 2024, dan Penjelasan Bapemperda perihal 1 Raperda usul […]

  • Ema Apresiasi DLHK : 25 TPS di Kota Bandung Normal Kembali

    Ema Apresiasi DLHK : 25 TPS di Kota Bandung Normal Kembali

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penanganan sampah menjadi persoalan prioritas Pemerintah Kota (Pemkot). Terbukti dari 55 TPS yang sempat overload, kini sebanyak 25 TPS sudah normal kembali. Salah satunya di TPS Babakan Siliwangi. “Tadi saya lihat di Babakan Siliwangi itu sangat jauh lebih bagus, perubahannya sangat signifikan. Saya mengapresiasi kinerja DLHK, sampahnya sudah jauh berkurang karena Cicabe […]

  • Pemkot Bandung Masih Akan Kaji Pemberian Relaksasi Kepada Tempat Hiburan

    Pemkot Bandung Masih Akan Kaji Pemberian Relaksasi Kepada Tempat Hiburan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih akan mengkaji pemberian relaksasi kepada tempat hiburan untuk kembali beroperasi. Pasalnya, hasil peninjauan ke sejumlah tempat hiburan, belum memungkinkan untuk beroperasi kembali. Hal itu diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Eric M. Attauriq saat menerima audiensi dari Perkumpulan Penggiat Pariwisata Bandung (P3B) yang mewadahi para pengusaha […]

  • Pasca Penetapan Tersangka kasus Dugaan Suap Proyek Meikarta, Iwa karniwa Siap menghormati Proses Hukum

    Pasca Penetapan Tersangka kasus Dugaan Suap Proyek Meikarta, Iwa karniwa Siap menghormati Proses Hukum

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sekertaris Daerah Jawa Barat (Sekda)jabar,   Iwa Karniwa siap mengikuti dan menghormati proses hukum pascapenetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek Meikarta. Iwa juga berkomitmen untuk mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengungkap kasus dugaan suap ini lebih jauh. Kesiapan membantu KPK disampaikan Iwa Karniwa dalam keterangan secara tertulis, Selasa (30/7/2019): […]

expand_less