Breaking News
Trending Tags

Hasil Kajian Omnibus Law, ISMI Kota Sukabumi : Pemerintah Cenderung Tidak Berfihak Kepada Rakyat Terutama Petani..!!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SuKABUMI, MBInews.id – Mahasiswa menganggap Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja yang akan ditetapkan oleh pemerintah tidak beriringan dengan kepentingan masyarakat petani dan tidak memikirkan aset yang dimiliki Bangsa Indonesia sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMI) Hasbi, Minggu 22 Maret 2020, menurutnya hasil kajian draf Omnibus Law tersebut, bahwa pemerintah cenderung tidak berpihak kepada rakyat dan tidak memikirkan dampak negatifnya, terutama bagi keberlangsungan hidup masyarakat banyak terutama petani.

“Pemerintah disini lebih cenderung mementingkan meningkatkan ekonomi. Tapi tidak memikirkan dampak kedepannya. Kita sudah bahas sebelumnya dalam seminar dan mimbar bebas dengan tema “RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) siapa” saat di konfimasi, Sabtu, (4/4/2020). ujarnya.

Hasbi mengatakan, hasil kajian dalam draf Omnibus Law tersebut ada beberapa pasal yang dianggap merugikan bagi ekologi dan alam Indonesia. Contoh, Pasal 23 angka 4 mengenai perubahan Pasal 24 ayat (5) UU Lingkungan Hidup, ada potensi izin lingkungan dihilangkan, diganti perizinan berusaha.

“Dengan demikian, semakin sempit akses masyarakat untuk melakukan upaya hukum terhadap keputusan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan hidup”, katanya.

Akhirnya dari draf tersebut, muncul pertanyaan bagi mahasiswa ISMPI “Pada dasarnya kita mahasiswa pertanian se-Indonesia mempertanyakan, bahwa Omnibus Law ini untuk siapa, Rakyat atau kepentingan korporasi? ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Pertanian UMMI Maulana Malik mengatakan, pemerintah harus bijak dalam menyikapi persoalan RUU Cipta kerja tersebut.

“Harusnya DPR melakukan kajian yang utuh terkait dampak negatifnya. Apalagi dapat merugikan aset negara dan masyarakat khususnya” katanya.

Menurut Maulana, pemerintah harusnya melakukan kajian dengan pihak-pihak terkait dengan tujuan melihat pada persoalan yang akan terjadi kedepan.

“Undangan para ahli, akademisi dan praktisi untuk membahas RUU Cipta Kerja secara bersama-sama. Bukan begitu saja digulirkan ini kan jadi liar” ucapnya. (Dian/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beri Penghormatan bagi Presiden ke-3 RI, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional

    Beri Penghormatan bagi Presiden ke-3 RI, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Pemerintah menetapkan tanggal 12 hingga 14 September 2019 mendatang sebagai Hari Berkabung Nasional untuk memberikan penghormatan bagi Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie, yang berpulang pada Rabu, 11 September 2019. “Jadi kita menetapkan berkabung nasional selama tiga hari sampai tanggal 14 September,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Gedung Utama Kementerian Sekretariat […]

  • Pansus Pansus 10 DPRD Kota Bandung Bahas RPJMD 2025 -2029

    Pansus Pansus 10 DPRD Kota Bandung Bahas RPJMD 2025 -2029

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sedang dibahas Panitia Khusus (Pansus) 10 dipimpin Heri Hermawan. Anggota Pansus 10 DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman, mengatakan, misi “Unggul dan Terbuka” dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sangat penting sebagai pijakan nyata pembangunan, bukan sekadar dokumen . Menurut Christian rapat pansus […]

  • Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi, Ciroyom dan Gedebage Selatan Segera Dibenahi

    Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi, Ciroyom dan Gedebage Selatan Segera Dibenahi

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) kembali jadi bahan perbincangan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Dirjen Perkeretaapian dan Dinas Perhubungan. Ciroyom merupakan salah satu titik lokasi jalur KCJB yang menjadi fokus pembenahan. Direktur Prasarana Perkeretaapian, Harno Trimadi menjelaskan, jika KCJB ini sudah difungsikan, maka setiap 10-15 menit sekali kereta akan sering melintas di […]

  • Jumling ke-100 Bupati Bandung di Masjid Asyuja’iyah Sukawening Ciwidey

    Jumling ke-100 Bupati Bandung di Masjid Asyuja’iyah Sukawening Ciwidey

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan Jumat Keliling (Jumling) ke-100 di Masjid Asyuja’iyah Kampung Nenon Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, Jumat (5/7/2024). Kegiataan rutin Jumling ini bagian dari silaturahmi Bupati Bandung bersama masyarakat sekitar. Hadir pula pada kesempatan itu jajaran Forkopimcam Ciwidey, pengurus partai politik, […]

  • GPM, Jadi Kunci Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi Akhir Tahun

    GPM, Jadi Kunci Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi Akhir Tahun

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Sukabumi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sebagai upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok. Kegiatan perdana berlangsung di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Senin (1/12/2025). Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, meninjau langsung pelaksanaan GPM dan menegaskan, pentingnya intervensi harga pangan di akhir tahun. “Inflasi Kota Sukabumi sepanjang tahun […]

  • Pansus IV DPRD Jabar: Raperda RPPLH Tidak Hanya Urusi Sampah

    Pansus IV DPRD Jabar: Raperda RPPLH Tidak Hanya Urusi Sampah

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Bahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Daerah Provinsi Jawa Barat, Pimpinan dan Anggota Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat kunjungi langsung Dirjen Planologi Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Dalam kunjungannya, Ketua Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Dermawan mengatakan, […]

expand_less