Breaking News
Trending Tags

Mesin Pengolah Sampah Karang Taruna Gedebage Dipakai Kota-Kota Besar Di Indonesia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sampai detik ini, isu sampah masih menjadi salah satu PR terbesar yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Tak berdiam diri melihat kondisi sampah di Kota Bandung, para pemuda Karang Taruna Rancanumpang Gedebage menciptakan mesin pengolahan sampah sederhana.

Ki Dalang, sapaan untuk sang inisiator mesin sampah ini menceritakan sekelumit panjang riset yang ia dan rekan-rekan karang taruna lakukan sejak 2008 silam. Berkali-kali ia dan timnya merombak mesin agar lebih efektif dan ramah lingkungan.

“Setelah mesinnya jadi, ternyata ada beberapa yang harus diperbaiki. Awalnya menghasilkan asap, jadi malah mencemari lingkungan. Tapi, setelah diriset berkali-kali, sekarang sudah tidak ada asap kotor yang keluar,” jelas Ki Dalang, Selasa 1 Maret 2022.

Selepas itu, sejak 2016 Ki Dalang dan timnya berhasil memproduksi sekitar 50 unit mesin pengolah sampah. Bahkan, mesin-mesin ini dibeli beberapa pihak swasta dan pemerintah di kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Tangerang, dan Batam.

Ki Dalang mengaku, jika mesin ini bisa mengolah 1,5 ton sampah selama 24 jam. Masyarakat tak perlu memilah sampah, semua jenis sampah bisa diolah dalam mesin ini.

“Setiap dua jam sekali, kita masukan sampahnya. Tidak perlu dipilah organik atau anorganik karena semua bisa diolah. Kecuali untuk sampah-sampah yang masih punya nilai jual, seperti beli atau botol plastik itu kita pisahkan,” akunya.

Kunci utama dari mesin ini ada pada blower. Blower berfungsi untuk menghisap asap yang ada di dalam tungku mesin. Kemudian disalurkan ke bak pendingin atau destilasi untuk memfilter asap agar tidak menjadi polusi.

“Asap yang dikeluarkan mesin ini sudah di bawah baku mutu yang ditetapkan pemerintah. Karena memang blower ini yang menjadi salah satu kunci utamanya. Semakin besar kapasitas blowernya, maka semakin cepat juga proses penghancuran sampah yang terjadi,” paparnya.

Hasil dari proses pengolahan sampah ini berupa abu yang bisa dimanfaatkan sebagai campuran pupuk untuk menggemburkan tanah. Tak hanya itu, hasilnya juga bisa bisa dikembangkan lagi untuk paving block.

“Ketika sampah dimasukkan dalam tungku bersuhu 500 derajat celcius, baranya akan memanaskan dan melumatkan sampah. Sampah organik akan otomatis jadi abu, sedangkan sampah anorganik akan terhisap disaring dalam bak destilasi. Jadi terpisah dengan sendirinya,” jelas Ki Dalang.

Lantas, bagaimana dengan ukurannya? Apakah bisa dipakai di wilayah perumahan yang terbatas?

Ki Dalang menjelaskan, ukuran mesin pengolah sampah ini bisa disesuaikan dengan tempat atau lahan masing-masing wilayah. tergantung tempatnya.

“Kalau sempit, bisa kita desain sesuai kondisinya. Berarti yang kita akali di sini ya blowernya, dipilih yang kapasitasnya besar supaya pengolahannya bisa cepat meski wadahnya kecil,” katanya.

Ternyata bahan material pembuatannya pun bisa disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Jika ternyata masyarakat ingin memanfaatkan barang bekas yang masih layak fungsi dan pakai, ujar Ki Dalang, bahan-bahan tersebut bisa ia dan tim sesuaikan.

“Bisa pakai material barang bekas karena ya tergantung budget yang ada juga. Bisa kita bisa akali dan sesuaikan. Prinsipnya yang penting simpel dan fleksibel kalau kami mah,” ungkapnya.

Sambil mengajak menuju lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Rancanumpang, Ki Dalang menyampaikan rencananya untuk membuat mesin pengolahan sampah juga di wilayah Rancanumpang.

Ia dan timnya sedang mencari mitra untuk bekerja sama dalam memodali program ini.

“Tahun ini semoga proposal kami bisa mendapatkan CSR. Jadi, warga Rancanumpang juga punya mesinnya sendiri,” katanya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Sukabumi Kota Gaet Setukpa Dekatkan Akses Vaksinasi

    Polres Sukabumi Kota Gaet Setukpa Dekatkan Akses Vaksinasi

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dukung program Pemerintah dalam percepatan vaksinasi, Polres Sukabumi Kota kembali gelar Gerai Vaksin Presisi, di Yayasan Al Huda Kecamatan Baros, Selasa (16/11/2021). “Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan kali ini tentunya untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi sehingga dapat tercapainya herd immunity,” ujar PS Kasi Humas Polres Sukabumi Kota IPTU Astuti Setyaningsih, kepada […]

  • Bazar Buku Big Bad Wolf Hadir untuk Pertama Kalinya di Balikpapan

    Bazar Buku Big Bad Wolf Hadir untuk Pertama Kalinya di Balikpapan

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, MBInews.id  – Setelah Sukses diselenggarakan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Surabaya Bazar Buku Big Bad Wolf, kini telah hadir untuk pertama kalinya di kota Balikpapan merupakan kota keenam di Indonesia yang dikunjungi. Bazar Buku ini akan diselenggarakan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) dari tanggal 1-10 November dengan gratis biaya masuk gedung dari […]

  • Kota Sukabumi PPKM Level 1, Walikota: Prokes Jangan Kendor

    Kota Sukabumi PPKM Level 1, Walikota: Prokes Jangan Kendor

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kota Sukabumi resmi ditetapkan masuk dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Hal tersebut berdasarkan degan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 67 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, 1 Covid-19 di Wilayah Jawa-Bali, yang mulai berlaku sejak 14 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022. “Alhamdulilah, dalam Inmendagri yang […]

  • Pemkot Bandung Berkomitmen Tingkatkan Mutu Tata Kelola dan Pelayanan Program MBG

    Pemkot Bandung Berkomitmen Tingkatkan Mutu Tata Kelola dan Pelayanan Program MBG

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen meningkatkan mutu tata kelola dan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya dengan menggandeng para ahli gizi, mitra, serta Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG). Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd usai menghadiri Rapat Konsolidasi Regional Jawa Barat dalam rangka […]

  • Turut Hadir di Musrenbang Provinsi Jabar 2024, Ini Kata Ketua DPRD Kota Sukabumi

    Turut Hadir di Musrenbang Provinsi Jabar 2024, Ini Kata Ketua DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman turut hadir dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2025,  yang di gelar di Bandung. Senin, (22/4/2024). Musrenbang dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, […]

  • Fungsi PSU harus sesuai dengan Site Plan

    Fungsi PSU harus sesuai dengan Site Plan

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi C DPRD Kota Bandung menerima Audiensi warga Komplek Griya Cempaka Arum, terkait penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (05/06/2023). Hadir dalam Rapat tersebut ,Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi, S.P., Wakil Ketua Komisi C Ir. H. Agus Gunawan, Anggota Komisi C Aan Andi […]

expand_less