Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Marak Pelanggaran, PSBB Bandung Raya Bakal Diperketat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Sejak berlaku 22 April lalu, masih banyak pelanggaran pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga PSBB Bandung Raya bakal diperketat agar memperoleh hasil maksimal.

“Berdasarkan pantauan di jalan raya, sebanyak 2.123 orang tidak menggunakan masker, 11.803 orang tidak menggunakan sarung tangan, 3.373 melebihi kapasitas, ada 1.255 pengendara roda dua yang berboncengan” ungkap Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Kapolrestabes Bandung.

Selain itu, Ulung Menjelaskan bahwa ada pula 2.524 pembubaran massa dan 14.058 peringatan lisan kepada masyarakat yang melanggar aturan PSBB.

“Masih ada 72.486 kendaraan yang melintasi Kota Bandung, baik yang menuju Kota Bandung dari luar kota maupun yang menuju kota kabupaten di Bandung Raya melewati Kota Bandung. 17.590 kendaraan di antaranya adalah sepeda motor” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Bandung, Oded M. Danial dalam telekonferen bersama Gubernur Jawa memaparkan perihal PSBB yang berlaku Se-Bandung Raya.

“PSBB di Kota Bandung memang baru dimulai dan masih banyak masyarakat yang belum paham. Tapi kita akan terus memberlakukan ini, kita terus sosialisasikan agar memutus penularan Covid-19,” jelas Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di saat telekonferensi evaluasi pelaksanaan PSBB Bandung Raya dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Sabtu (25/4/2020).

Namun, Oded menilai, partisipasi warga juga cukup tinggi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, masyarakat melalui RW telah berinisiatif pula menutup jalan-jalan akses terutama di gang-gang pemukiman.

“Di gerbang gang, mereka sudah siap dengan pengawasan, ada yang menyediakan sabun cuci tangan, memeriksa suhu tubuh, dan lain-lain. Alhamdulillah semua berperan,” katanya.

Pada rapat yang juga dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Bandung juga membahas proses distribusi Jaring Pengamanan Sosial (JPS) di Kota Bandung. Sebagaimana diketahui, Kota Bandung sedang berproses mendistribusikan bantuan untuk warga yang tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui PT. Pos Indonesia.

“Kami sudah sampaikan bantuan kepada masyarakat, yang DTKS sudah 63 ribuan. Kami kerjakan bersama dengan PT Pos, kami bagikan dalam bentuk uang,” tutur Oded.

Oded menambahkan, bantuan lainnya masih dalam proses. Perbaruan data untuk bantuan Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) juga tengah dikoordinasikan dengan tim dan Pemprov Jabar.

“Non DTKS masih koordinasi dengan provinsi, sedang didata sekarang mana yang untuk dibagi oleh provinsi mana yang buat kota. Sekarang sedang berproses,” imbuh Oded.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat berpesan kepada Oded agar terus memperketat pengawasan pergerakan manusia di Kota Bandung. Pasalnya, ibu kota Jawa Barat ini tergolong memiliki mobilitas yang tinggi.

“Kota Bandung ini persis seperti Jakarta. Pusat kerja, pusat magnet dari pergerakan. Jadi salah satu penyebab masih banyaknya pergerakan motor mobil itu karena masih bukannya kantor-kantor dan tempat bekerja di Kota Bandung,” ujar Emil.

Menurutnya, selama tempat-tempat bekerja itu masih beroperasi, maka aktivitas warga terutama di jalan raya juga tidak akan berhenti. Ia pun meminta agar pengawasan aktivitas warga yang tidak semestinya juga ditingkatkan, disertai dengan penegakan aturan.

“Berkaca dari Jakarta, harus ada razia kegiatan-kegiatan ini untuk menegur mereka-mereka yang masih buka di luar yang ’emergency’, supaya menghentikan alasan terjadinya pergerakan kendaraan dari luar Kota Bandung. Jadi, mohon dijadikan evaluasi,” pinta Emil, Gubernur Jawa Barat tersebut. (HMS/WAN/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hj Eti Mulyati Caleg DPRD Kab Bandung Dapil VII, Optimis Raih Kursi Dalam Pemilu 2024

    Hj Eti Mulyati Caleg DPRD Kab Bandung Dapil VII, Optimis Raih Kursi Dalam Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Hj Eti Mulyati, Anggota DPRD Kab. Bandung dari Partai Golkar Kab Bandung dari Dapil VII incumben 3 periode dan untuk keempat kalinya kembali dalam bursa Caleg DPRD Partai Golkar Kab Bandung nomor urut 6 tetap optimis meraih suara rakyat Kab Bandung . Hj Eti saat dikediamanya jalan Jalupang desa Bandasari Kec […]

  • Erick Thohir Resmikan Ruang kreatif publik Pos Bloc Jakarta ‘Arts, Culture, Entertainment in a Heritage Place’

    Erick Thohir Resmikan Ruang kreatif publik Pos Bloc Jakarta ‘Arts, Culture, Entertainment in a Heritage Place’

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Ruang kreatif publik Pos Bloc Jakarta diresmikan pembukaannya oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, Erick Thohir didampingi oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama PT Pos Properti Indonesia Handriani Tjatur Setijowati dan CEO Pos Bloc Jakarta Jimmy Saputro beserta segenap jajarannya masing-masing. Setelah menjalani renovasi […]

  • Yana Berharap Pemimpin Kota Di Indonesia Intens Diskusikan Smart City

    Yana Berharap Pemimpin Kota Di Indonesia Intens Diskusikan Smart City

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap para pemimpin pemerintah kota di Indonesia bisa intens bertukar pikiran. Khususnya terkait penerapan smart city di kota masing-masing. Hal itu diungkapkan Yana saat menghadiri Indo Smart City Forum and Expo (ISCFE) yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Kegiatan tersebut dihelat selama 3 […]

  • Deklarasikan Dukungan, Relawan Gamis Siap Menangkan Fahmi-Dida

    Deklarasikan Dukungan, Relawan Gamis Siap Menangkan Fahmi-Dida

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan warga Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, yang tergabung dalam relawan “Gamis” (Gerakan Achmad Fahmi – Dida Sembada Baros), menggelar deklarasi dukungan politik untuk pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Dida Sembada. Deklarasi ini dilakukan pada Jumat (05/09/2024) sebagai bentuk komitmen warga dalam memenangkan pasangan Fahmi-Dida […]

  • STEFES German Berikan Pelatihan Di Bidang Pertanian Kepada Para Petani

    STEFES German Berikan Pelatihan Di Bidang Pertanian Kepada Para Petani

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – STEFES GMbH salah satu perusahaan asal Jerman yang bergerak di bidang Agulture(Pertanian) berencana akan memberikan pelatihan bertani (sustainable agriculture) agar petani bisa menghasilkan sayuran atau buah-buahan berkualitas dengan menggunakan pupuk dari bahan herbal ataupun organic. Rencananya pelatihan tersebut meliputi para petani lokal yang ada di wilayah Lembang Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya. […]

  • Pulihkan Sektor Ekonomi, Pemkot Dan Kadin Kolaborasi Vaksin Pelaku UMKM

    Pulihkan Sektor Ekonomi, Pemkot Dan Kadin Kolaborasi Vaksin Pelaku UMKM

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai salah satu upaya membangkitkan kembali sektor ekonomi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat dan Kota Bandung berkolaborasi mengadakan vaksinasi Covid-19 di Graha Kadin Kota Bandung, Kamis 30 September 2021. Vaksinasi ini diprioritaskan untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan masyarakat. […]

expand_less