Breaking News
Trending Tags

Fenomena Selebrity Dalam Kancah Pilkada Bandung Raya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id -Demokrasi membuka ruang bagi setiap orang untuk berpartisipasi dalam politik.

Siapapun dia, petani, politisi, pegawai, artis, olahragawan, semua punya kesempatan yang terbuka untuk berpolitik

Dalam dunia seleb fenomena ini sudah umum terjadi. Kebanyakan seleb akan melakukan dua hal umum yaitu membangun bisnis atau ikut kontestasi pilkada atau pileg disaat karir selebnya mulai menurun.

Mereka mengunakan sisa kepopuleranya untuk bertarung di dania politik. Sebut saja Dede Yusuf pernah menjadi wakil gubernur dan gagal maju gubernur. Dedi Mizwar berhasil maju wakil gubernur dan gagal maju sebagai gubernur.Nurul Arifin gagal maju walikota Bandung. Henky Kurniawan berhasil maju wakil bupati diusung partai Demokrat dan sekarang pindah ke PDIP.
Mungkin banyak lagi contoh di daerah lain dimana seleb maju pilkada ataupun pileg

Di Bandung Raya yang paling hangat tentu majunya Atep di pilkada Kabupaten Bandung.Atep telah resmi deklarasi dengan Mulyana sebagai calon Independent, namun Mulyana meninggalkan Atep dan akan maju melalui partai Gerindra. Atep nga kalah cepat, masuk ke Partai demokrat.
Setelah gagal dengan Mulyana Atep mencoba pendekatan dengan Yena Iskandar yang akan diusung PDIP tapi sepertinya kandas juga .

Terakhir berita dari media di Jawa barat hari ini Atep berusaha mendekat ke PKS.
Seleb lain adalah Sahrul Gunawan yang sepertinya sudah kokoh diusung Nasdem namun pasangan belum ada juga. Sahrul juga seleb yang popularitasnya sudah turun dalam dunia artis yang persanganya sangat ketat.

Lazimnya selebriti yang top biasanya di pinang oleh calon politisi yang kurang populer, namun fenomena Atep lain lagi, sepertinya Atep sibuk meminang politisi untuk dijadikan pendamping dalam pilkada Kabupaten.

Saya katakan diatas bahwa setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk berpolitik dalam negara demokrasi.Namun mengelola pemerintahan mempunyai syarat kapasitas . Kamampuan memimpin , memahami tata kelola pemerintahan, memahami birokrasi, memahami masyarakat dan lain sebagainya. Populer saja tidak cukup.

Namun saat ini kondisi masyarakat yang belum maksimal pengetahuannya mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, kondisi ekonomi yang sulit dan pendidikan politik yang sangat kurang dari partai-partai politik menyebabkan pilihan pragmatis sering terjadi. Siapa yang populer akan dipilih diatas kertas. Dilapangan lain lagi siapa yang lebih cangih strateginya bisa menang, liat saja pilkada Kota Bandung tahun lalu.

Disisi lain partai politik juga sangat pragmatis. Dari pada mengusung kader yang sudah jelas komitmenya kepada partai, sebagian pimpinan partai daerah lebih memilih proses transaksional dan mengusung seleb.

“Akhirnya prasyarat pemimpin daerah tidak terpenuhi. Karir politik anggota partai terganggu,”

Padahal dalam contoh diatas di Bandung Raya sedikit sekali seleb yang berhasil maju sebagai kepala daerah.

Pertarungan pilkada hari-hari ini adalah pertarungan logistik atau uang. Siapa yang tidak punya uang memadai jangan coba coba bertarung. Rakyat tidak melihat siapa figure atau program. Rakyat kebanyakan hanya ingin melihat kandidat datang dan konkrit berbuat untuk kepentingan dirinya sesaat atau syukur- syukur berbuat untuk kepentingan komunitas. Tanpa hal tersebut seleb populer juga akan tidak dipilih.

Untuk para seleb yang berminat maju dalam kancah politik sebaiknya adaptasi dulu dalam dunia politik minimal dua tahun. Supaya kapasitas pengetahun dan loyalitas kelihatan memadai.
Tanpa hal tersebut maka kebanyakan seleb hanya di keruk uangnya dan setelah kalah juga akan di meninggalkan partai. Seperti di KBB seleb kurang loyal atau kurang etika bisa pindah partai hanya karena di iming-iming untuk mengantikan bupati yang sedang berkasus hukum.

Partai politik sebaiknya jangan hanya memanfaatkan kepopuleran seleb atau ketersedian logistiknya, lakukan pendidikan politik yang benar supaya kader yang sudah berkiprah juga tidak kabur. Bangun etika politik.

Pesta pilkada adalah pesta menentukan arah pemerintahan dimasa depan. Oleh karena itu masyarakat juga memikirkan masa depan dengan memilih pemimpin yang mumpuni dan berpihak kepada masyarakat.

Dengan demikian tujuan pesta demokrasi untuk jangka panjang juga tercapai. Terpilih pemimpin yang berpihak kepada rakyat. Punya kemanpuam yang madai untuk memimpin sebuah daerah. Dan dapat mensejahterakan masyarakatnya.

Harlans M Fachra MSi
Pemerhati Kebijakan Publik

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Penyebaran Covid-19, Walikota Bandung  Intruksikan event Yang Mengudang Massa Banyak Untuk Ditunda

    Cegah Penyebaran Covid-19, Walikota Bandung Intruksikan event Yang Mengudang Massa Banyak Untuk Ditunda

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menginstruksikan jajarannya untuk menunda penyelenggaraan kegiatan besar yang melibatkan banyak orang. Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran Nomor 443/SE.030-Dinkes tanggal 14 Maret 2020. “Saya mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan event-event yang mengundang massa banyak itu mohon ditunda,” tegas Oded di Pendopo Kota Bandung, Minggu (15/3/2020). […]

  • Kota Bandung Kembali Sabet Penghargaan IGA Kategori Sangat Inovatif

    Kota Bandung Kembali Sabet Penghargaan IGA Kategori Sangat Inovatif

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung kembali meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021 dengan kategori sangat inovatif tingkat nasional dari Kementerian Dalam Negeri RI. Perlu diketahui, selama 4 tahun berturut-turut Kota Bandung berhasil meraih penghargaan kota sangat inovatif. Tahun ini, hanya ada 14 pemerintah daerah yang berhasil meraih penghargaan kategori sangat inovatif dan 31 […]

  • Menteri BUMN Erick Thohir Lantik Dua Direktur dan Satu Komisaris  Baru  PT Pos Indonesia

    Menteri BUMN Erick Thohir Lantik Dua Direktur dan Satu Komisaris Baru PT Pos Indonesia

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARRA, MBInews id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengubah nomenklatur (nama jabatan),melantik dua orang direktur baru dan seorang komisaris PT Pos Indonesia (Persero). Perubahan itu berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Sham (RUPS) yang berlangsung pada Rabu (19/10) secara daring. Dalam surat keputusan Menteri BUMN nomor SK-230/MBU/10/2022 tanggal 19 Oktober 2022, Erick […]

  • Polsek Citamiang Sukabumi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan Anak

    Polsek Citamiang Sukabumi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan Anak

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi — Polsek Citamiang Resort Sukabumi Kota menangkap tiga pelaku penganiayaan anak dibawah umur berinisial Ss, Ch, dan Ad. Hal tersebut disampaikan saat lereas Rayon Tengah Polres Sukabumi Kota, di Jalan. Siliwangi, Kecamatan Cikole. Kota Sukabumi Kamis (22/08/19). Kapolsek Citsmiang AKP Anun memgatakan, kejadian tersebut berawal dari rasa cemburu pelaku kepada korban, hingga akhirnya […]

  • Surat Edaran Walikota Sukabumi, Kasatlantas Tidak Pandang Bulu Untuk Berhentikan Plat Merah

    Surat Edaran Walikota Sukabumi, Kasatlantas Tidak Pandang Bulu Untuk Berhentikan Plat Merah

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengeluarkan surat edaran tentang kesadaran membayar pajak kendaraan bagi aparatur sipil negera (ASN). Surat edaran itu pun ditandantangani oleh Walikota pada saat sosialisasi zona integritas taat pajak kendaraan bermotor untuk ASN dan non ASN di salah satu hotel Jalan Siliwangi Kota Sukabumi. Rabu, (27/11/2019). Surat edaran itu kata […]

  • DPRD Dorong Program Nyata untuk Warga Bojongloa Kaler

    DPRD Dorong Program Nyata untuk Warga Bojongloa Kaler

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – DPRD Kota Bandung menekankan perlunya langkah konkret untuk menekan angka kemiskinan di Bojongloa Kaler. Forum Musrenbang RKPD Kecamatan Tahun 2026 menjadi momen strategis menyusun prioritas pembangunan berbasis kebutuhan riil warga. Forum ini menjadi langkah strategis menyusun prioritas pembangunan untuk menekan angka kemiskinan sekaligus memaksimalkan potensi ekonomi lokal. Musrenbang diikuti Christian Julianto Budiman, H. […]

expand_less