Breaking News
Trending Tags

Fenomena Selebrity Dalam Kancah Pilkada Bandung Raya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id -Demokrasi membuka ruang bagi setiap orang untuk berpartisipasi dalam politik.

Siapapun dia, petani, politisi, pegawai, artis, olahragawan, semua punya kesempatan yang terbuka untuk berpolitik

Dalam dunia seleb fenomena ini sudah umum terjadi. Kebanyakan seleb akan melakukan dua hal umum yaitu membangun bisnis atau ikut kontestasi pilkada atau pileg disaat karir selebnya mulai menurun.

Mereka mengunakan sisa kepopuleranya untuk bertarung di dania politik. Sebut saja Dede Yusuf pernah menjadi wakil gubernur dan gagal maju gubernur. Dedi Mizwar berhasil maju wakil gubernur dan gagal maju sebagai gubernur.Nurul Arifin gagal maju walikota Bandung. Henky Kurniawan berhasil maju wakil bupati diusung partai Demokrat dan sekarang pindah ke PDIP.
Mungkin banyak lagi contoh di daerah lain dimana seleb maju pilkada ataupun pileg

Di Bandung Raya yang paling hangat tentu majunya Atep di pilkada Kabupaten Bandung.Atep telah resmi deklarasi dengan Mulyana sebagai calon Independent, namun Mulyana meninggalkan Atep dan akan maju melalui partai Gerindra. Atep nga kalah cepat, masuk ke Partai demokrat.
Setelah gagal dengan Mulyana Atep mencoba pendekatan dengan Yena Iskandar yang akan diusung PDIP tapi sepertinya kandas juga .

Terakhir berita dari media di Jawa barat hari ini Atep berusaha mendekat ke PKS.
Seleb lain adalah Sahrul Gunawan yang sepertinya sudah kokoh diusung Nasdem namun pasangan belum ada juga. Sahrul juga seleb yang popularitasnya sudah turun dalam dunia artis yang persanganya sangat ketat.

Lazimnya selebriti yang top biasanya di pinang oleh calon politisi yang kurang populer, namun fenomena Atep lain lagi, sepertinya Atep sibuk meminang politisi untuk dijadikan pendamping dalam pilkada Kabupaten.

Saya katakan diatas bahwa setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk berpolitik dalam negara demokrasi.Namun mengelola pemerintahan mempunyai syarat kapasitas . Kamampuan memimpin , memahami tata kelola pemerintahan, memahami birokrasi, memahami masyarakat dan lain sebagainya. Populer saja tidak cukup.

Namun saat ini kondisi masyarakat yang belum maksimal pengetahuannya mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, kondisi ekonomi yang sulit dan pendidikan politik yang sangat kurang dari partai-partai politik menyebabkan pilihan pragmatis sering terjadi. Siapa yang populer akan dipilih diatas kertas. Dilapangan lain lagi siapa yang lebih cangih strateginya bisa menang, liat saja pilkada Kota Bandung tahun lalu.

Disisi lain partai politik juga sangat pragmatis. Dari pada mengusung kader yang sudah jelas komitmenya kepada partai, sebagian pimpinan partai daerah lebih memilih proses transaksional dan mengusung seleb.

“Akhirnya prasyarat pemimpin daerah tidak terpenuhi. Karir politik anggota partai terganggu,”

Padahal dalam contoh diatas di Bandung Raya sedikit sekali seleb yang berhasil maju sebagai kepala daerah.

Pertarungan pilkada hari-hari ini adalah pertarungan logistik atau uang. Siapa yang tidak punya uang memadai jangan coba coba bertarung. Rakyat tidak melihat siapa figure atau program. Rakyat kebanyakan hanya ingin melihat kandidat datang dan konkrit berbuat untuk kepentingan dirinya sesaat atau syukur- syukur berbuat untuk kepentingan komunitas. Tanpa hal tersebut seleb populer juga akan tidak dipilih.

Untuk para seleb yang berminat maju dalam kancah politik sebaiknya adaptasi dulu dalam dunia politik minimal dua tahun. Supaya kapasitas pengetahun dan loyalitas kelihatan memadai.
Tanpa hal tersebut maka kebanyakan seleb hanya di keruk uangnya dan setelah kalah juga akan di meninggalkan partai. Seperti di KBB seleb kurang loyal atau kurang etika bisa pindah partai hanya karena di iming-iming untuk mengantikan bupati yang sedang berkasus hukum.

Partai politik sebaiknya jangan hanya memanfaatkan kepopuleran seleb atau ketersedian logistiknya, lakukan pendidikan politik yang benar supaya kader yang sudah berkiprah juga tidak kabur. Bangun etika politik.

Pesta pilkada adalah pesta menentukan arah pemerintahan dimasa depan. Oleh karena itu masyarakat juga memikirkan masa depan dengan memilih pemimpin yang mumpuni dan berpihak kepada masyarakat.

Dengan demikian tujuan pesta demokrasi untuk jangka panjang juga tercapai. Terpilih pemimpin yang berpihak kepada rakyat. Punya kemanpuam yang madai untuk memimpin sebuah daerah. Dan dapat mensejahterakan masyarakatnya.

Harlans M Fachra MSi
Pemerhati Kebijakan Publik

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Kota Sukabumi Masih Menunggu Anggaran Untuk Pemasangan PJU Baru

    Dishub Kota Sukabumi Masih Menunggu Anggaran Untuk Pemasangan PJU Baru

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi masih menunggu anggaran yang bersumber dari Bantuan Gubernur (ban-gub) untuk pemasangan baru Penerangan Jalan Umum (PJU).”Iya anggaranya belum ada, mudah-mudahan dalam waktu dekat secepatnya bisa turun anggaran tersebut,”ucap Kabid Keselamatan Lalu Lintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi Ade Darmawan yang didampingi oleh Kepala Seksi PJU Hikmat Azhari. Selasa […]

  • Nabung di bank bjb, Bisa Dapat Tiket Konser Sheila On 7 di Special Tour 2024

    Nabung di bank bjb, Bisa Dapat Tiket Konser Sheila On 7 di Special Tour 2024

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — bank bjb kembali menghadirkan kejutan istimewa bagi nasabah dengan menggelar program nabung dapet tiket konser Sheila On 7 “Tunggu Aku di Special Tour 2024”. Program ini menawarkan kesempatan emas bagi nasabah maupun calon nasabah untuk menyaksikan penampilan band legendaris Indonesia di berbagai kota besar, yaitu Samarinda, Makassar, Pekanbaru, Medan, dan Bandung. Pemimpin […]

  • Diikuti 250 Anak, Bank BJB Gelar Gelar Khitanan Massal

    Diikuti 250 Anak, Bank BJB Gelar Gelar Khitanan Massal

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG – Bank BJB kembali menggelar Khitanan Massal bagi anak-anak di wilayah Bandung Raya sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan wujud kepedulian kepada masyarakat. Kegiatan Khitanan Massal ini berlangsung di halaman parkir Kantor Pusat bank bjb, Jalan Naripan No.12 – 14, Kota Bandung, pada Rabu, 4 Januari 2023. Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Jawa […]

  • Dukung KDMP, Pos Indonesia Bangun Ekosistem Logistik Efisien

    Dukung KDMP, Pos Indonesia Bangun Ekosistem Logistik Efisien

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – PT Pos Indonesia (POSInd) berkomitmen mendukung tumbuhnya ekosistem logistik hingga pelosok desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Ekosistem logistik tersebut diharapkan dapat mendorong biaya logistik yang lebih efisien. Komitmen tersebut mencuat pada webinar bertajuk “Membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Agen Pos” yang digelar pada Rabu, 3 Agustus 2025. Hadir […]

  • Operasi Patuh Lodaya 2021 di Kota Sukabumi: Razia Kendaraan Dimulai 20 September

    Operasi Patuh Lodaya 2021 di Kota Sukabumi: Razia Kendaraan Dimulai 20 September

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Polres Sukabumi Kota gelar Operasi Patuh lodaya 2021 mulai dari 20 September hingga 3 Oktober 2021. Operasi yang digelar selama 14 hari tersebut, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran Lalu Lintas (kamseltibcarlantas), serta memutus penyebaran Covid-19. “Sasaran dan target Operasi Patuh adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tata […]

  • Iwan Hermawan: Kampanye Bank Sampah Perlu Diperluas

    Iwan Hermawan: Kampanye Bank Sampah Perlu Diperluas

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan berharap pengelolaan sampah di Kota Bandung semakin baik, terutama dengan hadirnya bank sampah di tengah masyarakat. “Bank sampah merupakan salah satu solusi penanganan sampah, ini merupakan momentum yang baik,” ungkapnya, pada Peluncuran Program Bank Sampah Gober Mandiri, di Kelurahan Binong, Bandung, Selasa (22/02/2022). Menurut Iwan, pengelolaan […]

expand_less