Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Fenomena Selebrity Dalam Kancah Pilkada Bandung Raya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id -Demokrasi membuka ruang bagi setiap orang untuk berpartisipasi dalam politik.

Siapapun dia, petani, politisi, pegawai, artis, olahragawan, semua punya kesempatan yang terbuka untuk berpolitik

Dalam dunia seleb fenomena ini sudah umum terjadi. Kebanyakan seleb akan melakukan dua hal umum yaitu membangun bisnis atau ikut kontestasi pilkada atau pileg disaat karir selebnya mulai menurun.

Mereka mengunakan sisa kepopuleranya untuk bertarung di dania politik. Sebut saja Dede Yusuf pernah menjadi wakil gubernur dan gagal maju gubernur. Dedi Mizwar berhasil maju wakil gubernur dan gagal maju sebagai gubernur.Nurul Arifin gagal maju walikota Bandung. Henky Kurniawan berhasil maju wakil bupati diusung partai Demokrat dan sekarang pindah ke PDIP.
Mungkin banyak lagi contoh di daerah lain dimana seleb maju pilkada ataupun pileg

Di Bandung Raya yang paling hangat tentu majunya Atep di pilkada Kabupaten Bandung.Atep telah resmi deklarasi dengan Mulyana sebagai calon Independent, namun Mulyana meninggalkan Atep dan akan maju melalui partai Gerindra. Atep nga kalah cepat, masuk ke Partai demokrat.
Setelah gagal dengan Mulyana Atep mencoba pendekatan dengan Yena Iskandar yang akan diusung PDIP tapi sepertinya kandas juga .

Terakhir berita dari media di Jawa barat hari ini Atep berusaha mendekat ke PKS.
Seleb lain adalah Sahrul Gunawan yang sepertinya sudah kokoh diusung Nasdem namun pasangan belum ada juga. Sahrul juga seleb yang popularitasnya sudah turun dalam dunia artis yang persanganya sangat ketat.

Lazimnya selebriti yang top biasanya di pinang oleh calon politisi yang kurang populer, namun fenomena Atep lain lagi, sepertinya Atep sibuk meminang politisi untuk dijadikan pendamping dalam pilkada Kabupaten.

Saya katakan diatas bahwa setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk berpolitik dalam negara demokrasi.Namun mengelola pemerintahan mempunyai syarat kapasitas . Kamampuan memimpin , memahami tata kelola pemerintahan, memahami birokrasi, memahami masyarakat dan lain sebagainya. Populer saja tidak cukup.

Namun saat ini kondisi masyarakat yang belum maksimal pengetahuannya mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, kondisi ekonomi yang sulit dan pendidikan politik yang sangat kurang dari partai-partai politik menyebabkan pilihan pragmatis sering terjadi. Siapa yang populer akan dipilih diatas kertas. Dilapangan lain lagi siapa yang lebih cangih strateginya bisa menang, liat saja pilkada Kota Bandung tahun lalu.

Disisi lain partai politik juga sangat pragmatis. Dari pada mengusung kader yang sudah jelas komitmenya kepada partai, sebagian pimpinan partai daerah lebih memilih proses transaksional dan mengusung seleb.

“Akhirnya prasyarat pemimpin daerah tidak terpenuhi. Karir politik anggota partai terganggu,”

Padahal dalam contoh diatas di Bandung Raya sedikit sekali seleb yang berhasil maju sebagai kepala daerah.

Pertarungan pilkada hari-hari ini adalah pertarungan logistik atau uang. Siapa yang tidak punya uang memadai jangan coba coba bertarung. Rakyat tidak melihat siapa figure atau program. Rakyat kebanyakan hanya ingin melihat kandidat datang dan konkrit berbuat untuk kepentingan dirinya sesaat atau syukur- syukur berbuat untuk kepentingan komunitas. Tanpa hal tersebut seleb populer juga akan tidak dipilih.

Untuk para seleb yang berminat maju dalam kancah politik sebaiknya adaptasi dulu dalam dunia politik minimal dua tahun. Supaya kapasitas pengetahun dan loyalitas kelihatan memadai.
Tanpa hal tersebut maka kebanyakan seleb hanya di keruk uangnya dan setelah kalah juga akan di meninggalkan partai. Seperti di KBB seleb kurang loyal atau kurang etika bisa pindah partai hanya karena di iming-iming untuk mengantikan bupati yang sedang berkasus hukum.

Partai politik sebaiknya jangan hanya memanfaatkan kepopuleran seleb atau ketersedian logistiknya, lakukan pendidikan politik yang benar supaya kader yang sudah berkiprah juga tidak kabur. Bangun etika politik.

Pesta pilkada adalah pesta menentukan arah pemerintahan dimasa depan. Oleh karena itu masyarakat juga memikirkan masa depan dengan memilih pemimpin yang mumpuni dan berpihak kepada masyarakat.

Dengan demikian tujuan pesta demokrasi untuk jangka panjang juga tercapai. Terpilih pemimpin yang berpihak kepada rakyat. Punya kemanpuam yang madai untuk memimpin sebuah daerah. Dan dapat mensejahterakan masyarakatnya.

Harlans M Fachra MSi
Pemerhati Kebijakan Publik

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Inggu Sudeni: Warga Citamiang dan Cikole Sampaikan Tiga Keluhan Besar

    Reses Inggu Sudeni: Warga Citamiang dan Cikole Sampaikan Tiga Keluhan Besar

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, Inggu Sudeni, menggelar reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang mencakup Kecamatan Cikole dan Citamiang, pada Minggu (01/06/2025). Dalam dialog bersama warga, muncul tiga persoalan krusial yang mendominasi aspirasi masyarakat setempat. Diantaranya, terkait permasalahan kebersihan lingkungan, kerusakan infrastruktur, dan belum meratanya dampak program ekonomi. “Reses […]

  • bank bjb terus perkuat kolaborasi Jalin Kerjasama dengan PT Geo Dipa Energi Terkait Layanan Perbankan

    bank bjb terus perkuat kolaborasi Jalin Kerjasama dengan PT Geo Dipa Energi Terkait Layanan Perbankan

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb terus memperkuat sinergi dan kolaborasi sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kinerja bisnis dan memberikan manfaat bersama. diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Geo Dipa Energi (Persero), sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor eksplorasi dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Acara […]

  • Wali Kota Bandung Lantik 62 Penjabat Fungsional Di Lingkungan Pemkot

    Wali Kota Bandung Lantik 62 Penjabat Fungsional Di Lingkungan Pemkot

    • calendar_month Minggu, 24 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial melantik 62 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Mereka di antaranya memiliki jabatan fungsional seperti, Asisten apoteker, apoteker, nutrisionis, pranata komputer, pustakawan, auditor, perancang perundang undangan sampai pamong belajar. “Pejabat yang dilantik harus bisa bekerja profesional sehingga kehadirannya bisa memberikan dampak positif,” tutur Oded […]

  • 51 Mahasiswa Terima Paparkan Fungsi DPRD Kota Bandung Sebagai Alat Tranformasi

    51 Mahasiswa Terima Paparkan Fungsi DPRD Kota Bandung Sebagai Alat Tranformasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Andri Rusmana, S.Pd.I., menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung ke Kantor DPRD Kota Bandung, Jumat (16/6/2023). Mahasiswa Fakultas Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung ke Kantor DPRD Kota Bandung, diterima oleh Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Andri Rusmana, S.Pd.I. di terima di Ruang […]

  • Pemkot Bandung Berduka, Ayahanda Wakil Walikota Bandung Wafat

    Pemkot Bandung Berduka, Ayahanda Wakil Walikota Bandung Wafat

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berduka. Ayahnya, Letjen TNI (Purn) H. Soepardjo bin Redjoprawiro meninggal dunia, Rabu 11 Agustus 2021. Tak hanya Yana, duka juga turut dirasakan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Pemerintah Kota Bandung. “Secara pribadi dan mewakili warga Kota Bandung, saya turut berduka. Semoga almarhum diberikan tempat […]

  • BAZNAS Jabar Terima Donasi untuk Palestina dan Sumatera

    BAZNAS Jabar Terima Donasi untuk Palestina dan Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews – BAZNAS Provinsi Jawa Barat menerima donasi dari UPZ Relawan Nusantara untuk disalurkan kepada masyarakat Palestina dan wilayah terdampak di Sumatera, pada Jum’at (13/2/2026). Agenda tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Jl. Soekarno-Hatta No.458, Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat. Adapun total donasi yang diserahkan sebesar Rp723.148.308, dengan rincian Rp500.000.000 […]

expand_less