Breaking News
Trending Tags

Kabar Baik, Pemkot Bandung Izinkan Gelar Resepsi Pernikahan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung menggelar simulasi pernikahan di masa adaptasi baru di Gedung Graha Batununggal Indah, Jalan Batununggal Indah IX No.2, Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Rabu (24/06/2020).

Simulasi tersebut dalam rangka mematangkan standar protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk menggelar kegiatan resepsi pernikahan saat masa pandemi Covid-19.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menilai penerapan standar protokol kesehatan yang dilakukan saat simulasi resepsi pernikahan tersebut sudah sangat ketat. Mulai dari wedding organizer, dekorasi, hingga katering.

“Berdasarkan simulasi tadi, mudah-mudahan dengan dasar ini nanti kita kaji dengan dinas dan instansi terkait untuk melakukan pelonggaran, relaksasi kegiatan resepsi pernikahan,” katanya usai meninjau simulasi tersebut.

“Tapi tentunya harus lewat prosedur. Mereka mengajukan dulu. Kemudian pasti ada surat pernyataan dari asosiasi kalau sampai tidak menerapkan standar protokol kesehatan, ya tidak boleh lagi,” tegasnya.

Menurut Yana, meski sudah cukup baik, ada beberapa catatan yang perlu dilakukan. Di antaranya tanda pada jalur saat di pelaminan, supaya tamu yang datang bisa tahu agar tidak mendekati pengantin.

“Ada beberapa masukan. Tapi relatif sudah baik. Tinggal tanda jalurnya, dan itu semua harus “ngetrap’ panggungnya supaya tetap berjarak tamu dan pengantinnya,” katanya.

Yana optimis selama standar protokol kesehatan sangat ketat, bisa menggelar resepsi pernikahan dengan kapasitas 30 persen.

“Makanya, ke depan supaya tahu membatasi 30 persen itu tidak boleh ada standing party. Jadi semua harus duduk. Kalau duduk akan terukur. Karena physycal distancingnya bisa lebih terkendali,” katanya

“Untuk anak-anak dan lansia tidak boleh, karena berisiko. Jadi kita tetap minta disiapkan kursi di luar, layar monitor. Terus ada ruang isolasi, kalau suhunya melebihi diisolasi dulu. Tunggu beberapa menit di cek lagi kalau turun boleh, tapi kalau tetap kita minta dirujuk ke Puskesmas,” lanjutnya.

Sedangkan terkait resepsi di rumah, Yana mengatakan akan diizinkan selama standar protokol kesehatan yang sangat ketat juga dilakukan.

“Kalau di rumah kelihatannya kita akan minta teman-teman di Kewilayahan yang melakukan pengawasan. Selama standar protokol kesehatannya dilakukan seperti masker, jaga jarak, insyaallah bisa,” ucapnya.

Menurutnya, Pemkot Bandung juga akan membuat SOP melalui dinas terkait, yang akan diberikan pada Kantor Urusan Agama (KUA) yang terlibat dalam pernikahan dan untuk mensosialisakan hal tersebut.

“Kalau ternyata tidak dilakukan oleh WO, misal panitia rumah. Jadi ini loh ada standar protokol kesehatannya yang harus dilakukan, itu bisa dari KUA,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung Aries Ismullah Ardiansyah berharap bisa mendapat kelonggaran dan menghidupkan kembali dunia jasa pernikahan meski secara bertahap.

“Sebelumnya kita sudah beraudiensi dengan Pak Yana untuk mempresentasikan protap pernikahan. Sekarang kita implementasinya. Pelaku bisnis ini ada banyak yang terdampak sudah tiga bulan berhenti, terutama pekerja lepas ada puluhan ribu,” katanya.

Menurut Aries, pihaknya juga akan mengkaji kembali terkait biaya pernikahan yang kemungkinan akan ada kenaikan karena penyedia protap standar protokol kesehatan juga dari jasa pernikahan.

“Sepertinya sih ada kenaikan. Tapi sepertinya tidak sampai dua kali lipat, masih wajar. Nantinya dari pihak kami juga akan merekomendasikan vendor-vendor siapa saja yang diizinkan beroperasi,” katanya. (agg/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

    Baznas: Potensi Penerimaan Zakat di Kota Sukabumi Tahun 2023 Sebesar 46 Milyar Rupiah

    • calendar_month Minggu, 8 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Miftah Amir mengkonfirmasi, berdasarkan data yang dihimpun hingga tahun 2023, potensi penerimaan zakat di Kota Sukabumi berjumlah 46 miliar Rupiah. Dirinya mengkonfirmasikan, angka tersebut didapatkan jikalau, seluruh pekerja dari berbagai profesi di Kota Sukabumi melakukan pembayaran zakat, Minggu (08/01). Secara rinci Miftah mengatakan, berdasarkan […]

  • Ketua Dewan Pers terima Audensi PWI Pusat

    Ketua Dewan Pers terima Audensi PWI Pusat

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA , Mbinews – Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu beserta jajaran menerima audensi Pengurus PWI Pusat sisa masa bakti 2023-2028 hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PWI di Lantai 7 Kantor Dewan Pers, Jumat (30/8/2024). Selain Ninik Rahayu, ikut menerima audensi PWI Pusat anggota Dewan Pers lainnya, yakni Wakil Ketua Dewan Pers M Agung Dharmajaya, Ketua […]

  • Masih Kurang dari Kuota, Disdik Kota Bandung Akan Kembali Buka PPDB Online

    Masih Kurang dari Kuota, Disdik Kota Bandung Akan Kembali Buka PPDB Online

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kota Bandung masih minim pendaftar baru, seperti di Banjarsari, Merdeka, dan Putraco. Faktornya beragam, mulai dari minimnya jumlah penduduk usia SD hingga pola pikir masyarakat terkait sekolah tertentu. Hal ini disampaikan Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Edy Suparjoto pada Selasa, 12 […]

  • Wakil Walikota Bandung, Yana : Pastikan Optimalkan Pembuatan Kolam Retensi Dan Drumpori

    Wakil Walikota Bandung, Yana : Pastikan Optimalkan Pembuatan Kolam Retensi Dan Drumpori

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengoptimalkan pembuatan kolam retensi dan drumpori di musim kemarau ini.  Kolam retensi dan drumpori ini bermanfaat untuk menambah cadangan air tanah saat datang musim kemarau. Selain itu, sekaligus juga menjadi strategi untuk mengurangi luapan air berlebih ketika musim hujan melanda Kota […]

  • Perkuat Komitmen, Jamkrindo dan IFG Lakukan Penandatanganan Piagam  Anti Fraud

    Perkuat Komitmen, Jamkrindo dan IFG Lakukan Penandatanganan Piagam Anti Fraud

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sukabumi-Mbinews.id – Indonesia Financial Group (IFG) beserta anggota holdingnya menandatangani Piagam Komitmen Anti Fraud. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk memperkuat implementasi sistem anti fraud di ekosistem holding BUMN asuransi, penjaminan dan investasi tersebut. Penguatan sistem anti fraud ini, sejalan dengan amanat dari Kementerian BUMN agar BUMN terus melakukan implementasi […]

  • Klarifikasi SPBU Sungai Laur Terkait Pelayanan BBM Menggunakan Drum

    Klarifikasi SPBU Sungai Laur Terkait Pelayanan BBM Menggunakan Drum

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KETAPANG, Mbinews – Baru-baru ini, SPBU di Sungai Laur mendapatkan kritik tajam dari sejumlah pihak yang mengaku berasal dari profesi tertentu yang menuduh SPBU tersebut melayani pembelian BBM jenis pertalite menggunakan drum, yang dianggap melanggar peraturan. Tuduhan ini telah menyebar melalui berbagai media, termasuk media sosial WhatsApp, tanpa memberikan kesempatan untuk penjelasan yang seimbang. Menanggapi […]

expand_less