Breaking News
Trending Tags

Kabar Baik, Pemkot Bandung Izinkan Gelar Resepsi Pernikahan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung menggelar simulasi pernikahan di masa adaptasi baru di Gedung Graha Batununggal Indah, Jalan Batununggal Indah IX No.2, Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Rabu (24/06/2020).

Simulasi tersebut dalam rangka mematangkan standar protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk menggelar kegiatan resepsi pernikahan saat masa pandemi Covid-19.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menilai penerapan standar protokol kesehatan yang dilakukan saat simulasi resepsi pernikahan tersebut sudah sangat ketat. Mulai dari wedding organizer, dekorasi, hingga katering.

“Berdasarkan simulasi tadi, mudah-mudahan dengan dasar ini nanti kita kaji dengan dinas dan instansi terkait untuk melakukan pelonggaran, relaksasi kegiatan resepsi pernikahan,” katanya usai meninjau simulasi tersebut.

“Tapi tentunya harus lewat prosedur. Mereka mengajukan dulu. Kemudian pasti ada surat pernyataan dari asosiasi kalau sampai tidak menerapkan standar protokol kesehatan, ya tidak boleh lagi,” tegasnya.

Menurut Yana, meski sudah cukup baik, ada beberapa catatan yang perlu dilakukan. Di antaranya tanda pada jalur saat di pelaminan, supaya tamu yang datang bisa tahu agar tidak mendekati pengantin.

“Ada beberapa masukan. Tapi relatif sudah baik. Tinggal tanda jalurnya, dan itu semua harus “ngetrap’ panggungnya supaya tetap berjarak tamu dan pengantinnya,” katanya.

Yana optimis selama standar protokol kesehatan sangat ketat, bisa menggelar resepsi pernikahan dengan kapasitas 30 persen.

“Makanya, ke depan supaya tahu membatasi 30 persen itu tidak boleh ada standing party. Jadi semua harus duduk. Kalau duduk akan terukur. Karena physycal distancingnya bisa lebih terkendali,” katanya

“Untuk anak-anak dan lansia tidak boleh, karena berisiko. Jadi kita tetap minta disiapkan kursi di luar, layar monitor. Terus ada ruang isolasi, kalau suhunya melebihi diisolasi dulu. Tunggu beberapa menit di cek lagi kalau turun boleh, tapi kalau tetap kita minta dirujuk ke Puskesmas,” lanjutnya.

Sedangkan terkait resepsi di rumah, Yana mengatakan akan diizinkan selama standar protokol kesehatan yang sangat ketat juga dilakukan.

“Kalau di rumah kelihatannya kita akan minta teman-teman di Kewilayahan yang melakukan pengawasan. Selama standar protokol kesehatannya dilakukan seperti masker, jaga jarak, insyaallah bisa,” ucapnya.

Menurutnya, Pemkot Bandung juga akan membuat SOP melalui dinas terkait, yang akan diberikan pada Kantor Urusan Agama (KUA) yang terlibat dalam pernikahan dan untuk mensosialisakan hal tersebut.

“Kalau ternyata tidak dilakukan oleh WO, misal panitia rumah. Jadi ini loh ada standar protokol kesehatannya yang harus dilakukan, itu bisa dari KUA,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung Aries Ismullah Ardiansyah berharap bisa mendapat kelonggaran dan menghidupkan kembali dunia jasa pernikahan meski secara bertahap.

“Sebelumnya kita sudah beraudiensi dengan Pak Yana untuk mempresentasikan protap pernikahan. Sekarang kita implementasinya. Pelaku bisnis ini ada banyak yang terdampak sudah tiga bulan berhenti, terutama pekerja lepas ada puluhan ribu,” katanya.

Menurut Aries, pihaknya juga akan mengkaji kembali terkait biaya pernikahan yang kemungkinan akan ada kenaikan karena penyedia protap standar protokol kesehatan juga dari jasa pernikahan.

“Sepertinya sih ada kenaikan. Tapi sepertinya tidak sampai dua kali lipat, masih wajar. Nantinya dari pihak kami juga akan merekomendasikan vendor-vendor siapa saja yang diizinkan beroperasi,” katanya. (agg/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4.  Manfaatkan  Medsos Untuk  Edukasi  Masyarakat

    4. Manfaatkan Medsos Untuk Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana mengajak seluruh kader PKK Se-Kota Bandung untuk memanfaatkan media sosial sebagai media edukasi bagi masyarakat. Hal itu diungkapkan Yunimar pada pelatihan pengelolaan media sosial bagi sekretaris dan pegiat media sosial PKK Kota Bandung di Aula Kantor PKK Kota Bandung, Kamis 16 Februari 2023. “Melalui […]

  • Ini Beda Spesifikasi dan Fitur Samsung S20 FE dan Galaxy S20

    Ini Beda Spesifikasi dan Fitur Samsung S20 FE dan Galaxy S20

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SAMSUNG masih menjadi salah satu pelopor ponsel Android dengan spesifikasi dan fitur yang canggih. Tak heran jika ponsel pintar ini masih terus menjadi idaman para penikmat teknologi smartphone. Tak hanya itu, Samsung juga secara konsisten terus mengeluarkan produk-produk baru mereka, tentunya dengan sederet fitur mumpuni, dan tak ketinggalan, kamera yang super keren. Salah satu seri […]

  • Hadirkan Pelayanan Multisektor Cegah Stunting,  Posyandu Cicendo Luncurkan Aplikasi Si Aplod Dan Si Centring

    Hadirkan Pelayanan Multisektor Cegah Stunting, Posyandu Cicendo Luncurkan Aplikasi Si Aplod Dan Si Centring

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembinaan Kader Posyandu dan Launching Inovasi Kelompok kerja operasional  (Pokjanal) Posyandu Kecamatan Cicendo di Grand Pacific Hotel (29/11) di hadiri istri Walikota Bandung sekaligus Bunda Posyandu Kota Bandung, Siti Muntamah Oded dan Camat Cicendo, Bira Gumbira. Pembinaan kader posyandu ini guna mematutkan diri dalam memberikan pelayanan dan pemantauan terbaik bagi anak-anak bangsa, […]

  • 140 Anak Dapat Layanan Khitan dan Santunan Lewat Program Sosial YBM BRILiaN Region 9

    140 Anak Dapat Layanan Khitan dan Santunan Lewat Program Sosial YBM BRILiaN Region 9

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    CIAMIS, Mbimews – Kegiatan khitanan massal yang digelar YBM BRILiaN Region 9 berlangsung serentak di tiga wilayah—Ciamis, Cibadak, dan Rancaekek—dengan total 140 peserta. Setiap lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat dan koordinasi yang solid antara BRI, YBM BRILiaN, DKM, serta pemerintah setempat. Di BO Ciamis, kegiatan diikuti 30 anak dan dihadiri manajemen BRI BO Ciamis serta perwakilan […]

  • Banyak Kerusakan, Lapang Merdeka Sukabumi Butuh Perbaikan

    Banyak Kerusakan, Lapang Merdeka Sukabumi Butuh Perbaikan

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat saat itu di tahun 2022 lalu, kondisi Lapang Merdeka Sukabumi kini butuh perbaikan. Pasalnya, terdapat beberapa fasilitas penunjang yang kini mengalami kerusakan, Senin (27/11). Berdasarkan hasil penulusuran, terdapat berbagai kerusakan mulai dari ruber pada arena joging track mapun arena bermain anak yang sudah banyak terkelupas, hingga […]

  • Kota Bandung Dukung PSBB Provinsi Jabar

    Kota Bandung Dukung PSBB Provinsi Jabar

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Merespon kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Jawa Barat, 6-19 Mei 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan mendukungnya. Secara keseluruhan, semua aturannya masih sama dengan PSBB sebelumnya, namun terdapat sejumlah penyesuaian. Keputusan PSBB yang baru ini tertuang dalam Peraturan Wali Kota Nomor 21 Tahun 2020. Kemudian rincian teknis pelaksanaannya pun kembali […]

expand_less