Breaking News
Trending Tags

Imigrasi Jabar, Sosialisasikan Aplikasi Penganti Antrian Paspor

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Barat, menggelar sosialisasi terkait penggunaan Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor secara Online (APAPO), Jumat (30/8/2019) di Kantor Imigrasi Non TPI Kelas I Bandung Jl Surapati, Bandung.

Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jabar, Ari Budijanto, menyebutkan APAPO merupakan pengembangan dari aplikasi yang lama yaitu antrean paspor. Perbedaannya ialah pada fitur tampilan dan aplikasi ini lebih aman, lebih baik, dan lebih user friendly.

“Aplikasi yang dapat mempermudah pemohon paspor untuk menentukan waktu datang ke kantor Imigrasi tersebut, sudah bisa digunakan di seluruh Kantor Imigrasi yang ada di Indonesia dan bisa diunduh di playstore,” ungkap Ari Budijanto, dalam jumpa pers yang dihadiri delapan perwakilan kantor imigrasi wilayah Jawa Barat, di aula kanim Bandung.

Menurut Ari, hasil temuan sebelumnya ada indikasi oknum-oknum tidak bertanggungjawab mengambil keuntungan bagi diri sendiri, yang mengakibatkan terganggunya masyarakat dalam mengakses APAPO.

Sebelumnya telah dilakukan verifikasi  ulang pendaftaran pada saat cek in untuk mendapatkan nomor antrean layanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung. Dan setelah dilakukan penertiban pada verifikasi tersebut, maka akun-akun liar semakin berkurang, jelasnya.

“Hasilnya, ternyata ada pengguna akun-akun liar sebagai pendaftar pemohon paspor.

Harapannya, melalui perbaikan aplikasi ini, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Ari berharap.

Diakhir paparannya, selaku Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jabar, Ari Budijanto menghimbau masyarakat yang hendak mendaftar pembuatan paspor, jangan melalui perantara.

“Petugas Imigrasi tidak melayani pihak ketiga atau perantara dalam permohonan pembuatan paspor,” tegas Ari. (**/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK, Pemkot Bandung, dan Komunitas Disabilitas Bersinergi Wujudkan Akses Keuangan Setara

    OJK, Pemkot Bandung, dan Komunitas Disabilitas Bersinergi Wujudkan Akses Keuangan Setara

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Komitmen membangun kota yang inklusif dan ramah bagi seluruh warganya terus diperkuat Pemerintah Kota Bandung. Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat dan komunitas penyandang disabilitas, Pemkot Bandung mendorong penguatan literasi serta inklusi keuangan sebagai fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian kelompok disabilitas. Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan senam bersama, dialog interaktif, dan halal […]

  • Wali Kota Sukabumi: 85 Persen DBHCHT Diperuntukkan Untuk Bidang Kesehatan

    Wali Kota Sukabumi: 85 Persen DBHCHT Diperuntukkan Untuk Bidang Kesehatan

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengungkapkan, jika setiap tahun, seluruh pemerintah daerah mendapatkan dana transfer dari Pemerintah Pusat, melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Anggaran DBHCHT yang disalurkan berdasarkan undang-undang Nomor 39 tahun 2007 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tersebut, diarahkan untuk tiga bidang. Yakni, kesehatan, kesejahteraan rakyat, dan penegakan […]

  • Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

    Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

    • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 251 desa sebagai desa wisata. Secara keseluruhan Jabar memiliki lebih dari 5.300 desa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Seluruh desa wisata tersebut akan dikembangkan secara bertahap. Sejatinya, pengembangan desa wisata haruslah dilakukan untuk memberdayakan masyarakat sebagai langkah pemulihan ekonomi di bidang industri pariwisata. Desa wisata juga ditetapkan […]

  • Pemkot Bantu Legalitas Usaha Difabel

    Pemkot Bantu Legalitas Usaha Difabel

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung akan terus mendorong kaum difabel mandiri. Oleh karenanya, Pemkot Bandung akan membantu legalitas usaha para kaum difabel. Terlebih, saat ini Kota Bandung telah memiliki Komunitas Enterpreneur Disabilitas Netra (EDN). Komunitas ini mendorong para kaum disabilitas untuk lebih memacu lagi semangat dalam hidup dalam wirausaha.  “Pemkot Bandung berusaha mendorong, dengan […]

  • Musim Kemarau, PDAM –TBW Kota Sukabumi Trus Meningkatkan Ketersediaan Air  Demi Pelanggan

    Musim Kemarau, PDAM –TBW Kota Sukabumi Trus Meningkatkan Ketersediaan Air Demi Pelanggan

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa (PDAM-TBW) Kota Sukabumi berusaha akan meningkatkan ketersediaan air demi melayani pelanggan. Terutama di saat musim kemarau.”Ini yang hrus kita kerjakan untuk tetap bisa melayani pelanggan,”ujar Direktur PDAM TBW Kota Sukabumi Abdul Kholik  usai rapat di Gedung DPRD Kota Sukabumi Senin,(01/07/2019). Abdul mengakui, jika ketersediaan air […]

  • Gudang Insan Kreatif, Ini 3 Jagoan Subsektor Ekraf Kota Bandung

    Gudang Insan Kreatif, Ini 3 Jagoan Subsektor Ekraf Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Tiga sub-sektor ekonomi kreatif jadi andalan Kota Bandung dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Ketiganya antara lain: craft (kriya), kuliner, dan fesyen. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disbudpar Kota Bandung, Sri Susiagawati. Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh demografi Kota Bandung yang dihuni 68 persen masyarakat usia di bawah […]

expand_less