Breaking News
Trending Tags

Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 251 desa sebagai desa wisata. Secara keseluruhan Jabar memiliki lebih dari 5.300 desa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Seluruh desa wisata tersebut akan dikembangkan secara bertahap.

Sejatinya, pengembangan desa wisata haruslah dilakukan untuk memberdayakan masyarakat sebagai langkah pemulihan ekonomi di bidang industri pariwisata. Desa wisata juga ditetapkan karena dinilai memiliki potensi untuk semakin mendatangkan wisatawan.

Ada beberapa kriteria yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang desa yang akan dijadikan desa wisata. Desa-desa tersebut harus memiliki potensi wisata yang dapat dimanfaatkan sebagai atraksi wisata, memiliki aksesibilitas, dan sudah memiliki aktivitas wisata, atau berada dekat dengan aktivitas wisata yang sudah ada dan terkenal.

Jika semua kriteria itu terpenuhi, niscaya semua potensi itu akan dilirik dan menarik para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Andai itu terjadi, roda perekonomian pun pasti terungkit. Kesejehteraan masyarakat desa wisata tersebut akan meningkat. Ujungnya, kesejahteraan dan laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat pun kian terangkat.

Kabupaten Cirebon sebagai salah satu wilayah administratif Jawa Barat pun telah menetapkan 20 desa wisata baru pada tahun 2022. Misalnya Desa Gegesik Kulon yang sudah mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Desa-desa yang ditetapkan tersebut memiliki berbagai daya tarik, mulai dari wisata alam maupun buatan, budaya, dan sejarah. Contoh lainnya adalah Desa Belawa yang berada di Kecamatan Lemahabang. Di desa tersebut terdapat kura-kura belawa yang tidak ada di daerah lain.

Ada juga desa yang menyuguhkan wisata alam, terutama mangrove, seperti Desa Pengarengan, Mundu Pesisir, dan Desa Ambulu. Ini bukti lain bahwa masing-masing desa wisata tersebut memiliki sesuatu yang “layak jual”. Padahal elama ini lanjut Yayan, wisatawan yang datang ke Kabupaten Cirebon rerata hanya berwisata kuliner, dan sejarah.

*Pasir Salawe*
Ada satu desa lain yang “sangat layak jual”, yakni Desa Kertawangun. Desa Kertawangun adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon. Desa itu merupakan Desa perbatasan Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan. Sebagai desa perbatasan, desa Kertawangun dijadikan tampilan wajah (performance) Kabupaten Cirebon.

Ironisnya, dari segi infrastruktur Desa Kertawangun tertinggal jauh jika dibandingkan dengan desa-desa lainnya. Padahal, desa ini memiliki potensi wisata yang “sangat layak jual”. Tempat itu adalah Pasir Salawe, sebuah lokasi yang sangat elok.

Pasir Salawe merupakan bagian dari Desa Kertawangun yang sangat layak untuk dijadikan lokasi start paralayang. Ketinggian Pasir Salawe adalah 378 meter di atas permukaan laut (mdpl). Unduk tempat pendaratan pun sudah sangat siap.

Memang era otonomi daerah menuntut kita untuk lebih peduli dan mandiri dalam melakukan pembangunan di daerah termasuk di desa. Keterbatasan SDA/SDM Desa Kertawangun dalam membangun desanya menuntut kreativitas kuwu yang didukung segenap masyarakatnya untuk mencari dan mengolah sumber dana dan sumber daya yang ada, termasuk sumber daya alam.

Dengan dasar pemikiran tersebut, layak kiranya Pasir Salawe “ditawarkan” kepada mereka yang mencintai keindahan alam. Sayangnya, akses menuju Pasir Salawe masih sangat jauh dari memadai.

Hal ini sepertinya menjadi sesuatu yang klise, di mana infrastruktur jalan menuju tempat yang “layak jual” sebagai destinasi wisata masih sangat buruk. Hal itu merupakan pekerjaan rumah tersendiri yang harus ditangani secara serius jika kita ingin menangguk pendapatan, baik langsung maupun tidak langsung, dari segi pariwisata. Intinya, aksesibilitas merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi.

Oleh
Drs. H. Daddy Rohanady
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyesuaian Tarif Berlaku untuk 3.500 VA ke Atas, Warga Diminta Bijak Pakai Listrik

    Penyesuaian Tarif Berlaku untuk 3.500 VA ke Atas, Warga Diminta Bijak Pakai Listrik

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Penyesuaian tarif listrik atau Tariff Adjustment untuk golongan Rumah Tangga Mampu akan mulai dilaksanakan pada 1 Juli 2022. Aturan tersebut hanya berlaku bagi golongan Rumah Tangga Mampu dan golongan pemerintah yang menggunakan daya listrik 3.500 VA ke atas. Adapun Tariff Adjustment adalah penyesuaian tarif tenaga listrik yang sedianya dilaksanakan setiap tiga bulan […]

  • KI Jabar : Hak Setiap Orang Untuk Mendapatkan  Informasi Harus Relevan

    KI Jabar : Hak Setiap Orang Untuk Mendapatkan Informasi Harus Relevan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG – Komisi Informasi Jabar (KI JABAR) kembali menggelar webinar  bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Universitas Muhammadiyah Bandung, Jumat ( 15/5/2020) “Komunikasi dan Informasi Kebijakan Pendidikan di Jawa Barat” webinar tersebut diikuti hampir 200 orang peserta dari berbagai kalangan. Ketua KI Jabar, Ijang Faisal menyatakan hak atas informasi menjadi sangat penting karena makin […]

  • Dari Pelayanan Personal hingga Semangat Inklusivitas, Alfaland Group Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026

    Dari Pelayanan Personal hingga Semangat Inklusivitas, Alfaland Group Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 803
    • 0Komentar

      Tangerang,Mbinews  – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Alfaland Group menggelar perayaan secara serentak di seluruh unit bisnisnya pada 4 September 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh jaringan hotel di bawah naungan Omega Hotel Management, The Plaza Millennium Medan, serta Mosslife Coffee. Perayaan Hari Pelanggan Nasional ini menjadi momentum bagi seluruh insan Alfaland Group […]

  • Peduli PKB Kota Bandung  Kepada Warganya,  H.Erwin : Tahta, Harta Dan Anak Adalah Titipan Alllah

    Peduli PKB Kota Bandung Kepada Warganya, H.Erwin : Tahta, Harta Dan Anak Adalah Titipan Alllah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Setelah usai pembagian paket sembako PKB Peduli dari pusat atas instruksi Ketua DPP PKB Pusat, Abdul Muhaimin Iskandar, kini giliran inisiatif H Erwin SE yang merasakan peduli pada warganya, terutama yang terdampak covid-19. H Erwin tak pernah lelah untuk berbagi sebab yang ia rasakan sendiri beramal sodakoh dengan harta yang kita […]

  • Cetak SDM Unggul  Universitas Logistik dan Bisnis Internasional  Wisuda 744 Mahasiswa

    Cetak SDM Unggul Universitas Logistik dan Bisnis Internasional Wisuda 744 Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) mewisuda 744 mahasiswa pada Kamis (01/12/2022). Kegiatan ini adalah wisuda ke-XIX Sekolah Vokasi dan Wisuda ke-VI Fakultas Logistik, Teknologi & Bisnis yang dilaksanakan di Gedung Eldoraro Sport Café & Convention Hall, Jl. Dr. Setiabudi 438, Bandung. Rektor ULBI, Dr. Ir. Agus Purnomo, MT., mengatakan bahwa tak mudah […]

  • Lengkapi Vaksinasi Dan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Cegah Varian Baru Omicron

    Lengkapi Vaksinasi Dan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Cegah Varian Baru Omicron

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski Kota Bandung telah memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1, tapi disiplin protokol kesehatan (prokes) harus tetap ditingkatkan. Terlebih belakangan ini muncul varian Covid-19 Omicron terbaru yakni Omicron BA.4 dan BA.5. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Ahyani Raksanagara menyampaikan, virus ini berpotensi muncul juga di Kota Bandung. “Seluruh […]

expand_less