Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Dan Provinsi Jabar Lakukan PKS Intensifikasi Pajak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id- Pemerintah Kota Sukabumi (Pemkot) melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) tentang program intensifikasi pajak daerah. Penandatangan langsung dilakukan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi Jabar, di Balaikota Sukabumi (Rabu, (30/9/2020).
Fahmi mengatakan, kerjasama ini dalam kerangkan untuk meningkatkan (intensifikasi) potensi pendapatan daerah, khususnya yang berasal dari pajak. Sehingga diharapkan berbagai potensi yang saat ini ada bisa dimaksimalkan. Seperti, Pajak Kendaran Bermotor (PKB) dan air tanah. Apalagi, dari hasil pajak tersebut ada Bagi Hasil Pajak (DBH) yang diberikan ke Kota Sukabumi. “Potensinya masih ada. Contoh dari PKB saat ini ada sekitar 12 persen bisa dimaksimalkan kedepanya,”ujar Fahmi.
Bagi Kota Sukabumi dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tergolong kecil, dengan adanya DBH tentu saja sangat berarti. Makanya lanjut Fahmi, intensifikasi akan dimaksimalkan.”PAD kita kecil, tapi dengan adanya DBH pajak sangat berarti sekali,”ungkapnya.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Provinsi Jabar Dedi Surtadi mengungkapkan, potensi pajak itu tersebar di seluruh masyarakat yang ada di Jabar. Tapi kata Dedi, kewenangan mengurus pajak itu dipilah-pilah oleh pemerintah dengan undnag-undang, dimana ada kewenagan Povinsi ada kewenangan kota dan kabupaten, yang nantinya hasil dari pajak itu ada sebagian untuk daerah (kota/Kabupaten).”Untuk memaksimalkan potensi itu, kita kerja bareng dengan masyarakat di kota dna kabupaten masing-maisng dibawah binaa Bupati dan Walikota,”ungkpnya.
Sedangkan potensi di Kota Sukabumi sendiri tambah Dedi, ada sekitar 119 ribu kendaraan bermotor. Dan tahun 2019 kemarin, DBH yang didapat Kota Sukabumi kurang lebih mencapai Rp60 miliar.”mudah-mudahan tahun sekarang bisa lebih dari Rp60 miliar. Tapi saat ini kita tidak bisa tutup mata, dengan kondisi pandemi Covdi-19 ini sangat berpengaruh dan sangat masif terhadap kemampuan ekonomi masyarakat,”pungkasnya. (ardan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Salurkan Bansos Covid-19

    Pemkot Bandung Salurkan Bansos Covid-19

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank bjb sebagai Bank Pembangunan Daerah milik Pemerintah Jawa Barat dan Banten telah mengembangkan aplikasi Social Fund Transfer (SFT) untuk mendukung program pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial secara tunai. Aplikasi SFT bank bjb ini membantu proses penyaluran bansos dengan verifikasi data penerima menggunakan teknologi QR Code. Selain itu penyaluran bansos dilakukan secara […]

  • Mantap! Kini Pengaduan Lapor Dan PPID Ada Di Mal

    Mantap! Kini Pengaduan Lapor Dan PPID Ada Di Mal

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung terus berinovasi dan mengakselerasi pelayanan kepada masyarakat. Terbaru, pelayanan pengaduan Lapor! dan layanan informasi telah hadir di Mal Pelayanan Publik. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, kehadiran layanan pengaduan Lapor! dan layanan Informasi PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) di Mal Pelayanan Publik dapat […]

  • Pansus IV : RPJP Jawa Barat Harus Sinergi Dengan RPJP Nasional

    Pansus IV : RPJP Jawa Barat Harus Sinergi Dengan RPJP Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DKI JAKARTA, Mbinews.id — Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Jawa Barat menyebutkan rencana pembangunan di Jawa Barat harus sejalan dengan program pembangunan dari pemerintah pusat. Sebagaimana dalam perencanaan menuju Jawa Barat menjadi salah satu provinsi termaju pada 2045 mendatang. Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja konsultasi Pansus IV ke Ditjen Pembangunan Daerah (Bina Bangda) […]

  • Bupati Biak Numfor : Kami Menolak Otsus Jika Tidak Berpihak kepada Rakyat Papua

    Bupati Biak Numfor : Kami Menolak Otsus Jika Tidak Berpihak kepada Rakyat Papua

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Ketua Panitia Khusus Papua DPD RI, Filep Wamafma mengatakan pemerintah pusat jangan cuci tangan atas kesalahannya sendiri dalam hal otonomi khusus (Otsus). Menurutnya hingga hari ini rakyat Papua tidak percaya lagi kepada pemerintah soal Otsus Papua. “Kami sudah menerima dari stakeholder. Intinya Otsus tidak bisa dijadikan pembenaran, saya bilang pemerintah daerah tidak […]

  • WJIS 2020, bank bjb Iringi Langkah Pemprov Jabar Membangun Rebana Metropolitan

    WJIS 2020, bank bjb Iringi Langkah Pemprov Jabar Membangun Rebana Metropolitan

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – West Java Investment Summit (WIJS) 2020 resmi digelar pada 16-19 November 2020. Ajang yang mempertemukan para investor nasional dan global ini kembali diselenggarakan dengan fokus mempromosikan prospek investasi untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rebana Metropolitan yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon. […]

  • Pemkot Bandung Kejar 30 Persen Vaksin Booster April Ini

    Pemkot Bandung Kejar 30 Persen Vaksin Booster April Ini

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Warga Bandung bisa bernapas lega. Pasalnya angka kasus konfirmasi aktif Covid-19 di Kota Bandung semakin menunjukkan kelandaian. Per 28 Maret 2022, rata-rata konfirmasi aktif di Kota Bandung mencapai 186 kasus per hari. Hal ini disampaikan Ketua Harian Satgas Covid-19 Bandung, Asep Gufron selepas rapat terbatas evaluasi PPKM level 3 di Balai Kota […]

expand_less