Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jilid II, Pemkot Bandung Gelar Penanaman Pohon 21.600 Bibit Pohon

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar program penanam pohon secara serentak. Dalam Bandung Menanam Jilid II ini, ditaman 21.600 pohon dari berbagai jenis.

Penanam secara simbolis digelar di Taman Lapangan Puter. Ini juga diikuti oleh seluruh kecamatan, intansi pendidikan, kantor pemerintahan, kantor swasta, serta di arera terbuka milik organisasi swasta lainnya yang disiarkan langsung secara virtual.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan, program Bandung Menanam ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut peringatan Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap 21 November dan juga peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia pada 28 November.

“Leading sector Dispangtan Kota Bandung bergabung beserta dengan masyarakat melaksanakan hari menanam pohon sedunia. Hari ini kita sudah menanam pohon jilid kedua,” kat Oded di Taman Lapangan Puter, Kamis, 12 November 2020.

Jenis tanaman pada Bandung Menanam Jilid II ini terdiri dari 10 ribu pohon buah-buahan. Lalu tanaman tabulapot seperti jeruk nipis, jeruk purut dan jambu Kristal sebanyak 1.800 pohon. Kemudian 6.000 bibit tembakau, 200 rumput vetiver, serta bibit sayuran sebanyak 1.800 pohon cabe dan 1.800 terong ungu.

“Program ini tidak hanya dilaksanakan di Coblong saja tapi di 30 kecamatan. Yang luar biasa kali ini dengan Forkopincam (Kepolisian dan TNI) ikut melaksanakan tanam pohon ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Oded juga meluncurkan program buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis). Sebuah program ketahanan pangan yang juga terintergasi dengan program pengelolaan sampah Kurangi Pisahkan Manfaatkan sampah (Kang Pisman).

Buruan SAE kali ini juga berbarengan mulai bergulir di 60 titik. Sebelumnya 141 lokasi Buruan SAE sudah lebih dulu beroperasi.

“Memang Buruan SAE ini merupakan turunan pengembangan dari program Kang Pisman di Kota Bandung. Insyaallah mulai dari Budikdamber (budi daya ikan dalam ember) kemudian komposting, pengolah sampah, sampai Buruan SAE. Mungkin ke depan nanti hadir inovasi-inovasi lain yang lebih baik yang bermanfaat untuk Kota Bandung,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar memaparkan, konsep Buruan Sae ini merupakan pengembangan dari urban farming. Namun yang membedakannya adalah terintegrasi dengan pengelolaan sampah seperti dalam inovasi penanaman melalui Organic Tower Garden (OTG).

Dalam inovasi OTG ini, sampah sampah organik pekarangan dijadikan sebagai media tanam untuk pangan. Kemudian bisa dicampur dengan sampah dapur atau sisa makanan dapat berfungsi sebagai pupuk kompos alami.

“Kemudian bagaimana cara megolah dari Buruan SAE mempunyai nilai gizi lebih juga nilai ekonomis. Kemudian ada kolaborasi pemanfaatan sampah untuk media tanam, jadi berputar di satu area untuk keutuhan Buruan SAE,” terang Gin Gin.

Konsep Buruan SAE, sambung Gin Gin, juga tidak hanya terbatas untuk tanaman sayuran saja tetapi juga dilengkapi jenis lain. Bahkan diintegrasikan dengan ternak seperti dalam Budikdamber.

“Buruan SAE adalah salah satu strategi Pemerintah Kota Bandung bagaimana memanfaatkan pekarangan atau halaman di sekitar rumah untuk tempat budidaya pangan. Tapi tidak hanya satu jenis pangan, karena kalau bicara kebutuhan itu tidak hanya sayuran tapi ada ikannya ada ternaknya,” katanya.

Sedikit mengulas perihal Bandung Menanam Jilid II, Gin Gin menyebutkan, jumlah pohon yang ditanam bakal terus bertambah seiring banyaknya sumbangan dari donator. Sehingga area penanamannya juga akan lebih diperluas ke pelbagai lokasi di Kota Bandung.

“Inilah kelebihan di Kota Bandung kolaborasi begitu tinggi. Pada saat akan pelaksanaan masih ada komunitas dan instansi yang mau menyumbang. Sekarang ICMI mau nyumbang 1.000 pohon akan diberikan nanti di akhir bulan November,” ungkapnya. (asp)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciptakan Kota Sehat Bebas ODF 100 Persen,  Ubah Perilaku Masyarakat Buang Air Besar Sembarangan

    Ciptakan Kota Sehat Bebas ODF 100 Persen, Ubah Perilaku Masyarakat Buang Air Besar Sembarangan

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap konsen menciptakan kota sehat bebas ODF (Open Defecation Free) 100 persen. Di antaranya dengan melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi yang berfokus kepada mengubah perilaku masyarakat untuk tidak membuang air besar sembarangan. Ketua Forum Bandung Sehat (FBS) Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengungkapkan, upaya sosialisasi terkait perilaku hidup bersih […]

  • Polri Berikan Pelayanan Maksimal Kepada Masyarakat

    Polri Berikan Pelayanan Maksimal Kepada Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews. Id – Berikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Polsek Cisaat Resor Sukabumi Kota sosialisasikan nomor kontak personel Bhabinkamtibmas di wilayah. Dengan memasang puluhan stiker layanan informasi di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polsek Cisaat,  diharapkan bisa memaksimalkan pelayanan masyarakat khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Rabu (2/11/2022). Pemasangan stiker layanan informasi tersebut dilakukan oleh […]

  • Dukung Pojok Musik Lapas Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri Merasa Dikesampingkan

    Dukung Pojok Musik Lapas Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri Merasa Dikesampingkan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    CIAMIS,MBINEWS — Gemuruh tepuk tangan dan meriahnya penampilan musisi nasional pada acara Harmoni Tanpa Batas di Ciamis belum sepenuhnya meredakan kekecewaan sejumlah pihak. Di balik suksesnya perhelatan tersebut, Yayasan Bakti Anak Negeri menilai kontribusinya sebagai pendukung utama acara seolah tenggelam dan tidak mendapat pengakuan yang semestinya. Acara yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, Polres […]

  • Desa Gunungsari Banjir 38 Kali: Butuh TPT Sungai Ciberes

    Desa Gunungsari Banjir 38 Kali: Butuh TPT Sungai Ciberes

    • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MBInews.id – Sungai Ciberes sangat membutuhkan pembuatan senderan sebagai tanggul penahan tanah (TPT). Hal itu disampaikan masyarakat Desa Gunungsari kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady ketika melakukan reses di desa tersebut. 11 Nopember 2022 Daddy menyatakan bahwa, “Ciberes sudah 38 kali kebanjiran. Seluruh masyarakat dan pemerintah Desa Gunungsari mengajukan pembuatan TPT Sungai Ciberes. […]

  • Satuan Pelayanan Jadi Perhatian Komisi II DPRD Jabar

    Satuan Pelayanan Jadi Perhatian Komisi II DPRD Jabar

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KAB. PURWAKARTA, Mbinews.id – Sekitar 70% kondisi kolam budidaya ikan di Satuan pelayanan dan perikanan provinsi jawa barat dalam kondisi kurang baik. Hal tersebut terlihat saat Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan Rapat Evaluasi Program Kegiatan Tahun Anggaran 2021 dan Program Tahun 2022 di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Purwakarta. Anggota […]

  • Meminimalisasi Dampak, Yana: Kota Bandung Perlu Mitigasi Bencana

    Meminimalisasi Dampak, Yana: Kota Bandung Perlu Mitigasi Bencana

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Letak geografis Kota Bandung berada di cekungan yang dikelilingi pegunungan dan di bawah patahan atau sesar Lembang. Sehingga Kota Bandung memiliki risiko cukup tinggi terjadinya bencana, seperti gempa bumi dan banjir. Untuk meminimalisir risiko, dibutuhkan kajian mitigasi bencana yang tepat dan terukur sebagai bahan dasar dalam perencanaan penanganan kebencanaan di Kota Bandung. […]

expand_less